{"id":20945,"date":"2018-01-26T17:30:57","date_gmt":"2018-01-26T10:30:57","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=20945"},"modified":"2018-01-26T16:16:43","modified_gmt":"2018-01-26T09:16:43","slug":"deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/","title":{"rendered":"Deretan Logo Klub Sepak Bola Terburuk"},"content":{"rendered":"<p>Logo klub sepak bola sudah seharusnya memiliki nilai filosofis. Namun, desain tentunya tak kalah penting dari sekadar filosofi belaka. Logo tentunya menjadi wajah awal dari klub yang bersangkutan, dan maka dari itu desain yang apik tentu dibutuhkan.<\/p>\n<p>Baru-baru ini, Leeds United menghebohkan dunia sepak bola setelah meluncurkan logo barunya. Diklaim diproses dalam waktu lebih kurang enam bulan dan berkonsultasi kepada 10 ribu supporter, logo baru <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/25\/logo-anyar-leeds-united\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Leeds tersebut langsung mendapat caci maki<\/strong><\/a> ketika diluncurkan. Tak tanggung-tanggung, petisi untuk mengubah logo baru tersebut langsung muncul dan ditandatangani lebih dari 10 ribu orang!<\/p>\n<p>Memang, tak dapat dipungkiri, logo baru Leeds tersebut terlihat buruk dan terkesan tidak niat.. Namun, Leeds tentunya tidak sendirian. Masih ada beberapa klub lain yang logonya tak kalah menyedihkan, bahkan ada yang dari Indonesia!<\/p>\n<p>Berikut ini deretan logo klub sepak bola terburuk di dunia:<\/p>\n        <\/div>\n        <div id=\"tribe-slideshow-wrap-20946\" data-id=\"20946\"\n             class=\"slideshow slideshow_id_20946\">\n            <div class=\"tribe-slideshow\" id=\"slideshow20946\">\n                                <div class=\"swiper-wrapper\">\n                                                <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/napoli_4252.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '20945';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Napoli<\/strong><\/h3>\n<p>Logo Napoli saat ini tidak sementereng kualitasnya. Untuk klub yang sedang menduduki klasemen Serie A, ditambah sejarah yang apik, logo bundar dengan huruf \u201cN\u201d besar tentunya terlihat terlalu minimalis. Napoli sempat memiliki logo yang bagus di masa lampau, namun saat ini, rasanya logo mereka pantas untuk masuk ke daftar ini.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/logo_gruen_1280x800.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '20945';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Wolfsburg<\/strong><\/h3>\n<p>Jika kalian menganggap logo Napoli sudah minimalis, coba tengok logo Wolfsburg. Juara Bundesliga musim 2008\/2009 ini hanya memiliki logo bundar berwarna hijau putih dengan huruf. Nasib Wolfsburg sebenarnya mirip dengan Napoli, karena mereka dulu memiliki logo yang keren. Sayang, simplifikasi yang berlebihan di era modern ini berdampak buruk bagi mereka.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/ce8aa55318d5122a8e97881c60db81e0.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '20945';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Benevento<\/strong><\/h3>\n<p>Logo milik Benevento tak kalah buruk dari penampilan mereka di Serie A musim ini. Dengan warna dasar merah kuning yang mencolok, mereka menaruh seorang nenek sihir yang sedang terbang. Logo mereka rasanya layak bila digunakan di tim Quidditch di serial Harry Potter, namun untuk sepak bola? Rasanya tidak.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/a87ca38a9b1e2bf1cd20eb4dd6492712.jpeg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '20945';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Barito Putera<\/strong><\/h3>\n<p>Barito Putera menjadi satu-satunya klub Indonesia yang berada di daftar ini. Logo Laskar Antasari ini tentunya kalah jauh ketimbang logo-logo klub Indonesia lainnya, yang hampir semuanya oke. Kami paham bahwa angka 88 yang ada di logo mereka merujuk ke tahun mereka terbentuk (1988), namun setidaknya akan lebih baik apabila angka yang dituliskan tidak hanya setengah.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/Gombak.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '20945';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Gombak United<\/strong><\/h3>\n<p>Gombak United barangkali memiliki logo yang paling norak seantero sepak bola dunia. Entah apa yang ada di pikiran mereka ketika membuat logo bergambar seekor kerbau tiga dimensi yang ingin menangkap bola seukurannya. Tentunya, logo klub asal Singapura ini layak masuk ke daftar ini.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/hjOnvwKI.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '20945';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Burton Albion<\/strong><\/h3>\n<p>Sekilas tak ada yang aneh dari logo klub yang berkompetisi di Divisi Championship Liga Inggris ini. Namun, apabila kalian perhatikan lebih baik, terungkap bahwa simbol utama dari logo ini adalah seseorang yang gemuk sedang menendang bola. Semakin ironis tentunya, karena ada tulisan \u201c<em>Brewers<\/em>\u201d yang merujuk kepada julukan Burton yang berasal dari tradisi pembuatan bir di kota mereka, seolah-olah pria di logo tersebut buncit karena terlalu banyak mengonsumsi bir.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/1200px-HSV-Logo.svg.png\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '20945';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Hamburger SV<\/strong><\/h3>\n<p>Filosofi dari lambang Hamburg sebenarnya cukup bermakna. Warna biru di latar merujuk kepada tradisi kemaritiman di kota Hamburg. Namun, simbol persegi yang dimiringkan hingga berbentuk <em>diamond <\/em>itu entah apa artinya.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/fzQNKWKo_400x400.jpeg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '20945';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>FC Sheriff Tiraspol<\/strong><\/h3>\n<p>Klub asal Moldova ini tampak sangat total mengusung nama \u201c<em>Sheriff<\/em>\u201d. Sayang, totalitas mereka tampak berlebihan ketika mereka membuat logo. Klub yang kerap kali masuk ke Liga Europa ini membuat logo persis seperti lencana <em>sheriff<\/em> di Amerika sana. Mungkin cocok apabila ada di baju seorang polisi, namun tidak untuk di <em>jersey <\/em>sepak bola.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/limon_badge.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '20945';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Limon FC<\/strong><\/h3>\n<p>Umumnya, tornado adalah sesuatu yang menyeramkan, namun klub asal Kosta Rika ini berhasil membuat tornado yang lucu di logonya. Limon menaruh tornado yang sedang tertawa nakal yang tengah menghembus sebuah bola. Tak hanya itu, tornado tersebut dikemas dalam bingkai yang tampak seperti lencana di kapal perompak. Sungguh lucu.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/marsa.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '20945';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>AS Marsa<\/strong><\/h3>\n<p>Klub dari Tunisia ini memiliki logo yang tak kalah lucu dari Limon FC. Bergambar unta berpunuk satu yang mengenakan seragam berwarna kuning hijau, sang unta terlihat sedang berusaha menendang bola. Kerennya, si unta tampak memiliki kaki elastis yang dapat ditekuk 180 derajat. <em>Oh<\/em> ya, lehernya juga tak kalah elastis.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                            <\/div>\n                <div class=\"row\">\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-prev\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-left\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-2 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-pagination\"><\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-next\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-right\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/div>\n        <div class=\"text-content\">\n        \n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Ganesha Arif Lesmana (<a href=\"https:\/\/twitter.com\/ganesharif\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@ganesharif<\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penggemar sepak bola dan basket<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Logo klub sepak bola sudah seharusnya memiliki nilai filosofis. Namun, desain tentunya tak kalah penting dari sekadar filosofi belaka. Logo tentunya menjadi wajah awal dari klub yang bersangkutan, dan maka dari itu desain yang apik tentu dibutuhkan. Baru-baru ini, Leeds United menghebohkan dunia sepak bola setelah meluncurkan logo barunya. Diklaim diproses dalam waktu lebih kurang enam bulan dan berkonsultasi kepada 10 ribu supporter, logo baru Leeds tersebut langsung mendapat caci maki ketika diluncurkan. Tak tanggung-tanggung, petisi untuk mengubah logo baru tersebut langsung muncul dan ditandatangani lebih dari 10 ribu orang! Memang, tak dapat dipungkiri, logo baru Leeds tersebut terlihat buruk dan terkesan tidak niat.. Namun, Leeds tentunya tidak sendirian. Masih &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Deretan Logo Klub Sepak Bola Terburuk&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":20957,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[93,90],"tags":[2804,210,1195,2801,2802,2800,353,710,2803,2788,130,122,624],"class_list":["post-20945","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serba-serbi","category-turun-minum","tag-as-marsa","tag-barito-putera","tag-benevento","tag-burton-albion","tag-fc-sheriff-tiraspol","tag-gombak-united","tag-hamburger-sv","tag-jersey","tag-limon-fc","tag-logo","tag-napoli","tag-slider","tag-vfl-wolfsburg"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Deretan Logo Klub Sepak Bola Terburuk | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Masih ada beberapa klub lain yang logonya tak kalah menyedihkan, bahkan ada yang dari Indonesia. Berikut ini deretan logo klub sepak bola terburuk di dunia!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Deretan Logo Klub Sepak Bola Terburuk | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Masih ada beberapa klub lain yang logonya tak kalah menyedihkan, bahkan ada yang dari Indonesia. Berikut ini deretan logo klub sepak bola terburuk di dunia!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-01-26T10:30:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/logo-klub.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"404\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/26\\\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/26\\\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Deretan Logo Klub Sepak Bola Terburuk\",\"datePublished\":\"2018-01-26T10:30:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/26\\\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\\\/\"},\"wordCount\":150,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/26\\\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/01\\\/logo-klub.png\",\"keywords\":[\"AS Marsa\",\"Barito Putera\",\"Benevento\",\"Burton Albion\",\"FC Sheriff Tiraspol\",\"Gombak United\",\"Hamburger SV\",\"Jersey\",\"Limon FC\",\"Logo\",\"Napoli\",\"Slider\",\"VfL Wolfsburg\"],\"articleSection\":[\"Serba-Serbi\",\"Turun Minum\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/26\\\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/26\\\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\\\/\",\"name\":\"Deretan Logo Klub Sepak Bola Terburuk | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/26\\\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/26\\\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/01\\\/logo-klub.png\",\"datePublished\":\"2018-01-26T10:30:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Masih ada beberapa klub lain yang logonya tak kalah menyedihkan, bahkan ada yang dari Indonesia. Berikut ini deretan logo klub sepak bola terburuk di dunia!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/26\\\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/26\\\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/26\\\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/01\\\/logo-klub.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/01\\\/logo-klub.png\",\"width\":720,\"height\":404,\"caption\":\"logo klub sepak bola terburuk\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/01\\\/26\\\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Deretan Logo Klub Sepak Bola Terburuk\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Deretan Logo Klub Sepak Bola Terburuk | Football Tribe Indonesia","description":"Masih ada beberapa klub lain yang logonya tak kalah menyedihkan, bahkan ada yang dari Indonesia. Berikut ini deretan logo klub sepak bola terburuk di dunia!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Deretan Logo Klub Sepak Bola Terburuk | Football Tribe Indonesia","og_description":"Masih ada beberapa klub lain yang logonya tak kalah menyedihkan, bahkan ada yang dari Indonesia. Berikut ini deretan logo klub sepak bola terburuk di dunia!","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-01-26T10:30:57+00:00","og_image":[{"width":720,"height":404,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/logo-klub.png","type":"image\/png"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Deretan Logo Klub Sepak Bola Terburuk","datePublished":"2018-01-26T10:30:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/"},"wordCount":150,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/logo-klub.png","keywords":["AS Marsa","Barito Putera","Benevento","Burton Albion","FC Sheriff Tiraspol","Gombak United","Hamburger SV","Jersey","Limon FC","Logo","Napoli","Slider","VfL Wolfsburg"],"articleSection":["Serba-Serbi","Turun Minum"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/","name":"Deretan Logo Klub Sepak Bola Terburuk | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/logo-klub.png","datePublished":"2018-01-26T10:30:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Masih ada beberapa klub lain yang logonya tak kalah menyedihkan, bahkan ada yang dari Indonesia. Berikut ini deretan logo klub sepak bola terburuk di dunia!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/logo-klub.png","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/logo-klub.png","width":720,"height":404,"caption":"logo klub sepak bola terburuk"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/26\/deretan-logo-klub-sepak-bola-terburuk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Deretan Logo Klub Sepak Bola Terburuk"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20945","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20945"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20945\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20957"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20945"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20945"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20945"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}