{"id":10559,"date":"2017-09-10T07:30:27","date_gmt":"2017-09-10T00:30:27","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=10559"},"modified":"2017-09-10T07:08:58","modified_gmt":"2017-09-10T00:08:58","slug":"erick-thohir-serta-kata-maaf","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/","title":{"rendered":"Erick Thohir: Antara Jerman dan Belanda Serta Kata Maaf"},"content":{"rendered":"<p>Pada suatu wawancara dengan salah satu stasiun TV Indonesia, di sela-sela kesibukannya sebagai ketua panitia penyelenggara Asian Games 2018, Presiden <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/internazionale\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Internazionale Milano<\/a> asal Indonesia, Erick Thohir, \u00a0mengeluarkan pernyataan bernada percaya diri, \u201dSaya sudah menyukai Inter sejak mereka merekrut trio Belanda.\u201d<\/p>\n<p><em>Boooom!!!<\/em> Jagat sepak bola pun gempar.<\/p>\n<p>Untuk sesaat, kita diajak terbang menuju dunia fantasi di mana Ruud Gullit, Marco Van Basten, dan Frank Rijkaard bahu-membahu bersama Walter Zenga, Giuseppe Bergomi, dan Alessandro Altobelli dengan seragam biru-hitam.<\/p>\n<p>Sesaat setelahnya kita kembali ke dunia nyata dan tersadar bahwa Erick Thohir telah melakukan kesalahan besar bagi para Interisti di seluruh dunia. Pemilik Mahaka Grup ini dengan teganya membuat penggemar tim biru-hitam di seluruh dunia, terlebih di Italia dan Indonesia, mengalami perundungan hebat selama beberapa hari setelahnya akibat insiden salah sebutnya.<\/p>\n<p>Pria tambun yang juga pemilik tim sepak bola, DC United ini, kemudian melakukan klarifikasi lewat Twitter bahwa yang dia pikirkan saat itu adalah <em>Deutsche<\/em> (Jerman) dan bukan <em>Dutch <\/em>(Belanda), mengacu pada terminologi penyebutan nama negara, pada Sabtu (26\/08\/2017). Klarifikasinya ini dianggap pembelaan diri yang mengada-ada oleh para warganet.<\/p>\n<p>\u201cSaya ingin meminta maaf kepada semua penggemar Inter karena yang ingin saya katakan adalah trio Jerman. Lidah saya selip, ini bukan alasan,\u201d kata Thohir, dikutip dari <em>Strait Times<\/em>, Senin (28\/08\/2017), sebagai bentuk permintaan maafnya.<\/p>\n<p>Insiden salah sebut ini bisa dimaklumi mengingat dirinya, sebelum mengakuisisi tim yang berdiri 109 tahun yang lalu ini, lebih dikenal sebagai penggila bola basket dibandingkan sepak bola. Dalam beberapa momen yang diabadikan lewat kamera, responsnya pada kemenangan yang diraih <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/24\/pledoi-dari-mbah-budi-untuk-mauro-icardi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mauro Icardi<\/a> dan kolega masih kalah heboh dibandingkan responsnya saat klub bola basket NBA miliknya, Philadelphia 76ers, memenangkan pertandingan.<\/p>\n<p>Pun, bisa dimaklumi juga, mengingat tim asal kota Milan miliknya tersebut sejak dulu sangat akrab dengan para pemain dari berbagai macam negara, termasuk Belanda dan Jerman. Internazionale bahkan lebih memercayai pemain asing dibandingkan pemain asli Italia, jika menilik dari skuat tim sejak kepemimpinan Massimo Moratti.<\/p>\n<p>Sesuai filosofi tim yang lebih mengutamakan kualitas dan mengesampingkan bendera negara pemainnya, di sepanjang sejarahnya, tim pengoleksi tiga gelar liga Champions ini terbukti merupakan rumah yang nyaman dengan pintu yang selalu terbuka bagi para pemain sepak bola dari seluruh dunia.<\/p>\n<p>Skuat utama Internazionale di musim kompetisi 2017\/2018 ini bahkan dihuni oleh para pemain yang berasal dari 10 negara. Jumlah itu akan bertambah hingga tiga kali lipat jika ditelusuri hingga ke akademi pemain muda di semua jenjang umur.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/wesley-sneijder-14092011-inter-milan-trabzonspor-champions-league-picture-id823167580\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Wesley Sneijder<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Kisah para <em>meneer<\/em><\/strong> <strong>pekerja keras <\/strong><\/h3>\n<p>Para pria Belanda terkenal sebagai pekerja keras, sopan, dan disiplin, dengan Arjen Robben sebagai contoh ideal. Mereka juga dikenal suka beremansipasi dan tidak segan melakukan pekerjaan wanita seperti mengurus rumah tangga, merawat anak, hingga belanja ke pasar, dengan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/24\/memori-keabadian-johan-cruyff\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Johan Cruyff<\/a> sebagai panutan.<\/p>\n<p>Pemain Belanda yang pertama kali datang ke Internazionale adalah Faas Wilkes pada tahun 1949. Selama berseragam biru-hitam, Wilkes yang merupakan salah satu pesepak bola terbaik yang pernah dimiliki Belanda, mencatatkan 95 kali penampilan dengan torehan 49 gol.<\/p>\n<p>Butuh waktu hingga empat dekade, tepatnya pada musim panas tahun 1993, untuk mendatangkan pemain Belanda berikutnya dalam diri Wim Jonk dan Dennis Bergkamp. Trofi Piala UEFA berhasil dipersembahkan oleh keduanya di musim pertama mereka. Aron Winter datang bergabung pada tahun 1996 dan hampir menciptakan trio Belanda seperti yang disebut Thohir di Internazionale, andai saja Jonk dan Bergkamp tidak hengkang pada tahun 1995.<\/p>\n<p>Clarence Seedorf (2000), Andy van der Meyde (2003), Edgar Davids (2004), Wesley Sneijder (2009), dan Luc Castaignos (2011) tercatat sebagai pemain Belanda selanjutnya yang secara berurutan datang bergabung dengan tim berjuluk Il Biscione ini.<\/p>\n<p>Sneijder merupakan pemain Belanda tersukses yang pernah bermain untuk Internazionale dengan berhasil mempersembahkan satu titel juara Serie A, dua Piala Italia, satu Piala Super Italia, satu trofi Liga Champions, dan satu Piala Dunia Antarklub.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/juergen-klinsmann-of-inter-mailand-is-seen-during-the-friendly-match-picture-id57115783\" width=\"1024\" height=\"703\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Juergen Klinsmann<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Mesin Panzer di tubuh Internazionale<\/strong><\/h3>\n<p>Sementara itu, rekam jejak pemain Jerman di tubuh Nerazzuri juga tak kalah panjang. Horst Szymaniak adalah pemain Jerman pertama yang berseragam biru-hitam.<\/p>\n<p>Didatangkan oleh Helenio Herrera pada tahun 1963, pemain yang merupakan bagian dari timnas Jerman di dua edisi Piala Dunia ini menemukan dirinya hampa gol di pengujung kompetisi dan memilih hengkang ke Varese setelah mempersembahan trofi Piala Champions.<\/p>\n<p>Butuh waktu 18 tahun untuk pemain Jerman selanjutnya, Hansi M\u00fcller, yang merupakan elemen penting VfB Stuttgart dan timnas Jerman saat itu, untuk bergabung pada tahun 1982. Pada tahun 1984, M\u00fcller hengkang ke Como dan digantikan oleh kompatriotnya, Karl-Heinz Rummenigge, CEO Bayern M\u00fcnchen saat ini. Kalle, sapaan akrab Rummenigge, tampil sebanyak 64 kali bersama Internazionale, dengan torehan 24 gol sebelum pindah ke klub Swiss, FC Servette, pada tahun 1987.<\/p>\n<p>Setahun setelah kepergian Kalle, Internazionale kedatangan dua pemain hebat Jerman dalam diri Andreas Brehme dan Lothar Matthaus. Bersama keduanya, tim tetangga AC Milan ini berhasil mengakhiri paceklik gelar juara liga setelah terakhir kali menjuarainya di musim kompetisi 1979\/1980.<\/p>\n<p>J\u00fcrgen Klinsmann yang berstatus sebagai pencetak gol terbanyak Bundesliga dan pemain terbaik Jerman tahun 1988 rupanya membuat pelatih Internazionale saat itu, Giovanni Trapattoni, kepincut. Klinsmann tanpa ragu menerima permintaan <em>Mister Trap<\/em> yang mengajaknya untuk membentuk trio Jerman di Internazionale bersama Brehme dan Matthaus.<\/p>\n<p>Trio Jerman Internazionale saat itu merupakan pemain-pemain terbaik dunia di posisinya masing-masing. Brehme yang terkenal dengan kualitas umpannya ada di posisi <em>fullback<\/em>, Matthaus sang pemimpin ada di posisi <em>box-to-box midfielder<\/em> dan seringkali bermain sebagai <em>sweeper<\/em>, dan Klinsmann yang lincah itu berposisi sebagai juru gedor gawang lawan.<\/p>\n<p>Kolaborasi ketiganya, selain mempersembahkan satu Piala Italia dan satu Piala UEFA bagi Internazionale, juga berhasil membawa Jerman menjadi juara dunia edisi 1990 yang diselenggarakan di Italia. Di akhir tahun tersebut, Lothar Matthaus meraih perhargaan prestisius, Ballon d\u2019Or.<\/p>\n<p>Trio Jerman meninggalkan Italia pada tahun 1992 secara bersamaan dan di tahun yang sama pula, Internazionale mendatangkan pemain bertahan asal Stuttgart, Matthias Sammer. Namun, Sammer hanya bertahan selama enam bulan dan memilih kembali ke Jerman karena tidak cocok dengan gaya kepelatihan Osvaldo Bagnoli.<\/p>\n<p>Pada musim kompetisi 2014\/2015 atau 22 tahun setelah pemain Jerman terakhir, pada bursa transfer musim dingin, tim berjuluk La Beneamata ini mendatangkan juara dunia dari Jerman, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/04\/jatuh-bangun-lukas-podolski-meraih-mimpi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lukas Podolski<\/a>, dengan status pinjaman dari Arsenal. Dengan total penampilan sebanyak 17 kali dengan hanya menorehkan sebiji gol selama berseragam biru-hitam, Podolski urung dipermanenkan dan dikembalikan ke tim asalnya di akhir musim.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/i2.cdn.turner.com\/cnn\/dam\/assets\/131017123013-erick-thohir-story-top.jpg\" width=\"640\" height=\"360\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: CNN<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Masih adakah maaf untuk Thohir?<\/strong><\/p>\n<p>Dengan mengetahui sepak terjang, sumbangsih, dan kisah romantis yang sudah pernah terjalin antara Internazionale dengan para pemain Jerman dan Belanda, maka sudah selayaknya para Interisti memberikan maaf dan memaklumi kesalahan yang sudah dilakukan sang presiden.<\/p>\n<p>Jangan lupakan pula bahwa Thohir oleh media Eropa disebut sebagai \u201corang gila\u201d karena berani membeli tim yang memiliki utang yang sangat besar jumlahnya. Tidak ada satupun orang kaya raya asal Cina maupun negara-negara Arab yang berani melakukan investasi tak lazim seperti ini.<\/p>\n<p>Tanggal 10 Zulhijah 1434 H, tepat saat perayaan Iduladha, atau dalam kalender Masehi bertepatan dengan 15 Oktober 2013, adalah tanggal di mana Erick Thohir merampungkan kesepakatan pengakuisisian 70 persen saham Internazionale dari tangan Moratti.<\/p>\n<p>Banyak yang berspekulasi tentang alasan pembelian ini. Mulai dari kecintaan Thohir pada sepak bola, alasan bisnis semata, hingga keingintahuan Thohir pada dapur (baca: manajemen) tim raksasa Eropa yang nantinya ilmu tersebut akan dibagikan dengan PSSI dalam memajukan sepak bola Indonesia (catatan: pelatih Djadjang Nurdjaman pernah \u201cdisekolahkan\u201d di tim ini).<\/p>\n<p>Meminjam kalimat Robi Johan, wartawan Kaltim Post, jawaban paling pas untuk pembelian Inter oleh Thohir adalah: hanya Thohir dan Tuhan yang tahu. <em>Wallahu <\/em><em>a<\/em><em>\u2019lam.<\/em><\/p>\n<p>Jadi, masih adakah kata maaf untuk Thohir, wahai Interisti yang budiman?<\/p>\n<p><strong>Author: <em>Yves Vincent Muaya (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/YvMuaya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">YvMuaya<\/b><\/span><\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada suatu wawancara dengan salah satu stasiun TV Indonesia, di sela-sela kesibukannya sebagai ketua panitia penyelenggara Asian Games 2018, Presiden Internazionale Milano asal Indonesia, Erick Thohir, \u00a0mengeluarkan pernyataan bernada percaya diri, \u201dSaya sudah menyukai Inter sejak mereka merekrut trio Belanda.\u201d Boooom!!! Jagat sepak bola pun gempar. Untuk sesaat, kita diajak terbang menuju dunia fantasi di mana Ruud Gullit, Marco Van Basten, dan Frank Rijkaard bahu-membahu bersama Walter Zenga, Giuseppe Bergomi, dan Alessandro Altobelli dengan seragam biru-hitam. Sesaat setelahnya kita kembali ke dunia nyata dan tersadar bahwa Erick Thohir telah melakukan kesalahan besar bagi para Interisti di seluruh dunia. Pemilik Mahaka Grup ini dengan teganya membuat penggemar tim biru-hitam di seluruh &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Erick Thohir: Antara Jerman dan Belanda Serta Kata Maaf&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":10560,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,75],"tags":[406,129,100,122],"class_list":["post-10559","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-italia","tag-erick-thohir","tag-featured","tag-internazionale","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Erick Thohir: Antara Jerman dan Belanda Serta Kata Maaf | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Erick Thohir dengan teganya membuat penggemar tim biru-hitam di seluruh dunia, terlebih di Italia dan Indonesia, mengalami perundungan hebat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Erick Thohir: Antara Jerman dan Belanda Serta Kata Maaf | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Erick Thohir dengan teganya membuat penggemar tim biru-hitam di seluruh dunia, terlebih di Italia dan Indonesia, mengalami perundungan hebat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-10T00:30:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/hipwee-erick-tohir.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"563\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/10\\\/erick-thohir-serta-kata-maaf\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/10\\\/erick-thohir-serta-kata-maaf\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Erick Thohir: Antara Jerman dan Belanda Serta Kata Maaf\",\"datePublished\":\"2017-09-10T00:30:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/10\\\/erick-thohir-serta-kata-maaf\\\/\"},\"wordCount\":1208,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/10\\\/erick-thohir-serta-kata-maaf\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/hipwee-erick-tohir.jpg\",\"keywords\":[\"Erick Thohir\",\"Featured\",\"Internazionale\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Italia\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/10\\\/erick-thohir-serta-kata-maaf\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/10\\\/erick-thohir-serta-kata-maaf\\\/\",\"name\":\"Erick Thohir: Antara Jerman dan Belanda Serta Kata Maaf | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/10\\\/erick-thohir-serta-kata-maaf\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/10\\\/erick-thohir-serta-kata-maaf\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/hipwee-erick-tohir.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-10T00:30:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Erick Thohir dengan teganya membuat penggemar tim biru-hitam di seluruh dunia, terlebih di Italia dan Indonesia, mengalami perundungan hebat.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/10\\\/erick-thohir-serta-kata-maaf\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/09\\\/10\\\/erick-thohir-serta-kata-maaf\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/hipwee-erick-tohir.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/09\\\/hipwee-erick-tohir.jpg\",\"width\":1000,\"height\":563,\"caption\":\"Kredit: Hipwee\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Erick Thohir: Antara Jerman dan Belanda Serta Kata Maaf | Football Tribe Indonesia","description":"Erick Thohir dengan teganya membuat penggemar tim biru-hitam di seluruh dunia, terlebih di Italia dan Indonesia, mengalami perundungan hebat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Erick Thohir: Antara Jerman dan Belanda Serta Kata Maaf | Football Tribe Indonesia","og_description":"Erick Thohir dengan teganya membuat penggemar tim biru-hitam di seluruh dunia, terlebih di Italia dan Indonesia, mengalami perundungan hebat.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-09-10T00:30:27+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":563,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/hipwee-erick-tohir.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Erick Thohir: Antara Jerman dan Belanda Serta Kata Maaf","datePublished":"2017-09-10T00:30:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/"},"wordCount":1208,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/hipwee-erick-tohir.jpg","keywords":["Erick Thohir","Featured","Internazionale","Slider"],"articleSection":["Eropa","Italia"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/","name":"Erick Thohir: Antara Jerman dan Belanda Serta Kata Maaf | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/hipwee-erick-tohir.jpg","datePublished":"2017-09-10T00:30:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Erick Thohir dengan teganya membuat penggemar tim biru-hitam di seluruh dunia, terlebih di Italia dan Indonesia, mengalami perundungan hebat.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/erick-thohir-serta-kata-maaf\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/hipwee-erick-tohir.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/hipwee-erick-tohir.jpg","width":1000,"height":563,"caption":"Kredit: Hipwee"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10559","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10559"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10559\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10560"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10559"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10559"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10559"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}