{"id":2598,"date":"2017-03-23T11:42:54","date_gmt":"2017-03-23T04:42:54","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=2598"},"modified":"2017-03-23T11:44:58","modified_gmt":"2017-03-23T04:44:58","slug":"fakta-menarik-gianluigi-buffon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/","title":{"rendered":"Fakta Menarik Gianluigi Buffon"},"content":{"rendered":"<p>Juventus semakin kokoh di posisi puncak klasemen Serie A setelah menang tipis 1-0 atas tuan rumah Sampdoria di stadion Luigi Ferraris, Genoa, pada Minggu (19\/3) lalu. Namun, kemenangan ini bukan kemenangan biasa, setidaknya bagi sang penjaga gawang Gianluigi Buffon.<\/p>\n<p>Kiper berusia 39 tahun ini berhasil memecahkan rekor penampilan sepanjang 39.711 menit bersama Si Nyonya Tua. Sebelumnya, rekor dipegang legenda Juventus Giampiero Boniperti dengan durasi penampilan selama 39.680 menit selama periode 1946-1961.<\/p>\n<p>Setelah pertandingan, Buffon mengungkapkan rasa bangganya bisa memecahkan rekor yang sudah bertahan sekian tahun. Selain itu, kiper yang direkrut Juventus dari Parma pada 2001 mengatakan bahwa dirinya sangat terhormat bisa mengenakan seragam Bianconeri dalam waktu lama dan berharap akan terus memakainya.<\/p>\n<p>Nama Buffon tidak bisa dilepaskan dari serentetan kesuksesan Juventus. Bersama Juventus, Buffon sudah merasakan tujuh gelar serie A, dua gelar Coppa Italia, dan lima gelar Piala Super Italia.<\/p>\n<p>Bersama tim nasional Italia, Buffon mempersembahkan gelar juara dunia (2006) dan <em>runner<\/em><em>&#8211;<\/em><em>up <\/em>Piala Eropa (2012). Namun di dua Piala Dunia (2010 dan 2014), Italia harus tersungkur dan gagal melaju ke babak kedua. Di Piala Eropa 2016, Italia melaju ke perempatfinal dan kalah dari Jerman secara dramatis lewat drama adu penalti.<\/p>\n<p>Banyak yang menebak apakah Buffon mampu memecahkan rekor legenda Juventus lainnya, Alessandro Del Piero yang sudah tampil sebanyak <a href=\"http:\/\/www.espnfcasia.com\/club\/juventus\/111\/blog\/post\/3086745\/juventus-gianluigi-buffon-breaks-another-record\">705<\/a> kali bersama Nyonya Tua. Untuk mencapai itu, tentunya Buffon harus bermain dua musim lagi dan kemungkinan usianya sudah 41 tahun.<\/p>\n<p>Ada lagi ternyata rekor yang (kemungkinan) akan dipecahkan Buffon. Jika di jeda internasional Italia akan menghadapi Jerman atau Albania, maka dia akan memecahkan rekor pemain Eropa dengan 168 <em>caps<\/em> untuk tim nasionalnya sekaligus catatan ke-1000 penampilan Buffon dalam karier sepak bola profesionalnya.<\/p>\n<p>Berikut ini fakta-fakta menarik mengenai Gigi Buffon. Apa saja?<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2599 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/476142392.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"397\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/476142392.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/476142392-337x225.jpg 337w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/476142392-569x380.jpg 569w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/476142392-560x374.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Nyaris gabung Barcelona<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ini serius, bukan <em>hoax<\/em>. Sebelum resmi gabung Juventus, ternyata pihak Parma sudah mencapai kesepakatan dengan <a href=\"http:\/\/www.goal.com\/id-ID\/news\/1353\/sepakbola-italia\/2017\/03\/21\/33852852\/agen-gianluigi-buffon-nyaris-gabung-barcelona\">Barcelona.<\/a> Namun, di menit-menit terakhir, Buffon memilih berkarier di dalam negeri dengan memilih Juventus. Pilihan yang ternyata tidak sia-sia, ya?<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2600 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/475984598.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"388\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/475984598.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/475984598-344x225.jpg 344w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/475984598-582x380.jpg 582w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/475984598-560x366.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Lahir dari keluarga atl<\/strong><strong>e<\/strong><strong>t<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dunia olahraga adalah dunia yang tidak asing bagi Buffon. Sang ayah, Adriano, adalah atlet angkat berat. Sementara ibunya, Maria Stella, adalah atlet lempar cakram. Buffon akhirnya tertarik pada sepak bola, bukan olahraga yang digeluti kedua orang tuanya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2601 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/519777606.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"401\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/519777606.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/519777606-333x225.jpg 333w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/519777606-563x380.jpg 563w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/519777606-560x378.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Memulai debut di tim senior pada usia 17 tahun<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Buffon memulai debut di tim senior Parma di bawah asuhan Nevio Scala pada tahun 1995. Usia Buffon saat itu masih 17 tahun.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2602 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/519777754.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"432\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/519777754.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/519777754-309x225.jpg 309w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/519777754-523x380.jpg 523w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/519777754-560x407.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Nomor kontroversial Neo-Nazi <\/strong><strong>d<\/strong><strong>i <\/strong><strong>kostum <\/strong><strong>Parma<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ini mungkin fakta yang tidak banyak orang ketahui. Saat pindah ke Juventus dari Parma, pemain kharismatik ini memilih menggunakan kaos dengan nomor punggung 88, bukan nomor 1 seperti yang biasa digunakan saat ini. Hal ini memicu kehebohan. Ada apa?<\/p>\n<p>Ternyata Buffon tidak sadar bahwa 88 itu adalah simbol Neo-Nazi. Angka tersebut diartikan orang Yahudi sebagai \u201c<a href=\"https:\/\/sport.detik.com\/aboutthegame\/pandit\/d-2201182\/depolitisasi-sepakbola\" target=\"_blank\">Heil Hitler\u201d (H adalah huruf kedelapan).<\/a><\/p>\n<p>Dalam pembelaannya dia mengatakan nomor 88 dipilih karena melambangkan empat bola, tidak ada hubungannya karena dia fasis.<strong>\u00a0<\/strong><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2603 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71402603.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"393\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71402603.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71402603-340x225.jpg 340w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71402603-574x380.jpg 574w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71402603-560x371.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Terlibat skandal pengaturan skor<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Italia bisa saja meraih gelar juara dunia 2006. Namun, perjuangan mereka ke Piala Dunia juga tidak mulus karena sejumlah klub (termasuk Juventus) diduga terlibat dalam pengaturan skor (skandal yang dikenal dengan nama <em>C<\/em><em>alciopoli<\/em>). Buffon sendiri sempat dikaitkan dengan skandal tersebut. Dihukum karena taruhan, namun kemudian dinyatakan tak bersalah.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2604 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71906632.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"416\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71906632.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71906632-321x225.jpg 321w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71906632-543x380.jpg 543w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71906632-560x392.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Setia saat Juve turun kasta<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Masih soal <em>C<\/em><em>alciopoli<\/em>. Skandal ini menyebabkan Juventus dihukum dengan degradasi ke Serie B. Bisa saja Buffon hengkang ke klub lain. Namun, dia memutuskan tetap setia bersama Si Nyonya Tua bersama Alessandro Del Piero, Pavel Nedved, dan lain-lain.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2605 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/52915828.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"370\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/52915828.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/52915828-350x218.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/52915828-560x349.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Mengalami depresi<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Saat <em>A<\/em><em>ll Italian <\/em><em>F<\/em><em>inal<\/em> di Liga Champions Eropa 2002\/2003, Juventus harus mengakui keunggulan rival abadinya, AC Milan. Juventus menyerah lewat adu penalti dan kekalahan itu menyebabkan Buffon depresi berat dan sempat menjalani terapi psikologis. Beruntung kondisi kejiwaannya pulih dan bisa bermain lagi.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2606 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/504553844.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"416\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/504553844.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/504553844-321x225.jpg 321w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/504553844-543x380.jpg 543w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/504553844-560x392.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Karena Buffon<\/strong><strong>, <\/strong><strong>FIGC<\/strong><strong> boikot Ballon <\/strong><strong>D\u2019<\/strong><strong>Or<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Selama sembilan tahun terakhir, nama peraih gelar pemain terbaik dunia tidak jauh dari nama Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Dalam daftar nominasi di Ballon D\u2019Or 2016 lalu, nama Buffon tidak ada dalam daftar. Padahal kontribusinya untuk Juventus cukup cemerlang dengan dua gelar. Akibatnya, FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) menyerukan agar <em>stakeholder<\/em> sepak bola setempat memboikot penganugerahan ini.<\/p>\n<p><strong>Author: <em>Yasmeen Rasidi (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/melatee2512\" target=\"_blank\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">melatee2512<\/b><\/span><\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Juventus semakin kokoh di posisi puncak klasemen Serie A setelah menang tipis 1-0 atas tuan rumah Sampdoria di stadion Luigi Ferraris, Genoa, pada Minggu (19\/3) lalu. Namun, kemenangan ini bukan kemenangan biasa, setidaknya bagi sang penjaga gawang Gianluigi Buffon. Kiper berusia 39 tahun ini berhasil memecahkan rekor penampilan sepanjang 39.711 menit bersama Si Nyonya Tua. Sebelumnya, rekor dipegang legenda Juventus Giampiero Boniperti dengan durasi penampilan selama 39.680 menit selama periode 1946-1961. Setelah pertandingan, Buffon mengungkapkan rasa bangganya bisa memecahkan rekor yang sudah bertahan sekian tahun. Selain itu, kiper yang direkrut Juventus dari Parma pada 2001 mengatakan bahwa dirinya sangat terhormat bisa mengenakan seragam Bianconeri dalam waktu lama dan berharap akan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Fakta Menarik Gianluigi Buffon&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":2603,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,75],"tags":[129,700,109,102,131],"class_list":["post-2598","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-italia","tag-featured","tag-gianluigi-buffon","tag-italia","tag-juventus","tag-serie-a"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Fakta Menarik Gianluigi Buffon | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tidak hanya menjadi penjaga gawang utama Juventus, Gianluigi Buffon juga menjadi pilihan utama di timnas Italia dalam beberapa tahun kebelakang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fakta Menarik Gianluigi Buffon | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tidak hanya menjadi penjaga gawang utama Juventus, Gianluigi Buffon juga menjadi pilihan utama di timnas Italia dalam beberapa tahun kebelakang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-23T04:42:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-03-23T04:44:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71402603.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"393\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/23\\\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/23\\\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Fakta Menarik Gianluigi Buffon\",\"datePublished\":\"2017-03-23T04:42:54+00:00\",\"dateModified\":\"2017-03-23T04:44:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/23\\\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\\\/\"},\"wordCount\":671,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/23\\\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/71402603.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Gianluigi Buffon\",\"Italia\",\"Juventus\",\"Serie A\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Italia\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/23\\\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/23\\\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\\\/\",\"name\":\"Fakta Menarik Gianluigi Buffon | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/23\\\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/23\\\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/71402603.jpg\",\"datePublished\":\"2017-03-23T04:42:54+00:00\",\"dateModified\":\"2017-03-23T04:44:58+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Tidak hanya menjadi penjaga gawang utama Juventus, Gianluigi Buffon juga menjadi pilihan utama di timnas Italia dalam beberapa tahun kebelakang.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/23\\\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/23\\\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/71402603.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/71402603.jpg\",\"width\":594,\"height\":393,\"caption\":\"Gianluigi Buffon\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fakta Menarik Gianluigi Buffon | Football Tribe Indonesia","description":"Tidak hanya menjadi penjaga gawang utama Juventus, Gianluigi Buffon juga menjadi pilihan utama di timnas Italia dalam beberapa tahun kebelakang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fakta Menarik Gianluigi Buffon | Football Tribe Indonesia","og_description":"Tidak hanya menjadi penjaga gawang utama Juventus, Gianluigi Buffon juga menjadi pilihan utama di timnas Italia dalam beberapa tahun kebelakang.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-03-23T04:42:54+00:00","article_modified_time":"2017-03-23T04:44:58+00:00","og_image":[{"width":594,"height":393,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71402603.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Fakta Menarik Gianluigi Buffon","datePublished":"2017-03-23T04:42:54+00:00","dateModified":"2017-03-23T04:44:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/"},"wordCount":671,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71402603.jpg","keywords":["Featured","Gianluigi Buffon","Italia","Juventus","Serie A"],"articleSection":["Eropa","Italia"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/","name":"Fakta Menarik Gianluigi Buffon | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71402603.jpg","datePublished":"2017-03-23T04:42:54+00:00","dateModified":"2017-03-23T04:44:58+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Tidak hanya menjadi penjaga gawang utama Juventus, Gianluigi Buffon juga menjadi pilihan utama di timnas Italia dalam beberapa tahun kebelakang.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/23\/fakta-menarik-gianluigi-buffon\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71402603.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/71402603.jpg","width":594,"height":393,"caption":"Gianluigi Buffon"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2598","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2598"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2598\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2603"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2598"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2598"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2598"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}