Eropa Champions League

Pesta Gol Ke Gawang Celtic, Paris Saint-Germain Bukukan Rekor

Meski telah memastikan satu tempatnya di babak 16 besar Liga Champions 2017/2018 sejak matchday keempat yang lalu, keseriusan Paris Saint-Germain (PSG) dalam menjalani laga sisa mereka di fase penyisihan grup masih terlihat jelas.

Pada laga di Stadion Parc des Princes melawan utusan Skotlandia, Celtic, dini hari tadi (23/11), pelatih Unai Emery tetap memainkan para penggawa utamanya seperti Edinson Cavani, Kylian Mbappe, Neymar dan Marco Verratti. Hasilnya? PSG berhasil memetik angka penuh dengan cara brilian, pesta gol ke gawang The Bhoys.

Secara tidak terduga, tim tamu justru berhasil mencetak gol lebih dahulu di pertandingan kali ini. Hanya satu menit setelah peluit dimulainya babak pertamanya ditiup wasit, penyerang muda andalan Celtic, Moussa Dembele, sukses menggetarkan jala Alphonse Areola via sepakan kerasnya.

Tersengat dengan gol itu, PSG berupaya bangkit guna mencetak gol balasan. Cuma berselang delapan menit, papan skor di Stadion Parc des Princes langsung berubah. Memanfaatkan asis Adrien Rabiot, pesepak bola termahal di kolong langit, Neymar, sukses mencetak gol penyama kedudukan.

Pada menit ke-22, Neymar kembali bikin suporter PSG yang memadati stadion bersorak gembira usai mencetak gol keduanya sekaligus membalikkan kedudukan menjadi 2-1 buat tim tuan rumah. Verratti menjadi otak lahirnya gol ini.

Tak ingin ketinggalan dengan Neymar yang jadi partner di lini depan, Cavani dan Mbappe pun berusaha sekuat tenaga untuk mencetak angka. Lewat serangkaian percobaan, Cavani dan Mbappe akhirnya merobek jaring Craig Gordon masing-masing pada menit ke 28’ dan 35’ guna membuat skor menjadi 4-1. Kedudukan ini sendiri bertahan sampai turun minum.

Selepas jeda, dominasi yang diperlihatkan Les Parisiens masih begitu mencolok. Kubu Celtic benar-benar kesulitan dalam upayanya melepaskan diri dari tekanan.

Kala pertandingan memasuki lima belas menit terakhir, Gordon harus kembali memungut bola dari dalam gawangnya untuk kesempatan kelima. Kali ini giliran Verratti yang sukses memperdayai penjaga gawang tim nasional Skotlandia itu.

Unggul 5-1 tak membuat PSG mengendurkan serangan dan memberi kesempatan Celtic untuk ‘bernapas’. Di menit ke 79’ dan 80’, anak asuh Emery secara luar biasa kembali menambah pundi-pundi gol mereka via Cavani (memanfaatkan umpan Layvin Kurzawa) dan juga Dani Alves. Skor 7-1 akhirnya menjadi penutup laga ini.

Selain memastikan raihan poin penuh, kesuksesan ini juga membuat PSG mencatatkan dua buah rekor. Pertama, hasil ini membuat Les Parisiens mencatat kemenangan terbesar dalam sejarah keikutsertaan mereka di Liga Champions. Kedua, 24 gol yang telah dibukukan PSG sampai matchday kelima adalah rekor tertinggi dalam sejarah babak penyisihan grup di kompetisi antarklub nomor wahid di benua biru (masih berpeluang untuk dipertajam pada laga selanjutnya) ini.

Author: Budi Windekind (@Windekind_Budi)
Interista gaek yang tak hanya menggemari sepak bola tapi juga american football, balap, basket hingga gulat profesional