{"id":2065,"date":"2017-03-09T10:56:33","date_gmt":"2017-03-09T03:56:33","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=2065"},"modified":"2017-03-09T10:56:33","modified_gmt":"2017-03-09T03:56:33","slug":"kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/","title":{"rendered":"10 Kisah Pulang Kampung Paling Romantis di Liga Spanyol"},"content":{"rendered":"<p>Di Spanyol, rumah adalah suatu konsep yang sentimentil. Masyarakat Spanyol punya pepatah \u201c<em>mi casa es tu casa<\/em>\u201d, yang kurang lebih berarti \u201crumahku, rumahmu juga.\u201d<\/p>\n<p>Maka, jika seorang pesepak bola kembali ke kampung halamannya untuk kembali memperkuat klub kota kelahirannya atau tempatnya menimba ilmu sepak bola, pendukung klub tersebut akan menikmati cerita tersebut lebih dari kisah cinta karangan Shakespeare.<\/p>\n<p>Berikut ini sepuluh kisah \u2018pulang kampung\u2019 terbaik di Liga Spanyol:<\/p>\n<h3>\u00a0<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2066 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/1-2.jpg\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/1-2.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/1-2-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/1-2-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/1-2-560x373.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/>Alvaro Morata<\/h3>\n<p>Mari kita mulai dengan kisah paling segar karena baru saja terjadi. Alvaro Morata meninggalkan klub yang membesarkannya, Real Madrid, karena ingin lebih dihargai sebagai pemain inti. Padahal, ia baru saja mereguk nikmatnya menjuarai Liga Champions pada tahun 2014.<\/p>\n<p>Kelanjutan kisahnya cukup puitis. Bersama Juventus, pemain kelahiran 23 Oktober 1992 ini menjuarai Liga Italia dan sukses menembus final Liga Champions setahun setelahnya. Menariknya, Morata menyumbang gol penentu yang membungkam Real Madrid di semifinal.<\/p>\n<p>Los Blancos akhirnya harus mengeluarkan dana 30 juta euro untuk memulangkan Morata kembali ke Santiago Bernabeu di awal musim 2016\/2017.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2067 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/2-2.jpg\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/2-2.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/2-2-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/2-2-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/2-2-560x373.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/>Juan Valeron<\/h3>\n<p>Merasa asing dengan nama Juan Carlos Valeron? Coba tanyakan kepada paman atau kakak Anda yang pernah menyaksikan kehebatan gelandang ini bersama Deportivo La Coruna di awal dekade 2000-an.<\/p>\n<p>Valeron adalah binaan asli Las Palmas yang merantau ke Mallorca dan Atletico Madrid sebelum akhirnya mencapai sukses luar biasa bersama Super Depor. Ia menjuarai Liga Spanyol pada tahun 2000 dan setia selama 13 tahun bersama klub La Coruna tersebut.<\/p>\n<p>Valeron kembali ke Las Palmas baru pada usianya yang ke-38 di awal musim 2013\/2014. Akhir musim lalu, legenda Spanyol ini gantung sepatu diiringi perpisahan mengharukan oleh para pendukung Las Palmas.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2068 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Joaquin-Sanchez.jpg\" width=\"594\" height=\"404\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Joaquin-Sanchez.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Joaquin-Sanchez-331x225.jpg 331w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Joaquin-Sanchez-559x380.jpg 559w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Joaquin-Sanchez-560x381.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Joaquin Sanchez<\/h3>\n<p>Mungkin hanya di Spanyol, pemain berusia 34 tahun disambut bagai dewa ketika kembali ke klub masa kecilnya. Pada musim panas 2015, 20.000 pendukung Real Betis memenuhi stadion ketika Joaquin Sanchez memutuskan kembali ke klub tempatnya memulai karir.<\/p>\n<p>Bagi Real Betis, Joaquin memang legenda yang pantas dirindukan. Pemain ini mempersembahkan gelar Copa del Rey pada tahun 2005, gelar yang sampai sekarang sulit diulangi dengan kondisi tim yang sulit. Meski sudah berusia senja, Los Verdiblancos membutuhkan kematangan pemain kelahiran 21 Juli 1981. Pengalamannya memang segudang, antara lain memperkuat Valencia, Malaga dan Fiorentina di tengah-tengah dua fase karirnya untuk Betis.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2069 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Jonathan-Viera.jpg\" width=\"594\" height=\"403\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Jonathan-Viera.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Jonathan-Viera-332x225.jpg 332w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Jonathan-Viera-560x380.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/>Jonathan Viera<\/h3>\n<p>Jonathan siapa? Ah, Anda berarti melewatkan sensasi pemain jenius ini. Jonathan Viera adalah salah satu kunci di balik penampilan atraktif Las Palmas musim 2016\/2017 ini.<\/p>\n<p>Perjalanan karier pemain kelahiran Las Palmas, 21 Oktober 1989 ini mirip dengan seniornya, Juan Valeron. Bedanya, Viera lebih banyak berkarier di klub-klub medioker.<\/p>\n<p>Setelah meninggalkan Las Palmas, kariernya di Valencia tak berjalan mulus. Akhirnya, ia rela memperkuat Rayo Vallecano dan bahkan menerima tawaran Standard Liege di Liga Belgia. Untung, klub masa kecilnya menyambutnya kembali dengan tangan terbuka. Di bawah asuhan pelatih Enrique Setien, Viera dan Las Palmas adalah klub papan tengah paling eksplosif musim ini.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2070 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Asier-Ilarramendi.jpg\" width=\"594\" height=\"439\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Asier-Ilarramendi.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Asier-Ilarramendi-304x225.jpg 304w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Asier-Ilarramendi-514x380.jpg 514w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Asier-Ilarramendi-560x414.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/>Asier Ilarramendi<\/h3>\n<p>Jangan salahkan Asier Ilarramendi yang meninggalkan klub masa kecilnya untuk bergabung dengan raksasa seperti Real Madrid. Semua orang pasti ingin memperkuat Real Madrid, tapi tidak semua orang sanggup bersaing ketat dengan para pemain bintang di dalamnya.<\/p>\n<p>Setelah dua musim berlalu, Real Sociedad menawarkan kembali kehangatan rumah yang dirindukan Ilarra. Pemain kelahiran 8 Maret 1990 ini akhirnya bergabung kembali dengan Sociedad mulai awal musim 2015\/2106, dan sampai sekarang menjadi bagian penting klub kuda hitam asal wilayah Basque ini.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2071 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Aritz-Aduriz.jpg\" width=\"594\" height=\"395\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Aritz-Aduriz.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Aritz-Aduriz-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Aritz-Aduriz-571x380.jpg 571w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Aritz-Aduriz-560x372.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/>Aritz Aduriz<\/h3>\n<p>Bukan hanya Liga Inggris yang punya penyerang tua tajam dalam diri Zlatan Ibrahimovic. Liga Spanyol juga punya Aritz Aduriz, pria kelahiran 11 Februari 1981 yang masih rajin mencetak gol untuk Athletic Bilbao.<\/p>\n<p>Aduriz sebenarnya sudah dua kali \u2018pulang kampung ke Bilbao. Ia meninggalkan Los Leones pada tahun 2004 untuk bergabung dengan Valladolid. Selang setahun, ia kembali lagi untuk mencoba peruntungannya di Bilbao. Peluang untuk merantau membawanya ke Mallorca kemudian Valencia. Namun, sejak kembali lagi ke Bilbao pada tahun 2012 lalu, ketajaman Aduriz baru menyita perhatian kita.<\/p>\n<p>Penyerang bernomor punggung 20 ini mencetak tiga gol ke gawang Barcelona yang membawa Bilbao menjuarai Piala Super Spanyol 2015.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2072 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645765186.jpg\" width=\"594\" height=\"395\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645765186.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645765186-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645765186-571x380.jpg 571w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645765186-560x372.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/>Gerard Pique<\/h3>\n<p>Meski sukses bersama Barcelona, perjalanan karir Gerard Pique dimulai di Manchester United. Klub Inggris tersebut memang merupakan klub senior pertamanya. Meski demikian, dasar-dasar teknik sepak bola dipelajarinya di akademi Barcelona, klub kota kelahiran pemain kelahiran 2 Februari 1987 ini<\/p>\n<p>Maka, ketika Barcelona menawarinya untuk bergabung kembali pada awal musim 2008\/2009, Pique tak pernah berpaling lagi. Enam gelar juara Liga Spanyol dan tiga gelar juara Liga Champions sudah lebih dari cukup untuk membuatnya dikenang sebagai legenda klub.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2073 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cesc-Fabregas.jpg\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cesc-Fabregas.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cesc-Fabregas-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cesc-Fabregas-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Cesc-Fabregas-560x373.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/>Cesc Fabregas<\/h3>\n<p>Kasusnya mirip dengan Pique. Fabregas diboyong Arsenal dari akademi Barcelona, dan mengecap awal karier seniornya di klub kota London tersebut. Ia bahkan sudah sempat dipercaya menjadi kapten sebelum Barcelona membawanya pulang pada awal musim 2011\/2012.<\/p>\n<p>Bedanya, Barcelona ternyata bukan menjadi tempat Fabregas menutup karier. Pemain kelahiran 4 Mei 1987 ini kembali ke London pada musim panas 2014 untuk memperkuat Chelsea.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2074 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Jose-Antonio-Reyes.jpg\" width=\"594\" height=\"390\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Jose-Antonio-Reyes.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Jose-Antonio-Reyes-343x225.jpg 343w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Jose-Antonio-Reyes-579x380.jpg 579w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Jose-Antonio-Reyes-560x368.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Jose Antonio Reyes<\/h3>\n<p>Seperti halnya Fabregas, Jose Antonio Reyes juga ternyata belum kunjung menutup karirnya di klub masa kecilnya. Pemain kelahiran 1 September 1983 ini meninggalkan Sevilla pada tahun 2004 untuk bergabung dengan Arsenal. Dari situ, jasanya dimanfaatkan berbagai klub besar, antara lain Real Madrid, Benfica dan Atletico Madrid sebelum kembali ke Sevilla di musim panas 2012.<\/p>\n<p>Periode kedua karier Reyes di Sevilla bergelimang trofi, meskipun pengaruh dirinya sudah jauh menurun. Mantan penyerang nasional Spanyol ini menjadi bagian tim Los Nervionenses yang menjuarai Liga Europa tiga kali berturut-turut (2014, 2015 dan 2016). Namun, karena kontraknya habis, Reyes harus rela dilepas dengan status bebas transfer.<\/p>\n<p>Sejak awal musim 2016\/2017, Reyes memperkuat Espanyol. Besar kemungkinan ia akan menutup karir di klub Catalunya tersebut.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2075 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fernando-Torres.jpg\" alt=\"Fernando Torres\" width=\"594\" height=\"367\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fernando-Torres.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fernando-Torres-350x216.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fernando-Torres-560x346.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Fernando Torres<\/h3>\n<p>Nama ini sengaja disimpan di urutan terakhir karena kisah cinta dengan klub masa kecilnya terlalu indah untuk diceritakan.<\/p>\n<p>Fernando Torres adalah pangeran Atletico Madrid. Ia bahkan sudah menjadi legenda klub di awal usia kepala dua, dan sempat mengemban tanggung jawab sebagai kapten di usianya yang ke-19. Petualangan suksesnya di Liga Inggris bersama Liverpool maupun yang kurang sukses bersama Chelsea, tak melunturkan kecintaan pendukung Atletico kepadanya.<\/p>\n<p>Ketika pria kelahiran 20 Maret 1984 ini memutuskan untuk kembali memperkuat Atleti dengan status pinjaman dari AC Milan pada bukan Januari 2016 lalu, sekitar 50.000 pendukung Atleti memenuhi stadion Vicente Calderon. Mereka ingin memberi sambutan sehangat mungkin bagi pangeran tampan mereka yang pulang ke rumah.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/maheeeR\" target=\"_blank\">@<span class=\"u-linkComplex-target\">maheeeR<\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pecinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku &#8216;Home &amp; Away&#8217;.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di Spanyol, rumah adalah suatu konsep yang sentimentil. Masyarakat Spanyol punya pepatah \u201cmi casa es tu casa\u201d, yang kurang lebih berarti \u201crumahku, rumahmu juga.\u201d Maka, jika seorang pesepak bola kembali ke kampung halamannya untuk kembali memperkuat klub kota kelahirannya atau tempatnya menimba ilmu sepak bola, pendukung klub tersebut akan menikmati cerita tersebut lebih dari kisah cinta karangan Shakespeare. Berikut ini sepuluh kisah \u2018pulang kampung\u2019 terbaik di Liga Spanyol: \u00a0Alvaro Morata Mari kita mulai dengan kisah paling segar karena baru saja terjadi. Alvaro Morata meninggalkan klub yang membesarkannya, Real Madrid, karena ingin lebih dihargai sebagai pemain inti. Padahal, ia baru saja mereguk nikmatnya menjuarai Liga Champions pada tahun 2014. Kelanjutan kisahnya &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;10 Kisah Pulang Kampung Paling Romantis di Liga Spanyol&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":2075,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,89,77],"tags":[129,178,122,153],"class_list":["post-2065","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-kolom","category-spanyol","tag-featured","tag-la-liga","tag-slider","tag-spanyol"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>10 Kisah Pulang Kampung Paling Romantis di Liga Spanyol | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Kisah Pulang Kampung Paling Romantis di Liga Spanyol | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di Spanyol, rumah adalah suatu konsep yang sentimentil. Masyarakat Spanyol punya pepatah \u201cmi casa es tu casa\u201d, yang kurang lebih berarti \u201crumahku, rumahmu juga.\u201d Maka, jika seorang pesepak bola kembali ke kampung halamannya untuk kembali memperkuat klub kota kelahirannya atau tempatnya menimba ilmu sepak bola, pendukung klub tersebut akan menikmati cerita tersebut lebih dari kisah cinta karangan Shakespeare. Berikut ini sepuluh kisah \u2018pulang kampung\u2019 terbaik di Liga Spanyol: \u00a0Alvaro Morata Mari kita mulai dengan kisah paling segar karena baru saja terjadi. Alvaro Morata meninggalkan klub yang membesarkannya, Real Madrid, karena ingin lebih dihargai sebagai pemain inti. Padahal, ia baru saja mereguk nikmatnya menjuarai Liga Champions pada tahun 2014. Kelanjutan kisahnya &hellip; Continue reading &quot;10 Kisah Pulang Kampung Paling Romantis di Liga Spanyol&quot;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-09T03:56:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fernando-Torres.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"367\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/09\\\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/09\\\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"10 Kisah Pulang Kampung Paling Romantis di Liga Spanyol\",\"datePublished\":\"2017-03-09T03:56:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/09\\\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\\\/\"},\"wordCount\":1004,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/09\\\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/Fernando-Torres.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"La Liga\",\"Slider\",\"Spanyol\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Kolom\",\"Spanyol\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/09\\\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/09\\\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\\\/\",\"name\":\"10 Kisah Pulang Kampung Paling Romantis di Liga Spanyol | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/09\\\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/09\\\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/Fernando-Torres.jpg\",\"datePublished\":\"2017-03-09T03:56:33+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/09\\\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/09\\\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/Fernando-Torres.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/Fernando-Torres.jpg\",\"width\":594,\"height\":367,\"caption\":\"Fernando Torres Liga Spanyol\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Kisah Pulang Kampung Paling Romantis di Liga Spanyol | Football Tribe Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"10 Kisah Pulang Kampung Paling Romantis di Liga Spanyol | Football Tribe Indonesia","og_description":"Di Spanyol, rumah adalah suatu konsep yang sentimentil. Masyarakat Spanyol punya pepatah \u201cmi casa es tu casa\u201d, yang kurang lebih berarti \u201crumahku, rumahmu juga.\u201d Maka, jika seorang pesepak bola kembali ke kampung halamannya untuk kembali memperkuat klub kota kelahirannya atau tempatnya menimba ilmu sepak bola, pendukung klub tersebut akan menikmati cerita tersebut lebih dari kisah cinta karangan Shakespeare. Berikut ini sepuluh kisah \u2018pulang kampung\u2019 terbaik di Liga Spanyol: \u00a0Alvaro Morata Mari kita mulai dengan kisah paling segar karena baru saja terjadi. Alvaro Morata meninggalkan klub yang membesarkannya, Real Madrid, karena ingin lebih dihargai sebagai pemain inti. Padahal, ia baru saja mereguk nikmatnya menjuarai Liga Champions pada tahun 2014. Kelanjutan kisahnya &hellip; Continue reading \"10 Kisah Pulang Kampung Paling Romantis di Liga Spanyol\"","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-03-09T03:56:33+00:00","og_image":[{"width":594,"height":367,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fernando-Torres.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"10 Kisah Pulang Kampung Paling Romantis di Liga Spanyol","datePublished":"2017-03-09T03:56:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/"},"wordCount":1004,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fernando-Torres.jpg","keywords":["Featured","La Liga","Slider","Spanyol"],"articleSection":["Eropa","Kolom","Spanyol"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/","name":"10 Kisah Pulang Kampung Paling Romantis di Liga Spanyol | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fernando-Torres.jpg","datePublished":"2017-03-09T03:56:33+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/09\/kisah-pulang-kampung-di-liga-spanyol\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fernando-Torres.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/Fernando-Torres.jpg","width":594,"height":367,"caption":"Fernando Torres Liga Spanyol"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2065","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2065"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2065\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2075"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2065"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2065"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2065"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}