{"id":12231,"date":"2017-10-05T12:30:00","date_gmt":"2017-10-05T05:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=12231"},"modified":"2017-10-05T07:45:42","modified_gmt":"2017-10-05T00:45:42","slug":"bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/","title":{"rendered":"Bila Argentina Gagal ke Piala Dunia 2018\u2026"},"content":{"rendered":"<p>Dalam konstelasi sepak bola dunia, Argentina tentu bukan nama sembarangan. Negara yang terletak di ujung selatan kawasan Amerika Latin ini merupakan salah satu raksasa sepak bola karena punya setumpuk gelar juara. Mulai dari dua medali emas Olimpiade, empat belas trofi Copa America, hingga sepasang gelar Piala Dunia.<\/p>\n<p>Mereka pun terbilang rajin menelurkan nama-nama pesepak bola bintang dengan kualitas nomor satu. Mulai dari Guillermo Stabile, Mario Kempes, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Diego Maradona<\/a>, Gabriel Batistuta, hingga <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/momen-kelam-argentina-dan-lionel-messi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lionel Messi<\/a>.<\/p>\n<p>Namun anehnya, walau terus mencetak bintang sepak bola dunia, Argentina justru mengalami periode paceklik gelar dalam kurun tiga dekade terakhir. Usai menjadi kampiun Piala Dunia 1986, prestasi terbaik <em>La Albiceleste<\/em> hanyalah <em>runner-up<\/em> di Piala Dunia 1990 dan Piala Dunia 2014.<\/p>\n<p>Sementara di ajang Copa America, titel yang direngkuh terakhir kali pada tahun 1993 belum bisa diekori trofi-trofi berikutnya. Lagi-lagi, status finalis yang didapat pada tahun 2004, 2007, 2015, dan 2016 jadi pemberhentian terbaik sampai hari ini.<\/p>\n<p>Tak berbeda jauh, ketika mentas di Olimpiade sekalipun, Argentina masih belum berhasil menambah pundi-pundi medali emasnya yang terakhir kali digapai pada tahun 2008 kemarin saat berlaga di Olimpiade Beijing.<\/p>\n<p>Benarkah ini sebuah pertanda jika Argentina mengalami krisis?<\/p>\n<p>Sialnya, usaha <em>La Albiceleste<\/em> untuk menyudahi puasa gelar prestisius justru kembali terancam. Hal ini disebabkan oleh performa jeblok yang mereka tunjukkan pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Latin. Ajang ini sendiri merupakan turnamen yang paling dekat penyelenggaraannya.<\/p>\n<p>Menjalani kualifikasi sejak tahun 2015 kemarin, langkah kaki anak asuh Jorge Sampaoli kelihatan terseok-seok. Dari enam belas pertandingan yang sudah dimainkan, Messi dan kawan-kawan cuma membukukan rekor enam kemenangan, enam hasil imbang, dan empat kekalahan. Alhasil, mereka pun kini terjerembab di peringkat kelima babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Latin dengan bekal 24 poin.<\/p>\n<p>Jika Argentina ingin lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia, satu-satunya opsi yang tersedia adalah mengamankan angka sempurna di dua laga tersisa babak kualifikasi zona Amerika Latin. Kebetulan, dua lawan yang akan dihadapi anak asuh Sampaoli \u2018hanyalah\u2019 Peru dan Ekuador.<\/p>\n<p>Namun bila tak sanggup mengatasi dua tim tersebut, peluang <em>La Albiceleste<\/em> untuk mentas di ajang sepak bola antarnegara paling top itu dipastikan menipis atau bahkan tertutup sama sekali. Pasalnya, tim-tim lain seperti Cile, Paraguay, Ekuador, dan Peru sendiri juga masih menyimpan kans lolos. Hasil-hasil positif yang bisa didapat mereka di dua partai sisa tentu bisa dijadikan senjata untuk menyalip Argentina di garis akhir.<\/p>\n<p>Lalu, apa yang sebaiknya Argentina perbuat jika mereka benar-benar cuma jadi penonton di ajang Piala Dunia 2018 nanti?<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/nicolas-otamendi-mauro-icardi-and-paulo-dybala-of-argentina-line-up-picture-id841389104\" width=\"1024\" height=\"675\" \/><\/p>\n<h3><strong>Mengebut proses regenerasi<\/strong><\/h3>\n<p>Ketika Jerman hancur lebur di Piala Eropa 2000 yang lalu, asosiasi sepak bola Jerman (DFB) langsung mencanangkan program pembenahan yang masif dan terstruktur. Hal ini bertujuan agar di masa yang akan datang, kualitas sepak bola Jerman (baik dari sumber daya pemain, pelatih, manajemen hingga level permainan) selalu berada di titik tertinggi bahkan sejak usia dini.<\/p>\n<p>Benar memang jika dana yang dikeluarkan DFB demi program itu sangat luar biasa banyak, namun saat ini kita bisa sama-sama melihat jika program tersebut dapat mendatangkan manfaat walau butuh waktu cukup lama untuk memetik manfaat tersebut.<\/p>\n<p>Jika dicermati lebih jauh, saat ini ada masalah regenerasi yang membelit timnas Argentina. Generasi Messi dan rekan-rekan seangkatannya (seperti Sergio Aguero, Ever Banega, Angel Di Maria, Gonzalo Higuain, dan Javier Mascherano) yang semakin menua, walau masih ada di puncak permainan, belum punya pengganti sepadan di seluruh lini.<\/p>\n<p>Sementara jarak di antara mereka dan generasi <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/27\/paulo-dybala-wajah-dan-harapan-juventus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Paulo Dybala<\/a>&#8211;<a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/gol-icardi-untuk-timnas-argentina\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mauro Icardi<\/a> terbilang cukup jauh. Bila ingin tampil lebih baik di masa yang akan datang, tak ada salahnya jika asosiasi sepak bola Argentina (AFA) semakin serius menggodok proses pembinaan usia dini sekaligus menyiapkan armada yang lebih kuat di masa depan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/lionel-messi-of-argentina-looks-on-during-a-match-between-argentina-picture-id843333158\" width=\"1024\" height=\"719\" \/><\/p>\n<h3><strong>Belajar untuk melepas ketergantungan terhadap Messi<\/strong><\/h3>\n<p>Sebagai pesepak bola top dan bahkan mungkin yang terbaik di muka bumi, terasa wajar bila kita meletakkan asa bahwa Argentina bisa berprestasi kembali semasa Messi tetap bermain. Hal ini sendiri tampak susah dibantah oleh siapa pun, tak terkecuali pendukung setia Argentina.<\/p>\n<p>Selama ini, Argentina memang begitu identik dengan Messi, seolah-olah lelaki berumur 30 tahun ini jadi satu-satunya figur yang bisa menyelesaikan segala masalah dan mempersembahkan gelar buat <em>La Albiceleste<\/em>. Namun patut diingat, sepak bola bukanlah permainan individu. Ada sebelas pemain yang bahu membahu supaya tim mereka bisa memetik kemenangan dan berprestasi.<\/p>\n<p>Keadaan ini juga yang seharusnya coba diminimalisasi oleh pelatih-pelatih Argentina, termasuk Sampaoli. Mereka boleh tetap mengandalkan Messi tapi bukan berarti pusat gravitasi permainan Argentina selalu ada di tangannya. Siapapun dia, selama mengenakan kostum timnas Argentina, sudah sewajibnya untuk ikut berperan dalam setiap langkah yang diperlukan tim.<\/p>\n<p>Jangan sampai masalah klasik Argentina tak berdaya di sebuah pertandingan lantaran <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/07\/jika-piala-dunia-2018-tanpa-lionel-messi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Messi<\/a> dikawal ketat pemain bertahan sehingga kesulitan berkembang di sepanjang laga atau sedang <em>off form<\/em>, terus terjadi.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/players-of-argentina-pose-for-a-photo-prior-to-the-first-during-a-picture-id843138124\" width=\"1024\" height=\"652\" \/><\/p>\n<h3><strong>Membenahi mental<\/strong><\/h3>\n<p>Ketidakberhasilan merengkuh satu gelar pun medio 2014-2016 silam, meski menembus tiga partai final dari ajang-ajang presitisius yakni Piala Dunia dan Copa America, sudah barang tentu menghadirkan dampak psikis bagi para pemain. Beban yang selama ini mereka tanggung pasti terasa semakin berat akibat kegagalan itu.<\/p>\n<p>Keadaan ini juga patut menjadi perhatian khusus Sampaoli karena diakui atau tidak, meski punya skuat yang dijubeli pemain bintang, prestasi Argentina justru tidak sepadan dan makin tertinggal dari rival-rival di kawasan Amerika Latin.<\/p>\n<p>Mentalitas yang kuat begitu dibutuhkan oleh Argentina, khususnya oleh generasi anyar yang kelak bisa dijadikan tumpuan jika prestasi dari generasi Messi stagnan dan gagal menghadiahkan sesuatu.<\/p>\n<p>Lebih jauh, berjubelnya banyak pemain bintang tentu memengaruhi mental tim secara keseluruhan. Ego besar dan sikap yang seenaknya yang mereka tunjukkan bisa menjadi malapetaka. Tak heran jika kubu Argentina juga sering diterpa isu miring perihal adanya kelompok-kelompok pemain tertentu di dalam skuat. Bila hal ini tak bisa diatasi, sungguh sulit rasanya untuk melihat Argentina tampil sebagai satu kesatuan.<\/p>\n<p>Menjadikan para pemain sebagai tim yang utuh dan siap berjuang demi kesuksesan Argentina adalah hal mutlak yang tak bisa ditawar-tawar lagi.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Budi Windekind (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/Windekind_Budi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">Windekind_Budi<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Interista gaek yang tak hanya menggemari sepak bola tapi juga american football, balap, basket hingga gulat profesional<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam konstelasi sepak bola dunia, Argentina tentu bukan nama sembarangan. Negara yang terletak di ujung selatan kawasan Amerika Latin ini merupakan salah satu raksasa sepak bola karena punya setumpuk gelar juara. Mulai dari dua medali emas Olimpiade, empat belas trofi Copa America, hingga sepasang gelar Piala Dunia. Mereka pun terbilang rajin menelurkan nama-nama pesepak bola bintang dengan kualitas nomor satu. Mulai dari Guillermo Stabile, Mario Kempes, Diego Maradona, Gabriel Batistuta, hingga Lionel Messi. Namun anehnya, walau terus mencetak bintang sepak bola dunia, Argentina justru mengalami periode paceklik gelar dalam kurun tiga dekade terakhir. Usai menjadi kampiun Piala Dunia 1986, prestasi terbaik La Albiceleste hanyalah runner-up di Piala Dunia 1990 dan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Bila Argentina Gagal ke Piala Dunia 2018\u2026&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":12232,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[79,84],"tags":[129,731,122,892],"class_list":["post-12231","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dunia","category-piala-dunia","tag-featured","tag-piala-dunia-2018","tag-slider","tag-timnas-argentina"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bila Argentina Gagal ke Piala Dunia 2018\u2026 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Siapapun dia, selama mengenakan kostum timnas Argentina, sudah sewajibnya untuk ikut berperan dalam setiap langkah yang diperlukan tim.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bila Argentina Gagal ke Piala Dunia 2018\u2026 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Siapapun dia, selama mengenakan kostum timnas Argentina, sudah sewajibnya untuk ikut berperan dalam setiap langkah yang diperlukan tim.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-10-05T05:30:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Membayangkan-Piala-Dunia-2018-Tanpa-Argentina.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/10\\\/05\\\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/10\\\/05\\\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Bila Argentina Gagal ke Piala Dunia 2018\u2026\",\"datePublished\":\"2017-10-05T05:30:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/10\\\/05\\\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\\\/\"},\"wordCount\":958,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/10\\\/05\\\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/10\\\/Membayangkan-Piala-Dunia-2018-Tanpa-Argentina.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Piala Dunia 2018\",\"Slider\",\"Timnas Argentina\"],\"articleSection\":[\"Dunia\",\"Piala Dunia 2018\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/10\\\/05\\\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/10\\\/05\\\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\\\/\",\"name\":\"Bila Argentina Gagal ke Piala Dunia 2018\u2026 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/10\\\/05\\\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/10\\\/05\\\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/10\\\/Membayangkan-Piala-Dunia-2018-Tanpa-Argentina.jpg\",\"datePublished\":\"2017-10-05T05:30:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Siapapun dia, selama mengenakan kostum timnas Argentina, sudah sewajibnya untuk ikut berperan dalam setiap langkah yang diperlukan tim.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/10\\\/05\\\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/10\\\/05\\\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/10\\\/Membayangkan-Piala-Dunia-2018-Tanpa-Argentina.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/10\\\/Membayangkan-Piala-Dunia-2018-Tanpa-Argentina.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Timnas Argentina\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bila Argentina Gagal ke Piala Dunia 2018\u2026 | Football Tribe Indonesia","description":"Siapapun dia, selama mengenakan kostum timnas Argentina, sudah sewajibnya untuk ikut berperan dalam setiap langkah yang diperlukan tim.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bila Argentina Gagal ke Piala Dunia 2018\u2026 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Siapapun dia, selama mengenakan kostum timnas Argentina, sudah sewajibnya untuk ikut berperan dalam setiap langkah yang diperlukan tim.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-10-05T05:30:00+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Membayangkan-Piala-Dunia-2018-Tanpa-Argentina.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Bila Argentina Gagal ke Piala Dunia 2018\u2026","datePublished":"2017-10-05T05:30:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/"},"wordCount":958,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Membayangkan-Piala-Dunia-2018-Tanpa-Argentina.jpg","keywords":["Featured","Piala Dunia 2018","Slider","Timnas Argentina"],"articleSection":["Dunia","Piala Dunia 2018"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/","name":"Bila Argentina Gagal ke Piala Dunia 2018\u2026 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Membayangkan-Piala-Dunia-2018-Tanpa-Argentina.jpg","datePublished":"2017-10-05T05:30:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Siapapun dia, selama mengenakan kostum timnas Argentina, sudah sewajibnya untuk ikut berperan dalam setiap langkah yang diperlukan tim.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/05\/bila-argentina-gagal-ke-piala-dunia-2018\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Membayangkan-Piala-Dunia-2018-Tanpa-Argentina.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Membayangkan-Piala-Dunia-2018-Tanpa-Argentina.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Timnas Argentina"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12231","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12231"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12231\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12232"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}