{"id":21405,"date":"2018-01-31T17:00:47","date_gmt":"2018-01-31T10:00:47","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=21405"},"modified":"2018-01-31T12:37:24","modified_gmt":"2018-01-31T05:37:24","slug":"10-pemain-generasi-z","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/","title":{"rendered":"10 Pemain Generasi Z yang Siap Pendobrak Kemapanan di Masa Depan"},"content":{"rendered":"<p>Pemain datang dan pergi, namun klub akan selalu ada. Adagium tersebut akan terus subur selama umat manusia masih menikmati proses reproduksi. Untuk dunia sepak bola, salah satu momen yang dinantikan adalah kemunculan <em>wonderkids<\/em>. Maka, untuk merayakannya, inilah 10 remaja generasi Z, kelahiran rentang 1996 hingga 2010, yang yakin menatap masa depan, mendobrak kemapanan.<\/p>\n<p>Siapa saja para pemain tersebut? Ayo cari tahu dalam\u00a0<em>slideshow\u00a0<\/em>di bawah ini!<\/p>\n        <\/div>\n        <div id=\"tribe-slideshow-wrap-21410\" data-id=\"21410\"\n             class=\"slideshow slideshow_id_21410\">\n            <div class=\"tribe-slideshow\" id=\"slideshow21410\">\n                                <div class=\"swiper-wrapper\">\n                                                <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/image.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Jadon Sancho (Borussia Dortmund, kelahiran 25 Maret 2000)<\/strong><\/h3>\n<p>Lima kali tampil di Bundesliga, Jadon Sancho sudah mencetak satu asis. Seperti laporan mendalam yang disusun oleh <em>Tirto.id<\/em>, salah satu ciri generasi Z adalah berpikiran terbuka. Sancho adalah remaja dari Inggris, yang berani keluar dari \u201czona nyaman\u201d demi sebuah tantangan. Dari Manchester City, Sancho menyeberang ke Jerman. Menyambut ilmu dan petualangan baru.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/960.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Ethan Ampadu (Chelsea, kelahiran 14 September 2000) <\/strong><\/h3>\n<p>Rambutnya yang lebat dan ranum membuatnya terlihat seperti David Luiz mini. Dan memang, baik Ethan dan David Luiz sama-sama bermain sebagai bek tengah. Ethan adalah salah satu produk akademi Chelsea yang subur. Sudah satu pertandingan di Liga Primer Inggris ia catatkan. Seiring perkembangan, Ethan akan menjadi masa depan lini pertahanan <em>The Blues<\/em>.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/nintchdbpict000352450492.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Angel Gomes (Manchester United, kelahiran 31 Agustus 2000)<\/strong><\/h3>\n<p>Angel Gomes dipercaya punya segala atribut untuk menjadi lebih baik ketimbang Raheem Sterling. Kakinya begitu ringan, dengan kemampuan menggiring bola yang akurat. Pemain dengan tinggi badan 168 sentimeter ini baru bermain di satu laga Piala FA bersama tim senior. Menumpuk pengalaman akan menjadi bekal yang manis untuk mendobrak tim utama Setan Merah.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Phil-Folden.png\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Phil Foden (Manchester City, kelahiran 28 Mei 2000)<\/strong><\/h3>\n<p>Nama Foden adalah pusat narasi timnas Inggris U-17 yang berhasil menjuarai kompetisi Piala Dunia U-17. Pemain Manchester City ini begitu kreatif, bisa bermain di banyak posisi, dan yang paling penting, namanya sudah masuk dalam rencana jangka panjang Pep Guardiola. Calon penerus David Silva?<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/imagen83119g_NoticiaAmpliada.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Ferran Torres (Valencia, kelahiran 29 Februari 2000)<\/strong><\/h3>\n<p>Sayap kanan yang diberkahi dengan kreativitas tinggi ini sudah satu kali merasakan pertandingan di La Liga bersama Valencia. Kecepatan dan akselerasi bukan hanya kekuatannya. Ferran dibekali kejelian masuk ke dalam kotak penalti untuk menyelesaikan peluang. Ingat, usianya baru 17 tahun dengan kesadaran akan waktu dan ruang yang apik.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/Genoa-Cfc-vs-Ss-Lazio-Italy-17-Sep-2017.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Pietro Pellegri (AS Monaco, kelahiran 17 Maret 2001)<\/strong><\/h3>\n<p><em>Wonderkid<\/em> berusia 16 tahun baru saja menyelesaikan kepindahannya dari Genoa menuju AS Monaco. Berapa nilai transfernya? 19 juta paun. Sebuah nilai yang sudah cukup untuk menggambarkan kemampuan Pietro. Di usia yang masih begitu belia, penyerang tengah ini sudah berpengalaman di Serie A Italia. Sungguh mendebarkan!<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/155754133-e1deb2ce-eab0-4edb-9174-66def13171f6.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Moise Kean (Verona, kelahiran 28 Februari 2000)<\/strong><\/h3>\n<p>Moise Kean menunjukkan perkembangan yang pesat ketika dipinjamkan oleh Juventus ke Verona. Penyerang cerdik berusia 17 tahun ini sudah 16 kali bermain di Serie A. Memang, catatan golnya baru empat. Namun, yang paling penting dalam proses perkembangan pemain muda adalah pengalaman. Menikmati proses itu penting.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/2w993qhighc0.bild_.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Jann-Fiete\u00a0Arp (Hamburg, kelahiran 6 Januari 2000)<\/strong><\/h3>\n<p>Lini depan Jerman sudah aman untuk 10 tahun ke depan. Jann-Fiete\u00a0Arp sudah menunjukkan kedewasaan di atas lapangan. Tak hanya soal kedewasaan sikap, namun juga teknik. Ia begitu halus ketika mencungkil bola melewatkannya dari sisi badan kiper untuk mencetak gol. Kapten timnas Jerman U-18 ini sudah siap mendobrak di masa depan!<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/ryan-sessegnon.png\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Ryan Sessegnon (Fulham, kelahiran 18 Mei 2000)<\/strong><\/h3>\n<p>Tak perlu narasi panjang untuk menjelaskan betapa krusialnya Sessegnon untuk Fulham saat ini. Berikut catatan statistiknya: yang paling sering tampil (29 kali), dengan catatan menit terbanyak (2.586 menit), mencetak paling banyak gol (11), dan memegang catatan asis kedua terbanyak (4). Jika dirata-rata, kontribusi Sessegnon mencapai 32,6 persen dari total 46 gol yang dicetak oleh Fulham selama musim 2017\/2018.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/michaelobafemi1.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Michael\u00a0Obafemi (Southampton, kelahiran 6 Juli 2000)<\/strong><\/h3>\n<p>Obafemi, yang masih berusia 17 tahun ini sudah menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Pemain muda berpaspor Republik Irlandia berdarah Nigeria ini penuh teknik dan tak canggung untuk menunjukkannya. Southampton, mesin produksi <em>wonderkid<\/em> dari Inggris, kembali menelurkan satu calon pendobrak kemapanan.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                            <\/div>\n                <div class=\"row\">\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-prev\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-left\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-2 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-pagination\"><\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-next\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-right\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/div>\n        <div class=\"text-content\">\n        \n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno (<a href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@arsenalskitchen<\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Koki Arsenal&#8217;s Kitchen<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemain datang dan pergi, namun klub akan selalu ada. Adagium tersebut akan terus subur selama umat manusia masih menikmati proses reproduksi. Untuk dunia sepak bola, salah satu momen yang dinantikan adalah kemunculan wonderkids. Maka, untuk merayakannya, inilah 10 remaja generasi Z, kelahiran rentang 1996 hingga 2010, yang yakin menatap masa depan, mendobrak kemapanan. Siapa saja para pemain tersebut? Ayo cari tahu dalam\u00a0slideshow\u00a0di bawah ini! Author: Yamadipati Seno (@arsenalskitchen) Koki Arsenal&#8217;s Kitchen<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":15619,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[93,90],"tags":[2845,2166,2503,122],"class_list":["post-21405","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serba-serbi","category-turun-minum","tag-generasi-z","tag-phil-folden","tag-ryan-sessegnon","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>10 Pemain Generasi Z yang Siap Pendobrak Kemapanan di Masa Depan | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Inilah 10 remaja generasi Z, kelahiran rentang 1996 hingga 2010, yang yakin menatap masa depan, mendobrak kemapanan. Siapa saja mereka?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Pemain Generasi Z yang Siap Pendobrak Kemapanan di Masa Depan | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Inilah 10 remaja generasi Z, kelahiran rentang 1996 hingga 2010, yang yakin menatap masa depan, mendobrak kemapanan. Siapa saja mereka?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-01-31T10:00:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Phil-Folden.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"404\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/31\\\/10-pemain-generasi-z\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/31\\\/10-pemain-generasi-z\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"10 Pemain Generasi Z yang Siap Pendobrak Kemapanan di Masa Depan\",\"datePublished\":\"2018-01-31T10:00:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/31\\\/10-pemain-generasi-z\\\/\"},\"wordCount\":83,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/31\\\/10-pemain-generasi-z\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/11\\\/Phil-Folden.png\",\"keywords\":[\"Generasi Z\",\"Phil Folden\",\"Ryan Sessegnon\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Serba-Serbi\",\"Turun Minum\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/31\\\/10-pemain-generasi-z\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/31\\\/10-pemain-generasi-z\\\/\",\"name\":\"10 Pemain Generasi Z yang Siap Pendobrak Kemapanan di Masa Depan | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/31\\\/10-pemain-generasi-z\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/31\\\/10-pemain-generasi-z\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/11\\\/Phil-Folden.png\",\"datePublished\":\"2018-01-31T10:00:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Inilah 10 remaja generasi Z, kelahiran rentang 1996 hingga 2010, yang yakin menatap masa depan, mendobrak kemapanan. Siapa saja mereka?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/31\\\/10-pemain-generasi-z\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/31\\\/10-pemain-generasi-z\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/31\\\/10-pemain-generasi-z\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/11\\\/Phil-Folden.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/11\\\/Phil-Folden.png\",\"width\":720,\"height\":404,\"caption\":\"Folden bisa saja mendapatkan menit bermain 10 remaja generasi Z\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/31\\\/10-pemain-generasi-z\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"10 Pemain Generasi Z yang Siap Pendobrak Kemapanan di Masa Depan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Pemain Generasi Z yang Siap Pendobrak Kemapanan di Masa Depan | Football Tribe Indonesia","description":"Inilah 10 remaja generasi Z, kelahiran rentang 1996 hingga 2010, yang yakin menatap masa depan, mendobrak kemapanan. Siapa saja mereka?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"10 Pemain Generasi Z yang Siap Pendobrak Kemapanan di Masa Depan | Football Tribe Indonesia","og_description":"Inilah 10 remaja generasi Z, kelahiran rentang 1996 hingga 2010, yang yakin menatap masa depan, mendobrak kemapanan. Siapa saja mereka?","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-01-31T10:00:47+00:00","og_image":[{"width":720,"height":404,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Phil-Folden.png","type":"image\/png"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"10 Pemain Generasi Z yang Siap Pendobrak Kemapanan di Masa Depan","datePublished":"2018-01-31T10:00:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/"},"wordCount":83,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Phil-Folden.png","keywords":["Generasi Z","Phil Folden","Ryan Sessegnon","Slider"],"articleSection":["Serba-Serbi","Turun Minum"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/","name":"10 Pemain Generasi Z yang Siap Pendobrak Kemapanan di Masa Depan | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Phil-Folden.png","datePublished":"2018-01-31T10:00:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Inilah 10 remaja generasi Z, kelahiran rentang 1996 hingga 2010, yang yakin menatap masa depan, mendobrak kemapanan. Siapa saja mereka?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Phil-Folden.png","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Phil-Folden.png","width":720,"height":404,"caption":"Folden bisa saja mendapatkan menit bermain 10 remaja generasi Z"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/31\/10-pemain-generasi-z\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10 Pemain Generasi Z yang Siap Pendobrak Kemapanan di Masa Depan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21405","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21405"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21405\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15619"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21405"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21405"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21405"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}