
Itulah uniknya sepak bola, ada nilai-nilai universal yang bisa dipegang bersama. Bobotoh dan The Jak yang seringkali berseteru namun mereka satu suara terhadap Palestina. Bahkan, spanduk dan bendera dukungan terhadap Palestina sering muncul di stadion ketika Persib maupun Persija berlaga. Panasnya perseteruan antara pendukung timnas Indonesia dengan penyokong tim Malaysia yang beberapa kali beradu argumen di dunia maya tetap memiliki sikap yang sama terhadap Palestina.


Nilai universal yang sedang digelorakan suporter di Indonesia merupakan sesuatu yang unik. Di satu sisi, mereka akan melakukan apa saja demi klub kebanggaannya, mulai dari away ke stadion lawan, perang argumen di media sosial, hingga perang urat syaraf dengan suporter lain.
Namun, mereka tetap hanyalah pendukung sepak bola, bukan politikus, penggiat sosial maupun mahasiswa. Ada batasan yang tidak bisa mereka jangkau, kecuali hanya menyuarakan aspirasi dari atas tribun dengan cara mereka sendiri. Sebagai pendukung sepak bola, olahraga yang paling menarik perhatian di Indonesia, mereka telah menunjukkan keberpihakan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Terima kasih Slemania, Bonek, LA Mania, Pasoepati, Viking, The Jakmania dan semua suporter yang telah menyuarakan solidaritas untuk Palestina. Kalian telah mengajarkan kami untuk peduli terhadap krisis kemanusiaan dan tidak berdiam diri melihat ketidakadilan.
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan
Author: Muhammad Kaka (@kkthegreen)