Nasional Bola

Worst XI Liga 1 versi Football Tribe Indonesia

Febri Hariyadi
Febri Hariyadi saat berlaga di TSC 2016.

Gelandang kanan: Febri Hariyadi

Salah satu talenta muda terbaik Indonesia. Diberi ekspektasi lebih oleh Bobotoh dan pelatih Persib, Febri tampil kurang optimal di laga perdananya melawan Arema. Ia sukses dimatikan oleh Johan Alfarizie kala bermain di sisi kanan dan ketika sesekali pindah ke sisi kiri, ia juga tak mampu optimal dan sulit lepas dari kawalan Syaiful Indra Cahya. Kemampuannya yang buruk dalam mengambil keputusan kala menyerang juga berperan pada kurang optimalnya sisi kanan penyerangan Persib.

Gelandang tengah: Anmar Almubaraki dan Jose Coelho

Dua gelandang asing berstatus marquee player yang tampil buruk di laga perdana mereka. Anmar yang dijadikan pengatur serangan Persiba oleh Coach Timo gagal menjalankan tugasnya dengan baik dan membuat ketajaman Marlon Da Silva di lini depan tidak  tampak. Senada dengan gelandang berdarah Irak tersebut, Jose Manuel Barbosa Alves atau Jose Coelho juga tampil buruk. Digadang-gadang bermain elegan seperti Gustavo Lopez, Coelho justru membuat penonton kerap tergelak tiap kali komentator TV One menyebut namanya kala menguasai bola.

Gelandang kiri: Lord Atep

Sedikit gemetaran saya menulis ini, namun memang harus diakui, posisinya yang kerap menumpuk bersama Shohei Matsunaga di sisi kiri penyerangan Persib membuat  saya memasukkan nama beliau ke dalam Worst XI ini. Lord Atep tampil buruk, mungkin karena ia sedang tidak dalam mood terbaik menampilkan kualitas ala Cristiano Ronaldo seperti biasanya. Hampura, Lord.