{"id":2221,"date":"2017-03-14T06:52:40","date_gmt":"2017-03-13T23:52:40","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=2221"},"modified":"2017-03-14T06:52:40","modified_gmt":"2017-03-13T23:52:40","slug":"film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/","title":{"rendered":"Film Sepak Bola yang Patut Anda Tonton"},"content":{"rendered":"<p>Meski merupakan olahraga terpopuler di dunia, jumlah film sepak bola mungkin kurang banyak dibandingkan cabang olahraga lain. Selain itu, sebagian film hanya menampilkan sepak bola sebagai elemen pendukung cerita, seperti film \u2018Green Street Hooligans\u2019 yang sebenarnya mengangkat kehidupan para hooligan atau \u2018Shaolin Soccer\u2019, komedi Stephen Chow yang berlatar belakang <em>kung-fu<\/em>.<\/p>\n<p>Untuk mempersempit pembahasan, film-film dokumenter seperti \u2018Ronaldo\u2019 atau \u2018Next Goal Wins\u2019 saya kesampingkan dulu. Berikut ini beberapa film bertema sepak bola terbaik versi saya:<\/p>\n<figure id=\"attachment_2222\" aria-describedby=\"caption-attachment-2222\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2222 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Kicking-Screaming.jpg\" alt=\"Kicking &amp; Screaming\" width=\"1000\" height=\"563\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Kicking-Screaming.jpg 1000w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Kicking-Screaming-768x432.jpg 768w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Kicking-Screaming-800x450.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Kicking-Screaming-350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Kicking-Screaming-675x380.jpg 675w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Kicking-Screaming-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2222\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Empire<\/figcaption><\/figure>\n<ol>\n<li>\n<h3><strong> Kicking &amp; Screaming (2005)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Hollywood memang belum pernah menganggap serius sepak bola sebagai bagian dari kultur mereka. Film-film sepak bola yang dibuat pun jika bukan film hiburan anak-anak seperti \u2018Air Bud\u2019 atau \u2018Soccer Dog\u2019, pasti mengisahkan sepak bola sebagai olahraga gadis-gadis SMA (\u2018She\u2019s the Man\u2019 dan \u2018Mad about Mambo\u2019).<\/p>\n<p>Meski demikian, film komedi yang dibintangi Will Ferrel produksi tahun 2005 ini cukup saya nikmati. Ceritanya tentang seorang pemuda pemalas yang ingin membuktikan diri sebagai orang yang berguna dengan mengambil tanggung jawab sebagai pelatih tim sepak bola anak-anak. Sebuah <em>scene <\/em>menarik muncul di sini ketika ayah Will Ferrell diceritakan menyimpan bola yang diperolehnya dari sang legenda, Pele.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_2223\" aria-describedby=\"caption-attachment-2223\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2223 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/A-Shot-at-Glory-1024x576.jpg\" alt=\"A Shot at Glory\" width=\"1024\" height=\"576\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2223\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Youtube<\/figcaption><\/figure>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><strong>A Shot at Glory (2000)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Bercerita seputar sepak bola Skotlandia, film ini dibintangi aktor gaek pemenang Oscar, Robert Duvall, dan pemenang Golden Globe untuk film \u2018Birdman\u2019, Michael Keaton. Bercerita tentang seorang investor Amerika Serikat yang mengambil alih kepemilikan klub divisi dua Skotlandia, film ini serasa versi sepak bola dari Any Given Sunday-nya Al Pacino. Jangan lupa, daya tarik utama adalah legenda hidup Glasgow Rangers dan timnas Skotlandia, Ally McCoist, yang ikut berakting di sini.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2224 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Bend-It-Like-Beckham.jpg\" alt=\"Bend It Like Beckham\" width=\"650\" height=\"514\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Bend-It-Like-Beckham.jpg 650w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Bend-It-Like-Beckham-285x225.jpg 285w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Bend-It-Like-Beckham-481x380.jpg 481w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Bend-It-Like-Beckham-560x443.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><strong>Bend It Like Beckham (2002)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Film ini menjadi <em>sleeper hit<\/em> di tahun 2002 sekaligus melambungkan aktris cantik, Keira Knightley. Ceritanya juga unik, tentang seorang gadis keturunan India dari suku Sikh yang sehari-hari menghadapi <em>mindset<\/em> keluarganya yang kolot, padahal dirinya bercita-cita menjadi pesepak bola wanita profesional.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_2225\" aria-describedby=\"caption-attachment-2225\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2225 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Escape-to-Victory-1024x768.jpg\" width=\"1024\" height=\"768\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2225\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Yesmovies<\/figcaption><\/figure>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><strong> Escape to Victory (1981)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>\u2018The Expendables\u2019 ternyata bukan proyek <em>all-star<\/em> pertama dari Sylvester Stallone. Di tahun 1981, aktor berotot ini membintangi sebuah film bertema olahraga lain. Dari ring tinju di film \u2018Rocky\u2019, Stallone berakting di lapangan hijau dengan belasan bintang sepak bola zaman dulu, di antaranya Bobby Moore, Osvaldo Ardiles, dan sang legenda dunia: Pele! Ceritanya tentang sebuah penjara di masa pemerintahan Nazi. Para tawanan perang yang ditantang oleh tim sepak bola Jerman untuk melakukan pertandingan persahabatan, mencoba mempergunakan kesempatan ini untuk melarikan diri dari penjara.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2226 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/The-Hand-of-God-1024x648.jpg\" width=\"1024\" height=\"648\" \/><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3><strong> Maradona: The Hand of God (2007)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><em>The hand of God<\/em>. Benar, kita sedang berbicara tentang sang legenda penuh kontroversi, Diego Maradona. Film produksi patungan Italia dan Argentina ini dengan jelas menggambarkan perjalanan hidup sang legenda dari masa kecil ke masa keemasannya, hingga ketergantungannya pada obat terlarang. Sosok Diego sendiri dibintangi oleh Marco Leonardi, aktor yang mengharu-biru penonton di \u2018Cinema Paradiso\u2019.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2227 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Goal-1024x687.jpg\" width=\"1024\" height=\"687\" \/><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li>\n<h3><strong> Goal: The Dream Begins (2005)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Mungkin inilah proyek film sepak bola paling ambisius dalam perfilman dunia. Digadang-gadang sebagai \u2018Lord of the Rings\u2019-nya sepak bola karena dibuat menjadi trilogi, \u2018Goal\u2019 mengalami penurunan kualitas seiring perjalanan episodenya. Film kedua, meskipun dibintangi pemain-pemain asli Real Madrid seperti Iker Casillas, Sergio Ramos dan si <em>poster boy<\/em>, David Beckham, namun menampilkan plot cerita yang lebih tipis dari sinetron. Jilid ketiganya jangan ditanya, hancur lebur dari sisi kualitas, seolah para <em>filmmaker<\/em>-nya memang tidak berniat membuat film.<\/p>\n<p>Meski demikian, \u2018Goal\u2019 edisi pertama adalah surga bagi pecinta sepak bola karena mengusung formula klasik namun tetap menginspirasi. Sang protagonis, Santiago Munez adalah pemuda dengan talenta sepak bola hebat meskipun terlahir dari keluarga miskin. Nasib akhirnya mengantarkannya untuk bermain di Newcastle United, yang berlanjut ke Real Madrid di film kedua.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_2228\" aria-describedby=\"caption-attachment-2228\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2228 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/The-Damned-United-1024x550.png\" width=\"1024\" height=\"550\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2228\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Pinterest<\/figcaption><\/figure>\n<ol start=\"7\">\n<li>\n<h3><strong> The Damned United (2009)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Berbicara soal kualitas, film yang satu ini adalah jawabannya. Berkisah tentang sosok legendaris sepak bola Inggris, Brian Clough, di titik tolak kariernya sebagai manajer jenius. Kunci di balik berbobotnya film ini adalah penampilan super apik Michael Sheen sebagai sang legenda dan tangan dingin sutradara Tom Hooper yang kelak memenangi penghargaan Oscar lewat The King\u2019s Speech. Jangan lupakan pula bahwa naskah film ini diadaptasi dari buku laris karya David Peace.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2229 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fever-Pitch.jpg\" width=\"660\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fever-Pitch.jpg 660w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fever-Pitch-350x191.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fever-Pitch-560x305.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 660px) 100vw, 660px\" \/><\/p>\n<ol start=\"8\">\n<li>\n<h3><strong> Fever Pitch (1997)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Nick Hornby adalah penulis Inggris yang terkenal juga sebagai suporter loyal Arsenal. Sebuah buku larisnya bertajuk Fever Pitch laris manis dan berisikan jurnal pertandingan The Gunners yang disaksikannya sejak kecil hingga dewasa.<\/p>\n<p>Buku non-fiksi tersebut diadaptasi menjadi sebuah film produksi Inggris berjudul sama di tahun 1997 dengan mengandalkan aktor watak Colin Firth sebagai sang protagonis. Film ini di-<em>remake<\/em> Hollywood di tahun 2005 dengan judul sama, tapi cabang olahraganya berganti menjadi bisbol. Versi <em>remake<\/em>-nya sendiri dibintangi Jimmy Fallon dan Drew Barrymore.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2230 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/The-Miracle-Match.jpg\" width=\"720\" height=\"298\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/The-Miracle-Match.jpg 720w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/The-Miracle-Match-350x145.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/The-Miracle-Match-680x281.jpg 680w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/The-Miracle-Match-560x232.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/p>\n<ol start=\"9\">\n<li>\n<h3><strong> The Miracle Match \/ The Game of Their Lives (2005)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Diangkat dari buku karya Geoffrey Douglas, film ini mengisahkan pertandingan paling berkesan bagi timnas Amerika Serikat yang terjadi di tahun 1950. Di kala itu, tim negeri Paman Sam berhasil mengalahkan tim terkuat di dunia, Inggris, dengan skor 1-0. Meski film ini sangat subjektif, namun pesan inspirasional yang disampaikannya bisa dinikmati oleh siapapun. Film ini menampilkan pemeran Raja Leonidas di film \u2018300\u2019, Gerard Butler, yang memerankan penjaga gawang legendaris, Frank Borghi.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2231 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Mean-Machine-2001-1024x673.jpg\" width=\"1024\" height=\"673\" \/><\/p>\n<ol start=\"10\">\n<li>\n<h3><strong> Mean Machine (2001)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Favorit nomor satu saya jatuh pada film Inggris berjudul gahar ini. Meski dibintangi oleh Vinnie Jones yang mantan atlet sepak bola, film ini sama sekali jauh dari aura serius. Mengusung cerita hampir sama dengan Escape to Victory-nya Stallone, tentang para narapidana yang menantang pihak sipir penjara untuk tanding sepak bola, film ini adalah salah satu komedi Inggris terbaik yang pernah saya tonton. Salah satu adegan yang paling membuat saya terbahak adalah karakter penjaga gawang sinis nan bengis yang diperankan oleh Jason Statham <em>(yes, that Jason Statham).<\/em><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2232 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/United-2011-1024x576.jpg\" alt=\"United (2011)\" width=\"1024\" height=\"576\" \/><\/p>\n<ol start=\"11\">\n<li>\n<h3><strong> United (2011)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Film produksi Inggris yang menceritakan tentang \u2018The Busby Babes\u2019, para pemain Manchester United yang tewas akibat kecelakaan pesawat di tahun 1958. Sempat menuai kontroversi karena diprotes sanak saudara keluarga para pemain yang menjadi korban kecelakaan pesawat, film ini akhirnya lumayan bisa diterima masyarakat luas. Prix Europa Awards, salah satu penghargaan Jerman, memasukkan \u2018United\u2019 ke dalam nominasi \u2018Best European TV Production\u2019.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2233 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/United-Passions-2014-1024x554.jpg\" alt=\"United Passions (2014)\" width=\"1024\" height=\"554\" \/><\/p>\n<ol start=\"12\">\n<li>\n<h3><strong> United Passions (2014)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Salah satu film yang ditampilkan di festival film Cannes 2014 adalah film yang bercerita tentang kehidupan para pengurus federasi sepak bola dunia (FIFA). Dirilis bertepatan dengan Piala Dunia 2014 di Brasil, film ini justru memperoleh sambutan buruk oleh kritikus. Situs kritikus film Rotten Tomatoes bahkan memberinya rating sangat buruk, yaitu 0%.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2234 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Will-2011-1024x683.jpg\" alt=\"Will (2011)\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><\/p>\n<ol start=\"13\">\n<li><strong> Will (2011)<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Film mengharukan yang wajib ditonton para penggemar Liverpool. Bercerita tentang seorang anak kecil yang sangat menggemari Liverpool berkat ayahnya. Sewaktu sang ayah meninggal, Will, sang tokoh utama, bertekad untuk bepergian sendiri ke Istanbul demi menonton pertandingan final liga Champions 2005 antara Liverpool melawan AC Milan.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/maheeeR\">@<span class=\"u-linkComplex-target\">maheeeR<\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pe<\/em><em>n<\/em><em>cinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku &#8216;Home &amp; Away&#8217;<\/em><em>.<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meski merupakan olahraga terpopuler di dunia, jumlah film sepak bola mungkin kurang banyak dibandingkan cabang olahraga lain. Selain itu, sebagian film hanya menampilkan sepak bola sebagai elemen pendukung cerita, seperti film \u2018Green Street Hooligans\u2019 yang sebenarnya mengangkat kehidupan para hooligan atau \u2018Shaolin Soccer\u2019, komedi Stephen Chow yang berlatar belakang kung-fu. Untuk mempersempit pembahasan, film-film dokumenter seperti \u2018Ronaldo\u2019 atau \u2018Next Goal Wins\u2019 saya kesampingkan dulu. Berikut ini beberapa film bertema sepak bola terbaik versi saya: Kicking &amp; Screaming (2005) Hollywood memang belum pernah menganggap serius sepak bola sebagai bagian dari kultur mereka. Film-film sepak bola yang dibuat pun jika bukan film hiburan anak-anak seperti \u2018Air Bud\u2019 atau \u2018Soccer Dog\u2019, pasti mengisahkan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Film Sepak Bola yang Patut Anda Tonton&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":2232,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[93,90],"tags":[129,632,211,224],"class_list":["post-2221","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serba-serbi","category-turun-minum","tag-featured","tag-film","tag-inggris","tag-sepak-bola"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Film Sepak Bola yang Patut Anda Tonton | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meski merupakan olahraga terpopuler di dunia, jumlah film sepak bola mungkin kurang banyak dibandingkan cabang olahraga lain.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Film Sepak Bola yang Patut Anda Tonton | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meski merupakan olahraga terpopuler di dunia, jumlah film sepak bola mungkin kurang banyak dibandingkan cabang olahraga lain.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-13T23:52:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/United-2011.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/14\\\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/14\\\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Film Sepak Bola yang Patut Anda Tonton\",\"datePublished\":\"2017-03-13T23:52:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/14\\\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\\\/\"},\"wordCount\":1106,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/14\\\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/United-2011.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Film\",\"Inggris\",\"Sepak Bola\"],\"articleSection\":[\"Serba-Serbi\",\"Turun Minum\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/14\\\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/14\\\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\\\/\",\"name\":\"Film Sepak Bola yang Patut Anda Tonton | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/14\\\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/14\\\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/United-2011.jpg\",\"datePublished\":\"2017-03-13T23:52:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Meski merupakan olahraga terpopuler di dunia, jumlah film sepak bola mungkin kurang banyak dibandingkan cabang olahraga lain.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/14\\\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/14\\\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/United-2011.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/United-2011.jpg\",\"width\":1280,\"height\":720,\"caption\":\"United, film sepak bola yang rilis pada tahun 2011 silam.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Film Sepak Bola yang Patut Anda Tonton | Football Tribe Indonesia","description":"Meski merupakan olahraga terpopuler di dunia, jumlah film sepak bola mungkin kurang banyak dibandingkan cabang olahraga lain.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Film Sepak Bola yang Patut Anda Tonton | Football Tribe Indonesia","og_description":"Meski merupakan olahraga terpopuler di dunia, jumlah film sepak bola mungkin kurang banyak dibandingkan cabang olahraga lain.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-03-13T23:52:40+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/United-2011.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Film Sepak Bola yang Patut Anda Tonton","datePublished":"2017-03-13T23:52:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/"},"wordCount":1106,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/United-2011.jpg","keywords":["Featured","Film","Inggris","Sepak Bola"],"articleSection":["Serba-Serbi","Turun Minum"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/","name":"Film Sepak Bola yang Patut Anda Tonton | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/United-2011.jpg","datePublished":"2017-03-13T23:52:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Meski merupakan olahraga terpopuler di dunia, jumlah film sepak bola mungkin kurang banyak dibandingkan cabang olahraga lain.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/film-sepak-bola-yang-patut-anda-tonton\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/United-2011.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/United-2011.jpg","width":1280,"height":720,"caption":"United, film sepak bola yang rilis pada tahun 2011 silam."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2221","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2221"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2221\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2232"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2221"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2221"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2221"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}