{"id":10050,"date":"2017-09-01T09:30:17","date_gmt":"2017-09-01T02:30:17","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=10050"},"modified":"2017-09-01T08:53:23","modified_gmt":"2017-09-01T01:53:23","slug":"semburat-senja-itu-bernama-persma-manado","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/","title":{"rendered":"Semburat Senja Itu Bernama Persma Manado"},"content":{"rendered":"<p>Kompetisi sepak bola terakbar Indonesia yang bernama resmi <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/go-jek-traveloka-liga-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Go-Jek Traveloka Liga 1<\/a> 2017 sudah resmi bergulir pada tanggal 15 April 2017 yang lalu. Pertandingan pertama digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api yang mempertemukan dua tim raksasa, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/persib-bandung-menjadi-simbol-budaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Persib Bandung<\/a> melawan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/25\/arema-fc-yang-harus-segera-move\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Arema FC<\/a>.<\/p>\n<p>Saat artikel ini ditulis, Liga 1 sudah memasuki minggu ke-21 dengan menempatkan Bali United sebagai pemuncak klasemen sementara dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/28\/perihal-ketajaman-sylvano-comvalius\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sylvano Dominique Comvalius<\/a> sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan 23 gol. Secara matematis maupun statistik, masih sulit untuk memprediksi tim mana yang akan juara maupun yang akan terdegradasi ke Liga 2.<\/p>\n<p>Seluruh insan pencinta sepak bola nasional tumpah ruah di jalanan dan larut dalam suka cita selama kompetisi ini berlangsung, bak pesta setahun penuh. Tak hanya dengan teriakan, lompatan, nyanyian, dan atraksi, dukungan lewat media sosial di zaman digital ini sangat kental terasa, terutama di media sosial \u201cburung biru\u201d. Saling ejek antar-suporter sering menghiasi layar gawai seakan memberi nada tegas: betapa hidupnya sepak bola di negeri ini.<\/p>\n<p>Dari hati kecil, penulis merasa iri dan merasa rendah diri jika terlibat dalam percakapan seputar Liga 1. Benar bahwa penulis memiliki tim favorit dalam kompetisi tahun ini, namun jika parameter yang diukur adalah fanatisme kedaerahan, jelas tidak akan ada kepuasan dalam hati, mengingat tak ada satu pun tim yang berasal dari Sulawesi Utara, terutama Manado, daerah asal penulis, yang bertarung di Liga 1, atau setidaknya Liga 2, tanpa bermaksud merendahkan derajat Liga 3.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/scontent-sit4-1.cdninstagram.com\/t51.2885-15\/e35\/19955003_1384179915002452_6667057968141303808_n.jpg\" alt=\"Persma Manado\" width=\"1080\" height=\"608\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Persma Manado<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Hikayat <\/strong><strong>s<\/strong><strong>i Badai Biru<\/strong><\/h3>\n<p>Persma Manado resmi berpartisipasi untuk pertama kalinya di kasta tertinggi sepak bola nasional pada Liga Indonesia (Ligina) jilid dua di musim kompetisi 1995\/1996. Badai Biru, julukan Persma, saat itu sangat \u201cberaroma\u201d Amerika Latin dengan trio pemain asing dan pelatih yang berasal dari Cile.<\/p>\n<p>Permainan Rodrigo Araya, Juan Rubio, dan Nelson Sanchez, di bawah arahan pelatih Manuel Vega, berhasil mempertontonkan permainan yang atraktif sepanjang musim tersebut walau hanya <em>finish<\/em> di urutan sebelas klasemen akhir Wilayah Timur.<\/p>\n<p>Pada Ligina jilid tiga, di musim kompetisi 1996\/1997, tim yang identik dengan warna biru kuning ini diperkuat oleh para pemain muda yang sukses meraih perunggu pada PON XIV yang bahu-membahu bersama trio Kamerun, Onana Jules Denis, Ebongue Ernest, dan Jean Pierre Fiala.<\/p>\n<p>Masyarakat Manado waktu itu benar-benar dibius dalam euforia setelah Persma berhasil lolos ke babak 12 besar, yang merupakan prestasi terbaiknya. Penulis masih ingat benar, setiap hari Rabu dan Minggu sore adalah hari di mana Stadion Klabat, markas Persma, berubah menjadi lautan manusia, kala menjamu lawan-lawannya.<\/p>\n<p>Pada tahun selanjutnya, di musim kompetisi 1997\/1998, sebelum kompetisi dihentikan di tengah jalan karena terjadinya gangguan keamanan dan kerusuhan masal di beberapa daerah, Persma berada di urutan dua klasemen Wilayah Timur.<\/p>\n<p>Saudara sepulau PSM Makassar adalah musuh abadi Persma, dan laga yang mempertemukan keduanya akan selalu dikenal dengan sebutan \u201c<em>Derby <\/em>Sulawesi\u201d. Alasan dibalik rivalitas keduanya dijelaskan oleh mantan bek kiri Persma, Feliks Lasut, sewaktu diwawancarai oleh Tribun Manado pada tahun 2012. \u201cMusuh kami hanya dua, yaitu PSM Makassar dan Persipura Jayapura. Kedua tim itu merupakan saingan terberat kami, apalagi PSM,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cPersma yang langsung menjelma sebagai kekuatan baru pada tahun keduanya di Liga Indonesia, rupanya membuat PSM ketar-ketir. Sebagai kekuatan lama, Makassar rupanya ingin menelan kami. Sebaliknya, kami ingin mengudeta Makassar. Pertemuan dengan PSM selalu seru dan panas, kami selalu ingin mengalahkan PSM,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Setelah tahun 2000, Persma mengalami kemunduran seiring tak lagi menjabatnya E.E. Mangindaan, tokoh sepak bola nasional yang berjasa mengangkat kiprah Persma sejak tahun 1995, sebagai Gubernur Sulawesi Utara. Setelah terhempas ke kasta kompetisi yang lebih rendah sejak tahun 2002, Persma sempat merasakan kembali bermain di level tertinggi Liga Indonesia tahun 2007 bersama dua saudara mudanya, Persmin Minahasa dan Persibom Bolaang Mongondow.<\/p>\n<p>Di tahun 2008, tahun dimulainya Liga Super Indonesia jilid pertama, PSSI mengusung semangat profesionalisme penuh pada seluruh kompetisi yang dikelolanya, dengan melarang penggunaan uang APBD dalam pengelolaan tim sepak bola. Hal ini membuat tim-tim yang sangat bergantung pada dana APBD, termasuk Persma, kolaps.<\/p>\n<p>Tak hanya sampai di situ, Persma dituntut hingga ke badan tertinggi sepak bola dunia FIFA oleh pemain asingnya, buntut permasalahan kontrak yang tidak dipenuhi oleh manajemen dan Anda pasti akan terkejut dengan respons FIFA terkait hal ini. Ya, penulis dan masyarakat Manado waktu itu sangat terkejut dengan keputusan FIFA yang memerintahkan PSSI untuk \u201cmenyuntik mati\u201d tim kebanggaan Kota Tinutuan tersebut, dalam bentuk pencoretan dari keanggotaan PSSI. FIFA pasti memiliki penilaian tersendiri dengan keputusannya tersebut yang otomatis menghapus nama Persma Manado dari peta sepak bola Indonesia.<\/p>\n<p>Sepanjang kiprahnya di sepak bola nasional, Persma telah berhasil menelurkan pemain-pemain berkualitas dalam diri Francis \u201cEnal\u201d Wewengkang, Stanley Mamuaya, Jendri Pitoy, dan Firman Utina yang semuanya pernah membela timnas. Juga para pemain seperti Hendra Pandeynuwu, Joice Sorongan, dan Alan Mandey, yang merupakan bagian dari generasi emas sepak bola Manado.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/scontent-sit4-1.cdninstagram.com\/t51.2885-15\/e35\/19985875_322577088193952_3974474766198243328_n.jpg\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"1080\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Persma Manado<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Fajar <\/strong><strong>i<\/strong><strong>tu <\/strong><strong>a<\/strong><strong>pakah <\/strong><strong>m<\/strong><strong>asih <\/strong><strong>a<\/strong><strong>da?<\/strong><\/h3>\n<p>Banyak suara yang menyerukan keinginan membangkitkan kembali sepak bola Manado, bahkan asa itu sempat menyeruak dengan munculnya tim baru bernama Persma Manado 1960. Nama Persma Manado memang sudah dilarang <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/pssi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PSSI<\/a> untuk digunakan kembali, dan sebagai gantinya, embel-embel \u201c1960\u201d yang merupakan tahun bergabungnya Persma Manado ke induk sepak bola Indonesia PSSI, disematkan.<\/p>\n<p>Namun, dengan minimnya dukungan dana dari pihak swasta (sponsor), sangat sulit bagi Persma Manado 1960 untuk (bahkan) bermimpi menembus Liga 2 sekalipun. Hal itu terlihat jelas pada kiprah tim reinkarnasi Persma tersebut di ajang Liga Nusantara tahun 2016 lalu.<\/p>\n<p>Saat ini, penulis hanya bisa mengenang masa-masa indah itu. Masa di mana radio adalah gawai andalan untuk mengakses jalannya pertandingan ketika uang di dompet tak cukup untuk membeli tiket pertandingan. Masa di mana berjalan kaki belasan kilometer untuk pulang ke rumah bersama rombongan suporter lainnya adalah kenikmatan syahdu yang entah kapan kan terulang kembali.<\/p>\n<p>\u201c<em>Kong, pala so tau?\u201d<\/em>, bisik saya lirih menghibur diri dalam dialek Manado.<\/p>\n<p><strong>Author: <em>Yves Vincent Muaya (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/YvMuaya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">YvMuaya<\/b><\/span><\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kompetisi sepak bola terakbar Indonesia yang bernama resmi Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 sudah resmi bergulir pada tanggal 15 April 2017 yang lalu. Pertandingan pertama digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api yang mempertemukan dua tim raksasa, Persib Bandung melawan Arema FC. Saat artikel ini ditulis, Liga 1 sudah memasuki minggu ke-21 dengan menempatkan Bali United sebagai pemuncak klasemen sementara dan Sylvano Dominique Comvalius sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan 23 gol. Secara matematis maupun statistik, masih sulit untuk memprediksi tim mana yang akan juara maupun yang akan terdegradasi ke Liga 2. Seluruh insan pencinta sepak bola nasional tumpah ruah di jalanan dan larut dalam suka cita selama kompetisi ini &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Semburat Senja Itu Bernama Persma Manado&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":10051,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,1772,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Semburat Senja Itu Bernama Persma Manado | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sepanjang kiprahnya di sepak bola nasional, Persma Manado telah berhasil menelurkan pemain-pemain berkualitas di atas lapangan hijau.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Semburat Senja Itu Bernama Persma Manado | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sepanjang kiprahnya di sepak bola nasional, Persma Manado telah berhasil menelurkan pemain-pemain berkualitas di atas lapangan hijau.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-01T02:30:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-09-01T01:53:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/20987320_287097928435223_4293966100468596736_n.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/\",\"name\":\"Semburat Senja Itu Bernama Persma Manado | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/20987320_287097928435223_4293966100468596736_n.jpg\",\"datePublished\":\"2017-09-01T02:30:17+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-01T01:53:23+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Sepanjang kiprahnya di sepak bola nasional, Persma Manado telah berhasil menelurkan pemain-pemain berkualitas di atas lapangan hijau.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/20987320_287097928435223_4293966100468596736_n.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/20987320_287097928435223_4293966100468596736_n.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1080,\"caption\":\"Kredit: Persma Manado\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Semburat Senja Itu Bernama Persma Manado | Football Tribe Indonesia","description":"Sepanjang kiprahnya di sepak bola nasional, Persma Manado telah berhasil menelurkan pemain-pemain berkualitas di atas lapangan hijau.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Semburat Senja Itu Bernama Persma Manado | Football Tribe Indonesia","og_description":"Sepanjang kiprahnya di sepak bola nasional, Persma Manado telah berhasil menelurkan pemain-pemain berkualitas di atas lapangan hijau.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-09-01T02:30:17+00:00","article_modified_time":"2017-09-01T01:53:23+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":1080,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/20987320_287097928435223_4293966100468596736_n.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/","name":"Semburat Senja Itu Bernama Persma Manado | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/20987320_287097928435223_4293966100468596736_n.jpg","datePublished":"2017-09-01T02:30:17+00:00","dateModified":"2017-09-01T01:53:23+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Sepanjang kiprahnya di sepak bola nasional, Persma Manado telah berhasil menelurkan pemain-pemain berkualitas di atas lapangan hijau.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/01\/semburat-senja-itu-bernama-persma-manado\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/20987320_287097928435223_4293966100468596736_n.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/09\/20987320_287097928435223_4293966100468596736_n.jpg","width":1080,"height":1080,"caption":"Kredit: Persma Manado"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10050"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10050"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10050\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10051"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10050"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10050"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10050"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}