{"id":10007,"date":"2017-08-31T09:30:04","date_gmt":"2017-08-31T02:30:04","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=10007"},"modified":"2017-08-31T09:26:11","modified_gmt":"2017-08-31T02:26:11","slug":"melindungi-timnas-dari-eksploitasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/","title":{"rendered":"Melindungi Timnas dari Eksploitasi yang Mengikis Prestasi"},"content":{"rendered":"<p>Kesuksesan sebuah tim atau seorang pemain sepak bola selalu menjadi barang seksi\u00a0 bagi beberapa pihak. Seksi dalam artian dengan mengeksploitasi kesuksesan tersebut, mereka bisa meraup keuntungan besar. Jelas saya sedang bicara soal materi.<\/p>\n<p>Mungkin beberapa dari kita masih ingat dengan jelas. Beberapa tahun belakangan, sebuah produk sosis gemar sekali menggunakan jasa atlet, khususnya pemain sepak bola untuk mempromosikan produk mereka.<\/p>\n<p>Pada awal 2011, Okto Maniani, Arif Suyono, Ahmad Bustomi, dan Cristian Gonzales sempat menjadi bintang iklan produk tersebut. Pada waktu itu mereka berstatus sebagai pemain tim nasional senior Indonesia dalam ajang Piala AFF \u00a02010.<\/p>\n<p>Prestasi mereka pada waktu itu cukup impresif. Berada satu grup dengan Malaysia, Thailand, dan Laos, Indonesia melaju dengan mudah ke babak semifinal tanpa kekalahan satupun. Tidak hanya selalu menang, produktivitas gol mereka juga cukup tinggi. 13 gol sukses mereka ciptakan hanya dalam tiga pertandingan. Fase semifinal juga sanggup dilewati tanpa ada masalah berarti. Rakyat Indonesia menaruh harapan besar pada timnas Indonesia untuk membawa pulang gelar juara waktu itu.<\/p>\n<p>Sayangnya, laga final berakhir antiklimaks bagi Indonesia. Bertemu dengan Malaysia yang pada fase grup dibabat 5-1 oleh Indonesia, secara kasat mata Indonesia berada di atas angin. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Laga pertama putaran final, Indonesia ditekuk 3-0 oleh Malaysia.<\/p>\n<p>Pada laga kedua Indonesia memang menang, tetapi masih tetap kalah agregat dengan Malaysia. Rakyat Indonesia harus rela melihat si \u201ctetangga berisik\u201d berpesta di Gelora Bung Karno, di rumah kita sendiri.<\/p>\n<p>Menjadi <em>runner-up<\/em> bukanlah sebuah prestasi yang buruk bagi para pemasar. Momen tersebut tidak disia-siakan pemasar untuk gencar mempromosikan produk mereka kepada publik. Pemasar paham betul bagaimana caranya memanfaatkan momen ini. Apalagi, produk makanan yang dipasarakan kala itu adalah produk yang relatif baru. Masyarakat belum banyak mengenal mereka. Maka digunakanlah jasa atlet timnas Indonesia untuk meningkatkan <em>brand awareness<\/em> masyarakat terhadap produk mereka.<\/p>\n<p>Selepas menjadi bintang iklan, performa tim nasional senior Indonesia cenderung menurun. Kekalahan beruntun menerpa mereka di kualifikasi Piala Dunia 2014 putaran ketiga. Ditambah berhembus kabar soal pengaturan skor pada partai final Piala AFF 2010, publik sedikit demi sedikit berpaling dari mereka. Banyak pula kemudian yang menuding bahwa dengan menjadi bintang iklan, menyebabkan turunnya performa mereka di timnas senior.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1200px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/DIABEi0U0AA-apk.jpg\" width=\"1200\" height=\"675\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: PSSI<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Era timnas U-19 Indra Sjafri<\/strong><\/h3>\n<p>Sepak bola Indonesia mencapai kejayaan pada tahun 2013. Setelah pada tahun-tahun sebelumnya Indonesia selalu kandas di partai final, kali ini Evan Dimas dan kawan-kawan sukses menjadi jawara Piala AFF U-19 tahun 2013. Anak Asuh Indra Sjafri sukses menaklukkan Vietnam di Gelora Delta Sidorajo dengan skor 7-6 lewat adu penalti.<\/p>\n<p>Setelah sekian lama puasa gelar, akhirnya Indonesia punya prestasi sepak bola yang bisa dibanggakan. Perhatian masyarakat Indonesia langsung tertuju kepada mereka. Tidak mau kesalahan yang sama terulang kembali, Indra Sjafri mengingatkan asuhnya untuk tetap fokus pada tujuan awal mereka. Menjauhkan mereka dari tawaran menjadi bintang iklan.<\/p>\n<p>Indra Sjafri sukses menjauhkan tawaran menjadi bintang iklan dari anak asuhnya. Tetapi kemudian hambatan datang justru dari para petinggi sepak bola Indonesia sendiri. Dengan dalih persiapan menjelang Piala AFC U-19 2014, timnas Indonesia U-19 asuhan Indonesia menjalani serangkaian tur yang tidak masuk akal. Tur yang bertajuk Tur Nusantara tersebut adalah serangkaian uji coba melawan tim-tim lokal dari berbagai daerah di Indonesia.<\/p>\n<p>Dalam Tur Nusantara yang terbagi dalam dua jilid tersebut, Timnas U-19 setidaknya melakoni 13 pertandingan dalam kurun waktu dua bulan dan lokasi yang berpindah-pindah. Tidak hanya melakoni laga uji coba, Timnas U-19 juga memiliki agenda jumpa suporter di beberapa kota yang mereka kunjungi.<\/p>\n<p>Selain Tur Nusantara, mereka juga menjalani beberapa pertandingan uji coba di Indonesia dan luar negeri. Jika diakumulasi, total ada 41 pertandingan uji coba yang dijalani Timnas U-19 untuk persiapan Piala AFC U-19 di bulan Oktober 2014.<\/p>\n<p>Dari Februari 2014 hingga Oktober 2014, selama itu, timnas Indonesia selalu berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain, dari satu negara dan negara lain. Garuda Muda seolah sedang melakukan pertunjukan sirkus keliling. Bisa dibayangkan betapa melelahkannya perjalananan mereka.<\/p>\n<p>Hasilnya sudah bisa ditebak. Permainan Garuda Muda sudah tidak seganas saat menjadi juara tahun lalu. Timnas U-19 gagal di fase grup Piala AFC\u00a0 U-19 2014 tanpa sanggup menorehkan kemenangan. Indra Sjafri yang dinilai gagal memberikan prestasi dipecat dari kursi kepelatihan. Banyak orang yang kecewa dengan keputusan tersebut.<\/p>\n<p>Pada bulan November, di tahun yang sama, saya mendapat kesempatan bertemu Indra Sjafri dalam sebuah seminar. Dalam seminar tersebut, Indra Sjafri menceritakan keluh kesahnya selama menangani Timnas U-19 selepas juara AFF U-19 tahun 2013.<\/p>\n<p>Ia mengaku sempat menolak jadwal uji coba yang disodorkan Badan Tim Nasional (BTN) kepadanya. Ia beranggapan jadwal yang diberikan terlalu banyak dan justru akan menjadi bumerang bagi timnas sendiri. Indra Sjafri meminta jadwal uji coba hanya setengah dari jadwal yang disodorkan.<\/p>\n<p>BTN tidak bergeming dengan keputusannya. Indra Sjafri hanya bisa pasrah menerima keputusan tersebut. Pada tahun itu, Garuda Muda dieksploitasi habis-habisan oleh BTN. Setahun yang lalu, mereka pahlawan yang dielu-elukan, tahun ini mereka seolah menjadi lumba-lumba sirkus untuk menyenangkan banyak orang.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1200px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/DIC_W1CUMAEPkY5.jpg\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: PSSI<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Jangan sampai terulang kembali<\/strong><\/h3>\n<p>Timnas Indonesia U-22 baru saja meraih medali perunggu dalam ajang SEA Games 2017 di Malaysia. Timnas Indonesia bermain sangat bagus dalam turnamen ini. Kalau boleh dibilang, kekalahan Indonesia di semifinal lebih karena faktor sial saja. Masyarakat Indonesia tetap menganggap mereka sebagai pahlawan. Mustahil tidak ada pihak yang ingin memanfaatkan momentum ini untuk keuntungan mereka.<\/p>\n<p>Berkaca dari pengalaman sebelumnya, jangan sampai kesalahan yang sama terulang kembali. Tetap dukung mereka, karena mereka akan tetap menjadi ujung tombak timnas Indonesia setidaknya untuk lima tahun ke depan. Tetapi, jangan terlalu mendewakan mereka. Bagaimanapun juga, mereka masih muda. Karier mereka masih panjang. Kita tidak tahu bagaimana mereka di tahun yang akan datang.<\/p>\n<p>Tugas untuk menjaga timnas Indonesia saat ini tetap utuh tidak hanya milik Luis Milla, Bima Sakti, atau PSSI saja. Seluruh orang Indonesia juga mengemban tugas yang sama. Dukungan dan kritikan seluruh warga Indonesia juga akan menentukan bagaimana timnas ini ke depannya nanti. Puji mereka ketika benar, ingatkan mereka ketika salah. Dan untuk para pemain timnas Indonesia U-22, jangan terbang karena pujian dan jangan tumbang karena cacian.<\/p>\n<p><strong>Author: <em>Arif Dimas (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/esoensamid\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">esoensamid<\/b><\/span><\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kesuksesan sebuah tim atau seorang pemain sepak bola selalu menjadi barang seksi\u00a0 bagi beberapa pihak. Seksi dalam artian dengan mengeksploitasi kesuksesan tersebut, mereka bisa meraup keuntungan besar. Jelas saya sedang bicara soal materi. Mungkin beberapa dari kita masih ingat dengan jelas. Beberapa tahun belakangan, sebuah produk sosis gemar sekali menggunakan jasa atlet, khususnya pemain sepak bola untuk mempromosikan produk mereka. Pada awal 2011, Okto Maniani, Arif Suyono, Ahmad Bustomi, dan Cristian Gonzales sempat menjadi bintang iklan produk tersebut. Pada waktu itu mereka berstatus sebagai pemain tim nasional senior Indonesia dalam ajang Piala AFF \u00a02010. Prestasi mereka pada waktu itu cukup impresif. Berada satu grup dengan Malaysia, Thailand, dan Laos, Indonesia &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Melindungi Timnas dari Eksploitasi yang Mengikis Prestasi&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":10008,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,122,299],"class_list":["post-10007","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-nasional","tag-featured","tag-slider","tag-timnas-indonesia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Melindungi Timnas dari Eksploitasi yang Mengikis Prestasi | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tugas untuk menjaga timnas Indonesia saat ini tetap utuh tidak hanya milik Luis Milla, Bima Sakti, atau PSSI saja. Kita juga mengemban tugas yang sama.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Melindungi Timnas dari Eksploitasi yang Mengikis Prestasi | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tugas untuk menjaga timnas Indonesia saat ini tetap utuh tidak hanya milik Luis Milla, Bima Sakti, atau PSSI saja. Kita juga mengemban tugas yang sama.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-31T02:30:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DIKrLZYUIAAkQHi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1184\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"849\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/31\\\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/31\\\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Melindungi Timnas dari Eksploitasi yang Mengikis Prestasi\",\"datePublished\":\"2017-08-31T02:30:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/31\\\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\\\/\"},\"wordCount\":979,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/31\\\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/DIKrLZYUIAAkQHi.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Slider\",\"Timnas Indonesia\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/31\\\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/31\\\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\\\/\",\"name\":\"Melindungi Timnas dari Eksploitasi yang Mengikis Prestasi | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/31\\\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/31\\\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/DIKrLZYUIAAkQHi.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-31T02:30:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Tugas untuk menjaga timnas Indonesia saat ini tetap utuh tidak hanya milik Luis Milla, Bima Sakti, atau PSSI saja. Kita juga mengemban tugas yang sama.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/31\\\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/31\\\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/DIKrLZYUIAAkQHi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/DIKrLZYUIAAkQHi.jpg\",\"width\":1184,\"height\":849,\"caption\":\"Timnas\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Melindungi Timnas dari Eksploitasi yang Mengikis Prestasi | Football Tribe Indonesia","description":"Tugas untuk menjaga timnas Indonesia saat ini tetap utuh tidak hanya milik Luis Milla, Bima Sakti, atau PSSI saja. Kita juga mengemban tugas yang sama.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Melindungi Timnas dari Eksploitasi yang Mengikis Prestasi | Football Tribe Indonesia","og_description":"Tugas untuk menjaga timnas Indonesia saat ini tetap utuh tidak hanya milik Luis Milla, Bima Sakti, atau PSSI saja. Kita juga mengemban tugas yang sama.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-31T02:30:04+00:00","og_image":[{"width":1184,"height":849,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DIKrLZYUIAAkQHi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Melindungi Timnas dari Eksploitasi yang Mengikis Prestasi","datePublished":"2017-08-31T02:30:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/"},"wordCount":979,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DIKrLZYUIAAkQHi.jpg","keywords":["Featured","Slider","Timnas Indonesia"],"articleSection":["Bola","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/","name":"Melindungi Timnas dari Eksploitasi yang Mengikis Prestasi | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DIKrLZYUIAAkQHi.jpg","datePublished":"2017-08-31T02:30:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Tugas untuk menjaga timnas Indonesia saat ini tetap utuh tidak hanya milik Luis Milla, Bima Sakti, atau PSSI saja. Kita juga mengemban tugas yang sama.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/31\/melindungi-timnas-dari-eksploitasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DIKrLZYUIAAkQHi.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/DIKrLZYUIAAkQHi.jpg","width":1184,"height":849,"caption":"Timnas"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10007","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10007"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10007\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10008"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10007"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10007"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10007"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}