{"id":10727,"date":"2017-09-13T12:00:54","date_gmt":"2017-09-13T05:00:54","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=10727"},"modified":"2017-09-13T09:51:41","modified_gmt":"2017-09-13T02:51:41","slug":"benarkah-bali-united-paling-diuntungkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/","title":{"rendered":"Penghapusan Regulasi U-23: Benarkah Bali United Paling Diuntungkan?"},"content":{"rendered":"<p>Beberapa hari yang lalu, sebuah akun Instagram bernama <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/pengamatsepakbola\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@pengamatsepakbola<\/a> mengunggah sebuah temuan yang menarik tentang performa klub sebelum dan sesudah <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/penangguhan-pemain-u-23-di-liga-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">penghapusan regulasi kuota pemain U-23<\/a> di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/go-jek-traveloka-liga-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Go-Jek Traveloka Liga 1<\/a>.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/BYs95ztAVbS\/\">https:\/\/www.instagram.com\/p\/BYs95ztAVbS\/<\/a><\/p>\n<p>Dari perbandingan tabel di atas, bisa disimpulkan dua hal penting.<\/p>\n<p>Pertama, Bali United menjadi klub dengan raihan poin yang meningkat paling pesat setelah regulasi U-23 dihapus. Kedua, empat klub mengalami penurunan performa sejak aturan ini dihilangkan. Namun, apakah benar kalau penghapusan regulasi sangat memengaruhi performa mereka, terutama <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/bali-united\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bali United<\/a> yang sedang naik daun?<\/p>\n<p>Menurut saya, jawabannya adalah belum tentu. Khusus untuk Bali United, saya memiliki tiga alasan mengapa peraturan baru ini tidak sepenuhnya menguntungkan klub asal Pulau Dewata itu. Akan tetapi, sebelum melanjutkan lebih jauh, perlu dicatat bahwa tulisan saya ini sama sekali tidak bermaksud untuk membela Bali United, tapi hanya opini semata tentang fenomena yang sedang ramai dibicarakan ini.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_8297\" aria-describedby=\"caption-attachment-8297\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-8297 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Widodo-Cahyono-Putro-1024x683.jpg\" alt=\"Widodo Cahyono Putro\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8297\" class=\"wp-caption-text\">Widodo Cahyono Putro. Kredit: Bali United<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Widodo Cahyono Putro pencinta pemain muda<\/strong><\/h3>\n<p>Inilah alasan pertama yang menurut saya paling tepat untuk menyanggah anggapan bahwa Serdadu Tridatu mulai meroket sejak perubahan regulasi. Cak Wid, dalam penuturannya saat diwawancarai Aun Rahman, mengatakan bahwa sebagai pelatih ia tak hanya fokus pada tim di pertandingan saja, tapi juga menciptakan pemain bagus di masa depan.<\/p>\n<p>Kebijakannya itu didasari oleh pengalamannya saat bekerja di timnas. Ia sangat kesulitan menemukan pemain muda yang bagus karena minimnya sumber daya yang tersedia. Dengan kata lain, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/30\/kisah-widodo-cahyono-putro\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Widodo Cahyono Putro<\/a> adalah pelatih yang memiliki misi untuk mengorbitkan para bintang muda demi kemajuan sepak bola nasional.<\/p>\n<p>Dari enam pemain U-23 yang dimiliki Bali United saat ini, empat di antaranya masih mendapat menit bermain yang layak, walau tak lagi menjadi langganan <em>starter<\/em>. Miftahul Hamdi, Yabes Roni, I Made Andhika Wijaya, dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/12\/antara-ricky-fajrin-dan-rezaldi-hehanusa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ricky Fajrin<\/a> adalah daun muda yang masih menjadi andalan pelatih ikonik itu di putaran kedua.<\/p>\n<p>Di sisa musim ini, peluang lebih besar untuk turun ke lapangan akan dimiliki oleh Yabes Roni dan Ricky Fajrin. Performa impresif yang ditunjukkan Ricky di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/sea-games-2017\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">SEA Games 2017<\/a> menjadi modal berharga untuk mengamankan satu slot di lini belakang, sedangkan Yabes bisa diturunkan sebagai <em>supersub<\/em>, memanfaatkan kecepatan larinya.<\/p>\n<p>Jika nama-nama tersebut masih belum cukup untuk memberikan predikat pabrik pemain muda pada Bali United, Tribes bisa menengok daftar pemain yang dimasukkan dalam skuat senior mereka di Go-Jek Traveloka Liga 1. Mochammad Dicky Indriyana dan Mahdi Fahri Albaar adalah dua pemain belia yang juga memiliki potensi untuk bermain di tim inti.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_10244\" aria-describedby=\"caption-attachment-10244\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-10244 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/SylvanoComvalius_BaliUnited-1024x683.jpg\" alt=\"Sylvano Comvalius\u00a0Asia\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10244\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Bali United<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Grafik menanjak Sylvano Comvalius<\/strong><\/h3>\n<p>Ini alasan kedua yang menunjukkan bahwa naiknya peringkat Serdadu Tridatu secara drastis bukan semata-mata karena mereka terbantu dengan dihapusnya regulasi kuota pemain U-23.<\/p>\n<p>Minimnya jumlah poin yang didapat Bali United di 11 laga pertama turut dipengaruhi oleh masa adaptasi Comvalius yang masih mencari bentuk permain terbaiknya di liga Indonesia, sedangkan ketika regulasi dihapus, top skor sementara Go-Jek Traveloka Liga 1 itu sudah berada di puncak performa.<\/p>\n<p>Di 11 pertandingan pertama, Comvalius hanya mencetak enam gol di mana lima di antaranya dicetak di kandang sendiri, termasuk laga kontra Perseru Serui yang seharusnya adalah partai tandang, tapi dilangsungkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Bandingkan dengan 11 partai setelah regulasi dihapus, eks pemain Dynamo Dresden ini mencetak 19 gol.<\/p>\n<p>Dukungan terbaik dari lini kedua atau pemain belakang memang berpengaruh pada ketajaman seorang penyerang, tapi apa gunanya jika suplai bola matang yang diarahkan ke depan hanya diterima oleh pemain yang tidak memiliki insting gol tinggi? Inilah mengapa kualitas individu <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/perihal-ketajaman-sylvano-comvalius\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Comvalius juga memiliki andil besar<\/a> dalam peningkatan ketajaman Bali United.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1200px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/DJai4dzVAAEA0W9.jpg\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Bali United<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Performa lawan dan jadwal<\/strong><\/h3>\n<p>Tren positif atau negatif dari sang lawan juga berpengaruh pada perolehan poin Bali United di masa sebelum penghapusan regulasi dan sesudah penghapusan regulasi. Tribes dapat menyimak tabel di bawah ini untuk menemukan perbedaannya.<\/p>\n<table width=\"558\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\" rowspan=\"2\" width=\"174\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>Lawan<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center\" colspan=\"2\" width=\"180\"><strong>Ada regulasi U-23<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center\" colspan=\"2\" width=\"204\"><strong>Tanpa regulasi U-23<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\" width=\"102\"><strong>Peringkat**<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center\" width=\"78\"><strong>Hasil<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center\" width=\"108\"><strong>Peringkat**<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center\" width=\"96\"><strong>Hasil<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Madura United (T) &#8211; (K)<\/td>\n<td width=\"102\">0<\/td>\n<td width=\"78\">0-2<\/td>\n<td width=\"108\">1<\/td>\n<td width=\"96\">5-2<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Persipura (K) &#8211; (T)<\/td>\n<td width=\"102\">9<\/td>\n<td width=\"78\">1-2<\/td>\n<td width=\"108\">3<\/td>\n<td width=\"96\">1-3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Persela (T) \u2013 (K)<\/td>\n<td width=\"102\">8<\/td>\n<td width=\"78\">1-0<\/td>\n<td width=\"108\">15<\/td>\n<td width=\"96\">5-1<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Semen Padang (K) \u2013 (T)<\/td>\n<td width=\"102\">1<\/td>\n<td width=\"78\">2-0<\/td>\n<td width=\"108\">13<\/td>\n<td width=\"96\">3-1<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Mitra Kukar (T) \u2013 (K)<\/td>\n<td width=\"102\">11<\/td>\n<td width=\"78\">1-2<\/td>\n<td width=\"108\">8<\/td>\n<td width=\"96\">6-1<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Borneo FC (K) \u2013 (T)<\/td>\n<td width=\"102\">8<\/td>\n<td width=\"78\">3-0<\/td>\n<td width=\"108\">10<\/td>\n<td width=\"96\">0-0<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Persija (T)<\/td>\n<td width=\"102\">15<\/td>\n<td width=\"78\">0-0<\/td>\n<td width=\"108\"><\/td>\n<td width=\"96\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Persib (K)<\/td>\n<td width=\"102\">2<\/td>\n<td width=\"78\">1-0<\/td>\n<td width=\"108\"><\/td>\n<td width=\"96\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Perseru (T)*<\/td>\n<td width=\"102\">16<\/td>\n<td width=\"78\">3-1<\/td>\n<td width=\"108\"><\/td>\n<td width=\"96\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Bhayangkara FC (K)<\/td>\n<td width=\"102\">7<\/td>\n<td width=\"78\">1-3<\/td>\n<td width=\"108\"><\/td>\n<td width=\"96\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Arema FC (T)<\/td>\n<td width=\"102\">8<\/td>\n<td width=\"78\">0-2<\/td>\n<td width=\"108\"><\/td>\n<td width=\"96\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Persiba (K)<\/td>\n<td width=\"102\"><\/td>\n<td width=\"78\"><\/td>\n<td width=\"108\">18<\/td>\n<td width=\"96\">2-0<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">PS TNI (T)<\/td>\n<td width=\"102\"><\/td>\n<td width=\"78\"><\/td>\n<td width=\"108\">8<\/td>\n<td width=\"96\">4-3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Barito Putera (K)<\/td>\n<td width=\"102\"><\/td>\n<td width=\"78\"><\/td>\n<td width=\"108\">5<\/td>\n<td width=\"96\">5-0<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Sriwijaya FC (T)<\/td>\n<td width=\"102\"><\/td>\n<td width=\"78\"><\/td>\n<td width=\"108\">15<\/td>\n<td width=\"96\">2-2<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">PSM (K)<\/td>\n<td width=\"102\"><\/td>\n<td width=\"78\"><\/td>\n<td width=\"108\">2<\/td>\n<td width=\"96\">3-0<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"174\">Persegres (T)<\/td>\n<td width=\"102\"><\/td>\n<td width=\"78\"><\/td>\n<td width=\"108\">17<\/td>\n<td width=\"96\">3-1<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Keterangan: K = Kandang, T = Tandang<\/p>\n<p>*Partai tandang tapi dilangsungkan di kandang Bali United<\/p>\n<p>** Peringkat lawan di pekan sebelum pertandingan<\/p>\n<p>Peringkat lawan di pekan sebelum pertandingan bisa digunakan sebagai acuan performa sang lawan saat itu, Artinya, Semen Padang yang dihadapi Irfan Bachdim dan kolega di putaran pertama kualitasnya mungkin berbeda dengan Semen Padang yang mereka hajar di putaran kedua.<\/p>\n<p>Ini disebabkan karena adanya perubahan mental bertanding. Kabau Sirah di awal kompetisi masih diselimuti optimisme tinggi dan sempat bertengger di papan atas, sedangkan di putaran kedua mereka kesulitan meraih kemenangan dan hanya berkutat di papan tengah.<\/p>\n<p>Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa ketika regulasi U-23 masih digunakan, Bali United mendapat jadwal berat karena lebih banyak bertandang ke markas klub papan tengah yang jago kandang, seperti <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/04\/tren-buruk-persela-lamongan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Persela Lamongan<\/a>, Mitra Kukar, Persija Jakarta, dan Arema FC. Uniknya, mereka justru dapat meraih poin penuh saat menjamu dua tim papan atas saat itu, Semen Padang dan Persib Bandung.<\/p>\n<p>Sebaliknya, setelah regulasi U-23 dihapus, klub yang didirikan pada tahun 2014 ini mendapat lawan-lawan enteng yang beredar di papan bawah, seperti Persela Lamongan, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/07\/kualitas-persiba-dalam-srdan-lopicic\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Persiba Balikpapan<\/a>, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/21\/inkonsistensi-sriwijaya-fc-di-go-jek-traveloka-liga-1\/\">Sriwijaya FC<\/a>, dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/03\/jatuh-bangun-bersama-persegres\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Persegres Gresik United<\/a>.<\/p>\n<p>Bagaimana dengan Madura United dan PSM Makassar yang pulang dengan tatapan lesu dari Stadion Kapten I Wayan Dipta? Meski saat itu mereka masih menempati posisi dua besar klasemen sementara, tetapi Laskar Sapeh Kerrab dan Juku Eja bukanlah kesebelasan dengan performa tandang yang apik.<\/p>\n<p>Jadi, kesimpulannya adalah, meningkatnya jumlah poin yang didapat Bali United setelah 11 pekan Go-Jek Traveloka Liga 1 berlalu belum tentu dipengaruhi oleh ketiadaan regulasi kuota pemain U-23 yang membebaskan mereka menurunkan pemain terbaiknya.<\/p>\n<p>Peningkatan kualitas individu pemain kunci Bali United dan jadwal ringan yang mereka dapat di 12 pekan terakhir hingga pekan ke-23 juga memberi dampak besar terhadap laju mulus mereka di papan atas. Juga jangan lupakan, di paruh musim kemarin, Bali United juga sukses merekrut penggawa berkualitas baru, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/13\/stefano-lilipaly-dan-ambisi-bali-united\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Stefano Lilipaly<\/a>.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aditya Jaya Iswara (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">joyoisworo<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa hari yang lalu, sebuah akun Instagram bernama @pengamatsepakbola mengunggah sebuah temuan yang menarik tentang performa klub sebelum dan sesudah penghapusan regulasi kuota pemain U-23 di Go-Jek Traveloka Liga 1. Dari perbandingan tabel di atas, bisa disimpulkan dua hal penting. Pertama, Bali United menjadi klub dengan raihan poin yang meningkat paling pesat setelah regulasi U-23 dihapus. Kedua, empat klub mengalami penurunan performa sejak aturan ini dihilangkan. Namun, apakah benar kalau penghapusan regulasi sangat memengaruhi performa mereka, terutama Bali United yang sedang naik daun? Menurut saya, jawabannya adalah belum tentu. Khusus untuk Bali United, saya memiliki tiga alasan mengapa peraturan baru ini tidak sepenuhnya menguntungkan klub asal Pulau Dewata itu. Akan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Penghapusan Regulasi U-23: Benarkah Bali United Paling Diuntungkan?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":10769,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[215,129,1626,122],"class_list":["post-10727","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-nasional","tag-bali-united","tag-featured","tag-go-jek-traveloka-liga-1","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Penghapusan Regulasi U-23: Benarkah Bali United Paling Diuntungkan? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bali United menjadi klub dengan raihan poin yang meningkat paling pesat setelah regulasi U-23 dihapus pada kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penghapusan Regulasi U-23: Benarkah Bali United Paling Diuntungkan? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bali United menjadi klub dengan raihan poin yang meningkat paling pesat setelah regulasi U-23 dihapus pada kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-13T05:00:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Penghapusan-Regulasi-u23-bali-diuntungkan-1200x674px.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/13\\\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/13\\\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Penghapusan Regulasi U-23: Benarkah Bali United Paling Diuntungkan?\",\"datePublished\":\"2017-09-13T05:00:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/13\\\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\\\/\"},\"wordCount\":1045,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/13\\\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/Penghapusan-Regulasi-u23-bali-diuntungkan-1200x674px.jpg\",\"keywords\":[\"Bali United\",\"Featured\",\"Go-Jek Traveloka Liga 1\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/13\\\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/13\\\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\\\/\",\"name\":\"Penghapusan Regulasi U-23: Benarkah Bali United Paling Diuntungkan? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/13\\\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/13\\\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/Penghapusan-Regulasi-u23-bali-diuntungkan-1200x674px.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-13T05:00:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Bali United menjadi klub dengan raihan poin yang meningkat paling pesat setelah regulasi U-23 dihapus pada kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/13\\\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/13\\\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/Penghapusan-Regulasi-u23-bali-diuntungkan-1200x674px.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/Penghapusan-Regulasi-u23-bali-diuntungkan-1200x674px.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Bali United\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penghapusan Regulasi U-23: Benarkah Bali United Paling Diuntungkan? | Football Tribe Indonesia","description":"Bali United menjadi klub dengan raihan poin yang meningkat paling pesat setelah regulasi U-23 dihapus pada kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Penghapusan Regulasi U-23: Benarkah Bali United Paling Diuntungkan? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Bali United menjadi klub dengan raihan poin yang meningkat paling pesat setelah regulasi U-23 dihapus pada kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-09-13T05:00:54+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Penghapusan-Regulasi-u23-bali-diuntungkan-1200x674px.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Penghapusan Regulasi U-23: Benarkah Bali United Paling Diuntungkan?","datePublished":"2017-09-13T05:00:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/"},"wordCount":1045,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Penghapusan-Regulasi-u23-bali-diuntungkan-1200x674px.jpg","keywords":["Bali United","Featured","Go-Jek Traveloka Liga 1","Slider"],"articleSection":["Bola","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/","name":"Penghapusan Regulasi U-23: Benarkah Bali United Paling Diuntungkan? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Penghapusan-Regulasi-u23-bali-diuntungkan-1200x674px.jpg","datePublished":"2017-09-13T05:00:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Bali United menjadi klub dengan raihan poin yang meningkat paling pesat setelah regulasi U-23 dihapus pada kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/13\/benarkah-bali-united-paling-diuntungkan\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Penghapusan-Regulasi-u23-bali-diuntungkan-1200x674px.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Penghapusan-Regulasi-u23-bali-diuntungkan-1200x674px.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Bali United"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10727","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10727"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10727\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10769"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10727"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10727"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10727"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}