{"id":15235,"date":"2017-11-16T06:32:08","date_gmt":"2017-11-15T23:32:08","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=15235"},"modified":"2017-11-16T06:32:08","modified_gmt":"2017-11-15T23:32:08","slug":"selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/","title":{"rendered":"Selalu Ada yang Kurang dari Denmark"},"content":{"rendered":"<p>Timbul dan tenggelam kiprah Denmark di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/dunia\/piala-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Piala Dunia<\/a>. Kini, mereka kembali tampil di pentas akbar sepak bola dunia itu, setelah mengandaskan perlawanan Republik Irlandia di babak <em>play-off<\/em>. Sempat imbang tanpa gol di <em>leg <\/em>pertama yang digelar di kandang, Denmark langsung mengamuk di pertemuan kedua dengan berpesta lima gol di Dublin.<\/p>\n<p>Puja-puji langsung mengiringi keberhasilan Denmark melaju ke Rusia 2018, terutama untuk Christian Eriksen yang menjadi pahlawan dengan trigolnya kemarin malam.<\/p>\n<p>Eriksen memang berhasil membawa Denmark meledak lagi dengan produktivitas tinggi, seperti julukan yang disematkan pada tim ini pada Piala Eropa 1984, yang berlanjut kesuksesan di Piala Dunia 1986 di fase grup. Namun, tetap saja ada yang kurang dari tim ini, yang mengiringi kekuatan utama mereka.<\/p>\n<p>Dilihat dari tabel klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2018 Grup E zona Eropa, Denmark merupakan tim dengan jumlah kebobolan terminim. Dari 10 laga, mereka hanya kemasukan 8 kali dan memasukkan 20 gol. Ketangguhan lini belakang ini tak lepas dari duet Simon Kj\u00e6r dan Andreas Bjelland di jantung pertahanan.<\/p>\n<p>Dibantu dengan ketangkasan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/05\/kasper-schmeichel-keluar-dari-bayang-bayang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kasper Schmeichel<\/a> di bawah mistar, dan performa Andreas Christensen yang belakangan mulai menanjak, jadilah Denmark masa kini yang kokoh dalam bertahan.<\/p>\n<p>Kemudian di lini tengah, bercokol otak permainan bernama Christian Eriksen yang kualitasnya tak perlu diragukan lagi. Akan tetapi, krisis penyerang tajam menjadi lubang terbesar di tim berseragam merah ini, yang belum dapat tertutup hingga pertandingan terbarunya.<\/p>\n<p>Meski menang 5-1 melawan Republik Irlandia, Denmark \u201cterbantu\u201d dengan kesalahan Martin O\u2019Neill dalam meracik taktik, sehingga menghasilkan ruang bagi Eriksen untuk bergerak bebas. Apabila Eriksen dimatikan, Denmark akan langsung kesulitan, seperti yang terjadi di <em>leg <\/em>pertama.<\/p>\n<p>Komposisi penyerang yang dimiliki Denmark saat ini memang sangat menyedihkan. Nicolai J\u00f8rgensen hanya penyerang kelas dua yang tidak terlalu tajam di Feyenoord musim ini, kemudian Nicklas Bendtner yang lebih tenar sebagai aktor <em>meme <\/em>media sosial juga masih diandalkan.<\/p>\n<p>Denmark memang masih memiliki <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/13\/kilau-kasper-dolberg\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kasper Dolberg<\/a> di lini depan, tapi ia belum cukup pengalaman di tim senior. Selebihnya, hanya nama-nama semenjana seperti Martin Braithwaite yang bermain di Middlesbrough, dan Andreas Cornelius penyerang Atalanta.<\/p>\n<p>Dengan segala potensinya, Denmark memang berpeluang cukup besar untuk menjadi penjegal langkah tim-tim raksasa. Terbukti dengan fakta mereka tergabung di pot 2. Namun, minimnya opsi di lini serang mereka bisa menghambat tim Dinamit untuk melaju lebih jauh, seperti di Piala Dunia 2010.<\/p>\n<p>Saat itu Denmark hanya bertumpu pada tiga pemain gaek di lini depan, yakni Deniss Rommedahl, John Dahl Tomasson, dan Martin J\u00f8rgensen. Hasilnya, di partai penentuan melawan Jepang, tim Dinamit takluk 1-3 dan harus mengangkat koper lebih cepat.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aditya Jaya Iswara (<a href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@joyoisworo<\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Timbul dan tenggelam kiprah Denmark di Piala Dunia. Kini, mereka kembali tampil di pentas akbar sepak bola dunia itu, setelah mengandaskan perlawanan Republik Irlandia di babak play-off. Sempat imbang tanpa gol di leg pertama yang digelar di kandang, Denmark langsung mengamuk di pertemuan kedua dengan berpesta lima gol di Dublin. Puja-puji langsung mengiringi keberhasilan Denmark melaju ke Rusia 2018, terutama untuk Christian Eriksen yang menjadi pahlawan dengan trigolnya kemarin malam. Eriksen memang berhasil membawa Denmark meledak lagi dengan produktivitas tinggi, seperti julukan yang disematkan pada tim ini pada Piala Eropa 1984, yang berlanjut kesuksesan di Piala Dunia 1986 di fase grup. Namun, tetap saja ada yang kurang dari tim ini, &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Selalu Ada yang Kurang dari Denmark&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":15224,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,78],"tags":[129,731,1656],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Selalu Ada yang Kurang dari Denmark | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Timbul dan tenggelam kiprah Denmark di Piala Dunia. Kini, mereka kembali tampil di pentas akbar sepak bola dunia itu pada tahun mendatang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Selalu Ada yang Kurang dari Denmark | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Timbul dan tenggelam kiprah Denmark di Piala Dunia. Kini, mereka kembali tampil di pentas akbar sepak bola dunia itu pada tahun mendatang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-11-15T23:32:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Denmark-1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"404\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/\",\"name\":\"Selalu Ada yang Kurang dari Denmark | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Denmark-1.png\",\"datePublished\":\"2017-11-15T23:32:08+00:00\",\"dateModified\":\"2017-11-15T23:32:08+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Timbul dan tenggelam kiprah Denmark di Piala Dunia. Kini, mereka kembali tampil di pentas akbar sepak bola dunia itu pada tahun mendatang.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Denmark-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Denmark-1.png\",\"width\":720,\"height\":404,\"caption\":\"kiprah Denmark di Piala Dunia\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Selalu Ada yang Kurang dari Denmark\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Selalu Ada yang Kurang dari Denmark | Football Tribe Indonesia","description":"Timbul dan tenggelam kiprah Denmark di Piala Dunia. Kini, mereka kembali tampil di pentas akbar sepak bola dunia itu pada tahun mendatang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Selalu Ada yang Kurang dari Denmark | Football Tribe Indonesia","og_description":"Timbul dan tenggelam kiprah Denmark di Piala Dunia. Kini, mereka kembali tampil di pentas akbar sepak bola dunia itu pada tahun mendatang.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-11-15T23:32:08+00:00","og_image":[{"width":720,"height":404,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Denmark-1.png","type":"image\/png"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/","name":"Selalu Ada yang Kurang dari Denmark | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Denmark-1.png","datePublished":"2017-11-15T23:32:08+00:00","dateModified":"2017-11-15T23:32:08+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Timbul dan tenggelam kiprah Denmark di Piala Dunia. Kini, mereka kembali tampil di pentas akbar sepak bola dunia itu pada tahun mendatang.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Denmark-1.png","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Denmark-1.png","width":720,"height":404,"caption":"kiprah Denmark di Piala Dunia"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/16\/selalu-ada-yang-kurang-dari-denmark\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Selalu Ada yang Kurang dari Denmark"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15235"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15235"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15235\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15224"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15235"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15235"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15235"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}