{"id":11204,"date":"2017-09-20T09:30:50","date_gmt":"2017-09-20T02:30:50","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=11204"},"modified":"2017-09-20T07:12:27","modified_gmt":"2017-09-20T00:12:27","slug":"rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/","title":{"rendered":"Benarkah Rysbek Shekerbekov adalah Kazuki Ito-nya Liga 1?"},"content":{"rendered":"<p>Apakah kamu sering memainkan gim <em>Winning Eleven <\/em>dan familiar dengan wasit bernama Kazuki Ito? Jika iya, harap tenang terlebih dahulu, karena saya bukan bertujuan mengingatkan kalian untuk segera menikah, tapi akan membawa kalian \u201cbertemu\u201d dengan wasit yang bisa dikatakan adalah jelmaan dari Kazuki Ito di dunia nyata, tepatnya di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/go-jek-traveloka-liga-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Go-Jek Traveloka Liga 1<\/a>.<\/p>\n<p>Dengan rekam jejak sebagai wasit berlisensi FIFA sejak 2012, menjadi wasit di Kyrgyzstan Top League sejak 2010, sudah tiga tahun memimpin pertandingan internasional, berparas mirip personil K-Pop, dan baru berusia 35 tahun, Rysbek Shekerbekov merupakan salah satu wasit asing yang kiprahnya banyak dinanti oleh para pencinta sepak bola nasional.<\/p>\n<p>Tugas pertama Rysbek di kasta tertinggi sepak bola Indonesia adalah ketika memimpin pertandingan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/16\/tim-impian-psm-makassar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PSM Makassar<\/a> kontra Mitra Kukar di pekan ke-18 (7\/8). Di laga tersebut, ketegasan wasit asal Kyrgyzstan ini langsung terlihat dengan lima kartu kuning yang dikeluarkan dari kantongnya saat itu.<\/p>\n<p>Ketegasan wasit akan berbanding lurus dengan kedisiplinan para pemain di lapangan. Semakin tegas sang pengadil, maka pemain tidak akan berani <em>neko-neko<\/em>, begitu pula sebaliknya. Dengan kata lain, apabila wasit bertindak tegas dengan meniup peluit di setiap pelanggaran, maka pemain akan berpikir dua kali untuk bermain \u2018nakal\u2019.<\/p>\n<p>Rysbek sendiri merupakan salah satu wasit asing terbaik yang diimpor PSSI di putaran kedua ini. Debutnya ia jalani dengan mulus, tapi akhir-akhir ini ketegasannya mulai dipertanyakan karena ia dianggap terlalu mudah mengeluarkan kartu, baik kuning maupun merah. Mirip dengan perilaku Kazuki Ito di <em>Winning Eleven<\/em>. Apakah benar seperti itu?<\/p>\n<table width=\"636\">\n<tbody>\n<tr>\n<td rowspan=\"2\" width=\"144\"><strong>Pertandingan<\/strong><\/td>\n<td colspan=\"2\" width=\"264\"><strong>Kartu Kuning<\/strong><\/td>\n<td colspan=\"2\" width=\"228\"><strong>Kartu Merah<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"132\"><strong>Tuan rumah<\/strong><\/td>\n<td width=\"132\"><strong>Tim tamu<\/strong><\/td>\n<td width=\"102\"><strong>Tuan rumah<\/strong><\/td>\n<td width=\"126\"><strong>Tim tamu<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"144\">PSM 1-0 Mitra Kukar<\/td>\n<td width=\"132\">38\u2019 M. Arfan<\/p>\n<p>73\u2019 Rizky Pellu<\/p>\n<p>83\u2019 F. Sinaga<\/td>\n<td width=\"132\">36\u2019 Yogi R.<\/p>\n<p>69\u2019 Sissoko<\/p>\n<p>&nbsp;<\/td>\n<td width=\"102\">&#8211;<\/td>\n<td width=\"126\">&#8211;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"144\">Persija 2-0 Persiba<\/td>\n<td width=\"132\">69\u2019 Sandi Sute<\/td>\n<td width=\"132\">&#8211;<\/td>\n<td width=\"102\">&#8211;<\/td>\n<td width=\"126\">&#8211;<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"144\">&nbsp;<\/p>\n<p>Borneo FC 0-0 Bali United<\/td>\n<td width=\"132\">9\u2019 Smeltz<\/p>\n<p>21\u2019 L. Tupamahu<\/p>\n<p>26\u2019 Terens P.<\/td>\n<td width=\"132\">11\u2019 v.d. Velden<\/p>\n<p>79\u2019 Yabes Roni<\/td>\n<td width=\"102\">&#8211;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/td>\n<td width=\"126\">&#8211;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"144\">&nbsp;<\/p>\n<p>Semen Padang 1-2 Bhayangkara FC<\/td>\n<td width=\"132\">23\u2019 Harewan<\/p>\n<p>43\u2019 Agung P.<\/p>\n<p>51\u2019 Rudi<\/p>\n<p>54\u2019 Boas A.<\/td>\n<td width=\"132\">22\u2019 Paulo Sergio<\/p>\n<p>69\u2019 W. Subo Seto<\/p>\n<p>92\u2019 Lee Yoo-joon<\/td>\n<td width=\"102\">84\u2019 Boas A.<\/td>\n<td width=\"126\">85\u2019 Paulo Sergio<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"144\">PS TNI 2-3 Madura United<\/td>\n<td width=\"132\">27\u2019 F. Anzite<\/p>\n<p>56\u2019 Erwin R.<\/p>\n<p>76\u2019 Manahati<\/p>\n<p>89\u2019 Kasim Slamat<\/p>\n<p>93\u2019 R. Zerzouri<\/td>\n<td width=\"132\">6\u2019 Munhar<\/p>\n<p>10\u2019 Asep B.<\/p>\n<p>79\u2019 T. Furtuoso<\/td>\n<td width=\"102\">&#8211;<\/td>\n<td width=\"126\">56\u2019 Guntur A.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><em>*hingga pekan ke-24<\/em><\/p>\n<p>Dari tabel di atas, bisa dilihat bahwa Rysbek memang salah satu wasit dengan jumlah kartu terbanyak, yakni 26 kartu kuning dan 3 kartu merah, hanya di lima pertandingan yang telah ia jalani sejauh ini. Namun, apakah benar ketika Rysbek memimpin pertandingan maka sebuah tim akan merugi karena pemainnya banyak yang terkena kartu? Mari kita telaah jawabannya dari tiap pertandingan yang ia pimpin.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1200px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/DGo8Rl3UIAAiEUC.jpg\" width=\"1200\" height=\"1200\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Laga antara PSM Makassar menghadapi Mitra Kukar. Kredit: PSM Makassar<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Tergantung gaya bermain kedua tim<\/strong><\/h3>\n<p>Dari kelima pertandingan tersebut, jumlah kartu terbanyak tersaji di pertandingan PSM-Mitra Kukar, Borneo FC-Bali United, Semen Padang-Bhayangkara FC, dan PS TNI-Madura United. Hanya Persija-Persiba yang minim kartu karena hanya satu kartu kuning yang keluar dari kantongnya saat itu.<\/p>\n<p>Mengapa bisa seperti itu? Salah satu penyebabnya adalah gaya bermain tim itu sendiri.<\/p>\n<p>Persija merupakan salah satu tim dengan jumlah pelanggaran terbanyak, tapi ketika melawan Persiba Balikpapan, mereka tidak banyak melakukan pelanggaran karena lawannya tidak memberi ancaman berarti ke pertahanan mereka. Tribes bisa melihat kembali tabel di atas, hanya Sandi Darma Sute yang menerima kartu, itupun karena sudah menjadi resikonya sebagai gelandang jangkar.<\/p>\n<p>Kemudian untuk laga PSM-Mitra Kukar dan Borneo FC-Bali United, jumlah kartu yang melayang dari kantong Rysbek masih terbilang standar. Lalu bagaimana dengan pertandingan Semen Padang-Bhayangkara FC dan PS TNI-Madura United?<\/p>\n<p>Menurut saya ada, dua poin yang bisa menjelaskan peristiwa hujan kartu di pertandingan tersebut, yaitu perbedaan kualitas selain gaya bermain kedua tim.<\/p>\n<p>Semen Padang dan PS TNI adalah penghuni papan bawah, sedangkan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/21\/grafik-positif-bhayangkara-fc\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bhayangkara FC<\/a> dan Madura United merupakan calon juara. Adalah hal yang lumrah jika sebuah kesebelasan banyak melakukan pelanggaran apabila kualitas lawan yang dihadapi jauh di atas mereka. Tujuannya tentu saja untuk menghentikan laju serangan dan merusak tempo permainan sang lawan.<\/p>\n<p>Itulah mengapa Semen Padang yang merupakan salah satu kesebelasan dengan jumlah pelanggaran terminim, sampai mendapat hadiah empat kartu kuning dan satu kartu merah. Pemain-pemain yang mendapat kartu pun memang bermain di posisi yang rawan terkena hukuman, yaitu Elfis Harewan dan Rudi (gelandang tengah), lalu Agung Prasetyo (bek tengah). Perkecualian terjadi untuk Boas Atururi (gelandang kiri), karena kartu kuning keduanya terjadi lantaran ia terpancing emosinya saat beradu argumen dengan Paulo S\u00e9rgio.<\/p>\n<p>Kemudian untuk delapan kartu kuning plus satu kartu merah yang menghiasi laga PS TNI kontra Madura United, hal itu sudah diprediksi banyak pihak sebelumnya, karena kedua tim merupakan kesebelasan yang mengusung gaya permainan keras. The Army sebelum pertandingan sudah mengumpulkan 75 kartu kuning, sedangkan Madura United merupakan salah satu klub dengan jumlah pelanggaran terbanyak.<\/p>\n<p>Ketika keduanya diadu, hampir bisa dipastikan bahwa laga keras nan panas akan terjadi di atas lapangan, yang berujung pada keputusan Rysbek untuk mengeluarkan total sembilan kartu plus mengusir manajer Madura United dan satu pemain Madura dari pinggir lapangan malam itu.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/cdn2.tstatic.net\/makassar\/foto\/bank\/images\/rysbek-shekerbekov_20170803_234745.jpg\" width=\"700\" height=\"393\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Tribun Timur<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Teladan yang baik<\/strong><\/h3>\n<p>Dalam hemat saya, Rysbek adalah wasit yang bagus. Ia tidak segan menghukum pemain dengan kartu kalau memang sang pemain terbukti salah. Rysbek juga terbukti memiliki mental yang bagus, karena setelah insiden yang dialaminya di Stadion Segiri, ia kembali memimpin pertandingan di laga PS TNI kontra Madura United dan fokusnya sama sekali tidak terganggu.<\/p>\n<p>Bersama dua asistennya di tepi lapangan, Skopintsev Artem dan Salybaev Eldiiar, trio pengadil lapangan ini adalah salah satu yang terbaik di Go-Jek Traveloka Liga 1 musim ini. Mereka seharusnya menjadi panutan bagi wasit lokal yang seringkali hanya tersenyum saat pemain melakukan protes dan diam seribu bahasa walau tubuhnya dijamah oleh tangan-tangan para aktor lapangan hijau.<\/p>\n<p>Ingat, sebuah tim nasional yang berkualitas tidak hanya dibentuk dari kemampuan individu para pemainnya saja, tapi juga dibangun oleh kompetisi domestik yang terdiri dari komponen-komponen berkualitas, salah satunya adalah wasit. Bagaimana mungkin kita bisa menjuarai Piala AFF, SEA Games, apalagi bermimpi lolos ke Piala Asia bahkan Piala Dunia, kalau wasit masih menjadi mesin penggesek <em>voucher <\/em>penalti?<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aditya Jaya Iswara (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">joyoisworo<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah kamu sering memainkan gim Winning Eleven dan familiar dengan wasit bernama Kazuki Ito? Jika iya, harap tenang terlebih dahulu, karena saya bukan bertujuan mengingatkan kalian untuk segera menikah, tapi akan membawa kalian \u201cbertemu\u201d dengan wasit yang bisa dikatakan adalah jelmaan dari Kazuki Ito di dunia nyata, tepatnya di Go-Jek Traveloka Liga 1. Dengan rekam jejak sebagai wasit berlisensi FIFA sejak 2012, menjadi wasit di Kyrgyzstan Top League sejak 2010, sudah tiga tahun memimpin pertandingan internasional, berparas mirip personil K-Pop, dan baru berusia 35 tahun, Rysbek Shekerbekov merupakan salah satu wasit asing yang kiprahnya banyak dinanti oleh para pencinta sepak bola nasional. Tugas pertama Rysbek di kasta tertinggi sepak bola &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Benarkah Rysbek Shekerbekov adalah Kazuki Ito-nya Liga 1?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":11205,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,1626,1891],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Benarkah Rysbek Shekerbekov adalah Kazuki Ito-nya Liga 1? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Baru berusia 35 tahun, Rysbek Shekerbekov merupakan salah satu wasit asing yang kiprahnya banyak dinanti oleh para pencinta sepak bola nasional.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Benarkah Rysbek Shekerbekov adalah Kazuki Ito-nya Liga 1? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Baru berusia 35 tahun, Rysbek Shekerbekov merupakan salah satu wasit asing yang kiprahnya banyak dinanti oleh para pencinta sepak bola nasional.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-20T02:30:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-09-20T00:12:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Rysbek-Shekerbekov-wasit-juragan-kartu.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/\",\"name\":\"Benarkah Rysbek Shekerbekov adalah Kazuki Ito-nya Liga 1? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Rysbek-Shekerbekov-wasit-juragan-kartu.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-20T02:30:50+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-20T00:12:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Baru berusia 35 tahun, Rysbek Shekerbekov merupakan salah satu wasit asing yang kiprahnya banyak dinanti oleh para pencinta sepak bola nasional.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Rysbek-Shekerbekov-wasit-juragan-kartu.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Rysbek-Shekerbekov-wasit-juragan-kartu.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Rysbek Shekerbekov\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Benarkah Rysbek Shekerbekov adalah Kazuki Ito-nya Liga 1? | Football Tribe Indonesia","description":"Baru berusia 35 tahun, Rysbek Shekerbekov merupakan salah satu wasit asing yang kiprahnya banyak dinanti oleh para pencinta sepak bola nasional.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Benarkah Rysbek Shekerbekov adalah Kazuki Ito-nya Liga 1? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Baru berusia 35 tahun, Rysbek Shekerbekov merupakan salah satu wasit asing yang kiprahnya banyak dinanti oleh para pencinta sepak bola nasional.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-09-20T02:30:50+00:00","article_modified_time":"2017-09-20T00:12:27+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Rysbek-Shekerbekov-wasit-juragan-kartu.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/","name":"Benarkah Rysbek Shekerbekov adalah Kazuki Ito-nya Liga 1? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Rysbek-Shekerbekov-wasit-juragan-kartu.jpg","datePublished":"2017-09-20T02:30:50+00:00","dateModified":"2017-09-20T00:12:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Baru berusia 35 tahun, Rysbek Shekerbekov merupakan salah satu wasit asing yang kiprahnya banyak dinanti oleh para pencinta sepak bola nasional.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/20\/rysbek-shekerbekov-kazuki-ito-liga-1\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Rysbek-Shekerbekov-wasit-juragan-kartu.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Rysbek-Shekerbekov-wasit-juragan-kartu.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Rysbek Shekerbekov"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11204"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11204"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11204\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11205"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11204"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11204"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11204"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}