{"id":2191,"date":"2017-03-13T10:55:35","date_gmt":"2017-03-13T03:55:35","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=2191"},"modified":"2017-03-13T12:25:19","modified_gmt":"2017-03-13T05:25:19","slug":"best-xi-piala-presiden-2017","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/","title":{"rendered":"Best XI Piala Presiden 2017 versi Football Tribe Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Piala Presiden resmi rampung. Arema FC dinobatkan sebagai juara setelah berhasil mengalahkan Pusamania Borneo FC (PBFC) dalam final yang digelar di stadion Pakansari, Bogor, pada Minggu (12\/03). Hanif Sjahbandi berhasil membawa Arema unggul lebih dahulu, sebelum Christian Gonzales menjadi bintang dengan berhasil menyarangkan <em>hattrick<\/em> pada pertandingan yang berkesudahan dengan skor 5-1 ini.<\/p>\n<p>Digelar sejak Februari lalu, 20 tim selama 36 hari saling bersaing untuk bisa menuju puncak. Piala Presiden edisi kali ini banyak menyisakan cerita menarik. Meskipun hanya bertajuk turnamen pra-musim sebelum gelaran Liga 1 dimulai, tetapi atmosfer dan panasnya pertandingan juga menyamai kompetisi reguler. Bahkan ketika kompetisi mengerucut ke empat besar, suasana kompetitif dan drama tersaji. Semen Padang yang sudah unggul justru dihantam balik oleh Arema FC. Sementara itu PBFC berhasil lolos ke partai puncak setelah mengalahkan juara bertahan, Persib Bandung.<\/p>\n<p>Akhir cerita memang menjadi milik Arema FC yang kemudian berpesta di Pakansari. Akan tetapi sepanjang turnamen banyak sekali aksi-aksi luar biasa dari para penggawa tiap tim peserta. Berikut kami pilihkan 11 pemain terbaik versi Football Tribe untuk gelaran Piala Presiden 2017:<\/p>\n<figure id=\"attachment_2192\" aria-describedby=\"caption-attachment-2192\" style=\"width: 670px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2192 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Wawan-Hendrawan.jpeg\" width=\"670\" height=\"421\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Wawan-Hendrawan.jpeg 670w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Wawan-Hendrawan-350x220.jpeg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Wawan-Hendrawan-605x380.jpeg 605w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Wawan-Hendrawan-560x352.jpeg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 670px) 100vw, 670px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2192\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Jawapos.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Wawan Hendrawan<\/strong><\/h3>\n<p>Kurnia Meiga memang menunjukan kelasnya sebagai kiper utama timnas Indonesia dengan membawa timnya Arema FC menjadi juara. Tetapi penampilan Wawan Hendrawan begitu fenomenal sepanjang turnamen sama seperti sepak terjang klub yang ia bela, PBFC.<\/p>\n<p>Sebelum dinodai oleh gelontoran gol Arema di partai final. Penampilan kiper yang dijuluki \u2018Spiderwan\u2019 ini sejak fase grup sebenarnya cukup luar biasa, Ia membuat PBFC tidak kemasukan sepanjang fase grup. Gol pertama yang bersarang ke gawangnya adalah tandukan dari Vladimir Vujovic di pertandingan semifinal putara pertama ketika timnya berhadapan dengan Persib Bandung. Wawan juga sukses memenangkan timnya melewati dua adu penalti hingga melenggang ke partai puncak.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_2193\" aria-describedby=\"caption-attachment-2193\" style=\"width: 741px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2193 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Kunihiro-Yamashita.jpg\" width=\"741\" height=\"486\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Kunihiro-Yamashita.jpg 741w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Kunihiro-Yamashita-343x225.jpg 343w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Kunihiro-Yamashita-579x380.jpg 579w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Kunihiro-Yamashita-560x367.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 741px) 100vw, 741px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2193\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Football5star.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Kunihiro Yamashita<\/strong><\/h3>\n<p>Selain Wawan, pemain lain yang berperan besar membawa PBFC ke partai final Piala Presiden 2017 kali ini adalah bek asing asal Jepang, Kunihiro Yamashita. Lama berkarier di Singapura, Kuni, sapaan akrab pemain ini, cukup mengenal iklim dan kultur sepak bola di negara Asia Tenggara lain. Karena itu ia tidak membutuhkan waktu lama untuk langsung menyatu dengan rekan-rekan setimnya.<\/p>\n<p>Ketenangan menjadi nilai lebih dari mantan pemain Tampines Rovers ini. Ia tetap tampil tenang bahkan di laga panas ketika berhadapan dengan Persib. Pentingnya peran Kuni sangat terlihat pada partai final ketika ia harus digantikan karena cedera di menit-menit awal. Lini pertahanan PBFC pun kemudian langsung mudah ditembus dan diporakporandakan oleh Arema.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2194\" aria-describedby=\"caption-attachment-2194\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2194 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Vladimir-Vujovic.jpg\" width=\"640\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Vladimir-Vujovic.jpg 640w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Vladimir-Vujovic-350x209.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Vladimir-Vujovic-637x380.jpg 637w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Vladimir-Vujovic-560x334.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2194\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Sidomi.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Vladimir Vujovic<\/strong><\/h3>\n<p>Masih salah satu <em>stopper<\/em> asing terbaik yang berlaga di kancah sepak bola Indonesia. Dan Persib Bandung beruntung sekali bisa mendaratkannya. Kualitas bertahan Vladimir Vujovic selalu kelas satu meskipun kini usianya semakin uzur. Ia juga masih kuat untuk bertarung di level pertandingan yang sulit. Kelebihannya mencetak gol melalui sundulan yang memanfaatkan situasi bola mati juga menjadi nilai lebih lain. Ia adalah pemain bertahan yang paling subur di Piala Presiden kali ini dengan raihan tiga gol. Sayang penampilan apik pemain asal Montenegro ini ternoda oleh insiden yang terjadi antara dirinya dan Vendry Mofu di menit-menit akhir pertandingan perebutan juara tiga melawan Semen Padang.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2195\" aria-describedby=\"caption-attachment-2195\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2195 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cassio-Fransisco-1024x576.jpg\" width=\"1024\" height=\"576\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2195\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Goal.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Cassio Fransisco<\/strong><\/h3>\n<p>Datang ke tanah Minang sebagai bagian dari perombakan skuat untuk gelaran Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 lalu, Cassio Fransissco de Jesus justru kemudian menjadi andalan tim Semen Padang. Begitu pula pada ajang Piala Presiden kali ini, Cassio menjadi kunci pertahanan Semen Padang yang tampil apik sepanjang fase grup dan membuat kiper M.Ridwan tidak kemasukan gol sama sekali Penampilan Cassio hanya ternoda ketika timnya dihantam lima gol oleh Arema di pertandingan semifinal putaran kedua.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_2196\" aria-describedby=\"caption-attachment-2196\" style=\"width: 670px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2196 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Asri-Akbar.jpeg\" width=\"670\" height=\"421\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Asri-Akbar.jpeg 670w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Asri-Akbar-350x220.jpeg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Asri-Akbar-605x380.jpeg 605w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Asri-Akbar-560x352.jpeg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 670px) 100vw, 670px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2196\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Jawapos.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Asri Akbar<\/strong><\/h3>\n<p>Perjalanan karier Asri Akbar memang naik turun. Dan salah satu fase menanjak adalah di Piala Presiden kali ini. Ia memainkan sebuah peran yang sedikit berbeda ketimbang yang biasa ia lakukan sebelumnya. Asri mengimplementasikan peran <em>Salida La Volpina<\/em> yang diusung oleh <em>coach<\/em> Ricky Nelson. Ia bermain cukup dalam sehingga para gelandang lawan agak kesulitan menekan atau mengawalnya. Dan di posisi lebih dalam ini membuat Asri lebih leluasa berkreasi. Peran Asri inilah yang berhasil membawa PBFC bisa terus melaju hingga partai puncak.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2197\" aria-describedby=\"caption-attachment-2197\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2197 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Vendri-Mofu.jpg\" width=\"600\" height=\"395\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Vendri-Mofu.jpg 600w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Vendri-Mofu-342x225.jpg 342w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Vendri-Mofu-577x380.jpg 577w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Vendri-Mofu-560x369.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2197\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: JPNN.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Vendri Mofu<\/strong><\/h3>\n<p>Berpengalaman sebagai penyerang, Vendri Mofu begitu berbahaya meskipun ditempatkan di posisi gelandang. Ia bisa menggiring bola, merangsek masuk hingga jantung pertahanan lawan. Atau dalam kesempatan lain, ia akan melakukan tembakan dari jarak yang cukup jauh dan membahayakan gawang lawan. Lima gol menjadi raihan terbaik putra Papua yang lama berkarier di tanah Minang ini.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2198\" aria-describedby=\"caption-attachment-2198\" style=\"width: 894px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2198 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Atep.jpg\" width=\"894\" height=\"538\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Atep.jpg 894w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Atep-768x462.jpg 768w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Atep-800x481.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Atep-350x211.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Atep-631x380.jpg 631w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Atep-560x337.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 894px) 100vw, 894px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2198\" class=\"wp-caption-text\">Kredit; Beritacenter.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Atep<\/strong><\/h3>\n<p>Mungkin karisma yang ia miliki tidak sebesar pemain lain di angkatannya yang kebanyakan sudah menepi. <em>Lord<\/em> Atep bukan saja menunjukan kematangannya sepanjang turnamen, tetapi ia menjadi penyelamat tim dengan mencetak gol ketika penyerang utama Sergio van Dijk harus absen karena cedera.<\/p>\n<p>Febri Hariyadi memang tampil meledak sepanjang turnamen, tetapi junjungan kita semua yang kini punya <em>channel<\/em> Youtube sendiri ini mencetak gol hanya di pertandingan-pertandingan penting. Dua gol di fase perempatfinal melawan Mitra Kukar, satu gol penyama agregat ketika melawan PBFC, dan satu gol lagi yang membawa Persib meraih medali perunggu di Piala Presiden kali ini. <em>He scored when he wants<\/em>!<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<figure id=\"attachment_2199\" aria-describedby=\"caption-attachment-2199\" style=\"width: 620px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2199 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Rizky-Pora.jpg\" width=\"620\" height=\"430\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Rizky-Pora.jpg 620w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Rizky-Pora-324x225.jpg 324w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Rizky-Pora-548x380.jpg 548w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Rizky-Pora-560x388.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 620px) 100vw, 620px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2199\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Goal.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Rizky Pora<\/strong><\/h3>\n<p>Satu-satunya pemain dari luar tim empat besar Piala Presiden yang kami masukan ke dalam daftar 11 pemain terbaik versi kami. Rizky mungkin tidak mampu membawa Barito Putera melaju jauh. Tetapi ia tetapi tampil apik dan menunjukkan kelasnya sebagai pemain tim nasional Indonesia. Ia berada di deretan pencetak asis terbanyak turnamen dengan tiga asis meskipun timnya Barito Putera tidak mampu melaju dari fase grup.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_2200\" aria-describedby=\"caption-attachment-2200\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2200 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Marcel-Sacramento.jpg\" width=\"640\" height=\"430\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Marcel-Sacramento.jpg 640w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Marcel-Sacramento-335x225.jpg 335w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Marcel-Sacramento-566x380.jpg 566w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Marcel-Sacramento-560x376.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2200\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Sidomi.<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Marcel Sacramento<\/strong><\/p>\n<p>Ketajamannya sudah terlihat sejak TSC 2016 lalu. Marcel Sacramento kemudian diincar oleh banyak klub-klub besar di Indonesia. Tapi Semen Padang kemudian mengikatnya dengan kontrak berdurasi dua tahun. Marcel terus mencetak gol di setiap pertandingan Piala Presiden kali ini. Tren positif tersebut terhenti ketika ia gagal mencetak gol di pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Persib. Total enam gol ditambah catatan empat asis menjadi catatan apik Marcel sepanjang musim kompetisi kali ini.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2201\" aria-describedby=\"caption-attachment-2201\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2201 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Esteban-Vizcarra.jpg\" width=\"1000\" height=\"562\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Esteban-Vizcarra.jpg 1000w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Esteban-Vizcarra-768x432.jpg 768w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Esteban-Vizcarra-800x450.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Esteban-Vizcarra-350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Esteban-Vizcarra-676x380.jpg 676w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Esteban-Vizcarra-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2201\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Fourfourtwo.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Esteban Vizcarra<\/strong><\/h3>\n<p>Awal kariernya memang agak sulit. Bahkan Persib Bandung pernah menolaknya. Perawakannya memang agak kurus untuk ukuran gelandang serang asing. Di Arema kemampuannya bisa semakin dimaksimalkan. Vizcarra ditempatkan di sisi sayap untuk berperan sebagai <em>playmaker<\/em> yang melebar. Ia bukan saja menjadi kreator permainan dari sisi melebar tetapi juga sewaktu-waktu akan melakukan gerakan memotong untuk menembus pertahanan lawan. Peran ini pula yang ia lakukan sepanjang Piala Presiden kali ini dan membuat Cristian Gonzales lebih mudah menjalankan tugasnya sebagai pencetak gol.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2202\" aria-describedby=\"caption-attachment-2202\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2202 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cristian-Gonzales.jpg\" width=\"700\" height=\"455\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cristian-Gonzales.jpg 700w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cristian-Gonzales-346x225.jpg 346w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cristian-Gonzales-585x380.jpg 585w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cristian-Gonzales-560x364.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2202\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Ongisnade.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Cristian Gonzales<\/strong><\/h3>\n<p>Makin tua makin menjadi. El Loco menggila di Piala Presiden edisi kali ini. Penyerang naturalisasi berusia 40 tahun ini mengalahkan para penyerang baik asing maupun lokal yang usianya jauh lebih muda ketimbang dirinya. Kematangan dan pengalaman bermain <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/07\/para-veteran-di-lini-depan\/\" target=\"_blank\">Cristian Gonzales<\/a> membawanya menjadi pencetak gol terbanyak turnamen. Dari delapan belas gol yang dicetak oleh Arema sepanjang turnamen, sebelas diantaranya dilesakan oleh Gonzales! Lebih gilanya lagi, ia mencetak delapan dari sebelas gol itu hanya dari dua pertandingan saja, yaitu partai semifinal dan partai puncak. Berminat memanggil El Loco untuk timnas senior, <em>senor <\/em><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/08\/luis-milla-dan-seleksi-timnas-u-22\/\" target=\"_blank\">Luis Milla<\/a>?<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2203 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/BEST-XI-PIALA-PRESIDEN-EDITORIAL-1024x576.png\" width=\"1024\" height=\"576\" \/><\/p>\n<p>Demikian daftar sebelas pemain pilihan kami untuk Piala Presiden 2017. Kamu punya opsi lain selain sebelas nama di atas?<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aun Rahman (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\" target=\"_blank\">@<span class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Piala Presiden resmi rampung. Arema FC dinobatkan sebagai juara setelah berhasil mengalahkan Pusamania Borneo FC (PBFC) dalam final yang digelar di stadion Pakansari, Bogor, pada Minggu (12\/03). Hanif Sjahbandi berhasil membawa Arema unggul lebih dahulu, sebelum Christian Gonzales menjadi bintang dengan berhasil menyarangkan hattrick pada pertandingan yang berkesudahan dengan skor 5-1 ini. Digelar sejak Februari lalu, 20 tim selama 36 hari saling bersaing untuk bisa menuju puncak. Piala Presiden edisi kali ini banyak menyisakan cerita menarik. Meskipun hanya bertajuk turnamen pra-musim sebelum gelaran Liga 1 dimulai, tetapi atmosfer dan panasnya pertandingan juga menyamai kompetisi reguler. Bahkan ketika kompetisi mengerucut ke empat besar, suasana kompetitif dan drama tersaji. Semen Padang yang &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Best XI Piala Presiden 2017 versi Football Tribe Indonesia&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":2203,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,89,86],"tags":[218,210,129,105,195,207,209,627,224,122],"class_list":["post-2191","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-kolom","category-nasional","tag-arema-fc","tag-barito-putera","tag-featured","tag-indonesia","tag-persib-bandung","tag-piala-presiden-2017","tag-pusamania-borneo-fc","tag-semen-padang","tag-sepak-bola","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Best XI Piala Presiden 2017 versi Football Tribe Indonesia | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meskipun hanya bertajuk turnamen pra-musim sebelum gelaran Liga 1 dimulai, tetapi atmosfer dan panasnya Piala Presiden 2017 juga menyamai kompetisi reguler.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Best XI Piala Presiden 2017 versi Football Tribe Indonesia | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meskipun hanya bertajuk turnamen pra-musim sebelum gelaran Liga 1 dimulai, tetapi atmosfer dan panasnya Piala Presiden 2017 juga menyamai kompetisi reguler.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-13T03:55:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-03-13T05:25:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/BEST-XI-PIALA-PRESIDEN-EDITORIAL.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/13\\\/best-xi-piala-presiden-2017\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/13\\\/best-xi-piala-presiden-2017\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Best XI Piala Presiden 2017 versi Football Tribe Indonesia\",\"datePublished\":\"2017-03-13T03:55:35+00:00\",\"dateModified\":\"2017-03-13T05:25:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/13\\\/best-xi-piala-presiden-2017\\\/\"},\"wordCount\":1246,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/13\\\/best-xi-piala-presiden-2017\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/BEST-XI-PIALA-PRESIDEN-EDITORIAL.png\",\"keywords\":[\"Arema FC\",\"Barito Putera\",\"Featured\",\"Indonesia\",\"Persib Bandung\",\"Piala Presiden 2017\",\"Pusamania Borneo FC\",\"Semen Padang\",\"Sepak Bola\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Kolom\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/13\\\/best-xi-piala-presiden-2017\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/13\\\/best-xi-piala-presiden-2017\\\/\",\"name\":\"Best XI Piala Presiden 2017 versi Football Tribe Indonesia | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/13\\\/best-xi-piala-presiden-2017\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/13\\\/best-xi-piala-presiden-2017\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/BEST-XI-PIALA-PRESIDEN-EDITORIAL.png\",\"datePublished\":\"2017-03-13T03:55:35+00:00\",\"dateModified\":\"2017-03-13T05:25:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Meskipun hanya bertajuk turnamen pra-musim sebelum gelaran Liga 1 dimulai, tetapi atmosfer dan panasnya Piala Presiden 2017 juga menyamai kompetisi reguler.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/13\\\/best-xi-piala-presiden-2017\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/13\\\/best-xi-piala-presiden-2017\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/BEST-XI-PIALA-PRESIDEN-EDITORIAL.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/BEST-XI-PIALA-PRESIDEN-EDITORIAL.png\",\"width\":1024,\"height\":576,\"caption\":\"Piala Presiden 2017\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Best XI Piala Presiden 2017 versi Football Tribe Indonesia | Football Tribe Indonesia","description":"Meskipun hanya bertajuk turnamen pra-musim sebelum gelaran Liga 1 dimulai, tetapi atmosfer dan panasnya Piala Presiden 2017 juga menyamai kompetisi reguler.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Best XI Piala Presiden 2017 versi Football Tribe Indonesia | Football Tribe Indonesia","og_description":"Meskipun hanya bertajuk turnamen pra-musim sebelum gelaran Liga 1 dimulai, tetapi atmosfer dan panasnya Piala Presiden 2017 juga menyamai kompetisi reguler.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-03-13T03:55:35+00:00","article_modified_time":"2017-03-13T05:25:19+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/BEST-XI-PIALA-PRESIDEN-EDITORIAL.png","type":"image\/png"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Best XI Piala Presiden 2017 versi Football Tribe Indonesia","datePublished":"2017-03-13T03:55:35+00:00","dateModified":"2017-03-13T05:25:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/"},"wordCount":1246,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/BEST-XI-PIALA-PRESIDEN-EDITORIAL.png","keywords":["Arema FC","Barito Putera","Featured","Indonesia","Persib Bandung","Piala Presiden 2017","Pusamania Borneo FC","Semen Padang","Sepak Bola","Slider"],"articleSection":["Bola","Kolom","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/","name":"Best XI Piala Presiden 2017 versi Football Tribe Indonesia | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/BEST-XI-PIALA-PRESIDEN-EDITORIAL.png","datePublished":"2017-03-13T03:55:35+00:00","dateModified":"2017-03-13T05:25:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Meskipun hanya bertajuk turnamen pra-musim sebelum gelaran Liga 1 dimulai, tetapi atmosfer dan panasnya Piala Presiden 2017 juga menyamai kompetisi reguler.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/best-xi-piala-presiden-2017\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/BEST-XI-PIALA-PRESIDEN-EDITORIAL.png","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/BEST-XI-PIALA-PRESIDEN-EDITORIAL.png","width":1024,"height":576,"caption":"Piala Presiden 2017"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2191","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2191"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2191\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2203"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2191"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2191"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2191"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}