
Bek
Joshua Kimmich
Terkenal sebagai pemain yang mampu bermain di sejumlah posisi, membuat Kimmich seringkali dipasang oleh Carlo Ancelotti di beberapa pos berbeda. Kemarin, pada saat menghadapi Anderlecht (13/9), Kimmich dipasang sebagai bek kanan. Selain membantu Bayern München mencatatkan clean sheet alias tidak kebobolan, Kimmich juga tampil eksepsional pada laga tersebut. Eks penggawa RB Leipzig itu menyumbang satu gol dan satu asis dalam kemenangan tiga gol tanpa balas yang dibukukan Die Bayern.
John Stones
Sempat dicibir sebagai pemain yang overrated, pelan tapi pasti, Stones mulai menunjukkan kualitas terbaiknya di Manchester City. Pada pertandingan melawan Feyenoord (14/9) dini hari tadi, Stones sukses memukau suporter fanatik The Citizens. Tak tanggung-tanggung, Stones berhasil membukukan dua gol lewat sundulan kepala yang memanfaatkan set-piece sekaligus menjaga kekokohan lini belakang Manchester City supaya tidak kebobolan. Di laga tersebut, The Citizens berhasil mencukur Feyenoord dengan skor 4-0.
Sergio Ramos
Setiap kali memasuki kotak penalti, nama Ramos adalah ancaman tersendiri bagi jala lawan meski dirinya ‘cuma’ seorang bek. Melawan wakil Siprus, APOEL Nikosia, pada laga pertama Real Madrid di penyisihan grup Liga Champions musim ini, Ramos kembali sukses mencatatkan namanya di papan skor. Aksi-aksi kapten berumur 31 tahun ini juga memudahkan kerja Keylor Navas di bawah mistar sehingga El Real menang dengan skor 3-0.
Layvin Kurzawa
Untuk sekali lagi, Kurzawa membuktikan kepada publik jika dirinya memang pantas dihargai mahal ketika diboyong oleh Paris Saint-Germain (PSG) pada 2015 silam. Bertandang ke Stadion Celtic Park, tusukan-tusukan Kurzawa di sektor kanan pertahanan Celtic benar-benar merepotkan. Selain membawa timnya menang tanpa kebobolan, di laga ini Kurzawa juga mengirim satu buah asis untuk gol yang diciptakan oleh Edinson Cavani.