{"id":24466,"date":"2018-03-01T13:00:50","date_gmt":"2018-03-01T06:00:50","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=24466"},"modified":"2018-03-01T12:37:23","modified_gmt":"2018-03-01T05:37:23","slug":"apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/","title":{"rendered":"Apakah Zinedine Zidane Memang Sehebat Itu?"},"content":{"rendered":"<p>Delapan trofi hanya dalam dua musim. <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/zinedine-zidane\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Zinedine Zidane<\/strong><\/a> tak perlu repot-repot mengumbar kesuksesannya untuk mendapat pujian, karena apresiasi akan datang dengan sendirinya.<\/p>\n<p>Segala macam puja-puji dan apresiasi memang layak didapat Zidane. Dia adalah pelatih yang bisa memotivasi pemainnya, dan sebagai mantan pemain kunci <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/real-madrid\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Real Madrid<\/strong><\/a>, dia paham betul bagaimana cara menangani situasi di kamar ganti Santiago Bernab\u00e9u. Namun, apakah itu sudah cukup untuk mengukuhkan pria Prancis itu sebagai pelatih jempolan?<\/p>\n<p>Zidane semasa bermain di Real Madrid berada satu lapangan dengan para bintang dunia, dan itu membantunya memahami apa keinginan para pemain bintangnya saat ini seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Gareth Bale, atau Sergio Ramos. Itu bagus untuk membuat pemain tetap betah dan menjaga tim tetap kondusif, tapi Zidane tak bisa mengelak dari virus akut yang terus menjangkiti Real Madrid sejak era <em>Galacticos<\/em>.<\/p>\n<p>Ada jarak atau kesenjangan antara pemain bintang dan non-bintang. Situasi ini mirip dengan yang dialaminya sewaktu bermain di <em>El Real<\/em>. Kala itu, skuat Real Madrid terbagi ke dua kelompok, yaitu Kelompok Zidane yang berisikan para pemain bintang, dan Kelompok Francisco Pav\u00f3n yang berisikan para pemain muda lulusan akademi.<\/p>\n<p>Keharmonisan tim jadi tidak terjaga, ruang ganti jadi terkotak-kotak. Ketika di lapangan, ketidakkompakan itu sangat terlihat. Tak ada frasa \u201csemua untuk satu, satu untuk semua\u201d ketika mereka bertarung di lapangan yang sama, dan mengenakan seragam yang sama. Bukti sahih bahwa proyek <em>Galacticos<\/em> dari <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/florentino-perez\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Florentino Perez<\/strong><\/a> tidak bisa digunakan sebagai program jangka panjang.<\/p>\n<p>Meski demikian, Zidane termasuk pemain yang sangat aktif menyatukan tim. Ia yang paling vokal dalam menyerukan kritikan saat Real Madrid menjual Claude Mak\u00e9l\u00e9l\u00e9, dengan membuat analogi \u201cUntuk apa Anda memoles sebuah Bentley dengan cat emas yang baru tapi tidak ada mesin di dalam mobil itu?\u201d<\/p>\n<p>Beruntung bagi Real Madrid, kesalahan fatalnya itu sekarang sudah ditebus Zidane. Dengan Casemiro di lini tengah, skuat <em>Los Blancos <\/em>racikan Zidane dapat terjaga keseimbangannya, walau dipenuhi para pemain dengan naluri serang tinggi. Bersama Casemiro pula, Zidane sukses memecahkan mitos tidak ada klub yang bisa mempertahankan gelar juara <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/berita\/eropa\/champions-league\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Liga Champions<\/strong><\/a> sejak format baru.<\/p>\n<p>Akan tetapi, Zidane bukan tanpa cacat sebagai <em>entrenador <\/em>Real Madrid. Kelemahannya terlihat dalam memberi kenyamanan para pemain cadangan. Musim lalu, Zidane memang sangat sering melakukan rotasi, bahkan hanya dua pemain Real Madrid yang menit bermainnya tak sampai 1.000 menit, tapi mayoritas dari mereka rata-rata hanya tampil 20 menit saat diturunkan, atau mendapat jatah bermain ketika melawan tim-tim kecil seperti Gij\u00f3n dan Legan\u00e9s.<\/p>\n<p>Atas alasan itulah, eksodus pemain cadangan menimpa Real Madrid di bursa transfer awal musim ini. \u00c1lvaro Morata, James Rodr\u00edguez, Danilo, Mariano D\u00edaz, Pepe, dan F\u00e1bio Coentr\u00e3o hengkang untuk mencari menit bermain yang lebih banyak di klub lain. Padahal, dari keenam pemain itu hanya Coentr\u00e3o yang memang layak dilepas, sedangkan lima pemain lainnya masih pantas dipertahankan.<\/p>\n<p>\u201cAku ingin Morata bertahan, tapi dia ingin bermain di tim utama. Itu sudah jadi keputusannya,\u201d ujar Zidane mengenai kepindahan Morata ke Chelsea. Sekilas terlihat Zidane adalah pelatih baik hati yang tidak menghalangi keinginan pemainnya untuk pergi, tapi sebagai pelatih bukankah ia seharusnya bisa meyakinkan Morata untuk bertahan?<\/p>\n<p>Kegagalan Zidane untuk memberikan rasa nyaman pada pemain cadangan berlanjut musim ini. Marcos Llorente dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/dani-ceballos\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Dani Ceballos<\/strong><\/a> tak mendapat lebih dari 250 menit bermain. Bahkan kalaupun di sisa musim ini Zidane memberikan mereka lebih banyak kesempatan tampil, itu sangat riskan karena Real Madrid tidak boleh terpeleset lagi di sisa pertandingan yang ada.<\/p>\n<p>Zidane bahkan hanya memainkan Ceballos selama 29 detik saat melawan Legan\u00e9s, yang membuat sang pemain terbaik Piala Eropa U-21 2017 itu sama sekali tak menyentuh bola. Lebih miris lagi karena terungkap fakta bahwa kali terakhir Ceballos dipercaya tampil oleh Zidane adalah pada 9 Desember 2017 lalu, dan seakan-akan 29 detik itu adalah hiburan yang memalukan bagi Ceballos.<\/p>\n<p>\u201cAku tidak bermaksud mempermalukan dirinya,\u201d kata Zidane di konferensi pers usai pertandingan. Sebuah kalimat yang diucapkan oleh pelatih manapun di dunia ini untuk membela dirinya.<\/p>\n<p>Delapan trofi hanya dalam dua musim memang membuktikan Zidane sebagai pelatih bertangan dingin. Namun, ia harus sadar bahwa masih banyak kekurangan yang dimilikinya, seperti meyakinkan para pemain cadangan bahwa mereka tetap aset berharga bagi klub, walau tak selamanya memulai laga sejak menit pertama.<\/p>\n<p>Ini baru dua tahun pertama Zidane sebagai pelatih klub profesional. Wajar jika ia masih banyak kekurangan, dan biarkan ia berbenah untuk jadi lebih baik dengan memberinya lebih banyak waktu.<\/p>\n<p><strong>Author:<em> Euan McTear<br \/>\n<\/em>Penerjemah:<em> Aditya Jaya Iswara (<a href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@joyoisworo<\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Delapan trofi hanya dalam dua musim. Zinedine Zidane tak perlu repot-repot mengumbar kesuksesannya untuk mendapat pujian, karena apresiasi akan datang dengan sendirinya. Segala macam puja-puji dan apresiasi memang layak didapat Zidane. Dia adalah pelatih yang bisa memotivasi pemainnya, dan sebagai mantan pemain kunci Real Madrid, dia paham betul bagaimana cara menangani situasi di kamar ganti Santiago Bernab\u00e9u. Namun, apakah itu sudah cukup untuk mengukuhkan pria Prancis itu sebagai pelatih jempolan? Zidane semasa bermain di Real Madrid berada satu lapangan dengan para bintang dunia, dan itu membantunya memahami apa keinginan para pemain bintangnya saat ini seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Gareth Bale, atau Sergio Ramos. Itu bagus untuk membuat pemain tetap &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Apakah Zinedine Zidane Memang Sehebat Itu?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":24474,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[89],"tags":[178,179,122,153,1107],"class_list":["post-24466","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kolom","tag-la-liga","tag-real-madrid","tag-slider","tag-spanyol","tag-zinedine-zidane"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apakah Zinedine Zidane Memang Sehebat Itu? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Delapan trofi hanya dalam dua musim memang membuktikan Zidane sebagai pelatih bertangan dingin. Namun, ia harus sadar bahwa masih banyak kekurangan yang dimilikinya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apakah Zinedine Zidane Memang Sehebat Itu? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Delapan trofi hanya dalam dua musim memang membuktikan Zidane sebagai pelatih bertangan dingin. Namun, ia harus sadar bahwa masih banyak kekurangan yang dimilikinya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-03-01T06:00:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Is-Zidane-really-a-great-man-manager.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/01\\\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/01\\\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Apakah Zinedine Zidane Memang Sehebat Itu?\",\"datePublished\":\"2018-03-01T06:00:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/01\\\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\\\/\"},\"wordCount\":717,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/01\\\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Is-Zidane-really-a-great-man-manager.jpg\",\"keywords\":[\"La Liga\",\"Real Madrid\",\"Slider\",\"Spanyol\",\"Zinedine Zidane\"],\"articleSection\":[\"Kolom\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/01\\\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/01\\\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\\\/\",\"name\":\"Apakah Zinedine Zidane Memang Sehebat Itu? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/01\\\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/01\\\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Is-Zidane-really-a-great-man-manager.jpg\",\"datePublished\":\"2018-03-01T06:00:50+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Delapan trofi hanya dalam dua musim memang membuktikan Zidane sebagai pelatih bertangan dingin. Namun, ia harus sadar bahwa masih banyak kekurangan yang dimilikinya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/01\\\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/01\\\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/01\\\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Is-Zidane-really-a-great-man-manager.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/Is-Zidane-really-a-great-man-manager.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Zidane sebagai pelatih bertangan dingin\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/03\\\/01\\\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apakah Zinedine Zidane Memang Sehebat Itu?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apakah Zinedine Zidane Memang Sehebat Itu? | Football Tribe Indonesia","description":"Delapan trofi hanya dalam dua musim memang membuktikan Zidane sebagai pelatih bertangan dingin. Namun, ia harus sadar bahwa masih banyak kekurangan yang dimilikinya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apakah Zinedine Zidane Memang Sehebat Itu? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Delapan trofi hanya dalam dua musim memang membuktikan Zidane sebagai pelatih bertangan dingin. Namun, ia harus sadar bahwa masih banyak kekurangan yang dimilikinya.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-03-01T06:00:50+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Is-Zidane-really-a-great-man-manager.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Apakah Zinedine Zidane Memang Sehebat Itu?","datePublished":"2018-03-01T06:00:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/"},"wordCount":717,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Is-Zidane-really-a-great-man-manager.jpg","keywords":["La Liga","Real Madrid","Slider","Spanyol","Zinedine Zidane"],"articleSection":["Kolom"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/","name":"Apakah Zinedine Zidane Memang Sehebat Itu? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Is-Zidane-really-a-great-man-manager.jpg","datePublished":"2018-03-01T06:00:50+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Delapan trofi hanya dalam dua musim memang membuktikan Zidane sebagai pelatih bertangan dingin. Namun, ia harus sadar bahwa masih banyak kekurangan yang dimilikinya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Is-Zidane-really-a-great-man-manager.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Is-Zidane-really-a-great-man-manager.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Zidane sebagai pelatih bertangan dingin"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/01\/apakah-zinedine-zidane-memang-sehebat-itu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apakah Zinedine Zidane Memang Sehebat Itu?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24466","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24466"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24466\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24474"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24466"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24466"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24466"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}