{"id":11221,"date":"2017-09-20T11:30:32","date_gmt":"2017-09-20T04:30:32","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=11221"},"modified":"2017-09-21T11:52:52","modified_gmt":"2017-09-21T04:52:52","slug":"lini-tengah-manchester-city","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/","title":{"rendered":"Nama-Nama Superior di Lini Tengah Manchester City"},"content":{"rendered":"<p>Skuat <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/manchester-city\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Manchester City<\/a> tengah berada dalam performa terbaik. Rentetan kemenangan dengan skor besar mewarnai tiga pertandingan anak asuh <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/pep-guardiola\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pep Guardiola<\/a>. Total, 15 gol ditabung hanya dari tiga pertandingan tersebut. Selain ide bermain yang semakin dipahami para pemain, keberadaan barisan gelandang City membuat performa apik ini punya latar belakang yang solid.<\/p>\n<p>Kebahagiaan yang terasa dari kemenangan City atas Watford di akhir pekan yang lalu bukan hanya bersumber dari pesta gol 6-0. Suporter The Citizens akhirnya bisa melihat Ilkay G\u00fcndogan tampil. Maklum, sejak diboyong dari Borussia Dortmund musim lalu, gelandang asal Jerman tersebut banyak berkutat dengan cedera.<\/p>\n<p>Masa awal G\u00fcndogan bersama City diawali dengan cedera yang cukup parah. Terjadi pergeseran di tempurung lutut G\u00fcndogan. Dari 2 Mei 2016 hingga 12 September 2016, G\u00fcndogan harus menepi dengan total absen dalam 133 hari dan melewatkan 10 pertandingan. Sempat sembuh, G\u00fcndogan kembali masuk ruang perawatan pada tanggal 15 Desember 2016.<\/p>\n<p>Absen hingga 252 hari, G\u00fcndogan didiagnosa menderita cedera ACL dan baru saja dinyatakan sembuh pada tanggal 24 Agustus 2017 yang lalu. Setelah serangkaian proses penyembuhan dan mengembalikan kebugaran, bulan September ini menjadi bulan yang ceria untuk G\u00fcndogan.<\/p>\n<p>Kesembuhan G\u00fcndogan memberi arti bahwa saat ini, Manchester Biru diisi barisan gelandang-gelandang kelas elite. Perpaduan antara ketangguhan dan kreativitas. Jika tak diganggu cedera, City bisa menurunkan komposisi pemain tengah yang cukup menakutkan. Siapa saja mereka? Dan apa peran spesifik setiap pemain?<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/david-silva-of-manchester-city-in-action-during-the-premier-league-picture-id848339514\" width=\"1024\" height=\"716\" \/><\/p>\n<h3><strong>David Silva<\/strong><\/h3>\n<p>Sebelum Guardiola menangani City, nama David Silva selalu masuk dalam tim utama, siapa pun pelatihnya. Gelandang asal Spanyol tersebut adalah nyawa, seorang <em>playmaker<\/em> yang mengendalikan kerja tim. Posisinya memang tak selalu berada di belakang penyerang. David Silva lebih ideal ketika bergerak dari sisi lapangan, di mana ia mendapatkan ruang yang cukup lega.<\/p>\n<p>Kekuatan utama mantan pemain Valencia ini adalah visinya. Kemampuannya melepaskan umpan yang tak terduga, melewati celah sempit adalah menggambarkan luasnya pandangan pemain berusia 31 tahun ini. Olah bolanya termasuk kelas elite, bisa disandingkan dengan Andres Iniesta atau Santi Cazorla.<\/p>\n<p>Salah satu kelebihan David Silva adalah kemampuannya beradaptasi dengan peran baru di atas lapangan. Di bawah asuhan Guardiola, David Silva harus berbagi tempat dengan Kevin De Bruyne. Tak jarang, David Silva bermain sedikit ke belakang menjadi gelandang sentral. Dari tengah, ia memimpin orkestra serangan City.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/kevin-de-bruyne-of-manchester-city-during-the-uefa-champions-league-picture-id846898292\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><\/p>\n<h3><strong>Kevin De Bruyne<\/strong><\/h3>\n<p>Bagi Guardiola, pemain asal Belgia ini termasuk salah satu <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/12\/masa-depan-kevin-de-bruyne\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pemain paling pandai<\/a> yang pernah ia tangani. Kecerdasan De Bruyne tak berbeda jauh dengan Philipp Lahm, mantan pemain Bayern M\u00fcnchen, figur pemain favorit Guardiola. Mereka pandai menyesuaikan diri dengan perubahan posisi, dan hampir selalu punya solusi untuk setiap situasi yang tak menguntungkan.<\/p>\n<p>\u201cHanya dengan satu instruksi, ia langsung tahu apa yang harus dilakukan. Kevin De Bruyne membuat asis yang luar biasa dan mampu melihat ruang lebih baik ketimbang pemain lain. Ia pemain yang komplet dan kami beruntung memilikinya. Ia selalu optimis dan menjadi salah satu kapten kami,\u201d ucap Pep Guardiola setelah\u00a0<a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/manchester-city\/\">Manchester City<\/a>\u00a0menggunduli Liverpool.<\/p>\n<p>Kalimat Guardiola tersebut nampaknya sudah cukup untuk menggambarkan luasnya lingkar otak De Bruyne. Mampu melihat ruang dengan sekejap, sekaligus mengeskploitasinya, dibutuhkan kecepatan berpikir. Bekal inilah yang akan membuat De Bruyne sangat berbahaya ketika mendapatkan ruang. Teknik dan olah bolanya yang mumpuni selalu menyertai visi dan kecerdasan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/bernardo-silva-of-manchester-city-during-the-uefa-champions-league-picture-id846691292\" width=\"1024\" height=\"701\" \/><\/p>\n<h3><strong>Bernardo Silva<\/strong><\/h3>\n<p>Bernardo Silva adalah salah satu pemain penting AS Monaco ketika dengan permainan indahnya, mendobrak Liga Champions musim lalu. Hanya pertahanan kokoh Juventus yang mampu menghentikan ledakan Monaco. Bahkan, Manchester City adalah salah satu korban Monaco, dengan Bernardo Silva sebagai pengatur serangannya.<\/p>\n<p>Pemain asal Portugal yang baru berusia 23 tahun punya gaya bermain yang hampir mirip dengan David Silva. Pembaca paham arti perbandingan itu? Maknanya adalah City punya pemain sebagus David Silva, dengan usia yang lebih muda, dan karier yang masih panjang. Potensi besar bersemayam dalam perbandingan tersebut.<\/p>\n<p>Saat ini, Bernardo tengah berada dalam fase aklimatisasi dengan Liga Primer Inggris. Bisa dibayangkan ketika Bernardo sudah benar-benar akrab dengan kultur sepak bola Inggris, dan bermain bersama David Silva dan Kevin De Bruyne, maka begitu dashyat lini tengah City. Tiga pemain kreatif, menopang predator dalam diri Sergio Aguero dan Gabriel Jesus.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/manchester-citys-ilkay-gundogan-at-manchester-city-football-academy-picture-id845990406\" width=\"1024\" height=\"720\" \/><\/p>\n<h3><strong>Ilkay G\u00fcndogan<\/strong><\/h3>\n<p>G\u00fcndogan adalah nyawa Borussia Dortmund kala itu. Ia menjadi sentral pemainan tim asal Jerman tersebut. Sebagai gelandang tengah, G\u00fcndogan dibekali dengan visi dan kemampuan menata serangan. Stamina dan kecerdasannya membat G\u00fcndogan sangat berbahaya ketika muncul dari lini kedua. Tak jarang, ia menjadi sumber gol bagi Dortmund.<\/p>\n<p>G\u00fcndogan diboyong Guardiola dengan alasan yang sama ketika Xavi Hernandez menjadi otak Barcelona. Guardiola membutuhkan sosok gelandang tengah yang tangguh mempertahankan bola, sekaligus menjadi solusi. Seperti Xavi, bola di kaki G\u00fcndogan sulit diambil oleh lawan. Kemampuannya menyeimbangkan lini tengah sangat dibutuhkan Guardiola.<\/p>\n<p>Maklum, saat G\u00fcndogan datang, lini tengah City hanya diisi gelandang bertahan dan gelandang serang. Selain Yaya Toure, tak ada gelandang sentral yang bisa menjadi metronom. Memang, sangat disayangkan G\u00fcndogan selalu diganggu masalah cedera. Kini, setelah pulih, lini tengah City akan semakin seimbang, tetap tajam, dan tangguh.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/toure-yaya-from-ivory-coast-of-manchester-city-during-the-costa-brava-picture-id831990402\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><\/p>\n<h3><strong>Yaya Toure<\/strong><\/h3>\n<p>Pemain asal Pantai Gading ini adalah monster. Ketika berada di puncak performanya, Yaya Toure hampir sulit dihentikan oleh pemain lawan. Fisiknya yang tinggi besar membuat Yaya Toure bisa berduel dengan segala jenis pemain lawan. Kakinya yang panjang membuat bola di kakinya sangat sulit direbut.<\/p>\n<p>Yaya Toure adalah kunci keberhasilan Roberto Mancini dan Manuel Pellegrini ketika menjuarai Liga Primer Inggris. Tak hanya kokoh secara fisik, saudara kandung Kolo Toure tersebut punya visi yang sangat baik. Penetrasinya ke arah gawang menjadi senjata yang mematikan. <em>Goal threat<\/em> yang sangat tinggi sebagai gelandang membuatnya menjadi sangat produktif.<\/p>\n<p>Di bawah asuhan Guardiola, Yaya Toure memang kehilangan tempatnya di tim utama. Namun, Guardiola tak benar-benar melupakan keberadaan mantan anak asuhnya di Barcelona itu. Manajer plontos tersebut \u201cmenantang\u201d <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/11\/masa-depan-yaya-toure\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Yaya Toure<\/a> untuk kembali ke performa terbaik. Guardiola masih berharap Yaya menjadi bagian integral Manchester City.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/fernandinho-of-manchester-city-and-claudio-bravo-of-manchester-city-picture-id844804886\" width=\"1024\" height=\"682\" \/><\/p>\n<h3><strong>Fernandinho<\/strong><\/h3>\n<p>Keberadaan pemain seperti Fernandinho ini memang sering terlupakan. Gelandang bertahan, dipandang tak krusial seperti <em>playmaker<\/em>, penyerang, atau bahkan bek sayap. Betul, bek sayap sudah dianggap sebagai komoditas panas di jendela transfer musim panas yang lalu. City sendiri memboyong tiga bek sayap baru, yang berkualitas, dan tentu saja mahal harganya.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, keberadaan pemain seperti Fernandinho tak selalu dibutuhkan karena bek sayap modern bisa bermain di tengah layaknya gelandang. Namun, tanpa pemain asal Brasil ini, gelandang serang City tak akan nyaman bermain seperti sekarang ketika mendukung barisan penyerang. Dibutuhkan satu pemain untuk mengawasi ruang di belakang para penyerang.<\/p>\n<p>Fernandinho, ketika berada di puncak performanya, adalah salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia. Ia jeli membaca pertandingan, dan mencegah lawan menyusun serangan dengan nyaman. Salah satu kelebihan Fernandinho adalah aspek menyerang yang juga tinggi. Tembakan jarak jauh juga salah satu senjata yang bisa diandalkan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/fabian-delph-of-manchester-city-during-the-uefa-champions-league-f-picture-id846893824\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><\/p>\n<h3><strong>Fabian Delph<\/strong><\/h3>\n<p>Tentu, nama pemain satu ini bukan pilihan utama. Fabian Delph memang didatangkan untuk menambah kedalaman skuat di lini tengah. Terutama, Delph menjadi pemain alternatif ketika Yaya Toure tengah mengalami penurunan performa dan G\u00fcndogan masih terlalu sering berkutat dengan cedera.<\/p>\n<p>Pemain berusia 27 tahun ini memang bukan pilihan utama. Namun, tentu ada alasan mengapa Guardiola memilih masih menyimpan nama mantan pemain Aston Villa tersebut. Sebagai pemain asli Inggris, Delph menambah kuota pemain <em>homegrown<\/em>. Dan tentu saja, kualitasnya tak buruk-buruk amat.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3><strong>Oleksandr\u00a0Zinchenko dan Phil Foden <\/strong><\/h3>\n<p>Nama yang pertama sudah masuk ke dalam skuat utama, sedangkan nama kedua masih mengintip peluang bersama skuat akademi. Zinchenko dan Foden adalah masa depan City. Keduanya punya visi yang jelas, olah bola yang sangat baik, dan kepercayaan diri yang terasa. Zinchenko berusia 20 tahun, sedangkan Foden masih 17 tahun.<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Oleksandr Zinchenko - Amazing Passes, Skills and Goals 2016 | HD\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/DINgT8m4mEM?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Kedua pemain muda ini memang masih jauh dari mendapatkan kesempatan reguler bersama skuat utama. Namun, baik Zinchenko dan Foden adalah pilihan menarik ketika City mentas di Carabao Cup atau Piala FA. Kualitas dan bakat keduanya bisa menjadi alasan City mengistirahatkan para pemain inti.<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"NEW\u2122 \u272d PHIL FODEN \u272d MAN. CITY \u272d THE MAGICIAN \u272d Part 2 \u272d Skills &amp; Goals \u272d\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/OvvuOOGyYkw?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">arsenalskitchen<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Koki Arsenal&#8217;s Kitchen<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Skuat Manchester City tengah berada dalam performa terbaik. Rentetan kemenangan dengan skor besar mewarnai tiga pertandingan anak asuh Pep Guardiola. Total, 15 gol ditabung hanya dari tiga pertandingan tersebut. Selain ide bermain yang semakin dipahami para pemain, keberadaan barisan gelandang City membuat performa apik ini punya latar belakang yang solid. Kebahagiaan yang terasa dari kemenangan City atas Watford di akhir pekan yang lalu bukan hanya bersumber dari pesta gol 6-0. Suporter The Citizens akhirnya bisa melihat Ilkay G\u00fcndogan tampil. Maklum, sejak diboyong dari Borussia Dortmund musim lalu, gelandang asal Jerman tersebut banyak berkutat dengan cedera. Masa awal G\u00fcndogan bersama City diawali dengan cedera yang cukup parah. Terjadi pergeseran di tempurung &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Nama-Nama Superior di Lini Tengah Manchester City&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":11222,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[129,118],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Nama-Nama Superior di Lini Tengah Manchester City | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kesembuhan G\u00fcndogan memberi arti bahwa saat ini, Manchester City diisi barisan gelandang-gelandang kelas elite yang siap mengancam siapapun.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nama-Nama Superior di Lini Tengah Manchester City | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kesembuhan G\u00fcndogan memberi arti bahwa saat ini, Manchester City diisi barisan gelandang-gelandang kelas elite yang siap mengancam siapapun.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-20T04:30:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-09-21T04:52:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/banyaknya-gelandang-tengah-man-city.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/\",\"name\":\"Nama-Nama Superior di Lini Tengah Manchester City | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/banyaknya-gelandang-tengah-man-city.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-20T04:30:32+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-21T04:52:52+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Kesembuhan G\u00fcndogan memberi arti bahwa saat ini, Manchester City diisi barisan gelandang-gelandang kelas elite yang siap mengancam siapapun.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/banyaknya-gelandang-tengah-man-city.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/banyaknya-gelandang-tengah-man-city.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Manchester City\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nama-Nama Superior di Lini Tengah Manchester City | Football Tribe Indonesia","description":"Kesembuhan G\u00fcndogan memberi arti bahwa saat ini, Manchester City diisi barisan gelandang-gelandang kelas elite yang siap mengancam siapapun.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Nama-Nama Superior di Lini Tengah Manchester City | Football Tribe Indonesia","og_description":"Kesembuhan G\u00fcndogan memberi arti bahwa saat ini, Manchester City diisi barisan gelandang-gelandang kelas elite yang siap mengancam siapapun.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-09-20T04:30:32+00:00","article_modified_time":"2017-09-21T04:52:52+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/banyaknya-gelandang-tengah-man-city.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/","name":"Nama-Nama Superior di Lini Tengah Manchester City | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/banyaknya-gelandang-tengah-man-city.jpg","datePublished":"2017-09-20T04:30:32+00:00","dateModified":"2017-09-21T04:52:52+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Kesembuhan G\u00fcndogan memberi arti bahwa saat ini, Manchester City diisi barisan gelandang-gelandang kelas elite yang siap mengancam siapapun.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/lini-tengah-manchester-city\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/banyaknya-gelandang-tengah-man-city.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/banyaknya-gelandang-tengah-man-city.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Manchester City"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11221"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11221"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11221\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11222"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11221"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11221"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11221"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}