{"id":11737,"date":"2017-09-28T08:00:00","date_gmt":"2017-09-28T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=11737"},"modified":"2017-09-28T07:28:04","modified_gmt":"2017-09-28T00:28:04","slug":"adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/","title":{"rendered":"Adnan Januzaj Tepis Kritik dari Thomas Tuchel"},"content":{"rendered":"<p>Bagi yang memainkan gim simulasi <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/football-manager\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Football Manager<\/a>, tentu tahu bagaimana dahulu Adnan Januzaj disebut sebagai gelandang dengan potensi yang luar bisa. Bahkan sejak masih remaja, ia sudah diprediksikan akan menjadi pemain besar di masa mendatang. Tetapi sejauh ini, sepertinya ia tidak mencapai ekspektasi yang dibebankan kepadanya. Semua pihak tentu terkejut bagaimana saat ini ia bisa terdampar di Real Sociedad.<\/p>\n<p>Salah satu yang menarik perhatian dalam karier Januzaj sejauh ini adalah masa pinjamannya ke Borussia Dortmund dan Sunderland. Di dua kesebelasan tersebut, Januzaj tidak mampu menampilkan kemampuan terbaiknya. Bahkan pelatih Dortmund kala itu, Thomas Tuchel, sampai memberikan kritikan bahwa pemain asal Belgia ini tidak memiliki sikap dan motivasi yang dibutuhkan untuk sukses.<\/p>\n<p>Mengetahui hal tersebut, Januzaj kemudian bereaksi. Ia beranggapan bahwa apa yang diucapkan oleh Tuchel adalah sesuatu yang bodoh. Ia bahkan membandingkan apa yang dilakukan oleh Tuchel ketika menangani Dortmund, dengan apa yang dilakukan manajer legendaris, Sir Alex Ferguson.<\/p>\n<p>\u201cSaya pikir itu (yang diucapkan Tuchel) adalah sesuatu yang bodoh,\u201d ujar Januzaj seperti yang dilansir <em>Daily<\/em> <em>Mail<\/em>.<\/p>\n<p>\u201cApabila saya memang hanya bermain karena kontrak, saya tentu sudah berhenti bahkan saat ini. Sejak saya masih bocah saya sudah mencintai sepak bola. Saya memulai sejak usia empat tahun, dan hanya (bermain sepak bola) itu saja yang saya inginkan.\u201d<\/p>\n<p>\u201cSaya punya catatan yang cukup bagus ketika mulai bermain. Sir Alex bahkan mengirimi saya pesan dan menelepon saya. Ia bilang \u2018terus bekerja keras, jangan pernah menyerah, hidup terus berjalan. Kamu punya kualitas, dan jangan pernah berhenti bekerja keras\u2019. Saya pikir itulah yang saya butuhkan (dari seorang pelatih, bukan kritikan),\u201d tambah Januzaj.<\/p>\n<p>Januzaj juga mendapatkan banyak kritikan ketika bermain untuk Sunderland di musim lalu. Tampil di 25 pertandingan untuk <em>T<\/em><em>he Black Cats<\/em>, Januzaj dianggap tidak melakukan banyak hal untuk mencegah tim tersebut untuk terdegradasi dari Liga Primer Inggris. Januzaj menolak dianggap sebagai kambing hitam. Ia beranggapan bahwa bukan semata-mata salah dirinya Sunderland bisa tergusur ke Championship.<\/p>\n<p>\u201cOrang-orang selalu mengkritik saya seperti hanya saya saja pemain yang bermain untuk Sunderland. Saya ini pemain muda yang masih harus banyak belajar. Rasanya saya selalu memberikan yang terbaik. Saya selalu berusaha untuk bisa melakukan segala sesuatu. <em>Toh,<\/em> rasanya Sunderland tidak pernah benar-benar berada di posisi empat besar klasemen. Maka (bertahan di Liga Primer Inggris) adalah sesuatu yang sulit,\u201d pungkas Januzaj.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aun Rahman (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi yang memainkan gim simulasi Football Manager, tentu tahu bagaimana dahulu Adnan Januzaj disebut sebagai gelandang dengan potensi yang luar bisa. Bahkan sejak masih remaja, ia sudah diprediksikan akan menjadi pemain besar di masa mendatang. Tetapi sejauh ini, sepertinya ia tidak mencapai ekspektasi yang dibebankan kepadanya. Semua pihak tentu terkejut bagaimana saat ini ia bisa terdampar di Real Sociedad. Salah satu yang menarik perhatian dalam karier Januzaj sejauh ini adalah masa pinjamannya ke Borussia Dortmund dan Sunderland. Di dua kesebelasan tersebut, Januzaj tidak mampu menampilkan kemampuan terbaiknya. Bahkan pelatih Dortmund kala itu, Thomas Tuchel, sampai memberikan kritikan bahwa pemain asal Belgia ini tidak memiliki sikap dan motivasi yang dibutuhkan untuk &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Adnan Januzaj Tepis Kritik dari Thomas Tuchel&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":11765,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[1945,419,129,932],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Adnan Januzaj Tepis Kritik dari Thomas Tuchel | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Adnan Januzaj tepis kritik dari pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, yang mengatakan bahwa ia tidak mempunyai motivasi bermain yang lebih.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Adnan Januzaj Tepis Kritik dari Thomas Tuchel | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Adnan Januzaj tepis kritik dari pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, yang mengatakan bahwa ia tidak mempunyai motivasi bermain yang lebih.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-28T01:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-09-28T00:28:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Adnan-Januzaj-Tepis-Kritikan-Dari-Thomas-Tuchel.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/\",\"name\":\"Adnan Januzaj Tepis Kritik dari Thomas Tuchel | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Adnan-Januzaj-Tepis-Kritikan-Dari-Thomas-Tuchel.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-28T01:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-28T00:28:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Adnan Januzaj tepis kritik dari pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, yang mengatakan bahwa ia tidak mempunyai motivasi bermain yang lebih.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Adnan-Januzaj-Tepis-Kritikan-Dari-Thomas-Tuchel.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Adnan-Januzaj-Tepis-Kritikan-Dari-Thomas-Tuchel.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Adnan Januzaj Tepis Kritik\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Adnan Januzaj Tepis Kritik dari Thomas Tuchel\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Adnan Januzaj Tepis Kritik dari Thomas Tuchel | Football Tribe Indonesia","description":"Adnan Januzaj tepis kritik dari pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, yang mengatakan bahwa ia tidak mempunyai motivasi bermain yang lebih.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Adnan Januzaj Tepis Kritik dari Thomas Tuchel | Football Tribe Indonesia","og_description":"Adnan Januzaj tepis kritik dari pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, yang mengatakan bahwa ia tidak mempunyai motivasi bermain yang lebih.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-09-28T01:00:00+00:00","article_modified_time":"2017-09-28T00:28:04+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Adnan-Januzaj-Tepis-Kritikan-Dari-Thomas-Tuchel.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/","name":"Adnan Januzaj Tepis Kritik dari Thomas Tuchel | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Adnan-Januzaj-Tepis-Kritikan-Dari-Thomas-Tuchel.jpg","datePublished":"2017-09-28T01:00:00+00:00","dateModified":"2017-09-28T00:28:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Adnan Januzaj tepis kritik dari pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, yang mengatakan bahwa ia tidak mempunyai motivasi bermain yang lebih.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Adnan-Januzaj-Tepis-Kritikan-Dari-Thomas-Tuchel.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Adnan-Januzaj-Tepis-Kritikan-Dari-Thomas-Tuchel.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Adnan Januzaj Tepis Kritik"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/28\/adnan-januzaj-tepis-kritik-dari-thomas-tuchel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Adnan Januzaj Tepis Kritik dari Thomas Tuchel"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11737"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11737"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11737\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11765"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11737"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11737"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11737"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}