{"id":10568,"date":"2017-09-10T11:30:40","date_gmt":"2017-09-10T04:30:40","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=10568"},"modified":"2017-09-10T11:07:12","modified_gmt":"2017-09-10T04:07:12","slug":"awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/","title":{"rendered":"Kilas Balik 10 September: Awal Kejayaan Timnas Indonesia U-19"},"content":{"rendered":"<p>Hari ini tiga tahun lalu, timnas Indonesia U-19 yang juga dilatih Indra Sjafri memulai langkah besar sebelum mencatatkan torehan emas. 10 September 2013, Garuda Jaya melakoni pertandingan pertama <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/09\/kemenangan-besar-indonesia-di-piala-aff\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Piala AFF U-19<\/a> 2013 yang digelar di negara sendiri. Dari langkah kecil di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, generasi emas yang diisi Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan, menyeruak ke permukaan.<\/p>\n<p>Berbekal kumpulan pemain hasil <em>blusukan <\/em>Indra Sjafri, timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama tim kuat seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, Myanmar, dan satu tim kecil, Brunei Darussalam. Pada pertandingan pertama, 10 September 2013, Garuda Jaya tanpa ampun menggasak Brunei dengan skor lima gol tanpa balas. Ilham Udin Armayn dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/23\/para-pemain-indonesia-yang-meredup-usai-sea-games\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Muchlis Hadi Ning Syaifulloh<\/a> jadi bintang dengan masing-masing dua gol serta satu lesakkan oleh Alqomar Tehupelasury.<\/p>\n<p>Pertandingan baru berjalan 13 menit, Ilham Udin sudah membuka keunggulan Indonesia berkat umpan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/03\/jalanmu-masih-panjang-maldini-pali\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Maldini Pali<\/a>. Menit ke-27, sepakan jarak jauh Alqomar memperbesar keunggulan Garuda Jaya. Indonesia unggul tiga gol pada babak pertama lewat gol kedua Ilham Udin tiga menit berselang. Pada paruh kedua, Muchlis mencetak dua gol masing-masing menit ke-62 dan 85. Pada laga ini, taktik umpan pendek dari kaki ke kaki ala Indra Sjafri mulai diperlihatkan.<\/p>\n<p>Setelahnya adalah sejarah.<\/p>\n<p>Usai menang atas Brunei, Indonesia meneruskan tren positif usai menaklukkan Myanmar dengan skor tipis 2-1 berkat gol Evan Dimas dan Putu Gede Juni Antara di awal pertandingan. Meski pada laga ketiga kalah dari Vietnam, Indonesia sukses bangkit pada pertandingan selanjutnya saat menang meyakinkan atas Thailand berkat <em>hattrick<\/em> Evan Dimas. Garuda Jaya menutup fase grup dengan hasil imbang melawan Malaysia dan jadi <em>runner-up<\/em> di bawah Vietnam.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/www.aseanfootball.org\/v2\/wp-content\/uploads\/wppa\/362.jpg?ver=1\" width=\"1000\" height=\"665\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Asean Football<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Revans dan juara<\/strong><\/h3>\n<p>Pada laga semifinal, Indonesia bertemu Timor Leste yang secara mengejutkan jadi juara Grup A yang diisi tim semisal Singapura dan Filipina. Namun, kejutan Timor Leste terhenti di tangan Evan Dimas dan kawan-kawan. Pada laga yang kembali digelar di Gelora Delta, dua gol Indonesia masing-masing oleh Ilham Udin menit ke-9 dan Hargianto pada satu jam laga berjalan, memastikan tiket final. Di partai puncak, Indonesia kembali berhadapan dengan Vietnam.<\/p>\n<p>Berbekal semangat pantang menyerah dan ambisi balas dendam, Indonesia terus menyerang sambil terus waspada akan kekuatan serangan balik Nguy\u1ec5n V\u0103n To\u00e0n dan kolega. Hingga waktu normal pertandingan berakhir, hasil 0-0 menghiasi papan skor di Gelora Delta. Pun halnya saat laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Akhirnya gelar juara ditentukan lewat drama adu penalti.<\/p>\n<p>Saking alotnya, sembilan penendang dikerahkan masing-masing tim setelah lima algojo pertama berakhir dengan imbang, 3-3. Garuda Jaya memastikan trofi Piala AFF U-19 2013 setelah sepakan Ph\u1ea1m \u0110\u1ee9c Huy digagalkan kiper Ravi Murdianto dan penendang terakhir, Ilham Udin, sukses melaksanakan tugasnya dengan baik. Skor akhir 7-6 lewat drama adu penalti dan Indonesia jadi juara Piala AFF U-19 untuk kali pertama sejak digelar 2002 silam.<\/p>\n<p>Hingga kini, penampilan heroik dan semangat menolak menyerah terus digaungkan Indra Sjafri dan anak asuhnya yang sedang berjuang pada ajang yang serupa, Piala AFF U-18 2017 di Myanmar. Pada dua laga awal, Garuda Jaya sukses mengandaskan perlawanan tuan rumah, Myanmar lewat gol menit akhir <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/tentang-potensi-egy-maulana-vikri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Egy Maulana Vikri<\/a> dan pesta sembilan gol kontra Filipina.<\/p>\n<p>Ayo terus semangat Garuda Jaya dan mari ulangi prestasi tiga tahun silam saat jadi juara ASEAN!<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Perdana Nugroho<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penulis bisa ditemui di akun Twitter <a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/harnugroho\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">harnugroho<\/b><\/span><\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari ini tiga tahun lalu, timnas Indonesia U-19 yang juga dilatih Indra Sjafri memulai langkah besar sebelum mencatatkan torehan emas. 10 September 2013, Garuda Jaya melakoni pertandingan pertama Piala AFF U-19 2013 yang digelar di negara sendiri. Dari langkah kecil di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, generasi emas yang diisi Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan, menyeruak ke permukaan. Berbekal kumpulan pemain hasil blusukan Indra Sjafri, timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama tim kuat seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, Myanmar, dan satu tim kecil, Brunei Darussalam. Pada pertandingan pertama, 10 September 2013, Garuda Jaya tanpa ampun menggasak Brunei dengan skor lima gol tanpa balas. Ilham Udin Armayn dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Kilas Balik 10 September: Awal Kejayaan Timnas Indonesia U-19&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":10569,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[1821,129,122,299],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kilas Balik 10 September: Awal Kejayaan Timnas Indonesia U-19 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hari ini tiga tahun lalu, timnas Indonesia U-19 yang juga dilatih Indra Sjafri memulai langkah besar sebelum mencatatkan torehan emas. 10 September 2013.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kilas Balik 10 September: Awal Kejayaan Timnas Indonesia U-19 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hari ini tiga tahun lalu, timnas Indonesia U-19 yang juga dilatih Indra Sjafri memulai langkah besar sebelum mencatatkan torehan emas. 10 September 2013.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-10T04:30:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-09-10T04:07:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/495.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1229\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"881\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/\",\"name\":\"Kilas Balik 10 September: Awal Kejayaan Timnas Indonesia U-19 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/495.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-10T04:30:40+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-10T04:07:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Hari ini tiga tahun lalu, timnas Indonesia U-19 yang juga dilatih Indra Sjafri memulai langkah besar sebelum mencatatkan torehan emas. 10 September 2013.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/495.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/495.jpg\",\"width\":1229,\"height\":881,\"caption\":\"Kredit: Asean Football\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kilas Balik 10 September: Awal Kejayaan Timnas Indonesia U-19 | Football Tribe Indonesia","description":"Hari ini tiga tahun lalu, timnas Indonesia U-19 yang juga dilatih Indra Sjafri memulai langkah besar sebelum mencatatkan torehan emas. 10 September 2013.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kilas Balik 10 September: Awal Kejayaan Timnas Indonesia U-19 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Hari ini tiga tahun lalu, timnas Indonesia U-19 yang juga dilatih Indra Sjafri memulai langkah besar sebelum mencatatkan torehan emas. 10 September 2013.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-09-10T04:30:40+00:00","article_modified_time":"2017-09-10T04:07:12+00:00","og_image":[{"width":1229,"height":881,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/495.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/","name":"Kilas Balik 10 September: Awal Kejayaan Timnas Indonesia U-19 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/495.jpg","datePublished":"2017-09-10T04:30:40+00:00","dateModified":"2017-09-10T04:07:12+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Hari ini tiga tahun lalu, timnas Indonesia U-19 yang juga dilatih Indra Sjafri memulai langkah besar sebelum mencatatkan torehan emas. 10 September 2013.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/awal-kejayaan-timnas-indonesia-u-19\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/495.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/495.jpg","width":1229,"height":881,"caption":"Kredit: Asean Football"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10568"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10568"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10568\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10569"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10568"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}