Tribe Tank

Ajax Amsterdam 0-2 Manchester United: “Tiki-Taka” Ajax Diredam Sepak Bola Khas Jose Mourinho

Permasalahan strategis dalam sirkulasi bola Ajax

Kesulitan Ajax menembus lini terakhir (lini belakang) pertahanan MU turut disebabkan oleh permainan mereka sendiri. Dalam tataran strategis, ada beberapa ruang yang tidak diisi oleh pemain-pemain Ajax. Permasalahan ini menyebabkan mereka kehilangan koneksi serangan. Spacing (mengisi ruang dan menjaga jarak) menjadi lemah dalam usaha menciptakan koneksi antarlini.

Permasalahan dalam spacing Ajax

Perhatikan penempatan posisi pemain-pemain Ajax di lini gelandang. Situasi di atas berawal ketika Ziyech (22) turun ke sepertiga tengah untuk menjemput bola dari kaki Matthijs De Ligt di halfspace kiri. Yang menjadi permasalahan adalah, (1) Ziyech menjemput bola di depan lini pressing lawan, (2) ketiadaan pemain (koneksi) di celah antarlini pressing lawan.

Isu nomor 2 terjadi karena, baik Riedewald (4) atau Dolberg (25) tidak melakukan penyesuaian posisional demi membangun struktur yang mampu menjamin koneksi progresi bola.

Yang terjadi selanjutnya adalah Ajax mensirkulasi bola secra horizontal ke sisi kanan. Hal serupa terjadi berulang, terutama ketika build-up Ajax masuk ke sepertiga tengah.