{"id":10984,"date":"2017-09-17T12:00:27","date_gmt":"2017-09-17T05:00:27","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=10984"},"modified":"2017-09-17T13:18:24","modified_gmt":"2017-09-17T06:18:24","slug":"memaksimalkan-kepala-alvaro-morata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/","title":{"rendered":"Cara Chelsea Memaksimalkan Sundulan Kepala Alvaro Morata"},"content":{"rendered":"<p>\u201cSeperti yang Anda semua ketahui, menurut saya, Alvaro Morata adalah pemain yang bagus. Ia banyak mencetak gol menggunakan sundulan kepala dan saat ini ia perlu mencetak gol menggunakan kakinya,\u201d ungkap Eden Hazard selepas Chelsea mengalahkan Leicester City minggu lalu.<\/p>\n<p>Tentu saja, kalimat Hazard tersebut hanya gurauan belaka. Semua bentuk gol sama saja, karena yang terpenting adalah kemenangan tim itu sendiri. Kalimat pemain asal Belgia tersebut sebenarnya memang beralasan. Awal musim 2017\/2018 ini, sundulan kepala Morata begitu berbahaya karena tak hanya menghasilkan gol, namun juga asis.<\/p>\n<p>Tiga gol yang sudah dibuat mantan pemain Real Madrid ini semuanya dicetak menggunakan sundulan kepala. Bahkan, dua asis Morata untuk gol Cesc Fabregas dan David Luiz juga dilakukan dengan kepala. Kepala penyerang yang diboyong The Blues dengan dana 70 juta paun ini memang sangat berbahaya. Apa alasannya?<\/p>\n<p>Seorang pemain sepak bola bisa mengeluarkan kemampuan terbaik karena dua hal. Pertama, karena punya dasar teknik individu yang matang. Kedua, didukung oleh skema dan cara bermain tim yang ia bela. Jika kedua hal tersebut bisa kawin, sebuah tim akan menemukan seorang penyerang yang tajam dan bisa diberi tanggung jawab menyelesaikan peluang.<\/p>\n<p>Dua syarat itulah yang sudah dipenuhi Chelsea, setidaknya di awal musim ini. Memang, Antonio Conte, pelatih Chelsea, mesti melakukan yang terbaik supaya pembelian Morata tak sia-sia. Saat ini, praktis hanya Morata dan Michy Batshuayi yang bisa diandalkan. P<a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/05\/konflik-chelsea-dan-diego-costa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">olemiknya dengan Diego Costa<\/a> belum juga selesai, maka Morata menjadi tumpuan di lini depan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/chelseas-alvaro-morata-celebrates-scoring-the-opening-goal-during-the-picture-id844875998\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><\/p>\n<h3><strong>Cara Chelsea<\/strong><\/h3>\n<p>Yang diupayakan Chelsea untuk Morata sangat sederhana, yaitu melepaskan umpan silang. Namun, umpan silang yang terlihat \u201chanya melayang\u201d tersebut harus memuat beberapa syarat. Maka artinya, tak sembarangan umpan silang bisa dilepaskan oleh pemain-pemain Chelsea, terutama dari sisi kanan.<\/p>\n<p>Dari sisi kanan? Betul, ketiga gol Morata berasal dari sisi kanan lapangan, tepatnya di ruang yang dinamakan <em>halfspace<\/em>. Perhatikan grafis di bawah ini:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-11005 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/1-7.png\" alt=\"\" width=\"420\" height=\"472\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/1-7.png 420w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/1-7-200x225.png 200w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/1-7-338x380.png 338w\" sizes=\"auto, (max-width: 420px) 100vw, 420px\" \/><\/p>\n<p>Mengapa umpan silang yang dilepaskan oleh <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/cesar-azpilicueta-si-serbabisa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cesar Azpilicueta<\/a> dan Willian dari <em>halfspace<\/em> sangat memanjakan Morata? Umpan diagonal dari <em>halfspace <\/em>sangat berbahaya karena jatuh di arah lari penyerang, yang posisinya ideal menghadap gawang. Tentu, umpan silang diagonal tersebut harus cepat dan akurat (bukan umpan yang \u201cmelambung pelan\u201d).<\/p>\n<p>Umpan silang diagonal yang dilepas dari ruang yang disebut <em>halfspace <\/em>ini sangat menguntungkan Chelsea karena dua alasan. Pertama, jika dilepaskan dari sisi lapangan (area <em>wing<\/em>), umpan silang akan lebih mudah diantisipasi bek lawan yang posisinya ideal untuk menyapu bola. Pun, umpan lambung menjadi lebih mudah ditebak karena arah dan posisi jatuh bola bisa diprediksi.<\/p>\n<p>Kedua, jika umpan lambung (atau umpan datar vertikal) dilepas di depan kotak penalti (area <em>center<\/em>), posisi Morata adalah membelakangi gawang. Ia harus memutar badan apabila akan menembak bola. Maka, opsi progresi Morata pun menjadi terbatas, antara menahan bola, mengumpan ke samping, atau mengumpang kembali ke area tengah.<\/p>\n<p>Maka kesimpulannya, jenis umpan diagonal dari <em>halfspace<\/em> ini memungkinkan Morata memaksimalkan semua kelebihan dirinya. Apa saja?<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/alvaro-morata-of-chelsea-celebrates-scoring-his-sides-first-goal-the-picture-id844871430\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><\/p>\n<h3><strong>Cara Morata<\/strong><\/h3>\n<p>Yang paling jelas terlihat adalah kecepatan. Lari cepat jarak pendek Morata sangat baik. Meski dengan tinggi badan mencapai 189 sentimeter dan terlihat bongsor, penyerang asal Spanyol ini tak masalah adu lari dengan bek lawan. Seperti ketika Chelsea mengalahkan Tottenham Hotspur, Morata beberapa kali memenangi adu lari.<\/p>\n<p>Kelebihannya ini sangat bermanfaat untuk menyambut umpan silang diagonal yang melaju cepat, terutama untuk mendahului bek lawan. Golnya ke gawang Burnley adalah salah satu contoh. Morata bisa menciptakan jarak sekitar satu meter dengan bek lawan sebelum melakukan <em>diving header<\/em>, mengejar umpan silang yang melaju kencang itu.<\/p>\n<p>Nah, dua gol sundulan kepala Morata lainnya diproduksi dengan kelebihannya yang paling berbahaya untuk lawan, yaitu kepekaan akan ruang.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/30\/nasib-alvaro-morata\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Morata adalah penyerang modern<\/a>, yang tak selalu bermukim di dalam kotak penalti. Saat bermain untuk Juventus, Morata hampir selalu digunakan untuk menekan bek lawan. Selain itu, Morata juga peka kapan waktunya untuk turun ke lini tengah untuk menutup ruang yang ditinggalkan gelandang, untuk membantu menjaga keseimbangan dan struktur tim.<\/p>\n<p>Kepekaannya akan ruang membantu Morata untuk \u201champir\u201d selalu bisa memanfaatkan ruang di antara dua bek tengah lawan. Ia akan menyelinap di antara dua bek tanpa disadari, lalu berlari mendahului untuk menyambut umpan diagonal. Dua golnya ke gawang Everton dan Leicester City adalah gambarannya.<\/p>\n<p>Kecepatan dan kejeliannya melihat ruang membuat sundulan kepala Morata menjadi sangat berbahaya. Namun ingat, senjata berbahaya ini tercipta karena perkawinan yang harmonis antara cara bermain sebuah klub dan kemampuan pemain. Saling menguntungkan.<\/p>\n<p>Satu catatan penting untuk suporter Chelsea: meskipun saat ini Morata tengah rajin mencetak gol dengan sundulan, bukan berarti kelebihannya hanya terletak di kepala.<\/p>\n<p>Morata adalah figur penyerang yang komplet. Dan yang belum terlihat adalah kemampuan olah bola dan teknik menendang bola. Dua senjata yang belum terbangun ini membuat Morata bisa mencetak 20 gol meski menit bermainnya bersama Real Madrid sangat terbatas. Jika sudah beradaptasi dengan Liga Primer Inggris secara penuh, Morata bisa menjadi predator yang berbahaya.<\/p>\n<p>Untuk menyegarkan ingatan pendukung Chelsea akan semua senjata Morata, silakan manjakan mata kalian dengan video di bawah ini:<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=C0TWXeoO6xA\">https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=C0TWXeoO6xA<\/a><\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">arsenalskitchen<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Koki Arsenal&#8217;s Kitchen<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cSeperti yang Anda semua ketahui, menurut saya, Alvaro Morata adalah pemain yang bagus. Ia banyak mencetak gol menggunakan sundulan kepala dan saat ini ia perlu mencetak gol menggunakan kakinya,\u201d ungkap Eden Hazard selepas Chelsea mengalahkan Leicester City minggu lalu. Tentu saja, kalimat Hazard tersebut hanya gurauan belaka. Semua bentuk gol sama saja, karena yang terpenting adalah kemenangan tim itu sendiri. Kalimat pemain asal Belgia tersebut sebenarnya memang beralasan. Awal musim 2017\/2018 ini, sundulan kepala Morata begitu berbahaya karena tak hanya menghasilkan gol, namun juga asis. Tiga gol yang sudah dibuat mantan pemain Real Madrid ini semuanya dicetak menggunakan sundulan kepala. Bahkan, dua asis Morata untuk gol Cesc Fabregas dan David &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Cara Chelsea Memaksimalkan Sundulan Kepala Alvaro Morata&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":10985,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[1156,134,286,129,122],"class_list":["post-10984","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-inggris","tag-alvaro-morata","tag-chelsea","tag-english-premier-league","tag-featured","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Chelsea Memaksimalkan Sundulan Kepala Alvaro Morata | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kecepatan dan kejeliannya melihat ruang membuat sundulan kepala Alvaro Morata menjadi sangat berbahaya bagi Chelsea di Liga Primer Inggris.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Chelsea Memaksimalkan Sundulan Kepala Alvaro Morata | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kecepatan dan kejeliannya melihat ruang membuat sundulan kepala Alvaro Morata menjadi sangat berbahaya bagi Chelsea di Liga Primer Inggris.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-17T05:00:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-09-17T06:18:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Cara-Chelsea-Memaksimalkan-Sundulan-Kepala-Alvaro-Morata.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/17\\\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/17\\\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Cara Chelsea Memaksimalkan Sundulan Kepala Alvaro Morata\",\"datePublished\":\"2017-09-17T05:00:27+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-17T06:18:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/17\\\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\\\/\"},\"wordCount\":813,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/17\\\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/Cara-Chelsea-Memaksimalkan-Sundulan-Kepala-Alvaro-Morata.jpg\",\"keywords\":[\"Alvaro Morata\",\"Chelsea\",\"English Premier League\",\"Featured\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Inggris\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/17\\\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/17\\\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\\\/\",\"name\":\"Cara Chelsea Memaksimalkan Sundulan Kepala Alvaro Morata | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/17\\\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/17\\\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/Cara-Chelsea-Memaksimalkan-Sundulan-Kepala-Alvaro-Morata.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-17T05:00:27+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-17T06:18:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Kecepatan dan kejeliannya melihat ruang membuat sundulan kepala Alvaro Morata menjadi sangat berbahaya bagi Chelsea di Liga Primer Inggris.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/17\\\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/17\\\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/Cara-Chelsea-Memaksimalkan-Sundulan-Kepala-Alvaro-Morata.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/Cara-Chelsea-Memaksimalkan-Sundulan-Kepala-Alvaro-Morata.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Alvaro Morata\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Chelsea Memaksimalkan Sundulan Kepala Alvaro Morata | Football Tribe Indonesia","description":"Kecepatan dan kejeliannya melihat ruang membuat sundulan kepala Alvaro Morata menjadi sangat berbahaya bagi Chelsea di Liga Primer Inggris.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Chelsea Memaksimalkan Sundulan Kepala Alvaro Morata | Football Tribe Indonesia","og_description":"Kecepatan dan kejeliannya melihat ruang membuat sundulan kepala Alvaro Morata menjadi sangat berbahaya bagi Chelsea di Liga Primer Inggris.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-09-17T05:00:27+00:00","article_modified_time":"2017-09-17T06:18:24+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Cara-Chelsea-Memaksimalkan-Sundulan-Kepala-Alvaro-Morata.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Cara Chelsea Memaksimalkan Sundulan Kepala Alvaro Morata","datePublished":"2017-09-17T05:00:27+00:00","dateModified":"2017-09-17T06:18:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/"},"wordCount":813,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Cara-Chelsea-Memaksimalkan-Sundulan-Kepala-Alvaro-Morata.jpg","keywords":["Alvaro Morata","Chelsea","English Premier League","Featured","Slider"],"articleSection":["Eropa","Inggris"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/","name":"Cara Chelsea Memaksimalkan Sundulan Kepala Alvaro Morata | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Cara-Chelsea-Memaksimalkan-Sundulan-Kepala-Alvaro-Morata.jpg","datePublished":"2017-09-17T05:00:27+00:00","dateModified":"2017-09-17T06:18:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Kecepatan dan kejeliannya melihat ruang membuat sundulan kepala Alvaro Morata menjadi sangat berbahaya bagi Chelsea di Liga Primer Inggris.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/17\/memaksimalkan-kepala-alvaro-morata\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Cara-Chelsea-Memaksimalkan-Sundulan-Kepala-Alvaro-Morata.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Cara-Chelsea-Memaksimalkan-Sundulan-Kepala-Alvaro-Morata.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Alvaro Morata"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10984","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10984"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10984\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10984"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10984"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10984"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}