{"id":25500,"date":"2018-03-11T17:40:18","date_gmt":"2018-03-11T10:40:18","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=25500"},"modified":"2018-03-11T18:02:17","modified_gmt":"2018-03-11T11:02:17","slug":"pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/","title":{"rendered":"Pesepak Bola Ternama yang Gagal Melewati Tes Doping"},"content":{"rendered":"<p>Dalam dunia olahraga, termasuk sepak bola, tes doping merupakan hal yang rutin dilakukan, terutama setelah pertandingan. Hal tersebut untuk memastikan bahwa kondisi seorang pemain benar-benar murni tanpa pengaruh zat-zat tertentu yang mampu memengaruhi kualitas performanya.<\/p>\n<p>Beberapa pemain cukup sadar akan kondisi ini, sebab sekali saja mereka gagal lolos tes, maka perjalanan karier mereka bisa terancam. Contohnya saja <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/andrea-pirlo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Andrea Pirlo<\/strong><\/a>, yang konon saat ingin meminum aspirin pun ia akan menelepon dokternya lebih dulu. Namun, tak semuanya bersikap disiplin seperti itu. Akibatnya, kita seringkali menemui kasus di mana seorang pemain terbukti mengonsumsi zat-zat yang dilarang ada dalam tubuh pesepak bola, baik disengaja maupun tidak.<\/p>\n<p>Yang terbaru, badan antidoping di Italia baru saja menjatuhkan hukuman larangan bermain kepada gelandang Cagliari asal Brasil, Joao Pedro, pada 9 Maret lalu. Pedro gagal dalam tes doping seusai laga melawan Sassuolo pada 11 Februari lalu karena tubuhnya mengandung zat <em>diuretic hydrochlorothiazide<\/em>, sejenis obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi yang dilarang dalam dunia olahraga.<\/p>\n<p>Kasus Pedro ini semakin menambah panjang daftar pesepak bola yang pernah mengalami gagal tes doping. Parahnya lagi, tak hanya pemain kelas medioker, namun sederetan pemain ternama pun pernah terjerat masalah ini. Berikut ini adalah beberapa kasus yang cukup menyita perhatian publik:<\/p>\n        <\/div>\n        <div id=\"tribe-slideshow-wrap-25502\" data-id=\"25502\"\n             class=\"slideshow slideshow_id_25502\">\n            <div class=\"tribe-slideshow\" id=\"slideshow25502\">\n                                <div class=\"swiper-wrapper\">\n                                                <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/borriello-453677.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25500';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Marco Borriello<\/strong><\/h3>\n<p>Pemain yang kini membela SPAL 2013 ini terjerat kasus doping saat berseragam AC Milan di musim 2006\/2007. Saat itu, ia gagal dalam tes doping setelah terbukti menggunakan <em>prednisolone<\/em> dan <em>prednisone<\/em>. Borriello mengaku dua zat tersebut dipakainya karena ia terkena penyakit menular seksual dari pacarnya saat itu. Akibatnya, ia mendapatkan hukuman larangan bermain selama 2 bulan.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/8ebd8df2bdc13a83638ab8753b93fa81_XL.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25500';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Darijo Srna<\/strong><\/h3>\n<p>Yang ini cukup mengejutkan. Jika kita tak melihat kiprah Srna di Liga Champions musim ini bersama Shakhtar Donetsk, hal itu disebabkan kapten <em>The Miners<\/em> ini sedang menjalani hukuman 17 bulan setelah di dalam tubuhnya terdapat <em>dehydroepiandrosterone<\/em>, zat yang dapat meningkatkan performa fisiknya. Ia baru dibolehkan tampil kembali pada bulan Agustus 2018 mendatang.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Samir-Nasri.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25500';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Samir Nasri<\/strong><\/h3>\n<p>Kasus yang cukup konyol. Pemain berusia 30 tahun ini sedang dihukum 6 bulan larangan tampil karena meminum cairan penguat tubuh bernama <em>Immunity IV Drip<\/em> sewaktu masih membela Sevilla pada 2017 lalu. Cairan yang mengandung komponen <em>micronutrient<\/em> itu dikonsumsi melebihi dosis wajar oleh Nasri. Sedihnya lagi, ia ikut membantu mempromosikan produk tersebut.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/bpanews_c3d0d89a-c323-4abc-962c-14ff4e4da0c7_1.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25500';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Mamadou Sakho<\/strong><\/h3>\n<p>Bek Crystal Palace ini terjerat kasus doping saat membela Liverpool pada April 2016 lalu. Sakho terbukti mengkonsumsi obat pembakar lemak dan sempat dilarang bermain selama 30 hari untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun akhirnya komite disiplin UEFA menutup kasus tersebut setelah obat yang dikonsumsinya terbukti tak mengandung zat terlarang.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/122978.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25500';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Edgar Davids<\/strong><\/h3>\n<p>Kita beralih ke mantan pemain. Gelandang berjuluk <em>Pitbull<\/em> ini pernah terjerat kasus doping saat membela Juventus pada 2001 lalu karena terbukti menggunakan <em>nandrolone anabolic steroid. <\/em><em>Setelah gagal pada tes keduanya, Davids sempat dijatuhi hukuman 2 tahun larangan bermain. Namun ia cukup beruntung karena pada akhirnya hukuman tersebut dikurangi menjadi 4 bulan saja.<\/em><\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Rio-Ferdinand-.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25500';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Rio Ferdinand<\/strong><\/h3>\n<p>Salah satu kasus paling aneh sepanjang sejarah sepak bola. Ferdinand secara kontroversial terkena hukuman 8 bulan larangan tampil pada 2004 silam karena \u2018lupa\u2019 mengikuti uji tes doping usai menjalani latihan bersama skuat Manchester United pada September 2003. Sehari setelahnya, ia menjalani tes doping dan lolos. Bahkan ia bersedia menjalani tes folikel rambut, namun FA menolaknya. Akibatnya, Ferdinand batal membela Inggris di Piala Eropa 2004.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Romania-v-Bosnia-Adrian-Mutu-celeb_2605555.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25500';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Adrian Mutu<\/strong><\/h3>\n<p>Seolah tak kapok dengan hukuman yang diterimanya setelah mengkonsumsi kokain pada 2004 lalu saat berseragam Chelsea, Mutu kembali terjerat kasus doping saat memperkuat Fiorentina pada Januari 2010. Hasil tes Mutu saat itu menunjukkan terdapat zat <em>sibutramine<\/em> (sejenis obat diet) dalam tubuhnya, dan sebenarnya obat tersebut milik ibunya. Ia akhirnya dijatuhi hukuman 6 bulan larangan bermain dan kabarnya gajinya dipangkas Fiorentina selama masa hukuman.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                            <\/div>\n                <div class=\"row\">\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-prev\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-left\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-2 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-pagination\"><\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-next\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-right\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/div>\n        <div class=\"text-content\">\n        \n<p><strong>Author: <em>Adhi Indra Prasetya <\/em>(<a href=\"https:\/\/twitter.com\/aindraprasetya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><em>@aindraprasetya<\/em><\/a>)<\/strong><br \/>\n<em>Penggemar Juventus yang merasa dirinya adalah Filippo Inzaghi saat bermain bola<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia olahraga, termasuk sepak bola, tes doping merupakan hal yang rutin dilakukan, terutama setelah pertandingan. Hal tersebut untuk memastikan bahwa kondisi seorang pemain benar-benar murni tanpa pengaruh zat-zat tertentu yang mampu memengaruhi kualitas performanya. Beberapa pemain cukup sadar akan kondisi ini, sebab sekali saja mereka gagal lolos tes, maka perjalanan karier mereka bisa terancam. Contohnya saja Andrea Pirlo, yang konon saat ingin meminum aspirin pun ia akan menelepon dokternya lebih dulu. Namun, tak semuanya bersikap disiplin seperti itu. Akibatnya, kita seringkali menemui kasus di mana seorang pemain terbukti mengonsumsi zat-zat yang dilarang ada dalam tubuh pesepak bola, baik disengaja maupun tidak. Yang terbaru, badan antidoping di Italia baru saja &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Pesepak Bola Ternama yang Gagal Melewati Tes Doping&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":25510,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[93,90],"tags":[1193,122],"class_list":["post-25500","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serba-serbi","category-turun-minum","tag-doping","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pesepak Bola Ternama yang Gagal Melewati Tes Doping | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kasus Pedro ini semakin menambah panjang daftar pesepak bola yang pernah mengalami gagal tes doping. Siapa saja para pemain tersebut?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pesepak Bola Ternama yang Gagal Melewati Tes Doping | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kasus Pedro ini semakin menambah panjang daftar pesepak bola yang pernah mengalami gagal tes doping. Siapa saja para pemain tersebut?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-03-11T10:40:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-03-11T11:02:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Adrian-Mutu.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Pesepak Bola Ternama yang Gagal Melewati Tes Doping\",\"datePublished\":\"2018-03-11T10:40:18+00:00\",\"dateModified\":\"2018-03-11T11:02:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\\\/\"},\"wordCount\":221,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Adrian-Mutu.jpg\",\"keywords\":[\"Doping\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Serba-Serbi\",\"Turun Minum\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\\\/\",\"name\":\"Pesepak Bola Ternama yang Gagal Melewati Tes Doping | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Adrian-Mutu.jpg\",\"datePublished\":\"2018-03-11T10:40:18+00:00\",\"dateModified\":\"2018-03-11T11:02:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Kasus Pedro ini semakin menambah panjang daftar pesepak bola yang pernah mengalami gagal tes doping. Siapa saja para pemain tersebut?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Adrian-Mutu.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Adrian-Mutu.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"pesepak bola yang pernah mengalami gagal tes doping\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pesepak Bola Ternama yang Gagal Melewati Tes Doping\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pesepak Bola Ternama yang Gagal Melewati Tes Doping | Football Tribe Indonesia","description":"Kasus Pedro ini semakin menambah panjang daftar pesepak bola yang pernah mengalami gagal tes doping. Siapa saja para pemain tersebut?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pesepak Bola Ternama yang Gagal Melewati Tes Doping | Football Tribe Indonesia","og_description":"Kasus Pedro ini semakin menambah panjang daftar pesepak bola yang pernah mengalami gagal tes doping. Siapa saja para pemain tersebut?","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-03-11T10:40:18+00:00","article_modified_time":"2018-03-11T11:02:17+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Adrian-Mutu.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Pesepak Bola Ternama yang Gagal Melewati Tes Doping","datePublished":"2018-03-11T10:40:18+00:00","dateModified":"2018-03-11T11:02:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/"},"wordCount":221,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Adrian-Mutu.jpg","keywords":["Doping","Slider"],"articleSection":["Serba-Serbi","Turun Minum"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/","name":"Pesepak Bola Ternama yang Gagal Melewati Tes Doping | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Adrian-Mutu.jpg","datePublished":"2018-03-11T10:40:18+00:00","dateModified":"2018-03-11T11:02:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Kasus Pedro ini semakin menambah panjang daftar pesepak bola yang pernah mengalami gagal tes doping. Siapa saja para pemain tersebut?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Adrian-Mutu.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Adrian-Mutu.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"pesepak bola yang pernah mengalami gagal tes doping"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/pesepak-bola-ternama-yang-gagal-melewati-tes-doping\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pesepak Bola Ternama yang Gagal Melewati Tes Doping"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25500","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25500"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25500\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25500"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25500"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25500"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}