{"id":22697,"date":"2018-02-13T12:00:03","date_gmt":"2018-02-13T05:00:03","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=22697"},"modified":"2018-02-25T22:18:12","modified_gmt":"2018-02-25T15:18:12","slug":"ahaaaayy-memphis-depay","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/","title":{"rendered":"Ahaaaayy.\u2026 Memphis Depay\u2026"},"content":{"rendered":"<p>Rochmat Setiawan, analis taktik di Timnas U-19 Indonesia dan penggagas situsweb <em>dribble9<\/em>, di akun Twitter pribadinya pernah beropini bahwa permasalahan terbesar pemain muda yang sedang naik daun adalah kerap pamer <em>skill<\/em> yang berlebihan. Padahal, sang pemain awalnya dikenal luas oleh masyarakat belum tentu karena hal itu.<\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\">\n<p lang=\"in\" dir=\"ltr\">Salah satu problem dari pemain muda kita, sekali mulai dikenal, pengennya show off skill terus. Mereka masih belum sadar kalo dulu bisa dikenal belum tentu karena pamer skill seperti itu..<\/p>\n<p>&mdash; Rochmat Setiawan (@dribble9) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/dribble9\/status\/959715004034441217?ref_src=twsrc%5Etfw\">February 3, 2018<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<p>Sebuah cuitan yang menggambarkan fenomena terkini dari para <em>wonderkid<\/em>, yang salah satunya terlihat jelas dalam rekam karier Memphis Depay.<\/p>\n<p>Memphis Depay di karier juniornya adalah pemain sayap yang sangat mematikan. Memerankan <em>inverted winger <\/em>dan bersenjatakan penetrasi hebat yang diakhiri dengan eksekusi, membuat namanya cepat melambung baik di Belanda maupun di mata dunia. Di usia belasan tahun saja ia sudah menjuarai <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/dunia\/piala-eropa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Piala Eropa<\/strong><\/a> U-17, dan di PSV Eindhoven yang menjadi klub profesional pertamanya, ia sudah mengangkat trofi juara liga di musim 2014\/2015 kala usianya 21 tahun.<\/p>\n<p>Lemari penghargaannya kemudian semakin terisi setelah ikut serta membawa Belanda finis di peringkat ketiga <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/dunia\/piala-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Piala Dunia<\/strong><\/a> 2014, meraih gelar top skor Liga Belanda 2014\/2015, dan memenangi Johan Cruyff Trophy di musim yang sama. Kurang apa lagi coba? Rekam jejaknya sudah sangat mendukung untuk hijrah ke klub yang lebih besar, tapi sangat disayangkan psikisnya belum cukup matang untuk mengemban label sebagai calon pemain besar di masa depan.<\/p>\n<p>Di Manchester United ia bolak-balik melontarkan keluhan. Pada awal kedatangannya ia sempat mengeluh bahwa pertandingan di Inggris sangat berat, seminggu bisa bermain dua kali yang membuat fisiknya sangat terkuras. Itu belum ditambah perangainya yang sulit diatur. Pernah dalam suatu konferensi pers ia ditanya mengenai kebiasannya berlama-lama dengan bola dan pamer trik yang kerap gagal. Lalu apa kata Depay?<\/p>\n<p>\u201cSaya pemain sayap yang kreatif. Saya harus mengambil segala risiko untuk mencetak gol atau memberi asis. Saya bukan bek kiri yang harus selalu tunduk pada arahan pelatih. Di posisiku, pemain harus bisa berimprovisasi.\u201d<\/p>\n<p>Sanggahan yang tidak salah sebenarnya, tapi pada akhirnya hanya jadi lelucon garing karena aksi-aksinya di atas lapangan saat berbaju Manchester United sudah telanjur lekat dengan aroma \u201csok jago\u201d atau \u201csok pamer <em>skill<\/em>.\u201d Andaikan siaran Liga Primer Inggris dipandu oleh Bung Hadi Gunawan, mungkin setiap kali Depay membawa bola akan terucap kata \u201c<em>ahay<\/em>\u201d dari mulutnya, akibat seringnya Depay kehilangan bola karena ingin <em>show-off<\/em>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14088 aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Depay.png\" alt=\"Memphis terlihat sangat menikmati sepak bola di Lyon.\" width=\"720\" height=\"404\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Depay.png 720w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Depay-350x196.png 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Depay-677x380.png 677w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Depay-560x314.png 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Langit cerah di Lyon<\/strong><\/h3>\n<p>Hari-harinya di Manchester dilalui dengan sangat kelam seperti langit di kota itu, mulai dari dicap sebagai pemilik nomor punggung 7 yang gagal hingga pemain arogan yang tidak sejago Cristiano Ronaldo atau Arjen Robben, tapi Depay tidak langsung patah arang. Dalam beberapa kesempatan ia sempat tampil apik, seperti ketika berhadapan dengan Midtjylland di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/eropa\/europa-league\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Liga Europa<\/strong><\/a>.<\/p>\n<p>Salah satu bek Midtjylland, Andr\u00e9 R\u00f8mer, mengatakan bahwa malam setelah bertugas mengawal Depay, ia ingin menangis. Depay disebutnya sebagai pemain muda yang sangat bertalenta, dengan fisik yang bagus dan visi yang cemerlang, merujuk pada sulitnya ia menghentikan Depay, bahkan sampai menjadi korban <em>rabona nutmeg <\/em>ala pemain setinggi 176 sentimeter itu.<\/p>\n<p>Sejak saat itu, performa Memphis Depay memang perlahan menanjak, tapi Manchester United sudah kadung kecewa dengan tingkah lakunya. Membuat pemain yang pada hari ini berulang tahun ke-24 tersebut harus mengubur mimpinya menjadi bintang di klub besar, karena meninggalkan Liga Primer Inggris dengan segala kemewahannya, untuk menuju Liga Prancis yang tidak jauh berbeda dengan Liga Belanda.<\/p>\n<p>Nada-nada sumbang yang mengatakan bahwa Depay adalah <em>wonderkid <\/em>gagal pun mengiringi kepindahannya ke Olympique Lyonnais seharga 22 juta paun pada Januari 2017. Namun, Depay menolak menyerah. Dengan segala talenta yang dimilikinya, ia berusaha sekuat tenaga kembali ke level performa terbaiknya. Upaya yang mulai membuahkan hasil, dengan raihan 14 gol dari 39 laga yang dilaluinya sejauh ini.<\/p>\n<p>Lalu apakah Manchester United melakukan <em>blunder <\/em>dengan merelakan salah satu bakat terbaik di muka bumi ini pergi terlalu cepat? Oh tidak, Tribes. Jika nantinya Depay berhasil memenuhi potensinya sebagai pemain sayap jempolan, <em>The Red Devils<\/em> akan memiliki keistimewaan untuk menjadi klub pertama yang melakukan pendekatan, karena mereka mencantumkan klausul itu dalam nota penjualan Depay ke Lyon.<\/p>\n<p>Dari klausul itu, bisa kita simpulkan bahwa Manchester United sadar kalau Depay, bagaimanapun juga, tetaplah memiliki potensi yang besar untuk menjadi pemain dunia. Asalkan permainannya bisa lebih efektif dan gaya hidupnya tidak <em>nyeleneh <\/em>seperti datang latihan memakai setelan baju koboi, niscaya gelimang kesuksesan akan menghampirinya.<\/p>\n<p>Selamat ulang tahun, Memphis Depay. Teruslah berusaha kembali ke jalanmu sebagai pemain sayap berkualitas. Jangan sampai mengulang kesalahan masa lalu yang sama, yang bisa membuat Bung Hadi \u201c<em>Ahay<\/em>\u201d Gunawan mengeluarkan komentar khasnya di pertandingan.<\/p>\n<blockquote><p><em>Serangan balik dilakukan, Memphis Depay membawa bola\u2026<br \/>\n<\/em><em>Sendirian dia, menuju kotak penalti\u2026<br \/>\n<\/em><em>Lewati satu pemain, dua pemain, dapat ruang tembak dia\u2026<br \/>\n<\/em><em>Shooting langsung\u2026<br \/>\n<\/em><em>Ahaaaayyyy\u2026 Peluang emas terbuang sia-sia pemirsa\u2026<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aditya Jaya Iswara (<a href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@joyoisworo<\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rochmat Setiawan, analis taktik di Timnas U-19 Indonesia dan penggagas situsweb dribble9, di akun Twitter pribadinya pernah beropini bahwa permasalahan terbesar pemain muda yang sedang naik daun adalah kerap pamer skill yang berlebihan. Padahal, sang pemain awalnya dikenal luas oleh masyarakat belum tentu karena hal itu. Salah satu problem dari pemain muda kita, sekali mulai dikenal, pengennya show off skill terus. Mereka masih belum sadar kalo dulu bisa dikenal belum tentu karena pamer skill seperti itu.. &mdash; Rochmat Setiawan (@dribble9) February 3, 2018 Sebuah cuitan yang menggambarkan fenomena terkini dari para wonderkid, yang salah satunya terlihat jelas dalam rekam karier Memphis Depay. Memphis Depay di karier juniornya adalah pemain sayap &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Ahaaaayy.\u2026 Memphis Depay\u2026&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":22720,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3001],"tags":[247,139,151,339,881,122,222],"class_list":["post-22697","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tribe-ultah","tag-belanda","tag-ligue-1","tag-manchester-united","tag-memphis-depay","tag-olympique-lyon","tag-slider","tag-timnas-belanda"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ahaaaayy.\u2026 Memphis Depay\u2026 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Nada-nada sumbang yang mengatakan bahwa Depay adalah wonderkid gagal pun mengiringi kepindahannya ke Olympique Lyonnais seharga 22 juta paun pada Januari 2017.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ahaaaayy.\u2026 Memphis Depay\u2026 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nada-nada sumbang yang mengatakan bahwa Depay adalah wonderkid gagal pun mengiringi kepindahannya ke Olympique Lyonnais seharga 22 juta paun pada Januari 2017.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-02-13T05:00:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-02-25T15:18:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Memphis-Depay-1200px.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/02\\\/13\\\/ahaaaayy-memphis-depay\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/02\\\/13\\\/ahaaaayy-memphis-depay\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Ahaaaayy.\u2026 Memphis Depay\u2026\",\"datePublished\":\"2018-02-13T05:00:03+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-25T15:18:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/02\\\/13\\\/ahaaaayy-memphis-depay\\\/\"},\"wordCount\":756,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/02\\\/13\\\/ahaaaayy-memphis-depay\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/02\\\/Memphis-Depay-1200px.jpg\",\"keywords\":[\"Belanda\",\"Ligue 1\",\"Manchester United\",\"Memphis Depay\",\"Olympique Lyon\",\"Slider\",\"Timnas Belanda\"],\"articleSection\":[\"Tribe Ultah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/02\\\/13\\\/ahaaaayy-memphis-depay\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/02\\\/13\\\/ahaaaayy-memphis-depay\\\/\",\"name\":\"Ahaaaayy.\u2026 Memphis Depay\u2026 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/02\\\/13\\\/ahaaaayy-memphis-depay\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/02\\\/13\\\/ahaaaayy-memphis-depay\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/02\\\/Memphis-Depay-1200px.jpg\",\"datePublished\":\"2018-02-13T05:00:03+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-25T15:18:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Nada-nada sumbang yang mengatakan bahwa Depay adalah wonderkid gagal pun mengiringi kepindahannya ke Olympique Lyonnais seharga 22 juta paun pada Januari 2017.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/02\\\/13\\\/ahaaaayy-memphis-depay\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/02\\\/13\\\/ahaaaayy-memphis-depay\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/02\\\/13\\\/ahaaaayy-memphis-depay\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/02\\\/Memphis-Depay-1200px.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/02\\\/Memphis-Depay-1200px.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Depay adalah wonderkid gagal\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/02\\\/13\\\/ahaaaayy-memphis-depay\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ahaaaayy.\u2026 Memphis Depay\u2026\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ahaaaayy.\u2026 Memphis Depay\u2026 | Football Tribe Indonesia","description":"Nada-nada sumbang yang mengatakan bahwa Depay adalah wonderkid gagal pun mengiringi kepindahannya ke Olympique Lyonnais seharga 22 juta paun pada Januari 2017.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ahaaaayy.\u2026 Memphis Depay\u2026 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Nada-nada sumbang yang mengatakan bahwa Depay adalah wonderkid gagal pun mengiringi kepindahannya ke Olympique Lyonnais seharga 22 juta paun pada Januari 2017.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-02-13T05:00:03+00:00","article_modified_time":"2018-02-25T15:18:12+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Memphis-Depay-1200px.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Ahaaaayy.\u2026 Memphis Depay\u2026","datePublished":"2018-02-13T05:00:03+00:00","dateModified":"2018-02-25T15:18:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/"},"wordCount":756,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Memphis-Depay-1200px.jpg","keywords":["Belanda","Ligue 1","Manchester United","Memphis Depay","Olympique Lyon","Slider","Timnas Belanda"],"articleSection":["Tribe Ultah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/","name":"Ahaaaayy.\u2026 Memphis Depay\u2026 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Memphis-Depay-1200px.jpg","datePublished":"2018-02-13T05:00:03+00:00","dateModified":"2018-02-25T15:18:12+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Nada-nada sumbang yang mengatakan bahwa Depay adalah wonderkid gagal pun mengiringi kepindahannya ke Olympique Lyonnais seharga 22 juta paun pada Januari 2017.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Memphis-Depay-1200px.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Memphis-Depay-1200px.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Depay adalah wonderkid gagal"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/13\/ahaaaayy-memphis-depay\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ahaaaayy.\u2026 Memphis Depay\u2026"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22697","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22697"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22697\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22720"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22697"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22697"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22697"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}