Eropa Prancis

Akibat ‘Bercanda’ Melecehkan Pemain Lawan, Kelakuan Neymar Kembali Menuai Kecaman

Neymar da Silva lagi-lagi menjadi pusat perhatian di Prancis. Pemain termahal dunia ini menjadi sasaran kritikan berbagai pihak karena tingkah lakunya yang dianggap tak respek terhadap lawan.

Pemicu kontroversi ini adalah sebuah kejadian kecil di laga Paris Saint-Germain (PSG) menghadapi Rennes di laga semifinal Piala Liga Prancis. Saat itu, bek Rennes, Hamari Traore, terjatuh akibat berduel dengan penyerang sayap asal Brasil tersebut. Traore masih terduduk di atas rumput dan Neymar menghampiri pemain klub lawannya itu.

Yang terjadi setelah itu adalah awal yang memicu kritik terhadap sang megabintang. Uluran tangan Neymar hendak diraih Traore yang mengira pemain itu akan datang membantunya berdiri. Namun, Neymar menarik tangannya dan berlari menjauh dengan gestur nyengir di bibirnya.

Tindakan Neymar itu langsung menyulut berbagai reaksi yang mengecam. Salah satu kritik keras datang dari bek AS Monaco, Andrea Raggi. Menurutnya, tindakan Neymar itu sama saja melecehkan Traore dan menjadi bukti kurangnya respek yang ditunjukkan mantan pemain Barcelona itu terhadap rekan-rekan seprofesinya.

“Saya melihat tindakannya itu dan saya pikir seorang juara seperti Neymar setidaknya harus memiliki sedikit rasa hormat untuk pemain lain. Bagi saya, itu bukan contoh yang bagus,” tutur Raggi seperti dikutip Daily Mail.

Di pihak lain, Neymar membela diri dalam insiden tersebut. Ia bersikeras bahwa yang dilakukannya hanyalah bercanda. Lebih lanjut, ia mengatakan, “Sepak bola sekarang sedikit membosankan. Apa pun yang kami lakukan, semuanya kontroversial.”

Neymar mengaku sadar tindakannya kepada Traore telah menimbulkan kontroversi. Tapi menurutnya, itu sama saja dengan lelucon yang selalu ia lakukan dengan teman-temannya.

“Saya pikir, apa salahnya saya melakukannya juga dengan pemain lawan? Itu hanya lelucon,” tambah Neymar. “Lawan menjatuhkan saya, bahkan memprovokasi saya. Tapi saya juga tahu bagaimana cara memprovokasi dengan cara saya sendiri. Saya bukannya ingin cari masalah.”

Neymar boleh saja membela diri dengan alasan di atas. Namun, pada kenyataannya, kritik dan hujatan yang tertuju padanya semakin deras. Berita ini sampai juga ke Spanyol dan membuat para legenda sepak bola Negeri Matador angkat bicara. Para mantan pemain nasional Spanyol, Santiago Canizares dan Xavi Hernandez, juga mengutuk gestur buruk Neymar tersebut.

“Saya harap dia banyak belajar dan lebih menghormati lawannya,” komentar Xavi seperti dikutip Cadena Ser. Canizares sendiri mengeluarkan komentar lebih menohok, “Hal-hal seperti inilah yang membuat Neymar tak akan menjadi sebesar (Lionel) Messi.”

Selain ‘bercanda’ kelewatan terhadap Traore, Neymar juga memperoleh kartu kuning di laga tersebut. Sebelum aksi pura-pura menolong yang dilakukannya, Neymar menendang bola jauh-jauh di menit-menit akhir pertandingan untuk membuang-buang waktu karena PSG sudah unggul atas Rennes dengan skor 3-2.

Dua tindakannya itu membuat reputasi Neymar semakin tercoreng. Ia akan terus dikenal dunia sebagai salah satu pemain yang mengabaikan nilai-nilai respek dan sportivitas di lapangan sepak bola.

Author: Mahir Pradana (@maheeeR)
Mahir Pradana adalah pencinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku ‘Home & Away’.