{"id":12445,"date":"2017-10-07T11:00:02","date_gmt":"2017-10-07T04:00:02","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=12445"},"modified":"2017-10-07T11:55:02","modified_gmt":"2017-10-07T04:55:02","slug":"mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/","title":{"rendered":"Mesut \u00d6zil dan Sikap Menolak Lupa"},"content":{"rendered":"<p>Mengapa seorang Mesut \u00d6zil sangat mudah menjadi bahan cercaan pun kambing hitam ketika Arsenal bermain begitu buruk? Apakah enggan memperpanjang kontrak merupakan sikap tidak terpuji? Kritik sumbang kepada pemain \u00d6zil sudah membuat telinga menjadi pekak dan mengaburkan logika untuk melihat situasi.<\/p>\n<p>Beberapa hari yang lalu, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/06\/amarah-martin-keown-untuk-mesut-ozil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Martin Keown menyerang \u00d6zil begitu tajam<\/a>. Mantan pemain <em>The Gunners<\/em> tersebut bahkan melabeli \u00d6zil sebagai \u201calat yang sudah rusak\u201d. Keown menggambarkan, secara mental, \u00d6zil sudah tidak bersama Arsenal lagi. Rusak dan sudah tidak bisa dimaksimalkan lagi untuk kebaikan tim.<\/p>\n<p>\u201cSaya rasa, \u00d6zil menguji kesabaran Arsene Wenger lebih keras ketimbang pemain lainnya. Tiba-tiba ia cedera ketika hanya bermain selama sembilan menit ketika melawan West Bromwich Albion. Jadi, karena hanya bermain selama sembilan menit, bagaimana ia bisa cedera?\u201d<\/p>\n<p>\u201cMenurut saya, di bagian tertentu, ia sudah merasa tak bersama Arsenal lagi. Secara psikologis, secara mental, ia sudah meninggalkan sepak bola (Arsenal). Mungkin saat ini Wenger tengah berusaha mendapatkan kompensasi terbaik dari dirinya,\u201d tambah Keown. Secara khusus, Keown juga menegaskan bahwa \u00d6zil sudah seperti \u201calat yang rusak\u201d. Sebuah serangan yang sudah berlebihan.<\/p>\n<p>Sementara itu, kritik yang lebih nyaman didengar disuarakan oleh Seb Stafford-Bloor, kolumnis <em>umaxit.com<\/em>. Seb mengungkapkan bahwa para pendukung Arsenal sudah salah dalam memandang posisi mantan pemain Werder Bremen tersebut. \u00d6zil adalah salah satu dari 10 pemain terbaik dunia saat ini. Namun, dirinya tidak bisa sendirian untuk mengangkat performa tim.<\/p>\n<p>\u00d6zil selalu dikelilingi pemain kelas dunia, baik kreator di lapangan tengah, maupun penyerang tajam yang bisa diandalkan. Pemain asal Jerman ini bisa menjadi pusat permainan, menjadi pengatur serangan sebuah tim. Namun, dia harus dibantu dengan performa tim yang konsisten berada di level tertinggi.<\/p>\n<p>Memang, jika ditarik waktu ke belakang, ketika bersama Real Madrid, \u00d6zil ditemani pemain-pemain kaliber dunia. Cristiano Ronaldo terutama, dan Angel Di Maria, membantu performa \u00d6zil. Situasi yang sama juga terasa di timnas Jerman. \u00d6zil mendapat sokongan dari salah satu gelandang terbaik di dunia saat ini, Toni Kroos, dan salah dua penyerang paling cerdas, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/09\/manusia-baik-itu-bernama-miroslav-klose\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Miroslav Klose<\/a> dan Thomas M\u00fcller.<\/p>\n<p>Bagaimana dengan situsasi bersama Arsenal? Sejak tahun 2013, selepas Robin van Persie hengkang ke Manchester United, Arsene Wenger tak benar-benar bisa mengganti peran penting penyerang asal Belanda tersebut. Tak ada \u201cpenyerang dengan konsisten 30 gol\u201d dalam satu musim yang bisa memaksimalkan kreasi \u00d6zil.<\/p>\n<p>Perdebatan soal <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/30\/100-gol-olivier-giroud\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">keberadaan Olivier Giroud<\/a> tentu akan mengemuka. Pemain asal Prancis tersebut bukan penyerang yang buruk. Namun, Giroud bukan sosok \u201cpenyerang 30 gol\u201d, lantaran lebih terasa seperti pemain tim yang bermain apik sebagai pemantul bola dan penyelesai peluang bersih. Giroud bukan penyerang yang bisa mencipta.<\/p>\n<p>Keberadaan Alexandre Lacazette pun tentu belum bisa dimasukkan ke dalam argumen. Belum genap satu musim \u00d6zil dan Lacazette bermain bersama. Memang, sungguh sangat disayangkan, ketika Arsenal memiliki \u201cpenyerang 30 gol\u201d dalam sosok Lacazette, situasi \u00d6zil tengah tidak menguntungkan. Suasana hati yang buruk membuat kombinasi \u00d6zil dan Lacazette tak bisa segera terwujud.<\/p>\n<p>Bagaimana dengan lini tengah? Ketika Santi Cazorla berada dalam puncak performa, tidak terganggung cedera, dan dibantu gelandang bertahan yang tangguh, \u00d6zil mendapatkan \u201cbantuan yang diharapkan\u201d dari lini tengah. <em>Skillset<\/em> \u00d6zil sangat terbantu ketika Cazorla bisa berperan seperti Kroos: mengontrol lini tengah dan membiarkan \u00d6zil terlibat di sepertiga akhir.<\/p>\n<p>Ketika Cazorla cedera, performa tim ambruk. Pun begitu juga dengan performa \u00d6zil. Sekali lagi, \u00d6zil adalah salah satu pemain terbaik dunia. Namun ia tak boleh dibiarkan berjuang sendirian. Ketika performanya terseret jatuh oleh performa buruk tim, \u00d6zil dengan mudah menjadi kambing hitam.<\/p>\n<p>Ia terlihat malas, dengan bahasa tubuh yang penuh kekecewaan. Gooner tentu masih ingat ketika Per Mertesacker harus menegur \u00d6zil dengan keras ketika Arsenal dibantai Manchester City. Mertesacker menegur \u00d6zil bukan soal masalah di atas lapangan. Melainkan, \u00d6zil enggan memberi ucapan terima kasih kepada Gooner yang sudah tandang ke Etihad Stadion. \u00d6zil merasa dipermalukan.<\/p>\n<p>Pun situasi yang sama juga terasa ketika \u00d6zil dipermalukan Bayern M\u00fcnchen musim lalu. Bahasa tubuh membuat \u00d6zil sangat mudah dijadikan \u201cSang Judas\u201d.<\/p>\n<p>Namun, saya sarankan Gooner dan pembaca sekalian melupakan bahasa tubuh \u00d6zil. Kita telusuri kembali dari mana bahasa tubuh tersebut berasal. Mengapa \u00d6zil menunjukkan bahasa tubuh negatif tersebut? Dari setiap kekalahan memalukan Arsenal, mengapa Arsenal bisa kalah sebegitu memalukan? Karena cara bermain tim. Inilah intinya.<\/p>\n<p>Sebelum beralih ke skema 3-4-2-1, Wenger sangat teguh mempertahankan 4-2-3-1. Masalah bukan pada skema yang dibukan, namun eksekusi di atas lapangan. Berlandaskan imajinasi semu bernama <em>Wenger\u2019s Ball<\/em>, Arsenal (niatnya) bermain menyerang. Namun, Arsenal melupakan satu hal fundamental, yaitu kekompakan tim, terutama ketika masuk dalam proses bertahan.<\/p>\n<p>Perpaduan antara tim yang tidak solid dan banyak pemain yang bermain buruk, membuat hobi Arsenal menjadi pesakitan. Dan di tengah situasi tersebut, \u00d6zil menjadi pemain yang paling mudah diserang karena bahasa tubuhnya.<\/p>\n<p>Sepak bola adalah urusan menyatukan 12 entitas yang terdiri dari 11 pemain dan satu pelatih. Jika tidak ada kesepakatan bersama untuk bermain solid, jangan harap Arsenal bisa berbicara banyak. Oleh sebab itu, sebelum dengan mudah mengarahkan jari telunjuk untuk menuding \u00d6zil sebagai biang kekalahan, jangan pernah lupa untuk melihat segala sesuatu secara tuntas.<\/p>\n<p>Saya menolak lupa kenyataan bahwa Arsenal bukan tim yang solid. Ini fakta, dan Anda tidak bisa membantahnya. Saya akan tetap mengkritik \u00d6zil ketika ia bermain buruk, namun tetap tak lupa memaki tim (serta pelatih) yang tak becus ketika musuh dapat dengan mudah merusak pertahan Arsenal. Jangan pernah melupakan hal itu!<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">arsenalskitchen<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Koki Arsenal&#8217;s Kitchen<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengapa seorang Mesut \u00d6zil sangat mudah menjadi bahan cercaan pun kambing hitam ketika Arsenal bermain begitu buruk? Apakah enggan memperpanjang kontrak merupakan sikap tidak terpuji? Kritik sumbang kepada pemain \u00d6zil sudah membuat telinga menjadi pekak dan mengaburkan logika untuk melihat situasi. Beberapa hari yang lalu, Martin Keown menyerang \u00d6zil begitu tajam. Mantan pemain The Gunners tersebut bahkan melabeli \u00d6zil sebagai \u201calat yang sudah rusak\u201d. Keown menggambarkan, secara mental, \u00d6zil sudah tidak bersama Arsenal lagi. Rusak dan sudah tidak bisa dimaksimalkan lagi untuk kebaikan tim. \u201cSaya rasa, \u00d6zil menguji kesabaran Arsene Wenger lebih keras ketimbang pemain lainnya. Tiba-tiba ia cedera ketika hanya bermain selama sembilan menit ketika melawan West Bromwich Albion. &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Mesut \u00d6zil dan Sikap Menolak Lupa&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":12446,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[120,129,376,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mesut \u00d6zil dan Sikap Menolak Lupa | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Secara khusus, Martin Keown juga menegaskan bahwa performa \u00d6zil sudah seperti \u201calat yang rusak\u201d. Sebuah serangan yang sudah berlebihan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mesut \u00d6zil dan Sikap Menolak Lupa | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Secara khusus, Martin Keown juga menegaskan bahwa performa \u00d6zil sudah seperti \u201calat yang rusak\u201d. Sebuah serangan yang sudah berlebihan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-10-07T04:00:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-10-07T04:55:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/apakah-kritik-keras-kpd-ozil-sudah-tepat.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/\",\"name\":\"Mesut \u00d6zil dan Sikap Menolak Lupa | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/apakah-kritik-keras-kpd-ozil-sudah-tepat.jpg\",\"datePublished\":\"2017-10-07T04:00:02+00:00\",\"dateModified\":\"2017-10-07T04:55:02+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Secara khusus, Martin Keown juga menegaskan bahwa performa \u00d6zil sudah seperti \u201calat yang rusak\u201d. Sebuah serangan yang sudah berlebihan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/apakah-kritik-keras-kpd-ozil-sudah-tepat.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/apakah-kritik-keras-kpd-ozil-sudah-tepat.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Performa \u00d6zil ketertarikan Barcelona kepada Mesut \u00d6zil\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mesut \u00d6zil dan Sikap Menolak Lupa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mesut \u00d6zil dan Sikap Menolak Lupa | Football Tribe Indonesia","description":"Secara khusus, Martin Keown juga menegaskan bahwa performa \u00d6zil sudah seperti \u201calat yang rusak\u201d. Sebuah serangan yang sudah berlebihan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mesut \u00d6zil dan Sikap Menolak Lupa | Football Tribe Indonesia","og_description":"Secara khusus, Martin Keown juga menegaskan bahwa performa \u00d6zil sudah seperti \u201calat yang rusak\u201d. Sebuah serangan yang sudah berlebihan.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-10-07T04:00:02+00:00","article_modified_time":"2017-10-07T04:55:02+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/apakah-kritik-keras-kpd-ozil-sudah-tepat.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/","name":"Mesut \u00d6zil dan Sikap Menolak Lupa | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/apakah-kritik-keras-kpd-ozil-sudah-tepat.jpg","datePublished":"2017-10-07T04:00:02+00:00","dateModified":"2017-10-07T04:55:02+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Secara khusus, Martin Keown juga menegaskan bahwa performa \u00d6zil sudah seperti \u201calat yang rusak\u201d. Sebuah serangan yang sudah berlebihan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/apakah-kritik-keras-kpd-ozil-sudah-tepat.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/apakah-kritik-keras-kpd-ozil-sudah-tepat.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Performa \u00d6zil ketertarikan Barcelona kepada Mesut \u00d6zil"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/07\/mesut-ozil-dan-sikap-menolak-lupa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mesut \u00d6zil dan Sikap Menolak Lupa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12445"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12445"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12445\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12446"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12445"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12445"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12445"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}