{"id":11579,"date":"2017-09-25T15:00:55","date_gmt":"2017-09-25T08:00:55","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=11579"},"modified":"2017-09-25T14:38:54","modified_gmt":"2017-09-25T07:38:54","slug":"dua-tanduk-manchester-united","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/","title":{"rendered":"Marcus Rashford dan Anthony Martial: Dua Tanduk Manchester United"},"content":{"rendered":"<p>Logo <em>Red Devis<\/em> dalam emblem <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/manchester-united\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manchester United<\/a> punya dua tanduk. Tajam dan mengintimidasi. Meski sama-sama berbahaya, namun tanduk tersebut \u201ctak pernah bisa serupa\u201d. Ada ciri masing-masing, seperti <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/15\/marcus-rashford-sang-raja-debut\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Marcus Rashford<\/a> dan Anthony Martial. Di dalam diri mereka, United punya potensi besar.<\/p>\n<p>Dua tanduk Setan Merah identik dengan dua penyerang yang bisa saling melengkapi. Sejarah mencatat duet sehati dalam diri Dwight York dan Andy Cole. Pun, antara tahun 2006 hingga 2009, duet <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/25\/status-legenda-rooney\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Wayne Rooney<\/a> dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/19\/menjaga-kesempurnaan-cristiano-ronaldo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cristiano Ronaldo<\/a> memberi dimensi yang berbeda. Namun ada satu kesamaaan dari dua duet tersebut: ketajaman.<\/p>\n<p>Apakah Rashford dan Martial bisa sesukses para pendahulunya? Menjadi ujung tombak kembar dalam bentangan sejarah panjang United? Bisa ya, bisa tidak. Tentu saja.<\/p>\n<p>Keduanya adalah kutub yang berbeda, dengan sifat yang juga sangat berbeda. Menyatukan mereka membutuhkan syarat yang cukup berat, tentu salah satunya tangan diri seorang pelatih untuk memoles Rashford dan Martial menjadi satu kesatuan yang harmonis. Duet memang tak selalu dibangun dari dua pemain dengan sifat yang sama. Duet membutuhkan sinkroninasi.<\/p>\n<p>Cole dan York mungkin yang paling \u201cmudah disatukan\u201d. Keduanya pemain yang jago ketika mengokupansi kotak penalti sebagai penyerang klasik. Pun, keduanya luwes saja ketika salah satu harus bermain melebar atau \u201cturun menjemput bola\u201d. Sinkronisasi, keduanya akan saling menyesuaikan diri.<\/p>\n<p>Rooney dan Ronaldo sedikit lebih sulit. Terutama mengubah Ronaldo, dari sosok penyerang sayap yang terlalu gemar menggiring bola dan melakukan banyak trik, menjadi pemain yang lebih efisien. Ronaldo yang masih hijau adalah pemain yang gemar unjuk diri. Ronaldo yang mau belajar adalah pemain sayap yang paham betul teknik mencetak gol dengan sundulan kepala.<\/p>\n<p>Dan duet Rooney dan Ronaldo ini adalah panutan yang cocok untuk Rashford dan Martial.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/marcus-rashford-of-manchester-united-in-action-during-the-carabao-cup-picture-id850265526\" width=\"1024\" height=\"764\" \/><\/p>\n<h3><strong>Rashford: <\/strong><strong>D<\/strong><strong>edikasi untuk berlatih<\/strong><\/h3>\n<p>Rashford muda adalah sosok yang \u201cmencoba\u201d visioner. Ia ingin bermain sebagai nomor 10, <em>playmaker<\/em>, yang bermain dengan kecerdikan. Namun, ciri bermain dan kemampuan tak mendukung keinginan Rashford tersebut. Ia pemain dengan ciri akselerasi dan kepercayaan diri untuk melewati lawan.<\/p>\n<p>Kemampuan tersebut membuat Rashford sangat cocok bermain sebagai penyerang sayap sebelah kiri. Nicky Butt, salah satu legenda Manchester United, mengungkapkan bahwa Rashford muda punya dasar seperti <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/17\/thierry-henry-record-breaker-history-maker\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Thierry Henry<\/a>. Seorang pemain sayap di usia muda dengan ketajaman yang bisa diandalkan.<\/p>\n<p>Dengan dasar seperti itu, para pelatih United mencoba Rashford di posisi penyerang. Paul McGuinness, mantan tim pelatih United U-18 membuat menu latihan khusus untuk Rashford. Menu latihan tersebut fokus untuk membentuk bangunan fisik Rashford, cara dan teknik berlari, membaca <em>timing<\/em> dengan tepat, dan terutama teknik menerima bola sebagai penyerang.<\/p>\n<p>Ketika tim U-18 United memenangi sebuah kompetisi sepak bola dalam ruangan di Jerman, Rashford punya misi sendiri. McGuinness ingin pemain muda asal Inggris tersebut menerima banyak umpan dengan punggung membelakangi gawang. Sebuah misi yang terhitung sukses.<\/p>\n<p>\u201cRashford juga belajar cara menjadi <em>poacher<\/em>, yang berposisi di sebelah bek lawan. Ia belajar cara memutar badan, terutama gerakan pinggul, lalu berlari melebar untuk membuka ruang bagi rekan-rekannya. Detail seperti itu dilatih berulang-ulang, sangat sering. Kami bahwa membuat skenario khusus itu ketika latihan. Kami hingga bersusah payah membuat latihan khusus karena Rashford pantas mendapatkannya. Kami rasa ia akan menjadi bagian penting di tim utama,\u201d kenang McGuinness.<\/p>\n<p>Kekurangan Rashford adalah \u201cobsesi mencetak gol yang masih rendah\u201d sebagai seorang penyerang. Terkadang, ia masih berpikir seperti seorang nomor 10 atau penyerang sayap. Perlahan, Jose Mourinho ingin membangunkan sosok pembunuh dalam diri Rashford, sosok penyerang yang komplet, yang belum menyadari potensi diri sesungguhnya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/anthony-martial-of-manchester-united-celebrates-scoring-their-fourth-picture-id850263834\" width=\"1024\" height=\"618\" \/><\/p>\n<h3><strong>Martial: <\/strong><strong>P<\/strong><strong>endekatan personal<\/strong><\/h3>\n<p>Semasa masih membela AS Monaco, Martial pernah seperti \u201cdipermalukan\u201d. Leonardo Jardim pernah menariknya keluar, padahal Martial baru saja masuk di lapangan sebagai pemain pengganti. Alasan Jardim adalah Martial tak bisa menjalankan instruksi dan justru membuat skema permainan menjadi kacau.<\/p>\n<p>Situasi yang tak mengenakkan juga terjadi ketika Monaco masih dilatih <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/menanti-karya-claudio-ranieri-di-nantes\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Claudio Ranieri<\/a>. Hampir di setiap latihan, Ranieri memacu Martial. Pelatih asal Italia itu ingin melihat Martial berlatih lebih keras. Ranieri tak ingin Martial mengubur bakatnya sendiri karena tak fokus. Sebagai pesepak bola, psikis dan mental pemain asal Prancis ini memang tidak terlau stabil.<\/p>\n<p>Martial dikenal sebagai pemain \u201cyang malas\u201d ketika bertanding. Beberapa kali, Mourinho perlu sampai memberi sinyal kepada Martial dengan bertepuk tangan untuk lebih rajin mengejar bek lawan ketika United kehilangan bola. Energi besar yang bersemayam dalam diri Martial seperti terbuang percuma.<\/p>\n<p>Paul Scholes pernah mengungkapkan bahwa Martial seperti tak peduli ketika ia membuang banyak peluang. Martial berani mengambil inisiatif di depan, tapi tak efektif. Ketika bermain melebar, sering terjadi, Martial seperti pemain satu dimensi. Menerima bola di sisi lapangan, lalu mencoba melewati bek lawan. Ia seperti tak peka, bahkan waspada dengan keberadaan kawan dan lawan.<\/p>\n<p>Namun ketika berada dalam situasi hati yang mendukung, Martial adalah penyerang yang juga komplet. Kemampuanya menarik bek lawan keluar dari posisi sangat bermanfaat dalam proses membangun serangan. Martial diberkahi dengan teknik menendang bola yang sangat baik, membuatnya menjadi penyelesai peluang yang andal.<\/p>\n<p>Martial perlu pendekatan personal. Mungkin seperti cara United mengubah Ronaldo menjadi lebih efisien. Ronaldo, yang \u201cliar\u201d itu, dan gemar unjuk diri, bisa dijinakkan dan dilibatkan penuh dalam skema. Suasana hatinya yang mudah berubah juga sama seperti Martial. Kehati-hatian dalam membangun mental Martial adalah pekerjaan besar untuk Mourinho.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/marcus-rashford-of-manchester-united-celebrates-scoring-the-opening-picture-id520918776\" width=\"1024\" height=\"715\" \/><\/p>\n<h3><strong>Sinkronisasi<\/strong><\/h3>\n<p>Selain banyak berlatih, banyak bermain bersama adalah syarat sinkronisasi itu terwujud. Dibutuhkan keberanian Mourinho untuk menurunkan mereka Rashford dan Martial bersamaan. Hasilnya juga (pernah) baik, seperti ketika keduanya menjadi pusat kemenangan United atas Burton Albion di ajang Piala Carabao.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=5hPkVeeA01s\">https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=5hPkVeeA01s<\/a><\/p>\n<p>Terutama di gol keempat, ketika sinkronisasi itu terlihat. Keduanya punya teknik umpan dan kecepatan yang mendukung. Dan tentu saja ketajaman ketika kesempatan itu hadir. Memang, lawan United \u201chanya\u201d Burton. Duet \u2018MarTil\u2019 ini perlu diuji ketika United menghadapi lawan yang lebih berat, baik di Liga Primer atau Liga Champions.<\/p>\n<p>Visinya adalah jangka panjang, menjadikan keduanya ujung tanduk Setan Merah untuk setidaknya 10 tahun ke depan. Ingat, duet, dua pribadi yang bermain bersama, tak selalu butuh kemiripan hati.<\/p>\n<p>Keduanya butuh waktu untuk saling memahami, untuk merekam kebiasaan masing-masing. Dengan segala kelebihan masing-masing, \u2018MarTil\u2019 akan menjadi dua tanduk yang tak juga tajam, namun kokoh tak mudah retak.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">arsenalskitchen<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Koki Arsenal&#8217;s Kitchen<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Logo Red Devis dalam emblem Manchester United punya dua tanduk. Tajam dan mengintimidasi. Meski sama-sama berbahaya, namun tanduk tersebut \u201ctak pernah bisa serupa\u201d. Ada ciri masing-masing, seperti Marcus Rashford dan Anthony Martial. Di dalam diri mereka, United punya potensi besar. Dua tanduk Setan Merah identik dengan dua penyerang yang bisa saling melengkapi. Sejarah mencatat duet sehati dalam diri Dwight York dan Andy Cole. Pun, antara tahun 2006 hingga 2009, duet Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo memberi dimensi yang berbeda. Namun ada satu kesamaaan dari dua duet tersebut: ketajaman. Apakah Rashford dan Martial bisa sesukses para pendahulunya? Menjadi ujung tombak kembar dalam bentangan sejarah panjang United? Bisa ya, bisa tidak. Tentu &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Marcus Rashford dan Anthony Martial: Dua Tanduk Manchester United&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":11589,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[1927,129,151,408,122],"class_list":["post-11579","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-inggris","tag-anthony-martial","tag-featured","tag-manchester-united","tag-marcus-rashford","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Marcus Rashford dan Anthony Martial: Dua Tanduk Manchester United | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada ciri masing-masing, seperti Marcus Rashford dan Anthony Martial. Di dalam diri mereka, Manchester United punya potensi besar.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Marcus Rashford dan Anthony Martial: Dua Tanduk Manchester United | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada ciri masing-masing, seperti Marcus Rashford dan Anthony Martial. Di dalam diri mereka, Manchester United punya potensi besar.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-25T08:00:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/25-rashford-martial-1200.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/25\\\/dua-tanduk-manchester-united\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/25\\\/dua-tanduk-manchester-united\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Marcus Rashford dan Anthony Martial: Dua Tanduk Manchester United\",\"datePublished\":\"2017-09-25T08:00:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/25\\\/dua-tanduk-manchester-united\\\/\"},\"wordCount\":989,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/25\\\/dua-tanduk-manchester-united\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/25-rashford-martial-1200.jpg\",\"keywords\":[\"Anthony Martial\",\"Featured\",\"Manchester United\",\"Marcus Rashford\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Inggris\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/25\\\/dua-tanduk-manchester-united\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/25\\\/dua-tanduk-manchester-united\\\/\",\"name\":\"Marcus Rashford dan Anthony Martial: Dua Tanduk Manchester United | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/25\\\/dua-tanduk-manchester-united\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/25\\\/dua-tanduk-manchester-united\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/25-rashford-martial-1200.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-25T08:00:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Ada ciri masing-masing, seperti Marcus Rashford dan Anthony Martial. Di dalam diri mereka, Manchester United punya potensi besar.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/25\\\/dua-tanduk-manchester-united\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/25\\\/dua-tanduk-manchester-united\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/25-rashford-martial-1200.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/25-rashford-martial-1200.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Manchester United\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Marcus Rashford dan Anthony Martial: Dua Tanduk Manchester United | Football Tribe Indonesia","description":"Ada ciri masing-masing, seperti Marcus Rashford dan Anthony Martial. Di dalam diri mereka, Manchester United punya potensi besar.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Marcus Rashford dan Anthony Martial: Dua Tanduk Manchester United | Football Tribe Indonesia","og_description":"Ada ciri masing-masing, seperti Marcus Rashford dan Anthony Martial. Di dalam diri mereka, Manchester United punya potensi besar.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-09-25T08:00:55+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/25-rashford-martial-1200.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Marcus Rashford dan Anthony Martial: Dua Tanduk Manchester United","datePublished":"2017-09-25T08:00:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/"},"wordCount":989,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/25-rashford-martial-1200.jpg","keywords":["Anthony Martial","Featured","Manchester United","Marcus Rashford","Slider"],"articleSection":["Eropa","Inggris"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/","name":"Marcus Rashford dan Anthony Martial: Dua Tanduk Manchester United | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/25-rashford-martial-1200.jpg","datePublished":"2017-09-25T08:00:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Ada ciri masing-masing, seperti Marcus Rashford dan Anthony Martial. Di dalam diri mereka, Manchester United punya potensi besar.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/25\/dua-tanduk-manchester-united\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/25-rashford-martial-1200.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/25-rashford-martial-1200.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Manchester United"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11579","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11579"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11579\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11589"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11579"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11579"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11579"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}