Other Editions

Pemain-Pemain Indonesia yang Saat Ini Meramaikan Liga Timor Leste

Sepak bola Timor Leste pernah terbantu oleh adanya pemain-pemain papan atas Indonesia yang bermain di kompetisi negara tersebut. Pada tahun 2015 hingga awal 2016, Boaz Solossa, Titus Bonai, Patrich dan Immanuel Wanggai hingga Abdul Rahman meramaikan musim pertama Liga Futebol Amadora (LFA).

Memasuki musim kedua LFA, pemain-pemain tersebut telah kembali ke Indonesia. Namun, ternyata masih terdapat beberapa pemain Indonesia lain yang merumput di Timor Leste. Salah seorang pemain Indonesia, Agustinus Keiya, baru-baru ini meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya, di tengah-tengah kontrak bersama klub Nagardjo FC.

Berikut ini nama-nama Indonesia yang masih merumput di kompetisi LFA Timor Leste pada musim 2017:

Markus Haris Maulana (Assalaam FC)

Markus Horison Timor Leste
Kredit: Tribun Makassar

Lama tak terdengar kabarnya, ternyata pria yang juga dikenal dengan nama Markus Haris Maulana ini diam-diam bergabung dengan klub Assalam FC sejak awal tahun 2017 lalu.  Padahal, pada awal tahun 2017, kiper utama Indonesia di Piala AFF 2010 ini diberitakan sudah berganti haluan untuk bergabung dengan partai politik di kampung halamannya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Ternyata Assalam FC, klub berideologi Islam yang saat ini berkompetisi di divisi dua LFA, menawarinya kontrak menggantikan sesama kiper Indonesia, Rahmanuddin, yang telah bergabung dengan Persatu Tuban. Ketika diwawancarai Bola pada Februari 2017 lalu, Markus terkesan cukup bahagia dengan nilai kontraknya di Timor Leste.

”Nilai kontrak di sini sedikit lebih tinggi, karena dibayar pakai mata uang dollar Amerika Serikat,” kata Markus. Ia juga masih bisa menikmati ketenaran yang dibangunnya di Indonesia, karena publik Timor Leste sudah sangat mengenal mantan pemain PSMS Medan, Arema dan Persib Bandung ini.

Kredit: Instagram Wahyu Danang

Wahyu Danang Maliki (FC Lalenok United)

Cukup aneh kenapa pemberitaan seputar pemain ini sangat minim. Selain menjadi role model baru masyarakat Kabupaten Kendal karena prestasinya yang go international, Wahyu Danang Maliki juga merupakan sepupu dari tokoh keagamaan terkenal, Yusuf Mansyur.

Tak banyak yang diketahui dari karier pemain berusia 32 tahun ini di Indonesia. Berdasarkan info dari akun Instagram pribadinya, @malikiwahyudanang, ia pernah menimba ilmu di Persib Bandung U-21 dan berlatih bersama Persik Kendal.

Pemain yang juga berposisi sebagai penjaga gawang ini bergabung dengan klub FC Lalenok United pada awal tahun 2017. FC Lalenok sendiri merupakan klub yang baru berdiri dan saat ini disponsori oleh minuman beralkohol kebanggaan Indonesia, Bir Bintang.

< Previous
Page 1 / 3