

Kesimpulan
Bulan Juli adalah bulan yang tricky bagi Arema FC. Di atas kertas hanya Persipura Jayapura yang akan merepotkan Singo Edan, namun PS TNI, Sriwijaya FC, Persegres Gresik dan Semen Padang juga menyimpan potensi untuk menghambat perjuangan Arema merangsek ke papan atas.
Persib, BFC, Persiba, dan Barito Putera akan menjalani dua laga neraka melawan PSM dan Madura United. Hingga tulisan ini diunggah, tak ada satupun tim yang mampu memenangkan kedua pertandingan itu.
Persela, PS TNI, dan Semen Padang hanya mampu memenangkan salah satunya, itupun mereka raih di kandang, sedangkan Mitra Kukar dapat menahan imbang dua raksasa papan atas itu. Nasib nahas justru didapat Persija dan Persipura yang keok di dua laga beruntun kala harus berhadapan dengan Pasukan Ramang dan Slamet Nurcahyo beserta kolega.
Khusus bagi Persib, Juli adalah bulan yang berat bagi mereka karena ada tiga tim besar yang akan mereka hadapi (PSM, Madura United, Persija), dan dua tim kuda hitam (Persela dan Mitra Kukar). Pembenahan harus segera dilakukan Pangeran Biru jika tak ingin semakin terjerembab ke papan bawah. Situasi Persija juga sedikit mirip dengan Persib, mereka harus melakoni tiga laga tandang bulan ini, di antaranya bertandang ke Bandung.
Di lima tim terbawah, PBFC dan Semen Padang sepertinya akan sulit memperbaiki posisi mereka karena hanya Perseru Serui yang secara matematis mudah dikalahkan. Begitu juga dengan Persegres, mereka akan bertemu tembok kokoh Arema dan Persija, lalu meladeni PS TNI dan Sriwijaya FC yang memiliki materi lini depan mumpuni.
Sriwijaya FC sendiri sepertinya tidak akan terlalu kerepotan di bulan Juli karena ada dua partai kontra tim papan bawah di pekan 12 dan 16. Kesempatan besar meraup poin penuh.
Bagaimana dengan persaingan di papan atas?
Dimulai dari Persipura, Mutiara Hitam harus memaksimalkan laga kandang mereka kontra Mitra Kukar, Perseru Serui dan PS TNI karena akan sangat sulit mencuri gol di kandang Persija dan Arema FC.
Selanjutnya di posisi dua besar, baik PSM Makassar maupun Madura United sepertinya tidak akan mendapat hambatan berarti di bulan Juli. Rintangan terbesar PSM ada di laga melawan Persib, sedangkan tantangan terberat Madura United terdapat di laga tandang kontra Pusamania Borneo FC. Jika kedua rintangan tersebut berhasil diatasi dengan tiga poin, berarti tinggal menunggu siapa pemenang partai “final” paruh musim yang akan mempertemukan kedua tim pada 29 Juli 2017.
Author: Aditya Jaya Iswara (@joyoisworo)
Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.