{"id":14551,"date":"2020-11-05T12:00:25","date_gmt":"2020-11-05T05:00:25","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=14551"},"modified":"2020-12-23T08:39:27","modified_gmt":"2020-12-23T01:39:27","slug":"kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/","title":{"rendered":"Keberhasilan Kasper Schmeichel Keluar dari Bawah Bayang-Bayang Sang Ayah"},"content":{"rendered":"<p>Hari-hari Kasper Schmeichel berada di bawah bayang-bayang sang ayah, Peter, telah lama berlalu. Penjaga gawang asal Denmark ini telah menuliskan kesuksesannya sendiri, terutama setelah kesuksesan fenomenalnya dalam beberapa tahun terakhir.<\/p>\n<p>Schmeichel muda mempunyai modal postur tubuh yang nyaris sama dengan para penjaga gawang kelas dunia lain. Tinggi badannya sama dengan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/30\/calon-kiper-legendaris-jerman-ter-stegen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Marc-Andr\u00e9 ter Stegen<\/a> dan hanya berbeda beberapa sentimeter dari Manuel Neuer.<\/p>\n<p>Meski kemampuannya sebagai <em>sweeper-keeper<\/em> masih di bawah kedua pemain Jerman tersebut, Schmeichel memiliki kemampuan lebih baik dari keduanya. Kemampuannya mengirim tendangan jarak jauh, yaitu melebihi 50 meter, adalah salah satu yang terbaik di Eropa saat ini.<\/p>\n<p>Kelebihan itu mungkin belum cukup untuk membuat orang tertarik membahas pria yang berusia 33 tahun pada hari ini.*<\/p>\n<p>Namun, jika kita membicarakan sukses fenomenal Leicester City menjuarai Liga Premier Inggris 2015\/16, nama Schmeichel tak boleh terlewatkan. Tanpa berbagai penyelamatan sang penjaga gawang, sukses ajaib skuat Claudio Ranieri pada waktu itu mungkin akan berbeda cerita.<\/p>\n<p>Kasper Schmeichel lahir dan besar di bawah bayang-bayang sang ayah, Peter. Dan karena hal inilah, perjalanan kariernya cenderung terasa berat.<\/p>\n<p>Maklum, prestasi sang ayah selama delapan tahun bersama Manchester United terbilang spektakuler. Peter memiliki lima gelar juara Liga Premier Inggris, serta satu gelar juara <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/eropa\/champions-league\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Liga Champions<\/a> (1998\/1999).<\/p>\n<p>Wajar saja jika selama ini nama Kasper Schmeichel kerap berada di bawah bayang-bayang sang ayah dan selalu dianggap hanya seorang putra dari Peter Schmeichel, legenda Manchester United dan timnas Denmark.<\/p>\n<p>Kasper sendiri harus melalui banyak hal sebelum membela Leicester City sejak 2011, sebab ia sempat menjalani masa-masa sulit di Manchester City dan Leeds United. Belum lagi pengalaman bermain selama bertahun-tahun di klub-klub divisi bawah seperti Falkirk, Bury, dan Notts County.<\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/04\/para-jebolan-akademi-manchester-city-yang-sukses-di-klub-lain\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Para Jebolan Akademi Manchester City yang Sukses di Klub Lain<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/05\/02\/2-mei-dongeng-leicester-city-lahir\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">2 Mei: Dilly Ding Dilly Dong dan Dongeng Leicester City Pun Lahir<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p>Kariernya di Leicester-lah yang mengubah perjalanan hidupnya hingga lebih dikenal dunia. Setelah promosi ke Liga Premier Inggris pada tahun 2014, hanya butuh dua musim bagi Kasper untuk membawa <em>The Foxes<\/em> ke tangga juara liga. Di titik ini Kasper Schmeichel bisa keluar dari bawah bayang-bayang sang ayah.<\/p>\n<p>Tentu saja kita masih ingat betapa tak satu orang pun di muka bumi ini berani menjagokan Leicester untuk memenangi gelar bergengsi tersebut. Namun, Kasper dan kawan-kawan telah mencapai hal yang mustahil ini beberapa tahun lalu.<\/p>\n<p>Selepas kepergian Ranieri, Leicester mungkin tak pernah sama lagi. Mereka kembali menjadi klub medioker dan tak lagi diperhitungkan untuk menjuarai Liga Premier Inggris. Namun, Kasper sendiri masih menyimpan cerita menarik untuk terus dibicarakan.<\/p>\n<p>Pada musim 2017\/2018 ini, ia membuktikan dirinya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dalam urusan menahan penalti.<\/p>\n<p>Schmeichel junior telah menyelamatkan tiga dari lima tendangan penalti terakhir yang dihadapinya di semua kompetisi. Kepastian itu didapatkannya ketika menahan penalti Romelu Lukaku di stadion Old Trafford di musim tersebut.<\/p>\n<p>Hanya satu kiper dalam sejarah Liga Premier yang telah menyelamatkan lebih banyak penalti di Old Trafford daripada Schmeichel, yaitu David de Gea. Prestasi Kasper dalam urusan menahan penalti juga sudah jauh lebih baik dari ayahnya.<\/p>\n<p>Namun tak selamanya Kasper Schmeichel bisa keluar dari bawah bayang-bayang sang ayah. Setidaknya di level timnas mau tak mau ia harus banyak belajar dari sang ayah, pemilik jumlah penampilan tim nasional Denmark sepanjang sejarah dan pemenang <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/dunia\/piala-eropa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Piala Eropa<\/a> 1992.<\/p>\n<p>Tillykke med f\u00f8dselsdagen, Kasper!<\/p>\n<p><em>*Tulisan pertama kali diterbitkan oleh Football Tribe Indonesia pada 5 November 2017 dan disunting kembali dengan berbagai penyesuaian.<\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJFeklPMHdOayIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari-hari Kasper Schmeichel berada di bawah bayang-bayang sang ayah, Peter, telah lama berlalu. Penjaga gawang asal Denmark ini telah menuliskan kesuksesannya sendiri, terutama setelah kesuksesan fenomenalnya dalam beberapa tahun terakhir. Schmeichel muda mempunyai modal postur tubuh yang nyaris sama dengan para penjaga gawang kelas dunia lain. Tinggi badannya sama dengan Marc-Andr\u00e9 ter Stegen dan hanya berbeda beberapa sentimeter dari Manuel Neuer. Meski kemampuannya sebagai sweeper-keeper masih di bawah kedua pemain Jerman tersebut, Schmeichel memiliki kemampuan lebih baik dari keduanya. Kemampuannya mengirim tendangan jarak jauh, yaitu melebihi 50 meter, adalah salah satu yang terbaik di Eropa saat ini. Kelebihan itu mungkin belum cukup untuk membuat orang tertarik membahas pria yang berusia &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Keberhasilan Kasper Schmeichel Keluar dari Bawah Bayang-Bayang Sang Ayah&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":48826,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3003,3001],"tags":[246,2188,159,2249],"class_list":["post-14551","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerita","category-tribe-ultah","tag-denmark","tag-kasper-schmeichel","tag-leicester-city","tag-peter-schmeichel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Keberhasilan Kasper Schmeichel Keluar dari Bawah Bayang-Bayang Sang Ayah | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hari-hari Kasper Schmeichel berada di bawah bayang-bayang sang ayah, Peter, telah lama berlalu. Penjaga gawang asal Denmark ini telah menuliskan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Keberhasilan Kasper Schmeichel Keluar dari Bawah Bayang-Bayang Sang Ayah | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hari-hari Kasper Schmeichel berada di bawah bayang-bayang sang ayah, Peter, telah lama berlalu. Penjaga gawang asal Denmark ini telah menuliskan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-11-05T05:00:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-12-23T01:39:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-610706472-800x450-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/05\\\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/05\\\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Keberhasilan Kasper Schmeichel Keluar dari Bawah Bayang-Bayang Sang Ayah\",\"datePublished\":\"2020-11-05T05:00:25+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-23T01:39:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/05\\\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\\\/\"},\"wordCount\":554,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/05\\\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/11\\\/GettyImages-610706472-800x450-1.jpg\",\"keywords\":[\"Denmark\",\"Kasper Schmeichel\",\"Leicester City\",\"Peter Schmeichel\"],\"articleSection\":[\"Cerita\",\"Tribe Ultah\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/05\\\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/05\\\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\\\/\",\"name\":\"Keberhasilan Kasper Schmeichel Keluar dari Bawah Bayang-Bayang Sang Ayah | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/05\\\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/05\\\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/11\\\/GettyImages-610706472-800x450-1.jpg\",\"datePublished\":\"2020-11-05T05:00:25+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-23T01:39:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Hari-hari Kasper Schmeichel berada di bawah bayang-bayang sang ayah, Peter, telah lama berlalu. Penjaga gawang asal Denmark ini telah menuliskan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/05\\\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/05\\\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/05\\\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/11\\\/GettyImages-610706472-800x450-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/11\\\/GettyImages-610706472-800x450-1.jpg\",\"width\":800,\"height\":450,\"caption\":\"Kasper Schmeichel - Credit:GettyImages\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/05\\\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Keberhasilan Kasper Schmeichel Keluar dari Bawah Bayang-Bayang Sang Ayah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Keberhasilan Kasper Schmeichel Keluar dari Bawah Bayang-Bayang Sang Ayah | Football Tribe Indonesia","description":"Hari-hari Kasper Schmeichel berada di bawah bayang-bayang sang ayah, Peter, telah lama berlalu. Penjaga gawang asal Denmark ini telah menuliskan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Keberhasilan Kasper Schmeichel Keluar dari Bawah Bayang-Bayang Sang Ayah | Football Tribe Indonesia","og_description":"Hari-hari Kasper Schmeichel berada di bawah bayang-bayang sang ayah, Peter, telah lama berlalu. Penjaga gawang asal Denmark ini telah menuliskan","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-11-05T05:00:25+00:00","article_modified_time":"2020-12-23T01:39:27+00:00","og_image":[{"width":800,"height":450,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-610706472-800x450-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Keberhasilan Kasper Schmeichel Keluar dari Bawah Bayang-Bayang Sang Ayah","datePublished":"2020-11-05T05:00:25+00:00","dateModified":"2020-12-23T01:39:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/"},"wordCount":554,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-610706472-800x450-1.jpg","keywords":["Denmark","Kasper Schmeichel","Leicester City","Peter Schmeichel"],"articleSection":["Cerita","Tribe Ultah"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/","name":"Keberhasilan Kasper Schmeichel Keluar dari Bawah Bayang-Bayang Sang Ayah | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-610706472-800x450-1.jpg","datePublished":"2020-11-05T05:00:25+00:00","dateModified":"2020-12-23T01:39:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Hari-hari Kasper Schmeichel berada di bawah bayang-bayang sang ayah, Peter, telah lama berlalu. Penjaga gawang asal Denmark ini telah menuliskan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-610706472-800x450-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-610706472-800x450-1.jpg","width":800,"height":450,"caption":"Kasper Schmeichel - Credit:GettyImages"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/kasper-schmeichel-bayang-bayang-sang-ayah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Keberhasilan Kasper Schmeichel Keluar dari Bawah Bayang-Bayang Sang Ayah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14551","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14551"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14551\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48231,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14551\/revisions\/48231"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48826"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14551"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14551"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14551"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}