{"id":27873,"date":"2018-04-03T13:00:05","date_gmt":"2018-04-03T06:00:05","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=27873"},"modified":"2018-04-03T11:53:53","modified_gmt":"2018-04-03T04:53:53","slug":"tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/","title":{"rendered":"Tribe Tank: Latihan 3 Zona Lapangan untuk Melatih Fase Menyerang"},"content":{"rendered":"<p>Latihan tiga zona lapangan menjadi salah satu latihan yang kami gunakan untuk melatih model permainan, mulai dari BUdiKi (<em>Build Up dari Kiper<\/em>), progres ke sepertiga tengah dan akhir, kombinasi di antara ketiga penyerang, dan <em>pressing<\/em>.<\/p>\n<h3><strong>3 zona: 7 lawan 4<\/strong><\/h3>\n<p>Di kesempatan paling pertama para pemain melakukan latihan ini, latihan berfokus ke fase penguasaan bola. Kompleksitas latihan didesain untuk mempermudah tim yang beranggotakan 7 pemain mendapatkan banyak ruang dan waktu untuk berpikir, beraksi, dan mendapatkan <em>feel <\/em>dengan rekan-rekan setimnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-27874 aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/1.png\" alt=\"\" width=\"817\" height=\"515\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/1.png 817w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/1-768x484.png 768w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/1-800x504.png 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/1-350x221.png 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/1-603x380.png 603w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/1-560x353.png 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 817px) 100vw, 817px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 10pt;\"><em>Desain awal latihan 3 zona<\/em><\/span><\/p>\n<p>Detail:<\/p>\n<ul>\n<li>Lapangan dibagi ke dalam tiga zona besar, yaitu sepertiga pertama (area kiper), sepertiga tengah atau sepertiga kedua, dan sepertiga ketiga atau sepertiga akhir;<\/li>\n<li>Permainan selalu dimulai dari kiper tim kuning melalukan tendangan gawang;<\/li>\n<li>Di sepertiga pertama, terjadi situasi 3 lawan 1 antara kuning lawan biru;<\/li>\n<li>Di sepertiga kedua, situasi 3 lawan 2 antara kuning lawan biru;<\/li>\n<li>Di sepertiga akhir, awalnya 1 lawan 1 tetapi apabila progres bola kuning berhasil masuk ke sepertiga akhir, 8 dan 10 kuning serta salah satu biru harus masuk ke sepertiga akhir untuk menciptakan situasi 3 lawan 2.<\/li>\n<li>Bola harus dimainkan dari sepertiga pertama, berlanjut ke sepertiga dua, sampai masuk ke sepertiga akhir.<\/li>\n<\/ul>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-27875 aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/2.png\" alt=\"\" width=\"641\" height=\"437\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/2.png 641w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/2-330x225.png 330w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/2-557x380.png 557w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/2-560x382.png 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 641px) 100vw, 641px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 10pt;\"><em>Pola progres serangan<\/em><\/span><\/p>\n<p>Aspek lain yang juga perlu diperhatikan adalah seberapa baik kesadaran ruang para pemain. Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Apakah umpan yang dilepaskan 6 kuning kepada 8 kuning merupakan umpan terobosan atau umpan ke kaki;<\/li>\n<li>Posisi tubuh 6 kuning ketika menerima umpan 3 kuning. Apakah posisi tubuhnya memungkinkannya untuk melihat rekan dan lawan-lawannya yang berada di depan atau tidak.<\/li>\n<li>Bagaimana <em>pressing <\/em>kedua biru di sepertiga kedua mampu mempersulit progres serangan kuning. Dalam hal ini ada baiknya menginstruksikan biru memainkan <em>pressing <\/em>zona berorientasi opsi yang memungkinkan 1 pemain biru \u201cmengambil\u201d 2 pemain kuning.<\/li>\n<li>Kombinasi ketiga pemain kuning saat masuk ke zona eksekusi. Bagaimana ketiganya membagi ruang, adakah pergerakan rotasi yang betul-betul fungsional dan lain-lain.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setelah pemain terbiasa dengan desain awal, kompleksitas latihan dapat ditingkatkan dengan menambah satu pemain biru di sepertiga ketiga. Bila kemudian pemain terbiasa memainkannya, coba ciptakan situasi awal 3 lawan 3 di sepertiga tengah.<\/p>\n<p>Kompleksitas latihan juga dapat diubah lagi sedikit dengan memerintahkan kedua bek tengah (pemain nomor 3 dan 4) untuk bergerak maju berpindah sepertiga seiring dengan progres serangan. Pergerakan oleh nomor 3 dan 4 ini menjadi lebih realistis sesuai pertandingan sebenarnya apabila model permainan si pelatih menghendaki keduanya bergerak maju ketika tim melakukan serangan.<\/p>\n<h3><strong>3 zona, dimulai dari sepertiga kedua<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-27876 aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/3.png\" alt=\"\" width=\"662\" height=\"440\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/3.png 662w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/3-339x225.png 339w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/3-572x380.png 572w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/3-560x372.png 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 662px) 100vw, 662px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 10pt;\"><em>Latihan 3 zona dari sepertiga tengah<\/em><\/span><\/p>\n<p>Latihan ini merupakan variasi desain 3 zona yang kami mainkan setelah pemain terbiasa dengan desain awal yang mana permainan selalu dimulai dari kiper kuning. Desain peraturannya sendiri terinspirasi oleh tulisan Eduard Schmidt di <em>konzeptfussballberlin.de<\/em> tentang latihan 3 zona yang mana permainan dimulai dari sepertiga tengah. Kegunaan utamanya adalah untuk melatih pemain agar terbiasa mendayagunakan <em>backpass <\/em>dari tengah ke lini belakang ketika mereka menerima <em>pressing <\/em>ketat yang membuat mereka kehilangan ruang \u201caman\u201d untuk melakukan penetrasi.<\/p>\n<p>Salah satu pertimbangan kenapa setelan latihan ini saya berikan karena dalam banyak <em>game <\/em>lapangan besar, para pemain terlihat bermain <u>sangat, bahkan terlalu<\/u> vertikal. Akibatnya, sering sekali para pemain terus berusaha secepatnya melakukan penetrasi ke depan guna mencapai gawang lawan walaupun ruang di depannya kurang menguntungkan (karena dipenuhi oleh pemain lawan) dan karenanya, mudah kehilangan penguasaan bola.<\/p>\n<p>Dengan memulai permainan dari sepertiga kedua\/tengah dan sejak awal biru 9 diperbolehkan masuk ke sepertiga kedua, situasi di sepertiga tengah menjadi 4 lawan 3 untuk keunggulan biru. Ditambah penjagaan orang per orang (<em>man to man marking<\/em>) oleh bek biru kepada 9 kuning di ruang eksekusi, akses kuning ke sepertiga akhir pun menjadi semakin sulit. Mau tidak mau, salah satu solusi \u201caman\u201d yang dapat diambil oleh kuning adalah memainkan <em>backpass <\/em>ke sepertiga pertama.<\/p>\n<p>Dengan <em>backpass <\/em>ke sepertiga awal, <em>pressing <\/em>biru di sepertiga tengah merenggang karena biru 9 diharuskan kembali ke sepertiga pertama untuk memberikan <em>pressing <\/em>kepada ketiga kuning. Bila kuning mampu memanfaatkan kelebaran lapangan dan tendensi <em>man to man marking<\/em>, ruang untuk mengakses 9 kuning akan semakin terbuka.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-27877 aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/4.png\" alt=\"\" width=\"634\" height=\"446\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/4.png 634w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/4-320x225.png 320w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/4-540x380.png 540w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/4-560x394.png 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 634px) 100vw, 634px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 10pt;\"><em>Kegunaan back pass<\/em><\/span><\/p>\n<p>Pertanyaannya, apakah dengan desain implisit seperti ini akan membuat pemain secara otomatis memainkan umpan <em>backpass <\/em>dengan fungsional seperti yang digambarkan di atas? Bisa ya, bisa tidak. Bila ya, tentu pelatih bisa langsung melakukan koreksi ke aspek-aspek lain. Tetapi, bila tidak, koreksi eksplisit bisa diberikan kepada pemain dengan menjelaskan ke pemain apa gunanya <em>backpass <\/em>dalam situasi seperti di atas dan bagaimana memainkannya demi mengakses sepertiga akhir.<\/p>\n<p>Yang terjadi dalam latihan yang kami mainkan adalah hal yang kedua, yaitupemain belum menyadari betapa mereka dapat mendayagunakan <em>backpass <\/em>untuk membuka pertahanan lawan. Tetapi, setelah set pertama dan kami melakukan diskusi tentang \u201ckenapa tidak melakukan <em>backpass\u201d<\/em>, pemain langsung menyadarinya dan hasilnya pola sirkulasi bola menjadi sedikit lebih horisontal (tidak melulu vertikal).<\/p>\n<p><strong>Progres akhir<\/strong><\/p>\n<p>Seperti biasa, latihan selalu berorientasi ke permainan lapangan besar. Apabila pada akhirnya para pemain harus berlaga dalam 11 lawan 11, pelatih harus dapat memfasilitasi para pemain untuk siap dalam 11 lawan 11. Contoh, dari latihan 3 zona di atas, yang dimulai dari 7 lawan 4, pelatih bisa melakukan progres ke 7 lawan 7, kemudian 7 lawan 7, kemudian 9 lawan 9, dan sampai akhirnya 11 lawan 11.<\/p>\n<p><strong>Author: <em>Ryan Tank (<a href=\"https:\/\/twitter.com\/ryantank_\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@ryantank_<\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Latihan tiga zona lapangan menjadi salah satu latihan yang kami gunakan untuk melatih model permainan, mulai dari BUdiKi (Build Up dari Kiper), progres ke sepertiga tengah dan akhir, kombinasi di antara ketiga penyerang, dan pressing. 3 zona: 7 lawan 4 Di kesempatan paling pertama para pemain melakukan latihan ini, latihan berfokus ke fase penguasaan bola. Kompleksitas latihan didesain untuk mempermudah tim yang beranggotakan 7 pemain mendapatkan banyak ruang dan waktu untuk berpikir, beraksi, dan mendapatkan feel dengan rekan-rekan setimnya. Desain awal latihan 3 zona Detail: Lapangan dibagi ke dalam tiga zona besar, yaitu sepertiga pertama (area kiper), sepertiga tengah atau sepertiga kedua, dan sepertiga ketiga atau sepertiga akhir; Permainan selalu &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Tribe Tank: Latihan 3 Zona Lapangan untuk Melatih Fase Menyerang&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":27878,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3018],"tags":[1008,122,3021],"class_list":["post-27873","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tribe-tank","tag-analisis","tag-slider","tag-tribe-tank"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tribe Tank: Latihan 3 Zona Lapangan untuk Melatih Fase Menyerang | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Latihan tiga zona lapangan menjadi salah satu latihan yang kami gunakan untuk melatih model permainan, mulai dari BUdiKi (Build Up dari Kiper), progres ke sepertiga tengah dan akhir, kombinasi di antara ketiga penyerang, dan pressing.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tribe Tank: Latihan 3 Zona Lapangan untuk Melatih Fase Menyerang | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Latihan tiga zona lapangan menjadi salah satu latihan yang kami gunakan untuk melatih model permainan, mulai dari BUdiKi (Build Up dari Kiper), progres ke sepertiga tengah dan akhir, kombinasi di antara ketiga penyerang, dan pressing.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-04-03T06:00:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Tribe-Tank.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/04\\\/03\\\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/04\\\/03\\\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Tribe Tank: Latihan 3 Zona Lapangan untuk Melatih Fase Menyerang\",\"datePublished\":\"2018-04-03T06:00:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/04\\\/03\\\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\\\/\"},\"wordCount\":798,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/04\\\/03\\\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/04\\\/Tribe-Tank.jpg\",\"keywords\":[\"Analisis\",\"Slider\",\"Tribe Tank\"],\"articleSection\":[\"Tribe Tank\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/04\\\/03\\\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/04\\\/03\\\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\\\/\",\"name\":\"Tribe Tank: Latihan 3 Zona Lapangan untuk Melatih Fase Menyerang | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/04\\\/03\\\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/04\\\/03\\\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/04\\\/Tribe-Tank.jpg\",\"datePublished\":\"2018-04-03T06:00:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Latihan tiga zona lapangan menjadi salah satu latihan yang kami gunakan untuk melatih model permainan, mulai dari BUdiKi (Build Up dari Kiper), progres ke sepertiga tengah dan akhir, kombinasi di antara ketiga penyerang, dan pressing.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/04\\\/03\\\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/04\\\/03\\\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/04\\\/03\\\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/04\\\/Tribe-Tank.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/04\\\/Tribe-Tank.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Latihan tiga zona lapangan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/04\\\/03\\\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tribe Tank: Latihan 3 Zona Lapangan untuk Melatih Fase Menyerang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tribe Tank: Latihan 3 Zona Lapangan untuk Melatih Fase Menyerang | Football Tribe Indonesia","description":"Latihan tiga zona lapangan menjadi salah satu latihan yang kami gunakan untuk melatih model permainan, mulai dari BUdiKi (Build Up dari Kiper), progres ke sepertiga tengah dan akhir, kombinasi di antara ketiga penyerang, dan pressing.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tribe Tank: Latihan 3 Zona Lapangan untuk Melatih Fase Menyerang | Football Tribe Indonesia","og_description":"Latihan tiga zona lapangan menjadi salah satu latihan yang kami gunakan untuk melatih model permainan, mulai dari BUdiKi (Build Up dari Kiper), progres ke sepertiga tengah dan akhir, kombinasi di antara ketiga penyerang, dan pressing.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-04-03T06:00:05+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Tribe-Tank.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Tribe Tank: Latihan 3 Zona Lapangan untuk Melatih Fase Menyerang","datePublished":"2018-04-03T06:00:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/"},"wordCount":798,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Tribe-Tank.jpg","keywords":["Analisis","Slider","Tribe Tank"],"articleSection":["Tribe Tank"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/","name":"Tribe Tank: Latihan 3 Zona Lapangan untuk Melatih Fase Menyerang | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Tribe-Tank.jpg","datePublished":"2018-04-03T06:00:05+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Latihan tiga zona lapangan menjadi salah satu latihan yang kami gunakan untuk melatih model permainan, mulai dari BUdiKi (Build Up dari Kiper), progres ke sepertiga tengah dan akhir, kombinasi di antara ketiga penyerang, dan pressing.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Tribe-Tank.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Tribe-Tank.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Latihan tiga zona lapangan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/03\/tribe-tank-latihan-3-zona-lapangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tribe Tank: Latihan 3 Zona Lapangan untuk Melatih Fase Menyerang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27873","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27873"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27873\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27878"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27873"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27873"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27873"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}