{"id":1854,"date":"2017-03-01T12:19:56","date_gmt":"2017-03-01T05:19:56","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=1854"},"modified":"2017-03-01T12:19:56","modified_gmt":"2017-03-01T05:19:56","slug":"sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/","title":{"rendered":"Sevilla: Spesialis Remontada di Liga Spanyol 2016\/2017"},"content":{"rendered":"<p>Jorge Sampaoli menjadi bahan pembicaraan hangat di Liga Spanyol musim ini. Ia berhasil merevolusi Sevilla menjadi salah satu peserta paling atraktif di La Liga. Bukan hanya itu, tercatat sudah enam kali Los Nervionenses bangkit dari ketertinggalan (istilah Spanyol: <em>remontada<\/em>) hingga akhirnya memenangi pertandingan (hingga jornada\/pekan ke-24).<\/p>\n<p>Mari kita bahas enam situasi tesebut:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1855 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/a.jpg\" width=\"594\" height=\"428\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/a.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/a-312x225.jpg 312w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/a-527x380.jpg 527w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/a-560x404.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>\u00a0Jornada 1: \u00a06-4 lawan Espanyol (kandang) &#8211; 20 Agustus 2016<\/strong><\/h3>\n<p>Pertandingan pertama mempertemukan dua klub yang berbenah banyak di awal musim. Meski bermain di kandang sendiri, Sevilla membuat pendukungnya ketar-ketir. Gabriel Mercado dan kawan-kawan ketinggalan dengan skor 2-3 di babak pertama. Barulah di babak kedua, mereka menggila dengan membombardir gawang Espanyol dengan 4 gol.<\/p>\n<p>Gol-gol yang membalikkan keadaan memang bukan berasal dari para pemain pengganti. Namun, Sampaoli mempertegas kualitas pemain-pemain yang baru didatangkannya. Empat gol di babak kedua itu memang dicetak para pendatang baru: Franco Vazquez, Pedro Sarabia, Wissam Ben Yedder dan Hiroshi Kiyotake. Skor 6-4 juga merupakan hasil yang cukup dahsyat untuk sebuah pertandingan pembuka.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1856 size-mh-magazine-content\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aa-594x381.jpg\" width=\"594\" height=\"381\" \/><\/p>\n<h3>\u00a0Jornada 3: 2-1 lawan Las Palmas (kandang) \u2013 10 September 2016<\/h3>\n<p>Di pertandingan inilah terlihat peran Sampaoli sebagai motivator dan ahli taktik ulung. Ketinggalan satu gol di babak pertama, Sevilla akhirnya menang dengan mencetak dua gol di babak kedua.<\/p>\n<p>Perlu digarisbawahi bahwa kedua gol Sevilla tercipta di menit 89 dan 93. Itu memperkuat argumen bahwa Sampaoli sukses menanamkan mental tak mudah menyerah ke diri anak-anak asuhnya. Di samping itu, pelatih berkepala botak ini memang jeli karena kedua gol penentu kemenangan dicetak oleh dua pemain pengganti, yaitu Pablo Sarabia (penalti) dan Carlos Fernandez. Nama terakhir merupakan pemain Sevilla Atletico (tim junior Sevilla) yang dipromosikan khusus pertandingan ini.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1857 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaa.jpg\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaa.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaa-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaa-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaa-560x373.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>\u00a0Jornada 12: 2-3\u00a0lawan Deportivo (tandang) 19 November 2016<\/h3>\n<p>Ini pertandingan yang cukup menguji kesabaran pendukung Sevilla. Bentuk permainan mereka di babak pertama terlihat tak teratur, sehingga dampaknya adalah ketinggalan 0-2 dari tuan rumah. Untungnya, Steven Nzonzi mencuri gol semenit sebelum jeda.<\/p>\n<p>Permainan mereka di babak kedua lebih terarah, meski Sampaoli sempat terlihat frustrasi karena pasukannya tak kunjung menambah gol. Untungnya, pergantian pemain kembali bertuah. Kali ini Vitolo yang baru masuk di babak kedua mencetak gol penyama pada menit ke-87. Gol kemenangan mereka baru dicetak pada menit ke-90 gol melalui Gabriel Mercado.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1858 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaaa.jpg\" width=\"594\" height=\"404\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaaa.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaaa-331x225.jpg 331w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaaa-559x380.jpg 559w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaaa-560x381.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Jornada 18: 2-1 lawan Real Madrid (kandang) 15 Januari 2017<\/h3>\n<p>Ini pertandingan yang pasti tak akan dilupakan para pendukung Sevilla. Kestabilan performa membuat mereka mampu bersaing di posisi tiga teratas klasemen. Di pekan ke-18, mereka kedatangan pemuncak klasemen yang sama sekali belum terkalahkan, yaitu Real Madrid.<\/p>\n<p>Sevilla lagi-lagi tertinggal melalui penalti Cristiano Ronaldo di babak pertama. Untungnya, mental baja mereka kembali berbicara. Tekanan bertubi-tubi yang dimotori Samir Nasri akhirnya berbuah gol bunuh diri Sergio Ramos di menit 85. Setelah itu, pergantian pemain yang dilakukan Sampaoli kembali bertuah. Kali ini rekrutan baru mereka, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/24\/stevan-jovetic-dan-jalan-nasibnya\/\" target=\"_blank\">Stevan Jovetic<\/a> mencetak gol kemenangan di menit 91.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1859 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaaaa.jpg\" width=\"594\" height=\"395\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaaaa.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaaaa-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaaaa-571x380.jpg 571w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/aaaaa-560x372.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Jornada 19: 4-3 lawan Osasuna (tandang) 22 Januari 2017<\/h3>\n<p>Mungkin, Sampaoli masih harus menghindari kegagalan meraup poin jika menghadapi klub-klub papan bawah. Setelah dikalahkan Granada dengan skor 1-2 di jornada 15, Los Nervionenses nyaris terpeleset lagi ketika menghadapi Osasuna. Padahal tim tuan rumah hanya klub promosi yang masih terjebak di dasar klasemen.<\/p>\n<p>Babak pertama berakhir imbang 1-1 setelah Vicente Iborra sukses membalas gol tim tuan rumah. Sedikit petaka melanda ketika Iborra malah mncetak gol bunuh diri di menit ke-63. Uniknya, Iborra menebus kesalahannya dengan kembali mencetak gol balasan yang memaksa skor sementara menjadi 2-2.<\/p>\n<p>Ketika waktu memasuki 10 menit terakhir pertandingan, lagi-lagi pemain pengganti yang menjadi pembeda. Pemain kesayangan Sampaoli, Pablo Sarabia, langsung menunjukkan tajinya dengan menyumbang satu asis dan satu gol, padahal ia hanya terlibat selama 19 menit terakhir pertandingan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1860 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645288904.jpg\" width=\"594\" height=\"433\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645288904.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645288904-309x225.jpg 309w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645288904-521x380.jpg 521w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645288904-560x408.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Jornada 24: 2-1 lawan Real Betis (tandang) 25 Februari 2017<\/h3>\n<p>D<em>erby<\/em> Sevilla yang dikenal dengan nama El Gran Derbi memang selalu berlangsung panas. Real Betis terlihat akan mampu membalas kekalahan di pertemuan pertama setelah unggul satu gol sampai turun minum. Namun, bukan Sevilla namanya jika tak mampu membalikkan keadaan.<\/p>\n<p>Los Nervionenses menyamakan skor melalui Gabriel \u2018Super Mercado\u2019 sebelum pemain pengganti mereka lagi-lagi menentukan kemenangan. Kali ini, pahlawan mereka adalah Vicente Iborra.<\/p>\n<p>***<\/p>\n<p>Jika dicermati, ada kesamaan dari semua <em>remontada<\/em> yang dilakukan Sevilla musim ini. Dua aktor yang selalu berperan penting adalah Sarabia dan Iborra. Mungkin keduanya memang senjata rahasia yang sengaja disimpan Sampaoli jika pasukannya menemui jalan buntu.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/maheeeR\" target=\"_blank\">@<span class=\"u-linkComplex-target\">maheeeR<\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pecinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku &#8216;Home &amp; Away&#8217;.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jorge Sampaoli menjadi bahan pembicaraan hangat di Liga Spanyol musim ini. Ia berhasil merevolusi Sevilla menjadi salah satu peserta paling atraktif di La Liga. Bukan hanya itu, tercatat sudah enam kali Los Nervionenses bangkit dari ketertinggalan (istilah Spanyol: remontada) hingga akhirnya memenangi pertandingan (hingga jornada\/pekan ke-24). Mari kita bahas enam situasi tesebut: \u00a0Jornada 1: \u00a06-4 lawan Espanyol (kandang) &#8211; 20 Agustus 2016 Pertandingan pertama mempertemukan dua klub yang berbenah banyak di awal musim. Meski bermain di kandang sendiri, Sevilla membuat pendukungnya ketar-ketir. Gabriel Mercado dan kawan-kawan ketinggalan dengan skor 2-3 di babak pertama. Barulah di babak kedua, mereka menggila dengan membombardir gawang Espanyol dengan 4 gol. Gol-gol yang membalikkan keadaan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Sevilla: Spesialis Remontada di Liga Spanyol 2016\/2017&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":1861,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,89,77],"tags":[129,178,421,122,153],"class_list":["post-1854","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-kolom","category-spanyol","tag-featured","tag-la-liga","tag-sevilla","tag-slider","tag-spanyol"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sevilla: Spesialis Remontada di Liga Spanyol 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jorge Sampaoli berhasil merevolusi Sevilla menjadi salah satu peserta paling atraktif di La Liga. Apa yang membuat mereka spesial?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sevilla: Spesialis Remontada di Liga Spanyol 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jorge Sampaoli berhasil merevolusi Sevilla menjadi salah satu peserta paling atraktif di La Liga. Apa yang membuat mereka spesial?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-01T05:19:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645286532.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"421\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/01\\\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/01\\\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Sevilla: Spesialis Remontada di Liga Spanyol 2016\\\/2017\",\"datePublished\":\"2017-03-01T05:19:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/01\\\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\\\/\"},\"wordCount\":694,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/01\\\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/645286532.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"La Liga\",\"Sevilla\",\"Slider\",\"Spanyol\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Kolom\",\"Spanyol\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/01\\\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/01\\\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\\\/\",\"name\":\"Sevilla: Spesialis Remontada di Liga Spanyol 2016\\\/2017 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/01\\\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/01\\\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/645286532.jpg\",\"datePublished\":\"2017-03-01T05:19:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Jorge Sampaoli berhasil merevolusi Sevilla menjadi salah satu peserta paling atraktif di La Liga. Apa yang membuat mereka spesial?\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/01\\\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/03\\\/01\\\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/645286532.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/645286532.jpg\",\"width\":594,\"height\":421,\"caption\":\"Ekpresi pemain Sevilla saat menang dtramatis atas Real Betis beberapa waktu lalu di La Liga.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sevilla: Spesialis Remontada di Liga Spanyol 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia","description":"Jorge Sampaoli berhasil merevolusi Sevilla menjadi salah satu peserta paling atraktif di La Liga. Apa yang membuat mereka spesial?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sevilla: Spesialis Remontada di Liga Spanyol 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Jorge Sampaoli berhasil merevolusi Sevilla menjadi salah satu peserta paling atraktif di La Liga. Apa yang membuat mereka spesial?","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-03-01T05:19:56+00:00","og_image":[{"width":594,"height":421,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645286532.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Sevilla: Spesialis Remontada di Liga Spanyol 2016\/2017","datePublished":"2017-03-01T05:19:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/"},"wordCount":694,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645286532.jpg","keywords":["Featured","La Liga","Sevilla","Slider","Spanyol"],"articleSection":["Eropa","Kolom","Spanyol"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/","name":"Sevilla: Spesialis Remontada di Liga Spanyol 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645286532.jpg","datePublished":"2017-03-01T05:19:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Jorge Sampaoli berhasil merevolusi Sevilla menjadi salah satu peserta paling atraktif di La Liga. Apa yang membuat mereka spesial?","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/sevilla-spesialis-remontada-di-spanyol\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645286532.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/645286532.jpg","width":594,"height":421,"caption":"Ekpresi pemain Sevilla saat menang dtramatis atas Real Betis beberapa waktu lalu di La Liga."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1854","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1854"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1854\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1861"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}