{"id":1633,"date":"2017-02-22T10:29:43","date_gmt":"2017-02-22T03:29:43","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=1633"},"modified":"2017-02-22T10:29:43","modified_gmt":"2017-02-22T03:29:43","slug":"10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/","title":{"rendered":"10 Transfer Sukses Monchi untuk Sevilla"},"content":{"rendered":"<p>Di belakang layar dari kegemilangan prestasi Sevilla yang konsisten selama beberapa musim terakhir, terdapat sosok Ramon Rodriguez Verdejo. Pria yang disapa \u2018Monchi\u2019 ini adalah mantan penjaga gawang cadangan Sevilla di masa Diego Maradona masih bermain. Sejak tahun 1999, ia menjabat sebagai direktur sepak bola Sevilla dan berandil besar atas beberapa transfer sukses Sevilla di masa lalu. Berikut ini 10 di antaranya:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1622 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/72173699.jpg\" width=\"594\" height=\"399\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/72173699.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/72173699-335x225.jpg 335w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/72173699-566x380.jpg 566w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/72173699-560x376.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>\u00a0Dani Alves<\/h3>\n<p>Sebelum menjadi bek sayap kelas dunia di Barcelona, Dani Alves sebenarnya sudah cukup sukses dengan kariernya di Sevilla. Siapa yang menyangka bahwa Alves, salah satu bek sayap terbaik dunia saat ini, ditemukan Monchi hanya dengan banderol kurang dari lima ratus ribu euro saja dari klub tak terkenal Bahia di Brazil?<\/p>\n<p>Mengingat, harga 35,5 juta euro perlu dikeluarkan Barcelona kala itu untuk memboyong pemain tim nasional Brasil ini ke Camp Nou. Sampai sekarang, nama Dani Alves selalu disebut-sebut di setiap pembahasan mengenai kelihaian Monchi di bursa transfer.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1623 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Grzegorz-Krychowiak.jpg\" width=\"594\" height=\"433\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Grzegorz-Krychowiak.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Grzegorz-Krychowiak-309x225.jpg 309w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Grzegorz-Krychowiak-521x380.jpg 521w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Grzegorz-Krychowiak-560x408.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Grzegorz Krychowiak<\/h3>\n<p>Pada musim panas 2016, Sevilla mengalami eksodus pemain dengan total harga termahal sepanjang sejarah klub. Grzegorz Krychowiak berada di urutan teratas pemain yang dijual dengan harga termahal. Pemain asal Polandia ini diboyong Paris Saint Germain (PSG) dengan harga 33,6 juta euro. Bandingkan dengan harga hanya 5,5 juta euro yang dikeluarkan untuk mendatangkannya dari Reims pada tahun 2014.<\/p>\n<p>Kepindahan pelatih Unai Emery menjadi katalis kepindahannya ke klub kaya Prancis tersebut. Kepergian Krycho, sapaan akrab Krychowiak, justru membuka kesempatan bermain lebih banyak bagi hasil pembelian murah Monchi yang lain, yaitu Steven Nzonzi.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1624 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Kevin-Gameiro.jpg\" width=\"594\" height=\"386\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Kevin-Gameiro.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Kevin-Gameiro-346x225.jpg 346w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Kevin-Gameiro-585x380.jpg 585w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Kevin-Gameiro-560x364.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Kevin Gameiro<\/h3>\n<p>Ketika Edinson Cavani datang ke Paris Saint-Germain dari Napoli, penyerang tim nasional Prancis, Kevin Gameiro terpaksa mencari klub lain. Anehnya, tak banyak klub yang berminat mengamankan jasanya. Dan Monchi beraksi kemudian.<\/p>\n<p>Dana transfer sebesar 7,5 juta euro tentu saja merupakan harga yang luar biasa murah untuk pemain sekelas Gameiro. Meski demikian, ia tak serta-merta menjadi mesin gol di Ramon Sanchez Pizjuan. Baru pada musim 2015\/2016, pemain kelahiran 9 Mei 1987 ini meledak.<\/p>\n<p>Gameiro akhirnya menjadi pilihan utama selepas kepindahan Carlos Bacca ke AC Milan. Gol-golnya berjasa besar mengantarkan Sevilla menjuarai Liga Europa tiga kali berturut-turut. Ia pun menyudahi masa bakti di Pizjuan setelah memperoleh tawaran menarik dari Atletico Madrid awal musim ini. Sevilla meraup 32 juta euro dari hasil penjualannya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1625 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Carlos-Bacca.jpg\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Carlos-Bacca.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Carlos-Bacca-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Carlos-Bacca-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Carlos-Bacca-560x373.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Carlos Bacca<\/h3>\n<p>Mantan kernet bus dari Kolombia yang menjadi penyerang kelas dunia. Begitulah media-media di seluruh dunia mengangkat profil Carlos Bacca. Memang bukan Monchi yang pertama kali mendatangkannya ke Eropa. Namun, berkat pengambilan keputusan transfernya yang jeli, biaya sebesar 7 juta euro yang dibayarkan Sevilla kepada Club Brugge terasa bukan apa-apa.<\/p>\n<p>Bacca meneruskan tradisi Sevilla sebagai penghasil penyerang tajam. Total 34 gol selama 2 musim membela Los Nervionenses membuktikan bahwa keputusan mendatangkannya tepat. Pada musim panas 2015, AC Milan bersedia merogoh 30 juta euro untuk mengaktifkan <em>release clause<\/em>-nya. Monchi memang pebisnis yang hebat.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1626 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Fernando-Llorente.jpg\" width=\"594\" height=\"395\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Fernando-Llorente.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Fernando-Llorente-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Fernando-Llorente-571x380.jpg 571w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Fernando-Llorente-560x372.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Fernando Llorente<\/h3>\n<p>Kasus Fernando Llorente membuktikan bahwa Monchi juga memiliki kemampuan khas raja midas. Ia didatangkan ke Sevilla dengan status tanpa klub serta nyaris kehilangan semua kehebatannya sebagai penyerang kelas wahid.<\/p>\n<p>Sevilla memang gagal mengembalikan reputasi maupun ketajaman Llorente. Hanya 4 gol yang disumbangkannya selama semusim. Namun, keputusan Monchi menjadikan Sevilla tempat persinggahan setelah pemain kelahiran 26 Februari 1985 ini dibuang Juventus sangatlah tepat.<\/p>\n<p>Setahun setelah bergabung di Pizjuan, tawaran datang dari Swansea City. Sevilla pun mendapatkan kas masuk sebesar 5,9 juta euro. Cukup lumayan bagi pemain yang sempat dikira sudah habis.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1627 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Aleix-Vidal.jpg\" width=\"594\" height=\"428\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Aleix-Vidal.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Aleix-Vidal-312x225.jpg 312w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Aleix-Vidal-527x380.jpg 527w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Aleix-Vidal-560x404.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Aleix Vidal<\/h3>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Aleix Vidal hanyalah pemain biasa saja ketika Sevilla memboyongnya dari Almeria dengan biaya 3 juta euro. Namun, dengan cepat ia bertransformasi menjadi salah satu bek sayap kanan paling disegani di liga Spanyol. Ketika Barcelona menawarinya pulang ke Catalunya, mereka harus menebusnya dengan angka 17 juta euro. Pengamatan Monchi memang dahsyat!<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1628 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Ivan-Rakitic.jpg\" width=\"594\" height=\"422\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Ivan-Rakitic.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Ivan-Rakitic-317x225.jpg 317w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Ivan-Rakitic-535x380.jpg 535w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Ivan-Rakitic-560x398.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Ivan Rakitic<\/h3>\n<p>Entah mengapa, nyaris tak ada klub besar yang tertarik memburu tanda tangan Ivan Rakitic pada tahun 2011. Padahal pada saat itu, kontrak pemain Kroasia ini bersama Schalke 04 sudah akan habis. Monchi dan Sevilla mendapatan durian runtuh ketika sukses mendatangkannya hanya dengan biaya 2,5 juta euro.<\/p>\n<p>Tiga tahun karier Rakitic di Sevilla sudah cukup untuk membuatnya sejajar dengan para legenda Los Nervionenses yang lain. Ia dipercaya sebagai kapten dalam usia yang tergolong muda (24 tahun) dan memenangi trofi Liga Europa. Meski pada akhirnya pindah ke Barcelona dengan biaya 18 juta euro, pemain berambut pirang ini akan selalu disambut hangat di stadion Pizjuan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1629 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Geoffrey-Kondogbia.jpg\" width=\"594\" height=\"446\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Geoffrey-Kondogbia.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Geoffrey-Kondogbia-300x225.jpg 300w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Geoffrey-Kondogbia-506x380.jpg 506w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Geoffrey-Kondogbia-560x420.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Geoffrey Kondogbia<\/h3>\n<p>Liga Prancis mungkin merupakan arena bermain Monchi dan timnya, mengingat cukup banyak pemain yang didatangkan Sevilla dari negara tersebut. Setelah sukses dengan Seydou Keita yang didatangkan dari Lens pada pertengahan dekade 2000-an, Monchi kembali mendatangkan talenta muda dari klub yang sama pada tahun 2012.<\/p>\n<p>Pemain berusia 19 tahun itu adalah Geoffrey Kondogbia. Hanya 3 juta euro yang dikeluarkan bagi anak muda yang langsung memperoleh tempat di skuat inti Michel, pelatih Sevilla kala itu.<\/p>\n<p>Sayang, masa pengabdian Kondogbia cukup singkat. Baik dirinya maupun Sevilla tak kuasa menolak kibasan 20 juta euro yang dikucurkan klub kaya baru saat itu, AS Monaco.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1630 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Julio-Baptista.jpg\" width=\"594\" height=\"387\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Julio-Baptista.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Julio-Baptista-345x225.jpg 345w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Julio-Baptista-583x380.jpg 583w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Julio-Baptista-560x365.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Julio Baptista<\/h3>\n<p>Masih ingat Julio Baptista? Pemain yang sudah berkelana ke Real Madrid, Arsenal dan AS Roma ini mulai angkat nama di Sevilla lewat jasa Monchi. Monchi mengangkut Baptista langsung dari Sao Paulo, klub yang mendidiknya di Brazil.<\/p>\n<p>Pemain yang dijuluki \u2018The Beast\u2019 ini menghabiskan dua musim yang menyenangkan di Pizjuan sebelum dibeli Real Madrid pada tahun 2005. Angka 25 juta euro di masa itu terbilang fantastis dan Baptista pun berpisah dengan Sevilla untuk mencicipi pengalaman bermain dengan para Galacticos Madrid dan bertualang ke London setelahnya bersama Arsenal.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1631 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Frederic-Kanoute.jpg\" width=\"594\" height=\"472\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Frederic-Kanoute.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Frederic-Kanoute-283x225.jpg 283w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Frederic-Kanoute-478x380.jpg 478w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Frederic-Kanoute-560x445.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3>Frederic Kanoute<\/h3>\n<p>\u201cTransfer terbaik selama karir saya di Sevilla? Kanoute, tentu saja,\u201d ujar Monchi dengan mantap sewaktu diwawancarai Guardian beberapa tahun lalu. Ia memboyong penyerang asal Mali yang terlupakan di Tottenham Hotspurs tersebut dengan mahar skeitar 6.5 juta euro.<\/p>\n<p>Harga itu cukup mahal bagi pemain yang hanya mencetak 15 gol selama dua tahun di Liga Inggris. Namun, Kanoute membayar semua kepercayaan itu dengan menggoreskan sendiri namanya dengan tinta emas sebagai legenda Sevilla.<\/p>\n<p>Kanoute mengantarkan Sevilla menjuarai Piala UEFA pada tahun 2006 dan 2007. Total 90 gol pun dilesakkannya selama tujuh musim berbaju Sevilla. Meski tak menghasilkan sepeser pun ketika pindah ke Beijing Guoan, Kanoute telah memberi lebih dari uang selama pengabdiannya untuk Sevilla.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/maheeeR\" target=\"_blank\">@<span class=\"u-linkComplex-target\">maheeeR<\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pecinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku &#8216;Home &amp; Away&#8217;<\/em><em>.<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di belakang layar dari kegemilangan prestasi Sevilla yang konsisten selama beberapa musim terakhir, terdapat sosok Ramon Rodriguez Verdejo. Pria yang disapa \u2018Monchi\u2019 ini adalah mantan penjaga gawang cadangan Sevilla di masa Diego Maradona masih bermain. Sejak tahun 1999, ia menjabat sebagai direktur sepak bola Sevilla dan berandil besar atas beberapa transfer sukses Sevilla di masa lalu. Berikut ini 10 di antaranya: \u00a0Dani Alves Sebelum menjadi bek sayap kelas dunia di Barcelona, Dani Alves sebenarnya sudah cukup sukses dengan kariernya di Sevilla. Siapa yang menyangka bahwa Alves, salah satu bek sayap terbaik dunia saat ini, ditemukan Monchi hanya dengan banderol kurang dari lima ratus ribu euro saja dari klub tak terkenal &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;10 Transfer Sukses Monchi untuk Sevilla&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":1634,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,89,77],"tags":[129,178,471,472,421,122,153],"class_list":["post-1633","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-kolom","category-spanyol","tag-featured","tag-la-liga","tag-monchi","tag-ramon-rodriguez-verdejo","tag-sevilla","tag-slider","tag-spanyol"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>10 Transfer Sukses Monchi untuk Sevilla | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sejak tahun 1999, Monchi menjabat sebagai direktur sepak bola Sevilla dan berandil besar atas beberapa transfer sukses Sevilla di masa lalu.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Transfer Sukses Monchi untuk Sevilla | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sejak tahun 1999, Monchi menjabat sebagai direktur sepak bola Sevilla dan berandil besar atas beberapa transfer sukses Sevilla di masa lalu.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-22T03:29:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Monchi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/22\\\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/22\\\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"10 Transfer Sukses Monchi untuk Sevilla\",\"datePublished\":\"2017-02-22T03:29:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/22\\\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\\\/\"},\"wordCount\":994,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/22\\\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/02\\\/Monchi.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"La Liga\",\"Monchi\",\"Ramon Rodriguez Verdejo\",\"Sevilla\",\"Slider\",\"Spanyol\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Kolom\",\"Spanyol\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/22\\\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/22\\\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\\\/\",\"name\":\"10 Transfer Sukses Monchi untuk Sevilla | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/22\\\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/22\\\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/02\\\/Monchi.jpg\",\"datePublished\":\"2017-02-22T03:29:43+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Sejak tahun 1999, Monchi menjabat sebagai direktur sepak bola Sevilla dan berandil besar atas beberapa transfer sukses Sevilla di masa lalu.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/22\\\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/22\\\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/02\\\/Monchi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/02\\\/Monchi.jpg\",\"width\":594,\"height\":382,\"caption\":\"Ramon Rodriguez Verdejo alias Monchi, Direktur Olahraga Sevilla.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Transfer Sukses Monchi untuk Sevilla | Football Tribe Indonesia","description":"Sejak tahun 1999, Monchi menjabat sebagai direktur sepak bola Sevilla dan berandil besar atas beberapa transfer sukses Sevilla di masa lalu.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"10 Transfer Sukses Monchi untuk Sevilla | Football Tribe Indonesia","og_description":"Sejak tahun 1999, Monchi menjabat sebagai direktur sepak bola Sevilla dan berandil besar atas beberapa transfer sukses Sevilla di masa lalu.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-02-22T03:29:43+00:00","og_image":[{"width":594,"height":382,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Monchi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"10 Transfer Sukses Monchi untuk Sevilla","datePublished":"2017-02-22T03:29:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/"},"wordCount":994,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Monchi.jpg","keywords":["Featured","La Liga","Monchi","Ramon Rodriguez Verdejo","Sevilla","Slider","Spanyol"],"articleSection":["Eropa","Kolom","Spanyol"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/","name":"10 Transfer Sukses Monchi untuk Sevilla | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Monchi.jpg","datePublished":"2017-02-22T03:29:43+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Sejak tahun 1999, Monchi menjabat sebagai direktur sepak bola Sevilla dan berandil besar atas beberapa transfer sukses Sevilla di masa lalu.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/22\/10-transfer-sukses-monchi-untuk-sevilla\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Monchi.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Monchi.jpg","width":594,"height":382,"caption":"Ramon Rodriguez Verdejo alias Monchi, Direktur Olahraga Sevilla."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1633","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1633"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1633\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1634"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1633"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1633"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1633"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}