{"id":11999,"date":"2017-10-01T13:00:55","date_gmt":"2017-10-01T06:00:55","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=11999"},"modified":"2017-10-01T10:03:16","modified_gmt":"2017-10-01T03:03:16","slug":"nasib-para-penerus-diego-maradona","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/","title":{"rendered":"Nasib Para Penerus Diego Maradona"},"content":{"rendered":"<p>Di Argentina, Diego Maradona sudah dianggap manusia setengah dewa. Ia adalah pemain yang hanya datang sekali seumur hidup. Prestasinya membawa Argentina menjadi juara <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/dunia\/piala-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Piala Dunia<\/a> 1986 belum bisa disamai pemain-pemain bintang senegaranya, bahkan hingga saat ini.<\/p>\n<p>Maka, Argentina tak henti-hentinya menciptakan <em>\u2018The Next Maradona\u2019<\/em>. Ada yang terbilang sukses seperti <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/sergio-aguero-dan-rekor-gol\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sergio Aguero<\/a> dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/07\/jika-piala-dunia-2018-tanpa-lionel-messi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lionel Messi<\/a>, tapi banyak yang dianggap gagal memenuhi ekspektasi.<\/p>\n<p>Berikut ini daftarnya:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/ariel-ortega-of-river-plate-in-action-during-an-argentinas-first-picture-id98520202\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><\/p>\n<h3><strong>Ariel Ortega<\/strong><\/h3>\n<p>Andai kemiripan dengan sang legenda menjadi penilaian tersendiri, Ariel Ortega berhak memperoleh nilai tinggi dari penampilan fisiknya. Namun, ternyata gaya menggiring bola pria berjulukan <em>\u2018El Burrito\u2019<\/em> ini juga mirip dengan Maradona. Ekspektasi publik Argentina sempat membubung tinggi ketika penampilan gemilang Ortega membawa <em>Tim Tango<\/em> ke perempat-final Piala Dunia 1998. Sayang, langkah mereka dihentikan oleh Belanda.<\/p>\n<p>Karier klub pemain ini juga gagal mencapai potensi penuhnya akibat sikapnya yang kadang terlalu temperamental. Kiprahnya di klub-klub Eropa, yaitu Valencia, Sampdoria, Parma, dan Fenerbahce, juga nyaris tak berkesan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/pablo-aimar-of-river-plate-greets-fans-after-a-match-between-river-picture-id475425722\" width=\"1024\" height=\"738\" \/><\/p>\n<h3><strong>Pablo Aimar<\/strong><\/h3>\n<p>Jika pemain yang pernah dianggap titisan Maradona menghabiskan akhir karier profesionalnya di Malaysia, bisa disimpulkan pemain tersebut gagal memenuhi potensinya. Itulah yang terjadi pada Pablo Aimar. Awal karier pemain ini terlihat seperti perjalanan karier Ortega yang sedikit lebih sukses.<\/p>\n<p>Ia meninggalkan River Plate untuk bergabung dengan Valencia dan memenangi dua gelar juara La Liga. Namun, ia tak pernah bergabung dengan klub besar dan malah pindah ke Real Zaragoza dan Benfica. Padahal, kiprah Aimar di tim nasional terbilang lumayan dengan sekali menembus final Copa America.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/juan-roman-riquelme-of-boca-juniors-reacts-during-a-match-between-picture-id474507233\" width=\"1024\" height=\"650\" \/><\/p>\n<h3><strong>Juan Riquelme<\/strong><\/h3>\n<p>Tanpa dihubungkan dengan Maradona pun, Riquelme sebenarnya telah mendapatkan respek dan pengakuan berbagai kalangan terhadap kegeniusannya. Seperti pendahulunya, Riquelme juga meninggalkan Boca Juniors menuju Barcelona. Namun, setelah kariernya tak berkembang, ia menemukan menemukan kesuksesan di klub kelas dua Eropa, Villarreal.<\/p>\n<p>Jika dipikir-pikir lagi, keduanya sebenarnya berbeda dalam berbagai hal. Tak seperti Maradona, Riquelme berpostur tinggi (183 sentimeter). Maradona banyak bicara, Riquelme cenderung pendiam dan penyendiri. Namun, keduanya mendatangkan kejayaan bagi klub kesayangan mereka, Boca Juniors. Sayang, hingga pensiun, Riquelme tak mampu menyamai Maradona dalam hal menjuarai Piala Dunia.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/marcelo-gallardo-controls-the-ball-during-fernando-cavenaghis-match-picture-id805471014\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><\/p>\n<h3><strong>Marcelo Gallardo<\/strong><\/h3>\n<p>Satu lagi nama <em>playmaker<\/em> genius yang dianggap gagal menyamai karier fenomenal Maradona. Padahal, Gallardo adalah legenda hidup River Plate dan idola sewaktu memperkuat AS Monaco. Saat ini, ia juga tergolong sukses menjadi pelatih bagi River Plate dengan salah satu prestasinya menjuarai Copa Libertadores. Namun, ia gagal menjadi pemain penting selama memperkuat tim nasional Argentina.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/andres-dalessandro-of-river-plate-celebrates-after-a-final-match-picture-id630012820\" width=\"1024\" height=\"669\" \/><\/p>\n<h3><strong>Andres d\u2019Alessandro<\/strong><\/h3>\n<p>Nama ini mungkin termasuk kurang terkenal dibandingkan nama-nama sebelumnya. D\u2019Alessandro memang tak pernah memperkuat klub papan atas Eropa. Karier pemain berposisi gelandang ini mentok di klub-klub kelas dua Eropa, antara lain Wolfsburg, Real Zaragoza, dan Portsmouth. Saat ini, ia masih bermain di Liga Argentina dan namanya sudah nyaris terlupakan oleh penggemar sepak bola Eropa. Kariernya di tim nasional Argentina juga tergolong tidak signifikan. Sangat disayangkan, karena D\u2019Alessandro sebenarnya memperoleh pengakuan langsung dari Maradona sendiri sebagai penerusnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/javier-saviola-of-river-plate-during-a-training-session-at-osaka-on-picture-id501411194\" width=\"1024\" height=\"749\" \/><\/p>\n<h3><strong>Javier Saviola<\/strong><\/h3>\n<p>Pemain yang dianggap penerus Maradona tak selamanya berposisi sebagai gelandang. Seorang penyerang juga bisa diberi sebutan tersebut jika berbadan mungil dan memiliki kemampuan mengolah bola yang tinggi. Saviola sudah dianggap penerus Maradona ketika dirinya masih berusia 18 tahun dan menjadi pencetak gol terbanyak utuk River Plate.<\/p>\n<p>Kariernya di Eropa cukup lumayan, dengan catatan pernah bermain untuk Barcelona, Real Madrid dan Benfica. Anehnya, ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari tim nasional pada usia 28 tahun.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/mauro-zarate-of-acf-fiorentina-celebrates-after-scoring-a-goal-during-picture-id611412028\" width=\"1024\" height=\"682\" \/><\/p>\n<h3><strong>Mauro Zarate<\/strong><\/h3>\n<p><em>\u2018The Zarate Kid\u2019<\/em> tak pernah tinggal di satu tempat dalam waktu lama. Dalam sepuluh tahun terakhir, ia telah memperkuat sepuluh klub berbeda. sebelum akhirnya mendarat di Eropa, Zarate membuat publik Argentina kecewa dengan memutuskan untuk menerima tawaran klub Qatar, Al Sadd, pada tahun 2002. Setelah itu, petualangannya berganti-ganti klub pun dimulai.<\/p>\n<p>Dari klub-klub kelas dua Inggris seperti Birmingham City dan West Ham United, hingga klub-klub papan atas Italia, yaitu Lazio, Internazionale Milano, dan Fiorentina pernah disinggahinya. Saat ini, ia kembali ke Inggris untuk memperkuat Watford. Satu hal yang mengecewakan adalah ia tak pernah mengenakan seragam tim senior Argentina.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/carlos-tevez-of-shanghai-greenland-shenhua-dribbles-the-ball-during-picture-id663722858\" width=\"1024\" height=\"682\" \/><\/p>\n<h3><strong>Carlos Tevez<\/strong><\/h3>\n<p>Seperti Zarate, Tevez memulai karier Eropanya dengan cukup aneh. Perhentian pertamanya adalah klub semenjana West Ham, sebelum akhirnya memperkuat klub-klub raksasa seperti Manchester United, Manchester City, dan Juventus. Saat ini, ia sedang menikmati gelimang uang di Liga Cina bersama Shanghai Shenhua. Namanya diperhitungkan sebagai penerus Maradona karena mewarisi nomor punggung sang legenda di Boca Juniors, yaitu nomor 10. Mungkin, Tevez-lah penerus Maradona dengan reputasi dan prestasi paling bagus di daftar ini, selain Leo Messi dan Sergio Aguero, tentunya.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/maheeeR\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">maheeeR<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pencinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku \u2018Home &amp; Away\u2019.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di Argentina, Diego Maradona sudah dianggap manusia setengah dewa. Ia adalah pemain yang hanya datang sekali seumur hidup. Prestasinya membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986 belum bisa disamai pemain-pemain bintang senegaranya, bahkan hingga saat ini. Maka, Argentina tak henti-hentinya menciptakan \u2018The Next Maradona\u2019. Ada yang terbilang sukses seperti Sergio Aguero dan Lionel Messi, tapi banyak yang dianggap gagal memenuhi ekspektasi. Berikut ini daftarnya: Ariel Ortega Andai kemiripan dengan sang legenda menjadi penilaian tersendiri, Ariel Ortega berhak memperoleh nilai tinggi dari penampilan fisiknya. Namun, ternyata gaya menggiring bola pria berjulukan \u2018El Burrito\u2019 ini juga mirip dengan Maradona. Ekspektasi publik Argentina sempat membubung tinggi ketika penampilan gemilang Ortega membawa Tim Tango &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Nasib Para Penerus Diego Maradona&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":12000,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[81,79],"tags":[187,803,129,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Nasib Para Penerus Diego Maradona | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Menengok nasib para penerus Diego Maradona sebagai legenda sepak bola Argentina. Siapa saja mereka? Bagaimana nasib mereka sekarang?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nasib Para Penerus Diego Maradona | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menengok nasib para penerus Diego Maradona sebagai legenda sepak bola Argentina. Siapa saja mereka? Bagaimana nasib mereka sekarang?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-10-01T06:00:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-10-01T03:03:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Nasib-Para-Reinkarnasi-Maradona.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/\",\"name\":\"Nasib Para Penerus Diego Maradona | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Nasib-Para-Reinkarnasi-Maradona.jpg\",\"datePublished\":\"2017-10-01T06:00:55+00:00\",\"dateModified\":\"2017-10-01T03:03:16+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Menengok nasib para penerus Diego Maradona sebagai legenda sepak bola Argentina. Siapa saja mereka? Bagaimana nasib mereka sekarang?\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Nasib-Para-Reinkarnasi-Maradona.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Nasib-Para-Reinkarnasi-Maradona.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Penerus Diego Maradona\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nasib Para Penerus Diego Maradona | Football Tribe Indonesia","description":"Menengok nasib para penerus Diego Maradona sebagai legenda sepak bola Argentina. Siapa saja mereka? Bagaimana nasib mereka sekarang?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Nasib Para Penerus Diego Maradona | Football Tribe Indonesia","og_description":"Menengok nasib para penerus Diego Maradona sebagai legenda sepak bola Argentina. Siapa saja mereka? Bagaimana nasib mereka sekarang?","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-10-01T06:00:55+00:00","article_modified_time":"2017-10-01T03:03:16+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Nasib-Para-Reinkarnasi-Maradona.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/","name":"Nasib Para Penerus Diego Maradona | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Nasib-Para-Reinkarnasi-Maradona.jpg","datePublished":"2017-10-01T06:00:55+00:00","dateModified":"2017-10-01T03:03:16+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Menengok nasib para penerus Diego Maradona sebagai legenda sepak bola Argentina. Siapa saja mereka? Bagaimana nasib mereka sekarang?","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/01\/nasib-para-penerus-diego-maradona\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Nasib-Para-Reinkarnasi-Maradona.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Nasib-Para-Reinkarnasi-Maradona.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Penerus Diego Maradona"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11999"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11999"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11999\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12000"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11999"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11999"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11999"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}