{"id":11099,"date":"2017-09-19T11:00:20","date_gmt":"2017-09-19T04:00:20","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=11099"},"modified":"2017-09-19T06:45:28","modified_gmt":"2017-09-18T23:45:28","slug":"antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/","title":{"rendered":"Antara Ignazio Abate dan Davide Calabria"},"content":{"rendered":"<p>Di artikel sebelumnya, saya membahas tentang <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/18\/lucas-biglia-dan-skema-tiga-bek\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">peran krusial Lucas Biglia<\/a> untuk menopang dua <em>wingback <\/em>dalam skema tiga bek yang diusung Vincenzo Montella. Kemampuan pemain asal Argentina tersebut memang sangat dibutuhkan sebagai penghubung antarlini sekaligus menutup area-area kosong di lini tengah.<\/p>\n<p>Meski keberadaan Biglia sepertinya sudah menjadi solusi dari skema darurat yang diterapkan Montella, tapi tetap saja ada pertanyaan yang mengganjal di benak para Milanisti yang baik hati. Siapakah pemain yang paling tepat untuk menggantikan Conti? Sebab, apapun formasi yang akan digunakan Montella, ia pasti membutuhkan bek kanan yang tampil prima.<\/p>\n<p>Jika indikatornya adalah posisi natural sang pemain, maka ada dua opsi yang dimiliki Montella, dan berikut ini adalah kelebihan serta kekurangan masing-masing pemain:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/ignazio-abate-of-ac-milan-training-at-universiade-sports-centre-on-picture-id820164436\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><\/p>\n<h3><strong>Ignazio Abate<\/strong><\/h3>\n<p>Untuk solusi instan, Abate adalah yang terbaik menurut saya. Dengan status sebagai bek kanan utama Milan musim lalu plus daya ledak yang tidak jauh berbeda dengan Conti, pemain berusia 30 tahun ini adalah opsi jangka pendek terbaik yang dimiliki Montella saat ini. Setidaknya ada dua keuntungan yang bisa didapat Montella dari Abate.<\/p>\n<p>Pertama, jam terbang tinggi yang dimiliki Abate adalah kelebihan tersendiri karena ia sudah kenyang pengalaman akan pergerakan lawan-lawannya di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/serie-a\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Serie A<\/a>. Pengalaman ini sangat penting, karena dalam beberapa laga, tuntutan akan sangat besar, sehingga sang pemain diharuskan berpikir dengan kepala dingin agar bisa tetap fokus menjalankan tugasnya di lapangan.<\/p>\n<p>Kedua, gaya bermain Abate yang eksplosif dapat menguntungkan Montella karena ia bisa menggunakan formasi tiga bek maupun empat bek, sesuai kebutuhan. Abate sendiri lebih sering bermain dengan skema empat bek sepanjang kariernya, namun ia juga fasih menjalankan peran <em>wingback.<\/em><\/p>\n<p>Di awal kariernya bersama Milan, ia lebih sering ditugaskan sebagai pelapis sayap kanan, sebelum digeser lebih ke belakang oleh Leonardo pada 2009, dan dimatangkan sebagai bek kanan oleh Massimiliano Allegri setahun kemudian.<\/p>\n<p>Meski terlihat menjanjikan, namun ada satu kekurangan Abate yang justru menjadi kelebihan kompetitornya di posisi itu. Seorang pemain muda berusia berusia 20 tahun dengan kemampuan bertahan yang lebih baik.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/davide-calabria-during-serie-a-match-between-milan-v-udinese-in-milan-picture-id848416274\" width=\"1024\" height=\"732\" \/><\/p>\n<h3><strong>Davide Calabria<\/strong><\/h3>\n<p>Sederhana memang, tapi kemampuan bertahan bisa sangat krusial karena sebagai kesebelasan yang mendewakan permainan ofensif, Milan juga butuh pemain-pemain dengan insting bertahan yang baik untuk mengamankan diri dari serangan balik lawan.<\/p>\n<p>Calabria adalah pemain dengan tekel yang andal. Posturnya memang kurang memadai untuk bertahan, tapi ketepatan waktunya dalam melancarkan tekel layak diacungi dua jempol. Musim lalu, di usia yang belum genap kepala dua, Calabria rata-rata memenangkan 3,3 tekel dari rata-rata 4,6 usaha tekel yang dilakukannya. Artinya, dalam setiap pertandingan, ia memiliki persentase keberhasilan tekel hingga 71 persen.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Abate memang lebih banyak melakukan total tekel dalam semusim dengan persentase keberhasilan yang lebih tinggi, namun rata-rata tekel per pertandingannya masih kalah dari Calabria. Rata-rata tekel Abate adalah 3,2 kali dengan 2,6 di antaranya berhasil dimenangkan.<\/p>\n<p>Memainkan Calabria yang memiliki kemampuan bertahan juga merupakan keuntungan bagi Montella, karena ia dapat kembali ke pakem 4-3-3. Atribut defensif Calabria menurut saya akan lebih cocok digunakan dalam skema empat bek, karena ia juga bisa ditugaskan sebagai <em>limited fullback<\/em>, alias bek sayap yang tidak diperbolehkan maju melebihi garis tengah lapangan.<\/p>\n<p>Memainkan empat bek juga berarti Montella akan memainkan dua bek tengah, dan inilah keuntungan kedua dari dipasangnya Calabria. Sang <em>allenatore<\/em> dapat merotasi bek tengahnya, karena ia memiliki tiga pemain di posisi itu yang memiliki kualitas nomor wahid. <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/08\/sifat-lancang-leonardo-bonucci\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Leonardo Bonucci<\/a>, Matteo Musacchio, dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/alessio-romagnoli-dan-supir-pribadi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alessio Romagnoli<\/a> dapat dipasang bergantian tanpa mengurangi kualitas lini pertahanan, sedangkan Christian Zapata dan Gabriel Paletta bisa jadi opsi darurat.<\/p>\n<p>Dengan jadwal padat di Liga Europa, Serie A, dan Coppa Italia nantinya, Montella akan sangat bertumpu pada kebugaran pemainnya, sehingga merotasi lini belakang adalah salah satu cara terbaik untuk melakukannya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/davide-calabria-of-ac-milan-celebrates-during-the-serie-a-match-ac-picture-id848451420\" width=\"1024\" height=\"763\" \/><\/p>\n<h3><strong>Rotasi dan eksperimen<\/strong><\/h3>\n<p>Baik Abate maupun Calabria bukanlah pemain yang awalnya ditujukan untuk mengisi posisi bek kanan musim ini, sehingga bisa dibilang keduanya akan kaget jika langsung diberi porsi bermain yang banyak, terutama di laga-laga besar.<\/p>\n<p>Di laga kontra Austria Vienna, Abate bermain sebagai <em>starter<\/em>, sedangkan di pertandingan melawan Udinese, Calabria yang turun sejak menit awal. Dari dua pertandingan itu bisa dilihat bahwa Montella tidak hanya merotasi bek kanannya, tapi juga mencari siapa yang terbaik di antara keduanya.<\/p>\n<p>Saat Milan menjamu Udinese, Calabria memang bermain bagus dengan sumbangan satu asis, tapi bukan berarti kalau ia 100 persen lebih baik dari Abate yang bermain biasa-biasa saja saat melawan Austria Vienna.<\/p>\n<p>Dipilihnya Abate di <em>matchday <\/em>pertama <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/14\/ajang-penebusan-dosa-ac-milan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Liga Europa<\/a> pekan lalu menurut saya adalah buntut dari penampilan mengecewakan yang diperagakan Calabria di laga kontra Lazio. Di pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 1-4 untuk Milan itu, Calabria bermain buruk, dan jika ia kembali diturunkan sebagai <em>starter <\/em>kontra Austria Vienna kemudian mengulangi performa buruknya, niscaya mental bertandingnya akan semakin jatuh dan dapat memengaruhi performanya di pekan-pekan berikutnya.<\/p>\n<p>Berkaca dari situasi itu, Montella paham bahwa Calabria masih terlalu muda untuk mengemban ekspektasi besar, sehingga sang <em>youngster <\/em>diistirahatkan di pertandingan pertama Liga Europa dan dipilihnya lagi untuk bermain melawan Udinese yang sedang dilanda tren negatif.<\/p>\n<p>Di laga kontra Udinese itu pula, Calabria dicoba untuk menempati posisi <em>wingback<\/em> kanan dalam formasi 3-1-4-2. Menurut saya, ada dua tujuan dari eksperimen ini. Pertama, Montella ingin melihat seberapa baik adaptasi Calabria dalam skema tiga bek. Kedua, Montella ingin menambah jam terbang Calabria agar ia dapat dijadikan pemain andalan di masa depan.<\/p>\n<p>Hingga enam sampai tujuh bulan ke depan, rotasi tampaknya akan menjadi opsi terbaik bagi Montella. Untuk solusi jangka pendek, Abate adalah jawabannya, tapi jika Calabria berhasil diorbitkan sebagai bek kanan masa depan Milan, sang <em>allenatore <\/em>akan mendapat <em>jackpot<\/em> tersendiri, seperti Allegri yang berhasil memaksimalkan potensi Thiago Silva.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aditya Jaya Iswara (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">joyoisworo<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di artikel sebelumnya, saya membahas tentang peran krusial Lucas Biglia untuk menopang dua wingback dalam skema tiga bek yang diusung Vincenzo Montella. Kemampuan pemain asal Argentina tersebut memang sangat dibutuhkan sebagai penghubung antarlini sekaligus menutup area-area kosong di lini tengah. Meski keberadaan Biglia sepertinya sudah menjadi solusi dari skema darurat yang diterapkan Montella, tapi tetap saja ada pertanyaan yang mengganjal di benak para Milanisti yang baik hati. Siapakah pemain yang paling tepat untuk menggantikan Conti? Sebab, apapun formasi yang akan digunakan Montella, ia pasti membutuhkan bek kanan yang tampil prima. Jika indikatornya adalah posisi natural sang pemain, maka ada dua opsi yang dimiliki Montella, dan berikut ini adalah kelebihan serta &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Antara Ignazio Abate dan Davide Calabria&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":11148,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,75],"tags":[99,1879,129,1880,131,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Antara Ignazio Abate dan Davide Calabria | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hingga enam sampai tujuh bulan ke depan, rotasi Ignazio Abate atau Davide Calabria tampaknya akan menjadi opsi terbaik bagi Montella.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Antara Ignazio Abate dan Davide Calabria | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hingga enam sampai tujuh bulan ke depan, rotasi Ignazio Abate atau Davide Calabria tampaknya akan menjadi opsi terbaik bagi Montella.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-19T04:00:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-09-18T23:45:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calabria-atau-Abate.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/\",\"name\":\"Antara Ignazio Abate dan Davide Calabria | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calabria-atau-Abate.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-19T04:00:20+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-18T23:45:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Hingga enam sampai tujuh bulan ke depan, rotasi Ignazio Abate atau Davide Calabria tampaknya akan menjadi opsi terbaik bagi Montella.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calabria-atau-Abate.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calabria-atau-Abate.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Ignazio Abate\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Antara Ignazio Abate dan Davide Calabria | Football Tribe Indonesia","description":"Hingga enam sampai tujuh bulan ke depan, rotasi Ignazio Abate atau Davide Calabria tampaknya akan menjadi opsi terbaik bagi Montella.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Antara Ignazio Abate dan Davide Calabria | Football Tribe Indonesia","og_description":"Hingga enam sampai tujuh bulan ke depan, rotasi Ignazio Abate atau Davide Calabria tampaknya akan menjadi opsi terbaik bagi Montella.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-09-19T04:00:20+00:00","article_modified_time":"2017-09-18T23:45:28+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calabria-atau-Abate.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/","name":"Antara Ignazio Abate dan Davide Calabria | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calabria-atau-Abate.jpg","datePublished":"2017-09-19T04:00:20+00:00","dateModified":"2017-09-18T23:45:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Hingga enam sampai tujuh bulan ke depan, rotasi Ignazio Abate atau Davide Calabria tampaknya akan menjadi opsi terbaik bagi Montella.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/19\/antara-ignazio-abate-dan-davide-calabria\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calabria-atau-Abate.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Calabria-atau-Abate.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Ignazio Abate"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11099"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11099"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11099\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11099"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11099"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11099"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}