{"id":2289,"date":"2017-03-15T09:13:13","date_gmt":"2017-03-15T02:13:13","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=2289"},"modified":"2017-03-15T09:13:13","modified_gmt":"2017-03-15T02:13:13","slug":"pemain-korea-utara-di-eropa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/","title":{"rendered":"Hikayat Pemain Korea Utara yang Berkiprah di Eropa"},"content":{"rendered":"<p>Korea Utara (Korut) bukanlah negara yang memiliki pesepak bola terkenal. Dibanding tetangganya, Korea Selatan, yang mampu menyumbang nama-nama besar yang bermain di Eropa seperti Son Heung-Min, Park Ji-Sung, dan Koo Ja-Cheol, Korea Utara hanya mampu menyumbangkan segelintir nama, yang terhitung tidak populer, ke kancah sepak bola Eropa.<\/p>\n<p>Yang teranyar tentu saja remaja kelahiran tahun 1998, Han Kwang-Song, yang direkrut oleh tim Italia, Cagliari. Walaupun begitu, kisah-kisah pemain dari negara sarat kontroversi ini menarik untuk disimak. Berikut ini nama-nama pesepakbola Korea Utara yang berkiprah di Eropa:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2290 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/141698135.jpg\" width=\"594\" height=\"362\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/141698135.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/141698135-350x213.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/141698135-560x341.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Jong Tae-Se<\/strong><\/h3>\n<p>Masih ingat dengan pemain timnas Korea Utara yang menangis sesenggukan di ajang Piala Dunia 2010 dalam laga pertama timnas Korea Utara melawan Brazil? Ya, pria itu adalah Jong Tae-Se.<\/p>\n<p>Jong Tae-Se dapat dikatakan sebagai pemain Korea Utara yang paling populer. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini memiliki gaya main yang eksplosif. Tak heran, ia dijuluki sebagai Wayne Rooney dari Korut. Pemain berusia 33 tahun ini mengawali kariernya di liga Jepang bersama klub Kawasaki Frontale. Jong Tae-Se memang lahir di Jepang, dan tumbuh besar di negeri Samurai. Tae-Se memiliki karier yang cemerlang bersama Kawasaki Frontale kala ia berhasil mencatatkan 47 gol dari 112 penampilan.<\/p>\n<p>Kegemilangannya ini berbuah hasil, ketika di awal tahun 2010 sebelum Piala Dunia dimulai, ia diundang untuk mengikuti uji coba di Blackburn Rovers. Bagi Jong Tae-Se, undangan ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan karena keinginannya adalah bermain di Liga Inggris. Sayangnya, ia tidak berhasil memuaskan Sam Allardyce yang kala itu menjabat sebagai manajer klub Lanchasire tersebut.<\/p>\n<p>Namun, nasib baik memang ada baginya. Seusai helatan Piala Dunia 2010, penampilan Jong Tae-Se membuatnya direkrut oleh klub Jerman, VfL Bochum, yang berlaga di kasta kedua Bundesliga. Ia berkarir selama dua musim di Bochum (2010-2012) dan memiliki catatan yang lumayan dengan mencetak 14 gol dari 39 penampilan.<\/p>\n<p>Di tahun 2012, ia naik kelas dengan pindah ke klub Jerman yang saat itu berlaga di divisi utama Bundesliga, FC Koln. Saat itu, ia diplot menjadi pelapis dari Lukas Podolski. Namun, ia hanya mendapat kesempatan yang minim untuk menunjukkan tajinya. Dalam satu musimnya di FC Koln, ia hanya mencatatkan 10 penampilan dan nirgol. Tak dimanfaatkan, Wayne Rooney dari Korut ini akhirnya pindah ke Suwon Bluewings, klub yang berasal dari musuh abadi sekaligus tetangga negaranya.<\/p>\n<p>Kini, Jong Tae-Se merumput bersama klub dari tanah kelahirannya, Shimizu S-Pulse. Fakta menarik dari karier Jong Tae-Se ini adalah ia tidak pernah membela satupun klub dari Korea Utara, selayaknya koleganya di timnas. Ia juga tercatat sebagai satu-satunya pemain Korea Utara yang memiliki <em>caps <\/em>di liga besar di Eropa. Sayangnya, tangisan Jong Tae-Se ketika mengawali laga timnas tidak akan dapat kita lihat lagi karena ia telah resmi pensiun dari timnas Korut tahun 2011 silam. Namun, tentu Wayne Rooney dari Korut ini dapat dikatakan sebagai pemain Korut paling populer di dunia.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2291 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cha-Jong-Hyok.jpg\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cha-Jong-Hyok.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cha-Jong-Hyok-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cha-Jong-Hyok-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cha-Jong-Hyok-560x373.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Cha Jong-Hyok<\/strong><\/h3>\n<p>Cha Jong-Hyok adalah pemain lain dari Korut yang pernah (dan masih) merumput di Eropa. Berposisi sebagai bek kanan, pemain berusia 31 tahun ini merumput bersama klub FC WIl yang berkutat di divisi 2 Liga Swiss. Namanya memang tidak sepopuler Jong Tae-Se, namun Cha Jong-Hyok kini menjadi satu-satunya pemain Korea Utara yang masih bermain secara aktif di Eropa, sebelum kedatangan Han Kwang-Song ke Cagliari.<\/p>\n<p>Cha Jong-Hyok mengawali kariernya di klub Korut bernama Amrokgang. Ia berhasil mempersembahkan gelar liga kepada klubnya di tahun 2007. Piala Dunia 2010 lagi-lagi menjadi berkah tersendiri bagi pemain Korut. Seusai Piala Dunia, ia mengantongi izin untuk pindah ke Eropa, tepatnya ke FC WIl. Hingga kini, Jong-Hyok masih menjadi bagian dari klub tersebut.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2292 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Hong-Yong-Jo.jpg\" width=\"594\" height=\"415\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Hong-Yong-Jo.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Hong-Yong-Jo-322x225.jpg 322w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Hong-Yong-Jo-544x380.jpg 544w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Hong-Yong-Jo-560x391.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Hong Yong-Jo<\/strong><\/h3>\n<p>Hong Yong-Jo adalah pemain Korut lainnya yang pernah berkarier di Eropa. Berbeda dari dua koleganya yang telah disebutkan sebelumnya, Yong-Jo sudah berkarier di Eropa sebelum Piala Dunia 2010 digelar. Yong-Jo yang kini telah memasuki usia senja pesepa kbola (34 tahun) berposisi sebagai striker. Ia menjabat sebagai kapten timnas Korut di Piala Dunia 2010.<\/p>\n<p>Yong-Jo memulai kariernya bersama klub lokal bernama 25 April Sport Club di tahun 2004. Dinamakan 25 April karena klub ini dimiliki oleh tentara dari Korea Utara dan 25 April Sport Club adalah hari jadi dari angkatan bersenjata Korea Utara.<\/p>\n<p>Selang tiga tahun, ia hijrah ke klub Serbia, FK Bezanija. Bersama klub Serbia tersebut, pemain yang juga fasih menempati posisi gelandang serang tersebut hanya tampil sebanyak 7 kali dan berhasil mencetak 1 gol. Ia hanya bertahan selama setahun di Serbia.<\/p>\n<p>Di tahun 2008 ia pindah ke Rusia untuk merumput bersama FC Rostov. Kala ia bergabung ke FC Rostov, klub tersebut masih berkubang di divisi 2 liga Rusia. Setahun kemudian, Yong-Jo membantu klubnya untuk promosi ke divisi utama. Dua tahun bersama FC Rostov, Yong-Jo lebih banyak menghabiskan waktunya menjadi penonton dari bangku cadangan, Walaupun begitu, ia didapuk menjadi kapten timnas Korut di Piala Dunia 2010 dengan bekal yang tak dimiliki rekan-rekannya, yaitu pengalaman bermain di Eropa. Seusai Piala Dunia, ia kembali ke klub yang membesarkan namanya, 25 April Sport Club, dan masih merumput hingga saat ini.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2293 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Han-Kwang-Song.jpg\" width=\"759\" height=\"422\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Han-Kwang-Song.jpg 759w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Han-Kwang-Song-350x195.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Han-Kwang-Song-680x378.jpg 680w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Han-Kwang-Song-560x311.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 759px) 100vw, 759px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Han Kwang-Song<\/strong><\/h3>\n<p>Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Han Kwang-Song adalah rekrutan terbaru dari Cagliari. Remaja berusia 18 tahun ini direkrut setelah tampil impresif bersama tim U-16 dan U-17 Korea Utara. Kwang Song sukses membawa timnas Korut U-16 menjadi juara di ajang Piala Asia U-16, kala mereka berhasil mengalahkan rival abadi Korea Selatan di final. Ia kemudian mematenkan namanya sebagai bintang masa depan Asia ketika tampil cemerlang di Piala Dunia U-17.<\/p>\n<p>Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini memang tidak serta merta masuk ke tim utama Cagliari. Namun ia memiliki kesempatan untuk menjadi pemain Korut pertama yang tampil di Italia, karena walaupun statusnya sebagai pemain Primavera, ia dapat tersedia apabila Massimo Rastelli membutuhkannya di tim utama.<\/p>\n<p>Sebelum dirinya, sebetulnya ada satu pemain muda Korut yang sudah bergabung bersama salah satu klub di Italia. Pemain tersebut bernama Choe Song-Hyok. Ia direkrut oleh klub yang terhitung prestisius, Fiorentina. Sayang, rezim Kim Jong-Un mengakibatkan gagalnya pemain sayap kanan belia ini merumput di Eropa. Ia diisukan bahwa konon, ia diharuskan negara agar wajib menyetorkan 70% dari gajinya ke kas negaranya. Hal ini dianggap melanggar kontraknya di Fiorentina dan ia diputus kontraknya setelah empat bulan.<\/p>\n<p>Kini, Han Kwang-Song menjadi harapan baru rakyat Korea Utara. Dengan potensi yang menjanjikan, ia diharapkan menjadi tumpuan Korea Utara di masa depan dan mampu membawa Korea Utara tampil di Piala Dunia lagi. Namun, saat ini Kwang-Song setidaknya harus berdoa agar kariernya tidak diintervensi lagi oleh kebijakan negaranya dan ia mampu berkembang sesuai dengan harapannya.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Ganesha Arif Lesmana<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahasiswa dan Gooner<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Korea Utara (Korut) bukanlah negara yang memiliki pesepak bola terkenal. Dibanding tetangganya, Korea Selatan, yang mampu menyumbang nama-nama besar yang bermain di Eropa seperti Son Heung-Min, Park Ji-Sung, dan Koo Ja-Cheol, Korea Utara hanya mampu menyumbangkan segelintir nama, yang terhitung tidak populer, ke kancah sepak bola Eropa. Yang teranyar tentu saja remaja kelahiran tahun 1998, Han Kwang-Song, yang direkrut oleh tim Italia, Cagliari. Walaupun begitu, kisah-kisah pemain dari negara sarat kontroversi ini menarik untuk disimak. Berikut ini nama-nama pesepakbola Korea Utara yang berkiprah di Eropa: Jong Tae-Se Masih ingat dengan pemain timnas Korea Utara yang menangis sesenggukan di ajang Piala Dunia 2010 dalam laga pertama timnas Korea Utara melawan Brazil? &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Hikayat Pemain Korea Utara yang Berkiprah di Eropa&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":2293,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[82,79,291],"tags":[143,644,643,602,131],"class_list":["post-2289","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-asia","category-dunia","category-suara-pembaca","tag-bundesliga","tag-cagliari","tag-eropa","tag-korea-utara","tag-serie-a"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hikayat Pemain Korea Utara yang Berkiprah di Eropa | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kisah-kisah pemain dari negara sarat kontroversi ini menarik untuk disimak. Berikut ini nama-nama pesepakbola Korea Utara yang berkiprah di Eropa!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hikayat Pemain Korea Utara yang Berkiprah di Eropa | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kisah-kisah pemain dari negara sarat kontroversi ini menarik untuk disimak. Berikut ini nama-nama pesepakbola Korea Utara yang berkiprah di Eropa!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-15T02:13:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Han-Kwang-Song.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"759\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"422\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/15\\\/pemain-korea-utara-di-eropa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/15\\\/pemain-korea-utara-di-eropa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Hikayat Pemain Korea Utara yang Berkiprah di Eropa\",\"datePublished\":\"2017-03-15T02:13:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/15\\\/pemain-korea-utara-di-eropa\\\/\"},\"wordCount\":1027,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/15\\\/pemain-korea-utara-di-eropa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/Han-Kwang-Song.jpg\",\"keywords\":[\"Bundesliga\",\"Cagliari\",\"Eropa\",\"Korea Utara\",\"Serie A\"],\"articleSection\":[\"Asia\",\"Dunia\",\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/15\\\/pemain-korea-utara-di-eropa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/15\\\/pemain-korea-utara-di-eropa\\\/\",\"name\":\"Hikayat Pemain Korea Utara yang Berkiprah di Eropa | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/15\\\/pemain-korea-utara-di-eropa\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/15\\\/pemain-korea-utara-di-eropa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/Han-Kwang-Song.jpg\",\"datePublished\":\"2017-03-15T02:13:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Kisah-kisah pemain dari negara sarat kontroversi ini menarik untuk disimak. Berikut ini nama-nama pesepakbola Korea Utara yang berkiprah di Eropa!\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/15\\\/pemain-korea-utara-di-eropa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/15\\\/pemain-korea-utara-di-eropa\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/Han-Kwang-Song.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/Han-Kwang-Song.jpg\",\"width\":759,\"height\":422,\"caption\":\"Han Kwang-Song, pemain muda Korea Utara yang direkrut Cagliari.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hikayat Pemain Korea Utara yang Berkiprah di Eropa | Football Tribe Indonesia","description":"Kisah-kisah pemain dari negara sarat kontroversi ini menarik untuk disimak. Berikut ini nama-nama pesepakbola Korea Utara yang berkiprah di Eropa!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hikayat Pemain Korea Utara yang Berkiprah di Eropa | Football Tribe Indonesia","og_description":"Kisah-kisah pemain dari negara sarat kontroversi ini menarik untuk disimak. Berikut ini nama-nama pesepakbola Korea Utara yang berkiprah di Eropa!","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-03-15T02:13:13+00:00","og_image":[{"width":759,"height":422,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Han-Kwang-Song.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Hikayat Pemain Korea Utara yang Berkiprah di Eropa","datePublished":"2017-03-15T02:13:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/"},"wordCount":1027,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Han-Kwang-Song.jpg","keywords":["Bundesliga","Cagliari","Eropa","Korea Utara","Serie A"],"articleSection":["Asia","Dunia","Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/","name":"Hikayat Pemain Korea Utara yang Berkiprah di Eropa | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Han-Kwang-Song.jpg","datePublished":"2017-03-15T02:13:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Kisah-kisah pemain dari negara sarat kontroversi ini menarik untuk disimak. Berikut ini nama-nama pesepakbola Korea Utara yang berkiprah di Eropa!","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/15\/pemain-korea-utara-di-eropa\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Han-Kwang-Song.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Han-Kwang-Song.jpg","width":759,"height":422,"caption":"Han Kwang-Song, pemain muda Korea Utara yang direkrut Cagliari."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2289","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2289"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2289\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2289"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2289"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2289"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}