{"id":15805,"date":"2017-11-24T16:00:07","date_gmt":"2017-11-24T09:00:07","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=15805"},"modified":"2017-11-24T21:27:30","modified_gmt":"2017-11-24T14:27:30","slug":"mengapresiasi-danilo-dambrosio","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/","title":{"rendered":"Mengapresiasi Danilo D\u2019Ambrosio"},"content":{"rendered":"<p>Dalam rentang tahun 2000 hingga 2012, Internazionale Milano punya dua sosok bek kanan yang kemampuannya tak perlu diragukan lagi sehingga layak dimasukkan ke dalam barisan <em>fullback<\/em> terbaik di jagad raya. Mereka adalah Douglas Maicon dan sang kapten kesebelasan, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/surat-cinta-javier-zanetti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Javier Zanetti<\/a>.<\/p>\n<p>Tapi seiring dilegonya nama pertama ke Manchester City serta makin uzurnya Zanetti, pihak manajemen sadar bahwa mereka butuh tenaga baru untuk mengisi pos bek kanan. Selain nama Jonathan Moreira, tersebutlah <em>fullback<\/em> berkewarganegaraan Italia kepunyaan Torino, Danilo D\u2019Ambrosio.<\/p>\n<p>Pemain kelahiran Naples 29 tahun lalu ini dicomot <em>La Beneamata<\/em> dengan mahar senilai 1,75 juta euro berikut peminjaman Matteo Colombi dan hak kepemilikan atas Marco Benassi sebesar 50 persen pada Januari 2014. Harga yang terbilang murah meriah walau saat itu D\u2019Ambrosio jadi pilar utama skuat <em>Il Toro<\/em> di bawah asuhan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/15\/kegagalan-italia-dan-dosa-dosa-gian-piero-ventura\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gian Piero Ventura<\/a>.<\/p>\n<p>Keputusan manajemen untuk merekrut D\u2019Ambrosio didasari oleh kemampuan apik sang pemain serta kebutuhan taktik <em>allenatore<\/em> Inter saat itu, Walter Mazzarri. Seperti yang sama-sama kita ketahui, selain cakap berperan sebagai <em>fullback<\/em> dalam pola empat bek, D\u2019Ambrosio juga fasih bermain sebagai <em>wingback<\/em> dalam formasi tiga bek kesukaan Mazzarri.<\/p>\n<p>Meski bergabung di pertengahan musim namun kesempatan bermain yang diperoleh D\u2019Ambrosio di periode awalnya bergabung dengan Inter justru cukup lumayan. Setidaknya, ada 12 partai (baik di Serie A maupun Piala Italia) yang dijalaninya saat itu.<\/p>\n<p>Pada musim berikutnya yang diwarnai pencopotan Mazzarri dan kembalinya Roberto Mancini sebagai nakhoda Inter, posisi D\u2019Ambrosio justru semakin aman dan nyaman di skuat utama. Kemampuan <em>versatile<\/em> D\u2019Ambrosio untuk menyisir sayap kanan maupun kiri menjadikannya opsi cukup penting dalam berbagai taktik dan strategi yang dikembangkan Mancio, sapaan akrab Mancini.<\/p>\n<p>Walau tak seagresif Maicon atau Zanetti dalam merangsek ke area pertahanan lawan guna membantu serangan, namun presensi D\u2019Ambrosio dapat memberikan stabilitas yang lebih kokoh pada sektor belakang <em>La Beneamata<\/em> yang rapuh kala itu.<\/p>\n<p>Hal tersebut bahkan semakin nyata terlihat kala <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/01\/23\/apakah-semua-salah-frank-de-boer\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Frank de Boer<\/a> dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/inter-yang-tak-pernah-sabar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stefano Pioli<\/a> menduduki jabatan pelatih Inter di musim 2016\/2017 kemarin. Dua figur pelatih berbeda paspor itu lebih sering memainkan D\u2019Ambrosio sebagai <em>fullback<\/em> kanan Inter ketimbang pilihan lain semisal Yuto Nagatomo ataupun Davide Santon.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/12\/mencintai-yuto-nagatomo-apa-adanya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Baca juga:\u00a0Mencintai Yuto Nagatomo Apa Adanya<\/strong><\/a><\/p>\n<p>Energi besar, kecepatan dan keseimbangan tubuh yang baik, membuat pemain bernomor punggung 33 ini jadi <em>fullback<\/em> yang mumpuni dalam pola permainan Inter di bawah besutan de Boer maupun Pioli. Diakui atau tidak, D\u2019Ambrosio memang sanggup naik dan turun di koridor tepi permainan Inter secara konsisten sepanjang 90 menit laga untuk menjalankan tugasnya.<\/p>\n<p>Walau terlihat ciamik, tapi kritik tak pernah lepas dari sosok D\u2019Ambrosio selama berkostum biru-hitam. Utamanya terkait dengan kemampuannya melepas umpan silang untuk dimanfaatkan barisan tengah atau depan <em>La Beneamata <\/em>saat berada di kotak penalti lawan dalam fase penciptaan peluang.<\/p>\n<p>Kritikan deras itu pula yang membuat D\u2019Ambrosio dalam suatu wawancara sempat menyebut bahwa dirinya bukan seorang Maicon yang kualitas umpannya begitu apik dan membekas di benak Interisti. Terkesan kolokan, tapi bisa saja itu menjadi cara D\u2019Ambrosio untuk melepaskan tekanan sekaligus meredam ekspektasi berlebih Interisti yang begitu sulit <em>move on<\/em> dari sosok Maicon.<\/p>\n<p>Namun bersama de Boer dan Pioli juga, D\u2019Ambrosio memperlihatkan peningkatan performa yang cukup signifikan. Kolaborasinya bersama Antonio Candreva di sayap kanan Inter terbilang prima, baik saat bertahan maupun menyerang.<\/p>\n<p>D\u2019Ambrosio semakin sukses merebut hati Interisti karena dalam situasi tertentu, ia juga bisa berperan sebagai bek tengah dengan performa yang cukup apik, mengalahkan bek tengah murni yang dimiliki Inter dalam wujud Andrea Ranocchia.<\/p>\n<p>Saat Inter memutuskan buat mengontrak Luciano Spalletti sebagai <em>allenatore<\/em> baru di musim 2017\/2018, posisi D\u2019Ambrosio sebagai bek kanan <em>La Beneamata<\/em> malah tak tergeser. Dirinya menjadi bagian integral dalam skema yang dikembangkan Spalletti sejauh ini, serta berhasil menempatkan Inter duduk manis di peringkat dua klasemen sementara dan mencatat rekor belum terkalahkan.<\/p>\n<p>Impresifnya lagi, berdasarkan statistik yang dihimpun via <em>Transfermarkt<\/em>, selain waktu bermain yang mencapai 1.165 menit dari 13 partai Serie A alias tak pernah absen, D\u2019Ambrosio juga telah mencatat 1 gol dan 3 asis pada musim ini alias bek Inter yang paling produktif dalam fase menyerang selain <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/26\/milan-skriniar-bersama-internazionale\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Milan Skriniar<\/a> (punya koleksi 2 gol).<\/p>\n<p>Menariknya, dalam empat musim ke belakang di kancah Serie A, D\u2019Ambrosio merupakan <em>fullback<\/em> yang paling konsisten menciptakan asis (dengan rekor tertinggi sebanyak tiga buah). Dilihat dengan kacamata apapun, statistik tersebut tidaklah buruk, bukan?<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, pria yang memiliki kembaran bernama Dario D\u2019Ambrosio (kini membela Robur Siena) ini telah merumput di 118 pertandingan serta mencetak 9 gol dan 10 asis dalam seluruh kompetisi yang diikutinya bareng Inter.<\/p>\n<p>Meski ada sejumlah kekurangan yang masih harus diperbaiki D\u2019Ambrosio terkait kemampuan individu maupun kolektifnya, namun mengapresiasi penampilannya yang menanjak dalam kurun dua musim terakhir adalah sebuah hal yang lumrah.<\/p>\n<p>Karena bagaimanapun juga, tanpa usaha, determinasi, semangat dan latihan keras yang dilakukan D\u2019Ambrosio sepanjang waktu, polesan de Boer, Pioli ataupun Spalletti barangkali takkan memberi dampak signifikan kepadanya.<\/p>\n<p><em>Proficiat<\/em>, Danilo!<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Budi Windekind (<a href=\"https:\/\/twitter.com\/Windekind_Budi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@Windekind_Budi<\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Interista gaek yang tak hanya menggemari sepak bola tapi juga american football, balap, basket hingga gulat profesional<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam rentang tahun 2000 hingga 2012, Internazionale Milano punya dua sosok bek kanan yang kemampuannya tak perlu diragukan lagi sehingga layak dimasukkan ke dalam barisan fullback terbaik di jagad raya. Mereka adalah Douglas Maicon dan sang kapten kesebelasan, Javier Zanetti. Tapi seiring dilegonya nama pertama ke Manchester City serta makin uzurnya Zanetti, pihak manajemen sadar bahwa mereka butuh tenaga baru untuk mengisi pos bek kanan. Selain nama Jonathan Moreira, tersebutlah fullback berkewarganegaraan Italia kepunyaan Torino, Danilo D\u2019Ambrosio. Pemain kelahiran Naples 29 tahun lalu ini dicomot La Beneamata dengan mahar senilai 1,75 juta euro berikut peminjaman Matteo Colombi dan hak kepemilikan atas Marco Benassi sebesar 50 persen pada Januari 2014. Harga &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Mengapresiasi Danilo D\u2019Ambrosio&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":15873,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,75],"tags":[1924,129,100,122],"class_list":["post-15805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-italia","tag-danilo-dambrosio","tag-featured","tag-internazionale","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengapresiasi Danilo D\u2019Ambrosio | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Menariknya, dalam empat musim ke belakang di kancah Serie A, D\u2019Ambrosio merupakan fullback yang paling konsisten menciptakan asis.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapresiasi Danilo D\u2019Ambrosio | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menariknya, dalam empat musim ke belakang di kancah Serie A, D\u2019Ambrosio merupakan fullback yang paling konsisten menciptakan asis.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-11-24T09:00:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-11-24T14:27:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/43295.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/11\\\/24\\\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/11\\\/24\\\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Mengapresiasi Danilo D\u2019Ambrosio\",\"datePublished\":\"2017-11-24T09:00:07+00:00\",\"dateModified\":\"2017-11-24T14:27:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/11\\\/24\\\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\\\/\"},\"wordCount\":802,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/11\\\/24\\\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/11\\\/43295.jpg\",\"keywords\":[\"Danilo D\u2019Ambrosio\",\"Featured\",\"Internazionale\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Italia\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/11\\\/24\\\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/11\\\/24\\\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\\\/\",\"name\":\"Mengapresiasi Danilo D\u2019Ambrosio | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/11\\\/24\\\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/11\\\/24\\\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/11\\\/43295.jpg\",\"datePublished\":\"2017-11-24T09:00:07+00:00\",\"dateModified\":\"2017-11-24T14:27:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Menariknya, dalam empat musim ke belakang di kancah Serie A, D\u2019Ambrosio merupakan fullback yang paling konsisten menciptakan asis.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/11\\\/24\\\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/11\\\/24\\\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/11\\\/24\\\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/11\\\/43295.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/11\\\/43295.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"D\u2019Ambrosio merupakan fullback yang paling konsisten\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/11\\\/24\\\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapresiasi Danilo D\u2019Ambrosio\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapresiasi Danilo D\u2019Ambrosio | Football Tribe Indonesia","description":"Menariknya, dalam empat musim ke belakang di kancah Serie A, D\u2019Ambrosio merupakan fullback yang paling konsisten menciptakan asis.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengapresiasi Danilo D\u2019Ambrosio | Football Tribe Indonesia","og_description":"Menariknya, dalam empat musim ke belakang di kancah Serie A, D\u2019Ambrosio merupakan fullback yang paling konsisten menciptakan asis.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-11-24T09:00:07+00:00","article_modified_time":"2017-11-24T14:27:30+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/43295.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Mengapresiasi Danilo D\u2019Ambrosio","datePublished":"2017-11-24T09:00:07+00:00","dateModified":"2017-11-24T14:27:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/"},"wordCount":802,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/43295.jpg","keywords":["Danilo D\u2019Ambrosio","Featured","Internazionale","Slider"],"articleSection":["Eropa","Italia"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/","name":"Mengapresiasi Danilo D\u2019Ambrosio | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/43295.jpg","datePublished":"2017-11-24T09:00:07+00:00","dateModified":"2017-11-24T14:27:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Menariknya, dalam empat musim ke belakang di kancah Serie A, D\u2019Ambrosio merupakan fullback yang paling konsisten menciptakan asis.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/43295.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/43295.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"D\u2019Ambrosio merupakan fullback yang paling konsisten"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/24\/mengapresiasi-danilo-dambrosio\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapresiasi Danilo D\u2019Ambrosio"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15805"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15805\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}