{"id":11393,"date":"2017-09-22T13:30:39","date_gmt":"2017-09-22T06:30:39","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=11393"},"modified":"2017-09-22T13:08:58","modified_gmt":"2017-09-22T06:08:58","slug":"calon-juara-liga-1-psm-makassar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/","title":{"rendered":"Calon Juara Liga 1: PSM Makassar"},"content":{"rendered":"<p>Di bawah asuhan pelatih <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/passion-robert-rene-alberts\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Robert Rene Alberts<\/a>, PSM Makassar kembali menapaki kejayaan mereka. Selama hampir satu dekade, tim berjulukan Juku Eja (ikan merah) ini memang nyaris tanpa prestasi berarti. Menjuarai <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/go-jek-traveloka-liga-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Go-Jek Traveloka Liga 1<\/a> akan menjadi klimaks yang manis bagi kebangkitan Hamka Hamzah dan kawan-kawan.<\/p>\n<p>Saat ini, PSM dan Persipura Jayapura masih bergantian menduduki peringkat tiga dan empat. Mari kita utak-utik peluang juara PSM di sisa beberapa pekan terakhir.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8892 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/Pavel-Purishkin-PSM-1200x674px-1024x575.jpg\" alt=\"Pavel Purishkin\" width=\"1024\" height=\"575\" \/><\/p>\n<h3><strong>Kelebihan:<\/strong><\/h3>\n<p>Jika Anda mengikuti penampilan PSM sejak putaran pertama Liga 1, Anda pasti menyadari ada perubahan signifikan pada gaya bermain Hamka Hamzah dan kawan-kawan di putaran kedua ini. Pada putaran pertama lalu, serangan lebih banyak dilakukan lewat umpan-umpan panjang dengan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/psm-makassar-mendepak-reinaldo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Reinaldo Elias da Costa<\/a> sebagai tumpuan utama. Namun, sejak kepindahan sang penyerang jangkung tersebut, variasi serangan lebih bertumpu pada para penyerang sayap.<\/p>\n<p>Di sinilah kelebihan Juku Eja, karena mereka punya nama-nama lincah yang sewaktu-waktu bisa mengiris-iris pertahanan lawan. Meski jumlah gol mereka minim, Muhammad Rahmat, Ridwan Tawainella, Titus \u2018Tibo\u2019 Bonai dan nama baru, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/11\/ekspektasi-pada-pavel-purishkin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pavel Purishkin<\/a>, cukup efektif dalam mengacak-acak garis pertahanan lawan. Jangan lupa masih ada nama <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/selamat-datang-zulham-zamrun\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Zulham Zamrun<\/a> yang masih menunggu gol pertamanya.<\/p>\n<p>Selain itu, kepergian Reinaldo membuka kesempatan baru bagi Ferdinand Sinaga untuk membuka keran golnya. Pencetak gol terbanyak di Asian Games 2014 ini sedang menggila dengan torehan enam golnya dalam empat pertandingan terakhir. Berbeda dengan Reinaldo, Ferdinand memiliki kemampuan lari di atas rata-rata. Ia juga piawai mencetak gol lewat sundulan kepala meskipun posturnya tidak bisa dibilang tinggi.<\/p>\n<p>Lini tengah PSM juga bisa dibilang salah satu yang terbaik di Indonesia saat ini. Duet Belanda dengan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/klok-gladiator-baru-psm\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Marc Klok<\/a> sebagai gelandang pengangkut air dan Wiljan Pluim sebagai <em>playmaker <\/em>adalah nyawa Juku Eja.<\/p>\n<p>Jika salah satu saja dari mereka tidak hadir, PSM akan kesulitan membongkar pertahanan lawan. Klok dan Pluim didampingi gelandang-gelandang lokal berkualitas, dari Rizky Pellu, Syamsul Haeruddin, serta beberapa bakat muda yaitu Muhammad Arfan dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/28\/asnawi-mangkualam-gelandang-masa-depan-psm\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Asnawi Mangkualam<\/a>.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/DKQczb6VAAI4-tY.jpg\" width=\"800\" height=\"531\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: PSM Makassar<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Kelemahan:<\/strong><\/h3>\n<p>Setelah sempat dikritik dan diparkir selama beberapa pertandingan di awal musim akibat melakukan beberapa blunder fatal, penampilan penjaga gawang Rivky Mokodompit sempat membaik. Penampilan gemilangnya menjaga <em>clean sheet<\/em> ketika PSM menang 1-0 di kandang Persela Lamongan menuai pujian berbagai kalangan.<\/p>\n<p>Namun, dalam beberapa pekan terakhir, penampilan mantan pemain Semen Padang dan Mitra Kukar ini kembali mengkhawatirkan. Dalam empat pertandingan terakhir, Rivky kebobolan sembilan gol. Ia memang selalu terlihat rawan dalam menghadapi situasi satu lawan satu dan tembakan jarak jauh lawan. Ini terlihat dari\u00a0 kebobolan tiga gol yang dideritanya ketika PSM menang susah payah atas Sriwijaya FC.<\/p>\n<p>Rivky tidak sendiri menjadi pesakitan di sektor pertahanan PSM. Penampilan bek kanan senior Zulkifly Syukur pun terlihat sudah mengalami penurunan drastis. Dua kesalahan fatalnya ketika keunggulan tiga gol PSM digagalkan Arema membuat Zulkifly tak pernah diturunkan lagi dan digantikan oleh Wasyiat Hasbullah. Sektor kanan pertahanan PSM saat ini dianggap sisi terlemah meskipun Hamka Hamzah, Steven Paulle, dan Reva Adi Utama selalu tampil spartan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/masalah-utama-psm-makassar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Baca juga:\u00a0Masalah Utama PSM Makassar: Terlalu Mudah Membuang Keunggulan<\/strong><\/a><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3615 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Wiljan-Pluim-PSM-Editorial-1024x575.jpg\" alt=\"Wiljan Pluim\" width=\"1024\" height=\"575\" \/><\/p>\n<h3><strong>Pemain kunci: Wiljan Pluim<\/strong><\/h3>\n<p>Penampilan \u2018Super Willy\u2019 <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/28\/dependensi-psm-pada-wiljan-pluim\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Wiljan Pluim<\/a> sempat mengalami penurunan di akhir paruh pertama musim. Kekhawatiran sempat menyeruak bahwa pemain Belanda ini hanya akan menjadi <em>one-season wonder<\/em> di Indonesia. Selain itu, gencarnya pemberitaan bahwa dirinya akan menyeberang ke klub lain sepertinya cukup mengganggu konsentrasinya. Beberapa pihak juga menyoroti kenaikan berat badan Pluim yang membuat pergerakannya cenderung melambat.<\/p>\n<p>Namun, Pluim bangkit di putaran kedua dengan mencetak empat gol. Dari total 22 penampilan di musim ini, ia sudah mencetak delapan gol dan delapan asis. Setiap kali mantan pemain Vitesse ini absen, alur serangan PSM menjadi tak beraturan, seperti ketika mereka susah payah menang atas Perseru Serui pada pekan ke-21.<\/p>\n<h3><strong>Pertandingan-pertandingan kunci:<\/strong><\/h3>\n<p>Sisa sepuluh pertandingan di putaran kedua akan sangat menegangkan bagi PSM. Selain menghadapi tim kuat Persib Bandung, Hamka Hamzah dan kawan-kawan masih harus menghadapi keempat tim calon juara lainnya.<\/p>\n<p>Laga <em>derby<\/em> Indonesia timur di Jayapura pada pekan ke-26 akan menentukan apakah Juku Eja bisa mengamankan posisi tiga besar. Boaz Solossa dan kawan-kawan tentu berambisi membalas kekalahan memalukan 1-5 di Stadion Mattoanging pada putaran pertama lalu. Jika minimal mampu menahan imbang Persipura, bisa dibilang jalan PSM akan cukup nyaman di tiga besar.<\/p>\n<p>Laga <em>away<\/em> ke kandang Bhayangkara FC juga akan terbilang berat. Evan Dimas dan kawan-kawan belum terkalahkan selama putaran kedua ini. Kedatangan mantan pemain depan PSM, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/warna-warni-karier-ilija-spasojevic\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ilija Spasojevic<\/a>, membuat tim asuhan Simon McMenemy ini semakin berbahaya.<\/p>\n<p>Selain dua lawan di atas, PSM juga harus bersiap menghadapi dua pertandingan pamungkas yang dilaksanakan di kandang mereka. Juku Eja akan ditantang lawan berat, Bali United, sebelum menjajal Madura United. Pelatih Robert Rene Alberts pasti penasaran karena kedua tim ini mempermalukan PSM di putaran pertama lalu, masing-masing dengan skor 3-0 dan 1-0. Jika menyapu bersih empat laga penting ini, juara bukan lagi sekadar impian bagi PSM.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/maheeeR\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">maheeeR<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pencinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku \u2018Home &amp; Away\u2019.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di bawah asuhan pelatih Robert Rene Alberts, PSM Makassar kembali menapaki kejayaan mereka. Selama hampir satu dekade, tim berjulukan Juku Eja (ikan merah) ini memang nyaris tanpa prestasi berarti. Menjuarai Go-Jek Traveloka Liga 1 akan menjadi klimaks yang manis bagi kebangkitan Hamka Hamzah dan kawan-kawan. Saat ini, PSM dan Persipura Jayapura masih bergantian menduduki peringkat tiga dan empat. Mari kita utak-utik peluang juara PSM di sisa beberapa pekan terakhir. Kelebihan: Jika Anda mengikuti penampilan PSM sejak putaran pertama Liga 1, Anda pasti menyadari ada perubahan signifikan pada gaya bermain Hamka Hamzah dan kawan-kawan di putaran kedua ini. Pada putaran pertama lalu, serangan lebih banyak dilakukan lewat umpan-umpan panjang dengan Reinaldo &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Calon Juara Liga 1: PSM Makassar&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":11394,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,1626,216,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Calon Juara Liga 1: PSM Makassar | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Selama hampir satu dekade, PSM Makassar yang berjulukan Juku Eja (ikan merah) ini memang nyaris belum memiliki prestasi berarti.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Calon Juara Liga 1: PSM Makassar | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selama hampir satu dekade, PSM Makassar yang berjulukan Juku Eja (ikan merah) ini memang nyaris belum memiliki prestasi berarti.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-22T06:30:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-09-22T06:08:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calon-Juara-Liga-1-PSM-.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/\",\"name\":\"Calon Juara Liga 1: PSM Makassar | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calon-Juara-Liga-1-PSM-.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-22T06:30:39+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-22T06:08:58+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Selama hampir satu dekade, PSM Makassar yang berjulukan Juku Eja (ikan merah) ini memang nyaris belum memiliki prestasi berarti.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calon-Juara-Liga-1-PSM-.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calon-Juara-Liga-1-PSM-.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"PSM Makassar\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Calon Juara Liga 1: PSM Makassar | Football Tribe Indonesia","description":"Selama hampir satu dekade, PSM Makassar yang berjulukan Juku Eja (ikan merah) ini memang nyaris belum memiliki prestasi berarti.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Calon Juara Liga 1: PSM Makassar | Football Tribe Indonesia","og_description":"Selama hampir satu dekade, PSM Makassar yang berjulukan Juku Eja (ikan merah) ini memang nyaris belum memiliki prestasi berarti.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-09-22T06:30:39+00:00","article_modified_time":"2017-09-22T06:08:58+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calon-Juara-Liga-1-PSM-.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/","name":"Calon Juara Liga 1: PSM Makassar | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calon-Juara-Liga-1-PSM-.jpg","datePublished":"2017-09-22T06:30:39+00:00","dateModified":"2017-09-22T06:08:58+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Selama hampir satu dekade, PSM Makassar yang berjulukan Juku Eja (ikan merah) ini memang nyaris belum memiliki prestasi berarti.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/22\/calon-juara-liga-1-psm-makassar\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calon-Juara-Liga-1-PSM-.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calon-Juara-Liga-1-PSM-.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"PSM Makassar"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11393"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11393"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11393\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11394"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}