{"id":10615,"date":"2017-09-11T12:30:45","date_gmt":"2017-09-11T05:30:45","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=10615"},"modified":"2017-09-11T11:44:57","modified_gmt":"2017-09-11T04:44:57","slug":"sinar-terang-basten-tri-pamungkas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/","title":{"rendered":"Sinar Terang Basten Tri Pamungkas di Kota Bersinar"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_10616\" aria-describedby=\"caption-attachment-10616\" style=\"width: 561px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-10616 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/1-4.jpg\" alt=\"\" width=\"561\" height=\"561\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/1-4.jpg 561w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/1-4-150x150.jpg 150w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/1-4-225x225.jpg 225w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/1-4-380x380.jpg 380w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/1-4-560x560.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 561px) 100vw, 561px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10616\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Dokumentasi Basten Tri Pamungkas<\/figcaption><\/figure>\n<p>Saya akan mengawali cerita ini dengan kisah saya ketika berjuang bersama tim senior PSIK Klaten pada 2009 lalu. Bermain di Divisi Tiga, kami berhasil membawa Serigala Hitam Merapi, julukan PSIK, menjadi jawara di zona Jawa Tengah dan lolos ke babak selanjutnya, beradu dengan klub asal Jombang, Nganjuk, dan Banjarnegara untuk memperebutkan tiket promosi ke Divisi Dua.<\/p>\n<p>Saya merupakan salah satu pemain kunci di PSIK saat itu. Bersama Sahid dan Agung Andre, kami menjadi pemain bintang yang diharapkan dapat membawa nama Klaten berprestasi tinggi di sepak bola nasional. Dukungan pun datang tiada henti dan kami berangkat ke Jawa Timur dengan sangat percaya diri.<\/p>\n<p>Optimisme kami membuncah tinggi. Status sebagai juara di wilayah Jawa Tengah menjadi kebanggaan tersendiri dan modal penting untuk menghadapi fase grup selanjutnya yang dimainkan di Jawa Timur. Akan tetapi, kenyataannya di lapangan tak semudah membalikkan telapak tangan.<\/p>\n<p>Di pertandingan pertama, kami harus mengakui keunggulan Jombang, dan di laga berikutnya kami menyerah dengan skor tipis 2-3 saat melawan tim tuan rumah, Nganjuk. Tiga poin memang sempat kami raih setelah mengandaskan perlawanan Banjarnegara di pertandingan terakhir, tetapi posisi kami terkunci di peringkat ketiga dan angan-angan untuk membawa PSIK naik kasta pun sirna seketika.<\/p>\n<p>Harapan itu pupus, mimpi itu pun hangus. Namun, saya tidak patah arang. Kegagalan ini saya jadikan sebagai pelecut semangat, dan karier saya pun semakin melesat berkat ketajaman yang saya perlihatkan saat berseragam kesebelasan di kota kelahiran saya ini.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_10617\" aria-describedby=\"caption-attachment-10617\" style=\"width: 401px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-10617 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/2-2.jpg\" alt=\"\" width=\"401\" height=\"401\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/2-2.jpg 401w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/2-2-150x150.jpg 150w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/2-2-225x225.jpg 225w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/2-2-380x380.jpg 380w\" sizes=\"auto, (max-width: 401px) 100vw, 401px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10617\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Dokumentasi Basten Tri Pamungkas<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>PSS Sleman yang tak terlupakan<\/strong><\/h3>\n<p>Sekitar dua tahun berselang, tawaran itu datang dari sebuah tim asal Yogyakarta yang terkenal denga basis suporternya yang besar, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/04\/ketajaman-pss-sleman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PSS Sleman<\/a>. Bersama Sahid dan Agung Andre, kami pun beranjak dari Klaten, menempuh jarak sekitar 30 kilometer ke arah selatan, menuju klub baru kami yang sedang berkompetisi di Liga Primer Indonesia (LPI).<\/p>\n<p>Di awal kedatangan saya, PSS memiliki banyak pemain dari Klaten. Selain dua rekan saya tadi, kesebelasan berbaju hijau ini juga diperkuat Fachruddin Aryanto, Ade Christian, dan satu anak magang. Hebatnya, kami semua pernah turun sebagai <em>starter <\/em>ketika bermain di Palangkaraya. Sebuah kenangan yang tak terlupakan karena kami berasal dari kota yang sama dan kini membela klub yang sama.<\/p>\n<p>Rekan saya, Sahid, menjadi salah satu rekrutan anyar yang langsung tampil prima saat itu, tapi cedera sering membuatnya menepi dari lapangan dan membatasi jumlah penampilannya bersama Elang Jawa. Sebaliknya, saya sendiri tidak langsung menjadi juru gedor andalan PSS, tapi bukan berarti karier saya di PSS hanya terhenti di bangku cadangan.<\/p>\n<p>Ketika kembali mengulang memori saat mengenakan seragam Super Elja, ingatan saya tertuju ke sebuah turnamen bernama Piala Bupati. Di ajang yang diikuti Persebaya Surabaya, Persiba Bantul, dan satu tim asal Magelang itu, saya sempat menjadi pahlawan yang datang dari bangku cadangan, atau yang lebih populer dengan sebutan <em>supersub<\/em>.<\/p>\n<p>PSS saat itu berjumpa Persebaya untuk memperebutkan tiket ke partai puncak. Pertandingan berlangsung sengit dan saat itu waktu hanya tersisa 15 menit ketika saya masuk sebagai pengganti. 15 menit di atas kertas adalah waktu yang sangat minim untuk menunjukkan kemampuan terbaik, tapi di atas lapangan segala kemungkinan dapat terjadi.<\/p>\n<p>Layaknya film <em>Fifteen Minutes That Shook The World<\/em>, saya pun berhasil mengguncangkan seisi stadion saat itu dengan satu gol dan satu asis yang mengandaskan perlawanan Bajul Ijo, sekaligus meloloskan kami ke final untuk menantang Persiba Bantul.<\/p>\n<p>Laskar Sultan Agung saat itu bukanlah tim sembarangan. Mereka baru saja menjuarai Divisi Utama 2010\/2011 dengan pemain-pemain sekaliber Busari dan Wahyu Wiji Astanto. Kami sempat memberikan perlawanan, tapi perbedaan kualitas tak dapat dihindari. PSS takluk dari saudara satu provinsi dan harus merelakan Piala Bupati diangkat oleh Persiba.<\/p>\n<p>Selama dua musim saya berseragam PSS Sleman, tepatnya di musim 2011\/2012 dan 2012\/2013, sebelum bergabung ke Persik Gunung Kidul yang berkompetisi di Liga Nusantara (Linus), tiga tahun yang lalu. Meski saya tidak lama mengabdi di PSS, tapi klub itu meninggalkan kesan yang mendalam dalam perjalanan karier saya.<\/p>\n<p>Dukungan suporter yang selalu melimpah di setiap pertandingan adalah pengalaman yang sangat menyenangkan dan takkan terlupakan. Tak peduli pertandingan dilangsungkan di kandang ataupun tandang, warna hijau-hijau kebanggaan PSS selalu mewarnai tribun stadion. Itulah mengapa banyak sekali eks pemain Super Elja yang berharap dapat kembali ke Sleman untuk mengenakan baju tempur PSS, seperti <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/11\/cinta-mati-untuk-sleman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kristian Adelmund<\/a> contohnya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_10618\" aria-describedby=\"caption-attachment-10618\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-10618 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/3-1024x908.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"908\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10618\" class=\"wp-caption-text\">Basten Tri Pamungkas (kanan). Kredit: Instagram pmgks.basten<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Lagi-lagi nyaris<\/strong><\/h3>\n<p>Bicara mengenai momen yang paling berkesan sampai saat ini, saya juga teringat dengan salah satu pertandingan di tingkat Porprov (Pekan Olahraga Pelajar Provinsi) pada tahun 2009 lalu. Saat itu saya bermain untuk Klaten dan sukses menjadi juara di tingkat Surakarta.<\/p>\n<p>Menjadi yang terbaik di regional Surakarta saja sudah menjadi prestasi tersendiri bagi kota kelahiran saya, karena ini adalah prestasi terbaik Klaten selama bertahun-tahun di tingkat Porprov yang sebelumnya selalu kandas di tingkat regional.<\/p>\n<p>Kami menjadi yang terbaik di grup yang dihuni oleh Boyolali, Sukoharjo, Sragen, serta Karanganyar, dan mimpi kami pun semakin besar: membawa Klaten masuk ke Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun itu. Di babak selanjutnya yakni babak 8 besar, kami berada satu grup dengan Semarang, Blora, dan Jepara atau Kudus. Saya kurang ingat dengan pasti.<\/p>\n<p>Sama seperti saat saya berada di tim PSIK yang menjadi juara Zona Jawa Tengah di Divisi Tiga tahun 2009, optimisme tinggi juga menyelimuti saya beserta rekan-rekan jelang pertandingan pertama di babak 8 besar dimulai. Akan tetapi, layaknya <em>d\u00e9j\u00e0 vu<\/em>, keyakinan besar itu lagi-lagi berbuah kegagalan karena kami hanya sanggup finis di posisi ketiga,<\/p>\n<p>Mimpi saya untuk berlaga di PON akhirnya pupus, sama seperti mimpi saya untuk membawa PSIK promosi ke Divisi Dua, yang uniknya juga terjadi di tahun yang sama.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_10619\" aria-describedby=\"caption-attachment-10619\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-10619 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/4-1024x1012.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"1012\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10619\" class=\"wp-caption-text\">Basten Tri Pamungkas (tengah) bersama skuat Persebi. Kredit: Instagram pmgks.basten<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Terbang tinggi bersama Persebi Boyolali<\/strong><\/h3>\n<p>Kembali ke cerita perjalanan karier saya, setelah menyelesaikan kontrak dengan Persik Gunung Kidul, saya kemudian berlabuh ke Persebi Boyolali di tahun 2015. Klub yang sudah hampir tiga musim saya bela hingga saat ini.<\/p>\n<p>Sapi Kenanga, julukan Persebi, memiliki prospek yang sangat bagus di Liga 3. Dalam dua musim berturut-turut kami selalu bisa menembus babak 6 besar. Jika konsistensi ini dapat dipertahankan sembari meningkatkan kualitas, bukan tidak mungkin Persebi akan naik kasta ke Liga 2.<\/p>\n<p>Jika nantinya saya dapat membawa Persebi lolos ke Liga 2, tentunya ini akan menjadi prestasi yang sangat membanggakan bagi dua kota sekaligus yang saling bertetangga, yakni Klaten dan Boyolali. Pasalnya, pemain asal Klaten saat ini cukup banyak yang berkiprah di Liga 2. Beberapa di antaranya tersebar di Mojokerto Putra, Persepam Madura Utama, Persibo Bojonegoro, dan PSIS Semarang.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/15\/denyut-nadi-klaten-bersama-alaska\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Denyut nadi sepak bola Klaten memang sedang melemah saat ini<\/a>. Status PSIK tidak aktif sejak tahun 2009 lalu. Dengan kata lain, saya merupakan salah satu anggota dari \u201cangkatan terakhir\u201d Serigala Hitam Merapi yang bersinar di antara sorot lampu sepak bola nasional yang sering tertuju pada Yogyakarta, Solo, dan Semarang karena merupakan tiga poros kekuatan sepak bola Jawa Tengah.<\/p>\n<p>Saya, Basten Tri Pamungkas, salah satu pemain di generasi emas pesepak bola Klaten yang lahir di awal tahun 1990-an, berharap agar ke depannya sepak bola di kota saya tercinta ini mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Slogan kota ini adalah Klaten Bersinar dan sudah sepatutnya kita harus berusaha untuk menyinari Klaten dengan berbagai prestasi di olahraga sebelas lawan sebelas ini.<\/p>\n<p>Sebab, nama adalah doa. Sama seperti ayah saya yang memberi nama \u201cBasten\u201d karena terinspirasi dari permainan Marco van Basten yang menggila bersama AC Milan di akhir 1980-an hingga awal 1990-an.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aditya Jaya Iswara (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">joyoisworo<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya akan mengawali cerita ini dengan kisah saya ketika berjuang bersama tim senior PSIK Klaten pada 2009 lalu. Bermain di Divisi Tiga, kami berhasil membawa Serigala Hitam Merapi, julukan PSIK, menjadi jawara di zona Jawa Tengah dan lolos ke babak selanjutnya, beradu dengan klub asal Jombang, Nganjuk, dan Banjarnegara untuk memperebutkan tiket promosi ke Divisi Dua. Saya merupakan salah satu pemain kunci di PSIK saat itu. Bersama Sahid dan Agung Andre, kami menjadi pemain bintang yang diharapkan dapat membawa nama Klaten berprestasi tinggi di sepak bola nasional. Dukungan pun datang tiada henti dan kami berangkat ke Jawa Timur dengan sangat percaya diri. Optimisme kami membuncah tinggi. Status sebagai juara di &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Sinar Terang Basten Tri Pamungkas di Kota Bersinar&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":10631,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[1835,129,1836,231,122],"class_list":["post-10615","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-nasional","tag-basten-tri-pamungkas","tag-featured","tag-persebi-boyolali","tag-pss-sleman","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sinar Terang Basten Tri Pamungkas di Kota Bersinar | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Saya, Basten Tri Pamungkas, salah satu pemain di generasi emas pesepak bola Klaten yang lahir di awal tahun 1990-an, dan mempunyai misi besar ke depannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sinar Terang Basten Tri Pamungkas di Kota Bersinar | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Saya, Basten Tri Pamungkas, salah satu pemain di generasi emas pesepak bola Klaten yang lahir di awal tahun 1990-an, dan mempunyai misi besar ke depannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-11T05:30:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Basten-Tri-Pamungkas-1200x674px.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/11\\\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/11\\\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Sinar Terang Basten Tri Pamungkas di Kota Bersinar\",\"datePublished\":\"2017-09-11T05:30:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/11\\\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\\\/\"},\"wordCount\":1241,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/11\\\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/Basten-Tri-Pamungkas-1200x674px.jpg\",\"keywords\":[\"Basten Tri Pamungkas\",\"Featured\",\"Persebi Boyolali\",\"PSS Sleman\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/11\\\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/11\\\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\\\/\",\"name\":\"Sinar Terang Basten Tri Pamungkas di Kota Bersinar | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/11\\\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/11\\\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/Basten-Tri-Pamungkas-1200x674px.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-11T05:30:45+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Saya, Basten Tri Pamungkas, salah satu pemain di generasi emas pesepak bola Klaten yang lahir di awal tahun 1990-an, dan mempunyai misi besar ke depannya.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/11\\\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/11\\\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/Basten-Tri-Pamungkas-1200x674px.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/Basten-Tri-Pamungkas-1200x674px.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Basten Tri Pamungkas\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sinar Terang Basten Tri Pamungkas di Kota Bersinar | Football Tribe Indonesia","description":"Saya, Basten Tri Pamungkas, salah satu pemain di generasi emas pesepak bola Klaten yang lahir di awal tahun 1990-an, dan mempunyai misi besar ke depannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sinar Terang Basten Tri Pamungkas di Kota Bersinar | Football Tribe Indonesia","og_description":"Saya, Basten Tri Pamungkas, salah satu pemain di generasi emas pesepak bola Klaten yang lahir di awal tahun 1990-an, dan mempunyai misi besar ke depannya.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-09-11T05:30:45+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Basten-Tri-Pamungkas-1200x674px.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Sinar Terang Basten Tri Pamungkas di Kota Bersinar","datePublished":"2017-09-11T05:30:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/"},"wordCount":1241,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Basten-Tri-Pamungkas-1200x674px.jpg","keywords":["Basten Tri Pamungkas","Featured","Persebi Boyolali","PSS Sleman","Slider"],"articleSection":["Bola","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/","name":"Sinar Terang Basten Tri Pamungkas di Kota Bersinar | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Basten-Tri-Pamungkas-1200x674px.jpg","datePublished":"2017-09-11T05:30:45+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Saya, Basten Tri Pamungkas, salah satu pemain di generasi emas pesepak bola Klaten yang lahir di awal tahun 1990-an, dan mempunyai misi besar ke depannya.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/11\/sinar-terang-basten-tri-pamungkas\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Basten-Tri-Pamungkas-1200x674px.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/Basten-Tri-Pamungkas-1200x674px.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Basten Tri Pamungkas"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10615","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10615"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10615\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10631"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10615"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10615"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10615"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}