
Jorge Campos (Nomor 9 di timnas Meksiko 1996-1997)
Nyentrik abiizzzz… Mungkin itu kalimat yang akan terbersit di benak kalian jika melihat legenda timnas Meksiko ini bermain. Tak hanya memakai nomor punggung khas penyerang, ketika berlaga di Olimpiade 1996, ia juga selalu meminta jersey dengan warna-warna ngejreng tiap kali berlaga yang dewasa ini disebut Instagram-able. Gaya bermainnya juga lebih ekstrem dari Manuel Neuer.
Jika kiper Bayern München itu seringkali keluar kandang menghalau serangan lawan, Campos tak hanya keluar tapi juga menggiring bola dan beberapa kali sampai di area pertahanan lawan. Dari gaya bermainnya itulah ia dapat mencetak 34 gol sepanjang kariernya yang mayoritas dicetak kala bermain di klub Meksiko, Club Universidad Nacional atau yang lebih populer dengan sebutan Pumas.
Steve Cronin (Nomor 0 di LA Galaxy 2006-2008)
Nomor penyerang sudah, nomor gelandang sudah, nomor bek juga sudah. Hmm… tapi apa ada pemain yang memakai nomor punggung 0?
Nah, ini dia! Pada 2006 lalu, kehebohan sempat melanda Major League Soccer (MLS) ketika kiper LA Galaxy, Steve Cronin, memakai nomor punggung 0. Usut punya usut, ternyata Cronin bukan yang pertama melakukannya di MLS karena Joe Cannon sudah lebih dulu melakukannya bersama San Jose Earthquakes pada 1999. Dikarenakan keterbatasan informasi, kami kesulitan mencari apa alasan Cronin dan Cannon memakai nomor punggung yang tak lazim itu.
Author: Aditya Jaya Iswara (@joyoisworo)
Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.