{"id":1368,"date":"2017-02-14T11:00:15","date_gmt":"2017-02-14T04:00:15","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=1368"},"modified":"2017-02-14T17:38:34","modified_gmt":"2017-02-14T10:38:34","slug":"bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/","title":{"rendered":"Bintang Dunia yang Bermain di Kasta Kedua Liga Tiongkok"},"content":{"rendered":"<p>Anda boleh saja terkejut dengan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/02\/bursa-transfer-januari-dan-geliat-sepak-bola-cina\/\">geliat transfer Liga Super Tiongkok<\/a> yang gila-gilaan. Pergerakan yang dimulai pada tahun 2010 ini memang seakan menggambarkan bahwa negara <em>superpower<\/em> tersebut punya niatan untuk menggiring poros sepak bola dari Eropa menuju Asia.<\/p>\n<p>Dari era didaratkannya Didier Drogba dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/08\/karier-anyar-nicolas-anelka\/\">Nicolas Anelka<\/a> ke Shanghai Shenhua sampai yang terbaru di mana <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/02\/geliat-tianjin-quanjian\/\">klub promosi Tianjin Quanjian<\/a> mendaratkan Alexandre Pato dan Axel Witsel, sepak bola Tiongkok menunjukan bahwa mereka tidak main-main.<\/p>\n<p>Tidak hanya di level tertinggi saja, kasta kedua kompetisi Liga Tiongkok, League One juga sama ambisiusnya. Edisi 2016 lalu, klub-klub peserta League One sudah mendaratkan cukup banyak bintang tersohor yang sudah mencicipi level sepak bola yang lebih ketat.<\/p>\n<p>Selain tim juara Tianjin Quanjian yang mendaratkan Luis Fabiano dan Jadson, beberapa bintang juga mendarat di kompetisi tingkat kedua sepak bola Tiongkok. Beberapa diantaranya adalah Sejad Salihovic dan Zvejzdan Misimovic (Beijing Renhe), Nenad Milijas (Nei Mongol Zhoungyou), serta mantan tandem Vagner Love di CSKA Moskow, Sekou Oliseh yang dikontrak oleh Dalian Yifang.<\/p>\n<p>Musim ini beberapa bintang yang lama bermain di Eropa kemudian bermain di League One, diantaranya adalah:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1369 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/GettyImages-631068194-1024x682.jpg\" width=\"1024\" height=\"682\" \/><\/p>\n<h3><strong>Cheick Tiote (Beijing BG Enterprises)<\/strong><\/h3>\n<p>Nama Cheick Tiote terkenal sebagai gelandang tangguh ketika ia memperkuat Newcastle United. Bersama Yohan Cabaye, Demba Ba, dan Pappis Cisse, ia membuat Newcastle menjadi tim kuda hitam yang sulit ditaklukkan. Salah satu yang terkenal dari Tiote adalah tendangan keras dari jarak jauhnya ketika membobol gawang Arsenal dalam laga yang berkesudahan 4-4 pada 2011. Ia terus bersama kesebelasan asal Tyneside tersebut hingga mereka terdegradasi ke Championship musim lalu.<\/p>\n<p>Sempat diincar oleh banyak kesebelasan lain, terutama tim-tim dari Liga Primer Inggris, Tiote justru bergabung dengan klub peserta League One Tiongkok, Beijing BG Enterprise. Di sana ia mengisi slot pemain asing bersama penggawa asal Nigeria, Leke James. Dan juga mantan pemain timnas Austria, Rubin Okotie.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1370 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Nikica-Jelavic.jpg\" width=\"594\" height=\"418\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Nikica-Jelavic.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Nikica-Jelavic-320x225.jpg 320w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Nikica-Jelavic-540x380.jpg 540w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Nikica-Jelavic-560x394.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<p><strong>Nikica Jelavic (Beijing Renhe)<\/strong><\/p>\n<p>31 Januari 2012, Hull City\u00a0mendatangkan Nikica Jelavic dari Everton dengan transfer sebesar lima juta paun. Jelavic menjadi sekutu setia Marouane Fellaini, ketika mereka memberikan teror bagi tim-tim Liga Primer Inggris lain melalui tandukan kepala mereka. Hasilnya, duet jangkung yang handal duel udara ini membawa Everton menjadi semifinalis Piala FA pada musim tersebut.<\/p>\n<p>Selepas dari Everton, Jelavic sempat memperkuat Hull City. Lalu kemudian hijrah ke West Ham United pada musim lalu. Untuk gelaran League One Tiongkok edisi 2017 ini, Jelavic memperkuat kesebelasan Beijing Renhe. Yang merupakan rival dari tim yang diperkuat oleh Cheick Tiote.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_1371\" aria-describedby=\"caption-attachment-1371\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1371 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Juan-Verdu.jpg\" width=\"594\" height=\"416\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Juan-Verdu.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Juan-Verdu-321x225.jpg 321w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Juan-Verdu-543x380.jpg 543w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Juan-Verdu-560x392.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1371\" class=\"wp-caption-text\">Juan Verdu juga sempat bermain bagi Fiorentina di Serie A.<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Juan Verdu (Qingdao Huanghai)<\/strong><\/p>\n<p>Namanya mungkin agak asing bagi yang tidak terlalu memperhatikan sepak bola Spanyol. Tapi Juan Verdu adalah salah satu lulusan terbaik La Masia di angkatan yang sama dengan Gerard Pique. Verdu lulus dari La Masia jelang Piala Dunia 2006 yang diselenggarakan di Jerman dimulai. Ia kemudian dikontrak oleh Deportivo La Coruna.<\/p>\n<p>Di tim berjuluk Super Depor itu, Verdu dianggap sebagai jelmaan dari gelandang legendaris mereka, Juan Carlos Valeron. Sayang, ia kemudian sedikit membuat konflik dengan enggan memperpanjang kontrak dan justru berlabuh di Espanyol.<\/p>\n<p>Setelah berpetualang ke beberapa klub. Verdu kemudian mendarat di kota yang terkenal sebagai penghasil bir terbaik di Tiongkok, Qingdao (atau biasa dibaca Tsingtao). Ia mendarat di Qingdao Huanghai atas rekomendasi dari pemain asal Spanyol lain di klub tersebut, Martin Crespi.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1372 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Chinedu-Obasi.jpg\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Chinedu-Obasi.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Chinedu-Obasi-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Chinedu-Obasi-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Chinedu-Obasi-560x373.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<p><strong>Chinedu Obasi (Shenzen FC)<\/strong><\/p>\n<p>Chinedu Obasi adalah pilihan ketiga ketika dua penyerang utama Schalke 04 kala itu, Raul Gonzales dan Klaas-Jan Huntelaar tidak bisa diturunkan. Sayang, meskipun dianggap punya potensi besar Obasi nyatanya terlalu sering menderita cedera di Gelsenkirchen. Setelah petuangannya yang tidak begitu sukses di Jerman. Ia kemudian bermain untuk tim asal Swedia, AIK.<\/p>\n<p>Obasi kemudian didatangkan oleh kesebelasan asal Guangdong, Shenzen FC. Di sana ia akan bergabung dengan juru latih eksentrik asal Swedia, Sven-Goran Eriksson.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1373 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Romeo-Castelen.jpg\" width=\"594\" height=\"421\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Romeo-Castelen.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Romeo-Castelen-317x225.jpg 317w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Romeo-Castelen-536x380.jpg 536w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/Romeo-Castelen-560x397.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<p><strong>Romeo Castelen (Zhejiang Yiteng)<\/strong><\/p>\n<p>Alkisah, di Belanda pada awal milenium ini, ada dua pemain sayap lincah yang diharapkan akan menjadi bintang besar suatu saat nanti. Kedua pemain yang sama lincahnya ini kemudian disarankan untuk hijrah ke kompetisi yang lebih top.<\/p>\n<p>Arjen Rooben kemudian menerima pinangan Chelsea, sementara Romeo Castelen, memilih untuk bertahan di Feyenoord karena merasa belum siap untuk hijrah level yang lebih tinggi. Alhasil, Robben makin menjulang dan meraih banyak hal serta memperkuat banyak klub besar seperti Real Madrid dan FC Bayern.<\/p>\n<p>Sementara itu, karier Castelen sepertinya tertinggal jauh dari mantan saingannya tersebut. Bahkan di klub terakhirnya di Eropa, Hamburg SV. Castelen lebih banyak bermain sebagai bek sayap ketimbang sebagai sayap murni. Setelah petualangannya di Australia bersama Western Sydney Wanderers, lalu ke Korea Selatan untuk bermain di Suwon Bluewings, Castelen untuk musim ini menerima pinangan dari tim yang hampir terdegradasi dari League One Tiongkok musim lalu, Zhejiang Yiteng.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aun Rahman (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\">@<span class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda boleh saja terkejut dengan geliat transfer Liga Super Tiongkok yang gila-gilaan. Pergerakan yang dimulai pada tahun 2010 ini memang seakan menggambarkan bahwa negara superpower tersebut punya niatan untuk menggiring poros sepak bola dari Eropa menuju Asia. Dari era didaratkannya Didier Drogba dan Nicolas Anelka ke Shanghai Shenhua sampai yang terbaru di mana klub promosi Tianjin Quanjian mendaratkan Alexandre Pato dan Axel Witsel, sepak bola Tiongkok menunjukan bahwa mereka tidak main-main. Tidak hanya di level tertinggi saja, kasta kedua kompetisi Liga Tiongkok, League One juga sama ambisiusnya. Edisi 2016 lalu, klub-klub peserta League One sudah mendaratkan cukup banyak bintang tersohor yang sudah mencicipi level sepak bola yang lebih ketat. Selain &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Bintang Dunia yang Bermain di Kasta Kedua Liga Tiongkok&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":1374,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[82,79],"tags":[363,364,202,365,366,201],"class_list":["post-1368","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-asia","category-dunia","tag-beijing-bg-enterprises","tag-beijing-renhe","tag-chinese-super-league","tag-qingdao-huanghai","tag-shenzen-fc","tag-tianjin-quanjian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bintang Dunia yang Bermain di Kasta Kedua Liga Tiongkok | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tidak hanya di level tertinggi saja, kasta kedua kompetisi Liga Tiongkok, League One juga sama ambisiusnya dengan mengontrak beberapa bintang tersohor.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bintang Dunia yang Bermain di Kasta Kedua Liga Tiongkok | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tidak hanya di level tertinggi saja, kasta kedua kompetisi Liga Tiongkok, League One juga sama ambisiusnya dengan mengontrak beberapa bintang tersohor.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-14T04:00:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-02-14T10:38:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/GettyImages-508564284.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"681\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/14\\\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/14\\\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Bintang Dunia yang Bermain di Kasta Kedua Liga Tiongkok\",\"datePublished\":\"2017-02-14T04:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2017-02-14T10:38:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/14\\\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\\\/\"},\"wordCount\":781,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/14\\\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/02\\\/GettyImages-508564284.jpg\",\"keywords\":[\"Beijing BG Enterprises\",\"Beijing Renhe\",\"Chinese Super League\",\"Qingdao Huanghai\",\"Shenzen FC\",\"Tianjin Quanjian\"],\"articleSection\":[\"Asia\",\"Dunia\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/14\\\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/14\\\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\\\/\",\"name\":\"Bintang Dunia yang Bermain di Kasta Kedua Liga Tiongkok | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/14\\\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/14\\\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/02\\\/GettyImages-508564284.jpg\",\"datePublished\":\"2017-02-14T04:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2017-02-14T10:38:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Tidak hanya di level tertinggi saja, kasta kedua kompetisi Liga Tiongkok, League One juga sama ambisiusnya dengan mengontrak beberapa bintang tersohor.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/14\\\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/02\\\/14\\\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/02\\\/GettyImages-508564284.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/02\\\/GettyImages-508564284.jpg\",\"width\":1024,\"height\":681,\"caption\":\"Cheick Tiote, mantan pemain Newcastle kini merumput di Tiongkok.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bintang Dunia yang Bermain di Kasta Kedua Liga Tiongkok | Football Tribe Indonesia","description":"Tidak hanya di level tertinggi saja, kasta kedua kompetisi Liga Tiongkok, League One juga sama ambisiusnya dengan mengontrak beberapa bintang tersohor.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bintang Dunia yang Bermain di Kasta Kedua Liga Tiongkok | Football Tribe Indonesia","og_description":"Tidak hanya di level tertinggi saja, kasta kedua kompetisi Liga Tiongkok, League One juga sama ambisiusnya dengan mengontrak beberapa bintang tersohor.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-02-14T04:00:15+00:00","article_modified_time":"2017-02-14T10:38:34+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":681,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/GettyImages-508564284.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Bintang Dunia yang Bermain di Kasta Kedua Liga Tiongkok","datePublished":"2017-02-14T04:00:15+00:00","dateModified":"2017-02-14T10:38:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/"},"wordCount":781,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/GettyImages-508564284.jpg","keywords":["Beijing BG Enterprises","Beijing Renhe","Chinese Super League","Qingdao Huanghai","Shenzen FC","Tianjin Quanjian"],"articleSection":["Asia","Dunia"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/","name":"Bintang Dunia yang Bermain di Kasta Kedua Liga Tiongkok | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/GettyImages-508564284.jpg","datePublished":"2017-02-14T04:00:15+00:00","dateModified":"2017-02-14T10:38:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Tidak hanya di level tertinggi saja, kasta kedua kompetisi Liga Tiongkok, League One juga sama ambisiusnya dengan mengontrak beberapa bintang tersohor.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/14\/bintang-bermain-di-kasta-kedua-tiongkok\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/GettyImages-508564284.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/02\/GettyImages-508564284.jpg","width":1024,"height":681,"caption":"Cheick Tiote, mantan pemain Newcastle kini merumput di Tiongkok."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1368"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1368\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1374"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}