{"id":12144,"date":"2017-10-04T10:00:35","date_gmt":"2017-10-04T03:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=12144"},"modified":"2017-10-04T06:50:04","modified_gmt":"2017-10-03T23:50:04","slug":"carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/","title":{"rendered":"Carlo Ancelotti Sebaiknya Jangan Kembali ke AC Milan"},"content":{"rendered":"<p><em>#MontellaOut, #AncelottiIn<\/em>, pilih mana?<\/p>\n<p>Saya termasuk orang yang kurang setuju dengan kedua tagar yang sedang populer itu, dan yang akan saya utarakan di sini adalah keraguan saya apabila Carlo Ancelotti benar-benar kembali ke Milan. Apakah ia memang sosok yang dibutuhkan <em>I Rossoneri<\/em> di kursi pelatih?<\/p>\n<p>Carlo Ancelotti baru saja <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/berakhirnya-karier-carlo-ancelotti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dipecat Bayern M\u00fcnchen<\/a>, dan di saat yang bersamaan, Vincenzo Montella kencang <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/03\/montellaout-dan-krisis-di-tubuh-ac-milan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">diisukan akan didepak Milan<\/a> bila tak kunjung menunjukkan peningkatan performa. Di atas kertas, mengganti Montella dengan Ancelotti memang keputusan yang tepat. Pengalaman serta jam terbang yang lebih banyak menjadi keunggulan Don Carletto, tetapi mengganti pelatih di dunia nyata tak semudah mengganti pemain di <em>Winning Eleven<\/em>.<\/p>\n<p>Alasan pertama dari keraguan saya adalah komposisi skuat Milan saat ini. Milan di tahun 2017 jauh berbeda dengan Milan di awal tahun 2000-an ketika Ancelotti didapuk sebagai pelatih kepala <em>Il Diavolo Rosso<\/em>. Tim ini sudah cukup lama tenggelam di papan tengah, terlempar dari Liga Champions, dan sedang membangun kekuatan untuk kembali menjadi klub terbaik di dunia.<\/p>\n<p>Kalimat \u201csedang membangun\u201d perlu digarisbawahi, karena membangun itu tidak mudah. Gedung kampus saya dulu konon sempat ditinggal kontraktornya, dan pembangunannya dilanjutkan oleh kontraktor baru. Hasilnya adalah gedung yang cacat di berbagai tempat, walaupun tetap berdiri kokoh setelah diguncang gempa sekalipun. Meski ranahnya berbeda, tapi itulah yang saya khawatirkan apabila Ancelotti memutuskan untuk <em>balikan<\/em>. Pasti akan ada kecacatan.<\/p>\n<p>Musim ini merupakan musim kedua Montella, dan skuat yang ada saat ini adalah skuat yang diminta Montella<em>. L\u2019Aeroplanino<\/em> meminta perombakan besar di lini belakang, datanglah Leonardo Bonucci, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/16\/andrea-conti-menepi-enam-bulan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Andrea Conti<\/a>, dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/09\/ricardo-rodriguez-resmi-milik-ac-milan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ricardo Rodr\u00edguez<\/a>. Ketika ia ingin lini tengahnya lebih dinamis, datanglah Franck Kessi\u00e9. Lalu saat Montella menghendaki lini depannya diisi oleh satu penyerang murni, diboyonglah <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/17\/yang-dicari-ac-milan-dari-kalinic\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nikola Kalini\u0107<\/a> ke San Siro.<\/p>\n<p>Ancelotti memang pelatih hebat. Ia sudah bekerja dengan ratusan pemain sepanjang kariernya sebagai pelatih, tetapi meracik sebuah tim yang kurang sesuai dengan kriterianya membutuhkan masa adaptasi yang tidak singkat. Itulah mengapa Montella masih layak dipertahankan, karena dalam hal ini Montella lebih paham tentang komposisi skuatnya ketimbang Ancelotti.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/coach-of-bayern-munich-carlo-ancelotti-answers-to-the-media-following-picture-id855152566\" width=\"1024\" height=\"732\" \/><\/p>\n<h3><strong>Ancelotti sudah beda<\/strong><\/h3>\n<p>Betul, Ancelotti yang sekarang sudah berbeda dengan yang dulu ketika membawa Milan terbang tinggi di Serie A dan Eropa. Sejak angkat kaki dari San Siro, masa kepelatihan Ancelotti tak pernah melebihi dua musim di tiap klub yang dibesutnya.<\/p>\n<p>Saat menukangi Chelsea, Paris Saint-Germain (PSG), dan Real Madrid, Ancelotti hanya dapat bertahan masing-masing dua musim di ketiga klub itu. Lalu ketika melatih Bayern M\u00fcnchen, ia hanya bertahan semusim lebih sedikit. Sesaat setelah memasuki musim keduanya, ia dipecat.<\/p>\n<p>Tuntutan tinggi dari tiap klub yang dilatihnya kemungkinan besar memengaruhi pemecatannya. Baik Chelsea, PSG, Real Madrid, dan Bayern adalah klub dengan target tinggi tiap musimnya, dan presiden klub mereka tidak segan untuk mendepak siapapun yang gagal memenuhi ekspektasinya. Dana besar telah mereka keluarkan dan mau tidak mau sang pelatih harus mengubahnya menjadi trofi juara.<\/p>\n<p>Situasi tersebut juga terjadi di Milan saat ini. <em>I Rossoneri<\/em> memang tidak mematok trofi apapun di akhir musim, dan hanya meminta agar Milan dapat lolos ke <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/eropa\/champions-league\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Liga Champions<\/a> musim depan, bagaimanapun caranya. Apakah melalui peringkat di Serie A atau dengan menjuarai Liga Europa, mereka tidak mempermasalahkan. Namun, masalahnya di sini adalah kesabaran para petinggi klub.<\/p>\n<p>Mengulang kalimat di halaman sebelumnya: membangun itu tidak mudah. Butuh kesabaran dan kepercayaan dari orang sekitar. Dalam delapan tahun terakhir, Ancelotti jarang mendapat keduanya di tiap klub yang dilatihnya. Jika ia memutuskan untuk kembali ke Milan, sama saja ia masuk ke lubang yang sama.<\/p>\n<p>Yonghong Li selaku pemilik baru harus segera mengembalikan \u201cdana pinjamannya\u201d musim depan, dan salah satu caranya adalah mendapat pemasukan dari Liga Champions. Marco Fassone dan Andrea Mirabelli sebagai penanggung jawab tim tentu tak ingin terkena amarah sang pemilik, maka dari itu tekanan sebagai pelatih Milan akan sangat besar.<\/p>\n<p>Carlo Ancelotti sangat rawan gagal apabila ia kembali ke Milan musim ini. Sebab, kejenuhan bisa membuat siapapun kehilangan inspirasi, tak terkecuali pelatih sekaliber Ancelotti.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/bayern-munich-coach-carlo-ancelotti-during-the-uefa-champions-league-picture-id854921668\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><\/p>\n<h3><strong>Istirahat sejenak dan opsi lain<\/strong><\/h3>\n<p>Tekanan yang datang bertubi-tubi dapat membuat siapapun jenuh, jengah, dan pada akhirnya bisa berujung sikap tak peduli pada apapun yang dikerjakannya. Untuk menghindari hal ini, terkadang seseorang membutuhkan libur sejenak untuk menyegarkan pikiran dan kembali dengan ide-ide baru.<\/p>\n<p>Pep Guardiola pernah melakukannya setelah mundur dari Barcelona, dan ia tetap dapat menunjukkan kelasnya meskipun raihan trofinya di Bayern dan Manchester City belum sebanyak yang ia raih bersama Blaugrana. Langkah tersebut kini juga dilakukan Ancelotti.<\/p>\n<p>Senin (2\/10) kemarin, Ancelotti mengungkapkan keputusannya untuk beristirahat sejenak selama 10 bulan ke depan, kemudian memutuskan tim mana yang akan menjadi pelabuhan karier berikutnya. Beberapa sumber mengatakan bahwa Ancelotti akan menggantikan Ars\u00e8ne Wenger di Arsenal, atau menjadi pelatih tim nasional Italia, bersamaan dengan isu kembalinya Ancelotti ke Milan<\/p>\n<p>Segalanya memang belum pasti dan baru akan ditentukan dalam 10 bulan ke depan, tapi sebaiknya Ancelotti menjauhi Milan untuk sementara. Lebih baik ia selalu dirindukan Milanisti berkat kenangan manis yang diukirnya, daripada ia harus menyaksikan tagar <em>#AncelottiOut <\/em>jika gagal mengangkat prestasi Milan.<\/p>\n<p>Saya tidak tega melihatnya.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aditya Jaya Iswara (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">joyoisworo<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>#MontellaOut, #AncelottiIn, pilih mana? Saya termasuk orang yang kurang setuju dengan kedua tagar yang sedang populer itu, dan yang akan saya utarakan di sini adalah keraguan saya apabila Carlo Ancelotti benar-benar kembali ke Milan. Apakah ia memang sosok yang dibutuhkan I Rossoneri di kursi pelatih? Carlo Ancelotti baru saja dipecat Bayern M\u00fcnchen, dan di saat yang bersamaan, Vincenzo Montella kencang diisukan akan didepak Milan bila tak kunjung menunjukkan peningkatan performa. Di atas kertas, mengganti Montella dengan Ancelotti memang keputusan yang tepat. Pengalaman serta jam terbang yang lebih banyak menjadi keunggulan Don Carletto, tetapi mengganti pelatih di dunia nyata tak semudah mengganti pemain di Winning Eleven. Alasan pertama dari keraguan saya &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Carlo Ancelotti Sebaiknya Jangan Kembali ke AC Milan&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":12157,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,75],"tags":[99,539,129,131,122,217],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Carlo Ancelotti Sebaiknya Jangan Kembali ke AC Milan | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Segalanya memang belum pasti dan baru akan ditentukan dalam 10 bulan ke depan, tapi sebaiknya Ancelotti menjauhi Milan untuk sementara.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Carlo Ancelotti Sebaiknya Jangan Kembali ke AC Milan | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Segalanya memang belum pasti dan baru akan ditentukan dalam 10 bulan ke depan, tapi sebaiknya Ancelotti menjauhi Milan untuk sementara.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-10-04T03:00:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-10-03T23:50:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Ancelotti-sebaiknya-jangan-balik-ke-Milan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/\",\"name\":\"Carlo Ancelotti Sebaiknya Jangan Kembali ke AC Milan | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Ancelotti-sebaiknya-jangan-balik-ke-Milan.jpg\",\"datePublished\":\"2017-10-04T03:00:35+00:00\",\"dateModified\":\"2017-10-03T23:50:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Segalanya memang belum pasti dan baru akan ditentukan dalam 10 bulan ke depan, tapi sebaiknya Ancelotti menjauhi Milan untuk sementara.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Ancelotti-sebaiknya-jangan-balik-ke-Milan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Ancelotti-sebaiknya-jangan-balik-ke-Milan.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Ancelotti menjauhi Milan\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Carlo Ancelotti Sebaiknya Jangan Kembali ke AC Milan | Football Tribe Indonesia","description":"Segalanya memang belum pasti dan baru akan ditentukan dalam 10 bulan ke depan, tapi sebaiknya Ancelotti menjauhi Milan untuk sementara.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Carlo Ancelotti Sebaiknya Jangan Kembali ke AC Milan | Football Tribe Indonesia","og_description":"Segalanya memang belum pasti dan baru akan ditentukan dalam 10 bulan ke depan, tapi sebaiknya Ancelotti menjauhi Milan untuk sementara.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-10-04T03:00:35+00:00","article_modified_time":"2017-10-03T23:50:04+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Ancelotti-sebaiknya-jangan-balik-ke-Milan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/","name":"Carlo Ancelotti Sebaiknya Jangan Kembali ke AC Milan | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Ancelotti-sebaiknya-jangan-balik-ke-Milan.jpg","datePublished":"2017-10-04T03:00:35+00:00","dateModified":"2017-10-03T23:50:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Segalanya memang belum pasti dan baru akan ditentukan dalam 10 bulan ke depan, tapi sebaiknya Ancelotti menjauhi Milan untuk sementara.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/04\/carlo-ancelotti-jangan-ke-ac-milan\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Ancelotti-sebaiknya-jangan-balik-ke-Milan.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Ancelotti-sebaiknya-jangan-balik-ke-Milan.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Ancelotti menjauhi Milan"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12144"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12144"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12144\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12157"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12144"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12144"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12144"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}