{"id":11315,"date":"2017-09-21T15:00:15","date_gmt":"2017-09-21T08:00:15","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=11315"},"modified":"2017-09-21T12:29:50","modified_gmt":"2017-09-21T05:29:50","slug":"jack-wilshere-sebagai-alternatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/","title":{"rendered":"Jack Wilshere, Alternatif, dan Kedalaman Skuat Arsenal"},"content":{"rendered":"<p>Rasa haru sempat terasa ketika nama <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/16\/cinta-yang-besar-untuk-jack-wilshere\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jack Wilshere<\/a> diberitakan akan dilibatkan di dalam skuat Arsenal yang menghadapi Doncaster Rovers. Terutama para Gooners, yang sudah setia menanti begitu lama untuk kembali bisa menyaksikan Wilshere menari-nari di lini tengah The Gunners. Sebuah pemandangan yang dirindukan.<\/p>\n<p>Perlu dimaklumi, terakhir kalinya Wilshere bermain penuh 90 menit adalah ketika Arsenal melawan Southampton. Pembaca tahu kapan pertandingan tersebut dilaksanakan? September 2014. Sudah tiga tahun Wilshere tak bermain penuh untuk Arsenal. Sebagai produk murni dari Hale End Academy milik Arsenal, fakta tersebut tentu sangat menyayat hati.<\/p>\n<p>Pembaca tentu memahami bahwa cedera sudah seperti menjadi bagian kehidupan gelandang asal Inggris tersebut. Silih berganti, dari cedera otot, hingga <em>ankle<\/em>, Wilshere menepi cukup lama. Ketika berhasil menjalani program penyembuhan dari cedera, Wilshere justru dipinjamkan ke Bournemouth selama satu musim penuh.<\/p>\n<p>Wilshere sendiri bekerja keras untuk menjaga kebugarannya. Ia memanfaatkan setiap penampilan bersama Bournemouth dengan baik. Ketika tidak cedera, Wilshere hampir selalu menjadi pilihan utama Eddie Howe. Perkembangan yang baik itu tentu menjadi kabar yang ditunggu para pendukung Arsenal. Kekasih mereka sudah pulang.<\/p>\n<p>Arsene Wenger sendiri memahami bahwa terburu-buru menurunkan Wilshere di pertandingan kompetitif hanya akan meningkatkan risiko cedera. Wilshere butuh waktu, sekaligus menit bermain untuk mengembalikan kebugarannya. Oleh sebab itu, dua kali Wilshere bermain bersama tim U-23 Arsenal.<\/p>\n<p>Proses itu memang panjang, namun Wilshere melewatinya dengan baik. Bahkan, Wenger sendiri menegaskan bahwa Wilshere saat ini sudah semakin matang. Rasa sakit karena cedera dan masalah penderitaan ketika berjuang sembuh sudah memperkuat Wilshere secara psikis. Wilshere memang impulsif, namun semakin matang.<\/p>\n<p>Dan akhirnya saat itu tiba juga. Nama Wilshere masuk ke dalam daftar 11 pemain yang berlaga sejak menit awal. Wilshere bersanding dengan Mohamed Elneny di lini tengah Arsenal. Meski tak banyak bermain bersama, baik Wilshere maupun Elneny menunjukkan protensi dan kohesi yang baik. Jika lebih sering bermain bersama, Wilshere dan Elneny bisa menjadi duet alternatif.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/20th-september-2017-emirates-stadium-london-england-carabao-cup-3rd-picture-id850313944\" width=\"1024\" height=\"731\" \/><\/p>\n<h3><strong>Sosok alternatif<\/strong><\/h3>\n<p>Duet Wilshere dan Elneny memang bukan duet pilihan utama Wenger. Pilihan utama manajer asal Prancis tersebut adalah <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/mengaudisi-pendamping-granit-xhaka\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Granit Xhaka<\/a> dan Aaron Ramsey. Keduanya memang lebih bugar ketimbang Wilshere dan sudah banyak bermain bersama. Maka maklum apabila menit bermain Wilshere belum akan bertambah secara signifikan.<\/p>\n<p>Namun, Wilshere punya sesuatu yang tidak dimiliki kedua gelandang utama tersebut. Gaya bermain gelandang berusia 25 tahun ini pun sangat berbeda. Perbedaan gaya bermain inilah yang akan menjadi alternatif bagi Wenger dan skuat Arsenal sendiri ketika situasi berjalan ke arah yang merugikan.<\/p>\n<p>Ketika menerima bola dari salah satu bek tengah, Wilshere menunjukkan kemampuan untuk mendikte permainan. Jangkauan umpan kaki kirinya sangat memuaskan, dengan akurasi yang bisa diandalkan. Gaya bermain pada fase ini mirip dengan apa yang ditunjukkan Xhaka selama ini. Pun, Wilshere punya kejelian melepaskan umpan vertikal untuk memotong lini lawan.<\/p>\n<p>Lagi-lagi, kemampuan tersebut sama seperti yang dimiliki Xhaka. Namun, ketika melakukan penetrasi di lini tengah, Wilshere jauh lebih unggul ketimbang Xhaka. Bahkan, kehadirannya di sepertiga akhir, di sekitar kotak penalti, jauh lebih terasa. Wilshere nyaman menguasai bola di tempat sempit, dengan dua atau tiga lawan yang menekan.<\/p>\n<p>Kemampuan Wilshere melepaskan umpan kunci dari jarak dekat berpotensi menjadi opsi ketika lawan bertahan cukup dalam. Baik dengan umpan datar, atau umpan cungkil, kontrol bola Wilshere sangat berbahaya. Kemampuan ini bisa menjadi alternatif ketika Mesut \u00d6zil tengah tidak berada di performa terbaik atau dikawal lawan dengan ketat.<\/p>\n<p>Bagaimana dengan peran Ramsey?<\/p>\n<p>Arsenal akan jauh lebih nyaman dengan Wilshere yang turun hingga ke depan bek untuk menerima bola, ketimbang jika Ramsey yang melakukannya. Ramsey tidak nyaman ketika harus menahan bola dan mensirkulasikannya. Ketika tengah tak bermain baik, Ramsey terlalu ceroboh dan mudah kehilangan bola.<\/p>\n<p>Ramsey jauh akan lebih berguna ketika banyak bermain dekat dengan kotak penalti. Gelandang asal Wales ini merupakan salah satu gelandang dengan <em>goal threat<\/em> yang tinggi. Alih-alih gelandang yang terlibat dalam sirkulasi bola, Ramsey mungkin akan lebih berguna ketika menjadi <em>second striker<\/em> seperti perannya bersama timnas Wales.<\/p>\n<p>Ketika membutuhkan kontrol di lini tengah, Xhaka akan menemukan rekan yang ideal dalam diri Wilshere. Keduanya punya visi yang baik, terkait umpan dan mendikte permainan. Sebuah alternatif yang menarik, yang ditawarkan Wilshere.<\/p>\n<p>Seiring kesembuhannya, kedalaman lini tengah Arsenal menjadi lebih berwarna. Maklum, selama ini, Wenger hanya punya opsi Elneny dan Francis Coquelin sebagai pelapis Xhaka dan Ramsey. Aspek bertahan, baik Elneny maupun Coquelin lebih menonjol ketimbang harus menjadi metronom dan mensirkulasikan bola.<\/p>\n<p>Tantangan terbesar adalah menjaga Wilshere tetap bugar. Cara yang dilakukan Bournemouth untuk menjaga Wilshere tetap sehat jelas bisa ditiru. Memang, menit bermain dan porsi latihan Wilshere akan terbatas. Namun, di tengah menit yang terbatas itu, Arsenal menemukan alternatif emas. Pun, Gooners akan tetap bisa bernostalgia, melihat Si Anak Emas bermain di kebun inspirasi bernama Emirates Stadium.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">arsenalskitchen<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Koki Arsenal&#8217;s Kitchen<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rasa haru sempat terasa ketika nama Jack Wilshere diberitakan akan dilibatkan di dalam skuat Arsenal yang menghadapi Doncaster Rovers. Terutama para Gooners, yang sudah setia menanti begitu lama untuk kembali bisa menyaksikan Wilshere menari-nari di lini tengah The Gunners. Sebuah pemandangan yang dirindukan. Perlu dimaklumi, terakhir kalinya Wilshere bermain penuh 90 menit adalah ketika Arsenal melawan Southampton. Pembaca tahu kapan pertandingan tersebut dilaksanakan? September 2014. Sudah tiga tahun Wilshere tak bermain penuh untuk Arsenal. Sebagai produk murni dari Hale End Academy milik Arsenal, fakta tersebut tentu sangat menyayat hati. Pembaca tentu memahami bahwa cedera sudah seperti menjadi bagian kehidupan gelandang asal Inggris tersebut. Silih berganti, dari cedera otot, hingga ankle, &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Jack Wilshere, Alternatif, dan Kedalaman Skuat Arsenal&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":11316,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[120,129,1425,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jack Wilshere, Alternatif, dan Kedalaman Skuat Arsenal | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Para Gooners, yang sudah setia menanti begitu lama untuk kembali bisa menyaksikan jack Wilshere menari-nari di lini tengah The Gunners.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jack Wilshere, Alternatif, dan Kedalaman Skuat Arsenal | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Para Gooners, yang sudah setia menanti begitu lama untuk kembali bisa menyaksikan jack Wilshere menari-nari di lini tengah The Gunners.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-21T08:00:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-09-21T05:29:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/jack-wilshere-dan-kedalaman-skuat-arsenal.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/\",\"name\":\"Jack Wilshere, Alternatif, dan Kedalaman Skuat Arsenal | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/jack-wilshere-dan-kedalaman-skuat-arsenal.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-21T08:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-21T05:29:50+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Para Gooners, yang sudah setia menanti begitu lama untuk kembali bisa menyaksikan jack Wilshere menari-nari di lini tengah The Gunners.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/jack-wilshere-dan-kedalaman-skuat-arsenal.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/jack-wilshere-dan-kedalaman-skuat-arsenal.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Jack Wilshere\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jack Wilshere, Alternatif, dan Kedalaman Skuat Arsenal | Football Tribe Indonesia","description":"Para Gooners, yang sudah setia menanti begitu lama untuk kembali bisa menyaksikan jack Wilshere menari-nari di lini tengah The Gunners.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jack Wilshere, Alternatif, dan Kedalaman Skuat Arsenal | Football Tribe Indonesia","og_description":"Para Gooners, yang sudah setia menanti begitu lama untuk kembali bisa menyaksikan jack Wilshere menari-nari di lini tengah The Gunners.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-09-21T08:00:15+00:00","article_modified_time":"2017-09-21T05:29:50+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/jack-wilshere-dan-kedalaman-skuat-arsenal.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/","name":"Jack Wilshere, Alternatif, dan Kedalaman Skuat Arsenal | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/jack-wilshere-dan-kedalaman-skuat-arsenal.jpg","datePublished":"2017-09-21T08:00:15+00:00","dateModified":"2017-09-21T05:29:50+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Para Gooners, yang sudah setia menanti begitu lama untuk kembali bisa menyaksikan jack Wilshere menari-nari di lini tengah The Gunners.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/21\/jack-wilshere-sebagai-alternatif\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/jack-wilshere-dan-kedalaman-skuat-arsenal.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/jack-wilshere-dan-kedalaman-skuat-arsenal.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Jack Wilshere"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11315"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11315"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11315\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11316"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11315"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11315"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11315"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}