{"id":27249,"date":"2018-03-28T06:06:30","date_gmt":"2018-03-27T23:06:30","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=27249"},"modified":"2018-03-28T06:06:50","modified_gmt":"2018-03-27T23:06:50","slug":"permainan-lini-belakang-inggris","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/","title":{"rendered":"Triber Rating: Ketika VAR Menghancurkan Permainan (Hampir) Sempurna Lini Belakang Inggris"},"content":{"rendered":"        <\/div>\n        <div id=\"tribe-slideshow-wrap-27250\" data-id=\"27250\"\n             class=\"slideshow slideshow_id_27250\">\n            <div class=\"tribe-slideshow\" id=\"slideshow27250\">\n                                <div class=\"swiper-wrapper\">\n                                                <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Jack-Butland-662742.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Jack Butland: 5,5<\/h3>\n<p>Penampilannya di laga ini tidak terlalu terlihat karena, selama 90 menit, Italia hanya mempunyai 2 tembakan tepat sasaran dimana 1 dari titik putih yang gagal diselamatkan oleh Butland.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/John-Stones.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>John Stones: 6, 5<\/h3>\n<p>Sebagai satu-satunya bek di timnas Inggris saat ini yang mempunyai <em>caps <\/em>lebih dari 20, Stones menjadi komando lini belakang yang solid. Beberapa kali Lorenzo Insigne dan Top Skor Serie A Ciro Immobile tidak leluasa bergerak di jantung pertahanan Inggris. Ketika ia keluar di menit ke 73 pun lini belakang Inggris justru kebobolan dan lebih banyak tertekan.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/James-Tarkowski.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>James Tarkowski: 6<\/h3>\n<p>Debut yang hampir sempurna, sebelum VAR menghancurkan segalanya. Bersama Stones, Tarkowski mampu menjadi benteng kuat Inggris yang tidak mampu ditembus oleh para penyerang Italia. Peluang tepat sasaran tim tamu yang hanya 2 selama pertandingan, salah satunya buah kerja keras Tarkowski sepanjang hampir 90 menit. Sayang, menurut VAR, dirinya dianggap mengganggu pergerakan Federico Chiesa, yang akhirnya berbuah penalti.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/kyle-walker-manchester-city_1p2cf9fp8sqlu1k0cfx7dsg4l6.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Kyle Walker: 6<\/h3>\n<p>Menjadi tandem Stones dan Tarkowski penampilan Inggris bermain dalam bentuk 3 bek tidak membuat kemampuan Walker terlihat. Dini hari tadi Walker tidak bisa banyak memamerkan kecepatan seperti ketika ia menjadi bek sayap Manchester City. Tapi, Walker bisa menjadi opsi, jika Inggris ingin memainkan formasi 3 bek di Piala Dunia mendatang. Dia pernah bermain sebagai bek tengah ketika membela Inggris U19.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Kieran-Trippier.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Kieran Trippier: 5,5<\/h3>\n<p>Pemain Tottenham Hotspur ini tidak terlalu spesial di pertandingan kali ini. Perannya tidak terlalu terlihat ketika bermain dalam posisi menyerang namun naluri bertahannya bagus. Bermain di sayap kanan,\u00a0 para pemain Inggris tidak banyak memulai serangan dari sisi tersebut.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/Ashley-Young.png\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Ashley Young: 6, 5<\/h3>\n<p>Si pekerja Keras! Di babak pertama Young bermain di sisi kiri, dan di babak kedua bermain di sisi kanan. Kecepatannya kadang membuat pemain Italia kewalahan. Selain itu, pemain Manchester United ini juga menjadi pengambil setiap sepak pojok Inggris. Namun sayang tak satupun berbuah gol.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Eric-Dier.png\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Eric Dier: 5<\/h3>\n<p>Sebagai seorang gelandang bertahan peran Eric Dier tidak terlalu terlihat. Permainannya tertutup oleh penampilan apik bek-bek Inggris.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Chamberlain.png\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Alex Oxlade-Chamberlain: 6<\/h3>\n<p>Pemain Liverpool ini hanya membuat 1 tendangan ke arah gawang Italia dan gagal menciptakan satupun peluang untuk pemain yang lain. Tapi terkadang kecepatannya membuat kocar kacir bek sayap Italia.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/12\/Sterling.png\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Raheem Sterling: 7<\/h3>\n<p>Pahlawan sebenarnya Inggris dini hari tadi. Dia memang tidak menyumbang gol maupun <em>assist<\/em> namun kecepatan dan pergerakannya sangat sulit dihentikan oleh lini pertahanan Italia. Gol pertama berawal dari <em>dribbling<\/em> Sterling dari tengah lapangan. Di babak kedua perannya sedikit menurun dan tidak terlihat, namun tetap saja bisa disebut Sterling menjadi pemain terbaik Inggris di laga dini hari tadi.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Lingard.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Jesse Lingard: 6<\/h3>\n<p>Lingard sangat cerdas memanfaatkan momen untuk menkreasikan gol pertama. Ia melakukan tendangan bebas cepat untuk memberi umpan kepada Vardy yang mencetak gol. Tapi setelahnya, Lingard sama sekali gagal membuat peluang-peluang berbahaya.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/vardy.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Jamie Vardy: 6, 5<\/h3>\n<p>Memang Jamie Vardy menjadi penyumbang gol Inggris. Tapi setelahnya? Sayangnya, striker Leicester City tersebut gagal membahayakan gawang Gianluigi Donnarumma. Hal tersebut dikarenakan posisi Vardy yang sulit mendapat bola di kotak penalti Italia.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Adam-Lallana.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h2>Pengganti<\/h2>\n<h3>Adam Lallana: 5<\/h3>\n<p>Diberikan waktu sekitar 30 menit untuk bermain, Adam Lallana bisa disebut gagal menunjukkan performa impresif\u00a0 di depan Southgate. Posisi Piala Dunia pun terancam bagi pemain Liverpool ini.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Dany-Rose.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Dany Rose: 5<\/h3>\n<p>Tidak banyak menunjukkan aksi yang berbahaya. Sangat disayangkan Rose tidak diberikan waktu bermain yang lebih banyak.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/marcus-rashford.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Marcus Rashford: 5<\/h3>\n<p>Gagal membuat pergerakan atau peluang apapun ketika bermain di lini depan. Padahal masuknya Rashfor diharapkan mampu membuat perubahan di lini depan.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Lewis-Cook.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Lewis Cook: -<\/h3>\n<p>Hanya bermain kurang dari 20 menit<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Jordan-Henderson.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Jordan Henderson: -<\/h3>\n<p>Hanya bermain kurang dari 20 menit<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                            <\/div>\n                <div class=\"row\">\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-prev\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-left\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-2 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-pagination\"><\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-next\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-right\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/div>\n        <div class=\"text-content\">\n        \n<p><strong><em>Author: Gia Pijar Perdana (<a href=\"https:\/\/twitter.com\/giapijar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@giapijar<\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Author: Gia Pijar Perdana (@giapijar)<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":27255,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2999,69,74],"tags":[211,109,212,815,776],"class_list":["post-27249","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-eropa","category-inggris","tag-inggris","tag-italia","tag-timnas-inggris","tag-timnas-italia","tag-var"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Triber Rating: Ketika VAR Menghancurkan Permainan (Hampir) Sempurna Lini Belakang Inggris | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Barisan belakang Inggris sebenarnya tampil cukup disiplin saat menghadapi timnas Italia pada laga uji coba dini hari tadi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Triber Rating: Ketika VAR Menghancurkan Permainan (Hampir) Sempurna Lini Belakang Inggris | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Barisan belakang Inggris sebenarnya tampil cukup disiplin saat menghadapi timnas Italia pada laga uji coba dini hari tadi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-03-27T23:06:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-03-27T23:06:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Inggris-Italia.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/28\\\/permainan-lini-belakang-inggris\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/28\\\/permainan-lini-belakang-inggris\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Triber Rating: Ketika VAR Menghancurkan Permainan (Hampir) Sempurna Lini Belakang Inggris\",\"datePublished\":\"2018-03-27T23:06:30+00:00\",\"dateModified\":\"2018-03-27T23:06:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/28\\\/permainan-lini-belakang-inggris\\\/\"},\"wordCount\":18,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/28\\\/permainan-lini-belakang-inggris\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Inggris-Italia.jpg\",\"keywords\":[\"Inggris\",\"Italia\",\"Timnas Inggris\",\"Timnas Italia\",\"VAR\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Eropa\",\"Inggris\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/28\\\/permainan-lini-belakang-inggris\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/28\\\/permainan-lini-belakang-inggris\\\/\",\"name\":\"Triber Rating: Ketika VAR Menghancurkan Permainan (Hampir) Sempurna Lini Belakang Inggris | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/28\\\/permainan-lini-belakang-inggris\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/28\\\/permainan-lini-belakang-inggris\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Inggris-Italia.jpg\",\"datePublished\":\"2018-03-27T23:06:30+00:00\",\"dateModified\":\"2018-03-27T23:06:50+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Barisan belakang Inggris sebenarnya tampil cukup disiplin saat menghadapi timnas Italia pada laga uji coba dini hari tadi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/28\\\/permainan-lini-belakang-inggris\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/28\\\/permainan-lini-belakang-inggris\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/28\\\/permainan-lini-belakang-inggris\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Inggris-Italia.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Inggris-Italia.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Barisan belakang Inggris\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/28\\\/permainan-lini-belakang-inggris\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Triber Rating: Ketika VAR Menghancurkan Permainan (Hampir) Sempurna Lini Belakang Inggris\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Triber Rating: Ketika VAR Menghancurkan Permainan (Hampir) Sempurna Lini Belakang Inggris | Football Tribe Indonesia","description":"Barisan belakang Inggris sebenarnya tampil cukup disiplin saat menghadapi timnas Italia pada laga uji coba dini hari tadi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Triber Rating: Ketika VAR Menghancurkan Permainan (Hampir) Sempurna Lini Belakang Inggris | Football Tribe Indonesia","og_description":"Barisan belakang Inggris sebenarnya tampil cukup disiplin saat menghadapi timnas Italia pada laga uji coba dini hari tadi.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-03-27T23:06:30+00:00","article_modified_time":"2018-03-27T23:06:50+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Inggris-Italia.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Triber Rating: Ketika VAR Menghancurkan Permainan (Hampir) Sempurna Lini Belakang Inggris","datePublished":"2018-03-27T23:06:30+00:00","dateModified":"2018-03-27T23:06:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/"},"wordCount":18,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Inggris-Italia.jpg","keywords":["Inggris","Italia","Timnas Inggris","Timnas Italia","VAR"],"articleSection":["Berita","Eropa","Inggris"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/","name":"Triber Rating: Ketika VAR Menghancurkan Permainan (Hampir) Sempurna Lini Belakang Inggris | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Inggris-Italia.jpg","datePublished":"2018-03-27T23:06:30+00:00","dateModified":"2018-03-27T23:06:50+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Barisan belakang Inggris sebenarnya tampil cukup disiplin saat menghadapi timnas Italia pada laga uji coba dini hari tadi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Inggris-Italia.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Inggris-Italia.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Barisan belakang Inggris"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/28\/permainan-lini-belakang-inggris\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Triber Rating: Ketika VAR Menghancurkan Permainan (Hampir) Sempurna Lini Belakang Inggris"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27249","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27249"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27249\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27255"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27249"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27249"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27249"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}