{"id":25475,"date":"2018-03-11T16:00:50","date_gmt":"2018-03-11T09:00:50","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=25475"},"modified":"2018-03-11T10:03:05","modified_gmt":"2018-03-11T03:03:05","slug":"para-mantan-psv-eindhoven","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/","title":{"rendered":"Para Mantan yang Bisa Membuat PSV Eindhoven Bertaji di Benua Biru"},"content":{"rendered":"<p>Sudah menjadi rahasia publik jikalau Eredivisie Belanda merupakan kompetisi yang selalu didominasi tiga klub saja yakni Ajax Amsterdam, Feyenoord Rotterdam, serta PSV Eindhoven.<\/p>\n<p>Khusus tim yang disebut belakangan, prestasi mereka dalam kurun dua dekade terakhir bahkan sangat menjulang. Pasalnya, di periode tersebut <em>De Boeren <\/em>sukses menggamit 19 titel sekaligus dari ajang domestik. Rinciannya adalah 9 gelar Eredivisie, 2 Piala KNVB, dan 8 trofi Johan Cruyff Schaal.<\/p>\n<p>Ironisnya, kegemilangan mereka di kompetisi domestik, acapkali gagal diduplikasi pada kejuaraan antarklub Eropa. Maka dari itu, Football Tribe Indonesia coba menyusun sebuah tim yang berisikan eks pemain PSV yang masih aktif bermain hingga kini. Berbekal skuat ini, <em>De Boeren<\/em> pasti bisa menunjukkan tajinya di kancah Eropa.<\/p>\n<p>Siapa saja mereka?<\/p>\n        <\/div>\n        <div id=\"tribe-slideshow-wrap-25476\" data-id=\"25476\"\n             class=\"slideshow slideshow_id_25476\">\n            <div class=\"tribe-slideshow\" id=\"slideshow25476\">\n                                <div class=\"swiper-wrapper\">\n                                                <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/article-1028993-026B6F8C0000044D-727_468x286.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25475';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h2><strong>Kiper<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>Heurelho Gomes<\/strong><\/h3>\n<p>Berusia 37 tahun, penjaga gawang asal Brasil yang sekarang membela Watford di Liga Primer Inggris ini menunjukkan bahwa kemampuannya masih ada berada pada level tertinggi. Oleh para pelatih <em>The Hornets<\/em>, Gomes senantiasa jadi pilihan nomor satu di bawah mistar. Ia memperkuat PSV dalam kurun 2004 hingga 2008 serta menghadiahi empat gelar Eredivisie dan satu Piala KNVB.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/hector-moreno-psv_3381004.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25475';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h2><strong>Bek<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>Hector Moreno<\/strong><\/h3>\n<p>Hanya memperkuat PSV selama dua musim (2015-2017), tak membuat nama Moreno cepat hilang dari memori suporter <em>De Boeren<\/em>. Penggawa tim nasional Meksiko ini disukai suporter <em>De Boeren<\/em> bukan hanya karena kokoh dalam membangun tembok pertahanan tapi juga bagus sebagai pilihan alternatif pendulang gol. Sekarang, Moreno bermain di Real Sociedad usai ditebus dari AS Roma pada bursa transfer bulan Januari kemarin.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/GettyImages-500466484.0.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25475';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h2><strong>Bek<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>Jeffrey Bruma<\/strong><\/h3>\n<p>Jebolan akademi Feyenoord dan Chelsea ini berhasil naik daun tatkala merumput bersama PSV pada tahun 2013 hingga 2016. Senantiasa jadi opsi utama di sektor belakang, Bruma sanggup menghadiahkan dua gelar Eredivisie dan satu Johan Cruyff Schaal bagi klub yang bermukim di Stadion Philips tersebut. Selepas cabut dari Negeri Kincir Angin di musim panas 2016 lalu, Bruma masih tercatat sebagai pemain Wolfsburg.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/12.jpeg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25475';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h2><strong>Bek<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>Karim Rekik<\/strong><\/h3>\n<p>Digadang-gadang sebagai bek masa depan tim nasional Belanda, Rekik yang menimba ilmu di akademi Feyenoord dan Manchester City, melesat kala berseragam PSV dengan status pinjaman. Dalam kurun dua musim, ia bermain di lebih dari 60 pertandingan pada seluruh ajang. Rekik juga berhasil mengantar <em>De Boeren<\/em> beroleh titel kampiun Eredivisie di musim 2014\/2015. Saat ini, Rekik terikat kontrak bersama klub Bundesliga Jerman, Hertha Berlin.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Jefferson-Farfan.jpeg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25475';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h2><strong>Gelandang<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>Jefferson Farfan<\/strong><\/h3>\n<p>Agresif, eksplosif, sekaligus tajam dalam urusan mencetak gol jadi representasi Farfan sebagai pemain sepak bola. PSV sendiri merupakan pelabuhan pertamanya di benua biru usai memboyongnya dengan fulus 2 juta euro dari Alianza Lima. Selama berkostum <em>De Boeren<\/em>, Farfan mengantar klubnya mencaplok lima gelar (empat titel Eredivisie dan satu Piala KNVB). Pemain andalan tim nasional Peru ini sekarang membela Lokomotiv Moskow.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Kevin-Strootman.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25475';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h2><strong>Gelandang<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>Kevin Strootman<\/strong><\/h3>\n<p>Lulusan akademi Sparta Rotterdam ini merupakan idola anyar <em>tifosi<\/em> AS Roma. Presensinya di lini tengah membuat klub asal ibu kota tersebut konsisten bertengger di papan atas Serie A. Kendati demikian, Strootman pasti takkan lupa dengan jasa-jasa PSV yang amat berperan untuk kariernya. Dua musim berlaga di Stadion Philips, ia merumput di lebih dari 80 partai serta beroleh masing-masing satu Piala KNVB dan Johan Cruyff Schaal.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Georginio-Wijnaldum.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25475';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h2><strong>Gelandang<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>Georginio Wijnaldum<\/strong><\/h3>\n<p>Pada musim panas 2011, Wijnaldum diboyong dari Feyenoord via mahar senilai 5 juta euro. Bakat apiknya sebagai pesepak bola justru semakin merekah bareng PSV. Selama empat musim, Wijnaldum berperan krusial atas gelar Eredivisie 2014\/2015 dan Piala KNVB 2011\/2012 yang digamit <em>De Boeren<\/em>. Usai pergi dari Stadion Philips, Wijnaldum melanjutkan kariernya di Inggris, dimulai dari Newcastle United dan kini bareng Liverpool.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Andres-Guardado.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25475';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h2><strong>Gelandang<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>Andres Guardado<\/strong><\/h3>\n<p>Secara keseluruhan, pria asal Meksiko ini berlaga untuk PSV dalam kurun tiga musim. Satu musim dengan status pinjaman dari Valencia dan dua sisanya setelah diboyong permanen. <em>Versatility<\/em> Guardado yang sanggup bermain di sejumlah posisi membuat pelatih dan suporter PSV menyukainya. Sebelum hengkang ke Real Betis per awal musim 2017\/2018, Guardado memberi sepasang titel Eredivisie dan Johan Cruyff Schaal buat <em>De Boeren<\/em>.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Arjen-Robben.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25475';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h2><strong>Penyerang<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>Arjen Robben<\/strong><\/h3>\n<p>Sejak naik daun bersama Groningen, Robben disebut-sebut sebagai calon <em>winger<\/em> top dunia. Benar saja, kualitas jempolan yang ia miliki dibuktikan secara paripurna saat membela PSV di tahun 2002-2004. Usai mengantar <em>De Boeren<\/em> jadi kampiun Eredivisie 2002\/2003 dan Johan Cruyff Schaal 2003, Robben diburu klub-klub papan atas Eropa. Tercatat, ia pernah membela Chelsea, Real Madrid, hingga kini mentas untuk Bayern M\u00fcnchen.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Dries-Mertens.jpeg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25475';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h2><strong>Penyerang<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>Dries Mertens<\/strong><\/h3>\n<p>Investasi senilai 13 juta euro yang dilakukan PSV buat merekrut Mertens dari FC Utrecht di musim panas 2011 kemarin, berbuah manis. Pemain asal Belgia ini sukses menjadi andalan baru <em>De Boeren<\/em> pada sektor depan. Walau cuma memperkuat PSV selama dua musim, Mertens sukses meraih sepasang titel juara dari ajang Eredivisie dan Johan Cruyff Schaal. Usai dijual pada musim panas 2013 lalu, sekarang Mertens jadi mesin gol andalan Napoli di Serie A.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Memphis-Depay.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '25475';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h2><strong>Penyerang<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>Memphis Depay<\/strong><\/h3>\n<p>Produk akademi PSV ini selalu memesona saat diberi kesempatan merumput bareng tim utama. <em>Skill<\/em>-nya pun dinilai hebat untuk ukuran pesepak bola muda. Seusai memberi tiga titel juara (masing-masing satu gelar Eredivisie, Piala KNVB dan Johan Cruyff Schaal) dalam rentang empat musim, Memphis hengkang ke Manchester United. Sial, kariernya di Inggris justru stagnan hingga memutuskan pindah ke Olympique Lyon per Januari 2017 silam.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                            <\/div>\n                <div class=\"row\">\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-prev\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-left\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-2 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-pagination\"><\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-next\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-right\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/div>\n        <div class=\"text-content\">\n        \n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Budi Windekind (<a href=\"https:\/\/twitter.com\/Windekind_Budi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@Windekind_Budi<\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Interista gaek yang tak hanya menggemari sepak bola tapi juga american football, balap, basket hingga gulat profesional<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sudah menjadi rahasia publik jikalau Eredivisie Belanda merupakan kompetisi yang selalu didominasi tiga klub saja yakni Ajax Amsterdam, Feyenoord Rotterdam, serta PSV Eindhoven. Khusus tim yang disebut belakangan, prestasi mereka dalam kurun dua dekade terakhir bahkan sangat menjulang. Pasalnya, di periode tersebut De Boeren sukses menggamit 19 titel sekaligus dari ajang domestik. Rinciannya adalah 9 gelar Eredivisie, 2 Piala KNVB, dan 8 trofi Johan Cruyff Schaal. Ironisnya, kegemilangan mereka di kompetisi domestik, acapkali gagal diduplikasi pada kejuaraan antarklub Eropa. Maka dari itu, Football Tribe Indonesia coba menyusun sebuah tim yang berisikan eks pemain PSV yang masih aktif bermain hingga kini. Berbekal skuat ini, De Boeren pasti bisa menunjukkan tajinya di &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Para Mantan yang Bisa Membuat PSV Eindhoven Bertaji di Benua Biru&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":25454,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[93,90],"tags":[631,248,2857,2477,339,712,122],"class_list":["post-25475","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serba-serbi","category-turun-minum","tag-dries-mertens","tag-eredivisie","tag-jefferson-farfan","tag-kevin-strootman","tag-memphis-depay","tag-psv-eindhoven","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Para Mantan yang Bisa Membuat PSV Eindhoven Bertaji di Benua Biru | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Football Tribe Indonesia coba menyusun sebuah tim yang berisikan eks pemain PSV yang masih aktif bermain hingga kini. Siapa saja mereka?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Para Mantan yang Bisa Membuat PSV Eindhoven Bertaji di Benua Biru | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Football Tribe Indonesia coba menyusun sebuah tim yang berisikan eks pemain PSV yang masih aktif bermain hingga kini. Siapa saja mereka?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-03-11T09:00:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ex-PSV-1200px.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/para-mantan-psv-eindhoven\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/para-mantan-psv-eindhoven\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Para Mantan yang Bisa Membuat PSV Eindhoven Bertaji di Benua Biru\",\"datePublished\":\"2018-03-11T09:00:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/para-mantan-psv-eindhoven\\\/\"},\"wordCount\":146,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/para-mantan-psv-eindhoven\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Ex-PSV-1200px.jpg\",\"keywords\":[\"Dries Mertens\",\"Eredivisie\",\"Jefferson Farfan\",\"Kevin Strootman\",\"Memphis Depay\",\"PSV Eindhoven\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Serba-Serbi\",\"Turun Minum\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/para-mantan-psv-eindhoven\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/para-mantan-psv-eindhoven\\\/\",\"name\":\"Para Mantan yang Bisa Membuat PSV Eindhoven Bertaji di Benua Biru | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/para-mantan-psv-eindhoven\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/para-mantan-psv-eindhoven\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Ex-PSV-1200px.jpg\",\"datePublished\":\"2018-03-11T09:00:50+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Football Tribe Indonesia coba menyusun sebuah tim yang berisikan eks pemain PSV yang masih aktif bermain hingga kini. Siapa saja mereka?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/para-mantan-psv-eindhoven\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/para-mantan-psv-eindhoven\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/para-mantan-psv-eindhoven\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Ex-PSV-1200px.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Ex-PSV-1200px.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"eks pemain PSV\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/11\\\/para-mantan-psv-eindhoven\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Para Mantan yang Bisa Membuat PSV Eindhoven Bertaji di Benua Biru\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Para Mantan yang Bisa Membuat PSV Eindhoven Bertaji di Benua Biru | Football Tribe Indonesia","description":"Football Tribe Indonesia coba menyusun sebuah tim yang berisikan eks pemain PSV yang masih aktif bermain hingga kini. Siapa saja mereka?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Para Mantan yang Bisa Membuat PSV Eindhoven Bertaji di Benua Biru | Football Tribe Indonesia","og_description":"Football Tribe Indonesia coba menyusun sebuah tim yang berisikan eks pemain PSV yang masih aktif bermain hingga kini. Siapa saja mereka?","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-03-11T09:00:50+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ex-PSV-1200px.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Para Mantan yang Bisa Membuat PSV Eindhoven Bertaji di Benua Biru","datePublished":"2018-03-11T09:00:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/"},"wordCount":146,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ex-PSV-1200px.jpg","keywords":["Dries Mertens","Eredivisie","Jefferson Farfan","Kevin Strootman","Memphis Depay","PSV Eindhoven","Slider"],"articleSection":["Serba-Serbi","Turun Minum"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/","name":"Para Mantan yang Bisa Membuat PSV Eindhoven Bertaji di Benua Biru | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ex-PSV-1200px.jpg","datePublished":"2018-03-11T09:00:50+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Football Tribe Indonesia coba menyusun sebuah tim yang berisikan eks pemain PSV yang masih aktif bermain hingga kini. Siapa saja mereka?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ex-PSV-1200px.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ex-PSV-1200px.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"eks pemain PSV"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/11\/para-mantan-psv-eindhoven\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Para Mantan yang Bisa Membuat PSV Eindhoven Bertaji di Benua Biru"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25475","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25475"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25475\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25454"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25475"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25475"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25475"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}