Pelatih Lokal Masih Mendominasi Gelaran Liga 1

Jelang digelarnya liga kompetitif sepak bola Indonesia yang sempat terhenti selama hampir satu setengah tahun, setiap klub-klub peserta mempersiapkan timnya masing-masing sebaik mungkin. Kedatangan pemain baru menjadi hal yang paling mencolok di tengah persiapan tim sebelum berlaga di Liga 1, yang rencananya akan mulai digulirkan pada akhir Maret nanti.

Perubahan tidak hanya terjadi pada komposisi tim, tetapi juga untuk urusan pelatih kepala. Beberapa tim sudah mengontrak pelatih baru sebagai nahkoda utama mereka untuk gelaran Liga 1 nanti.

Hampir 50% tim mempertahankan pelatih kepala mereka untuk kompetisi mendatang. Nama-nama seperti Djajang Nurdjaman, Widodo Cahyono Putro, Jafri Sastra, dan Nil Maizar dipastikan tetap bertahan di klub lama mereka. Sementara itu, sebagian klub lain sudah mengontrak pelatih baru untuk menangani tim mereka di Liga 1 nanti.

Berpisah dari Milomir Seslija, Arema FC kemudian mendaratkan Aji Santoso yang pada Torabika Soccer Championsip (TSC) lalu menangani Persela Lamongan. Dan tempat yang ditinggalkan Aji di Lamongan kini diisi oleh mantan kapten tim nasional Indonesia, Herry Kiswanto. Sementara itu, Hanafi, yang di TSC lalu membuat Perseru Serui menjadi kuda hitam, pada Liga 1 nanti ia akan menangani tim asal Jawa Timur, Persegres Gresik United.

PS TNI yang cukup sering gonta-ganti pelatih akan memulai gelaran Liga 1 dengan berada di bawah asuhan Mustaqim. Selain terkenal sebagai mantan pemain Persebaya era 1980-an, Mustaqim juga terkenal sebagai pelatih tim-tim Divisi Utama. Beberapa tim pernah ia besut di antaranya adalah Persepam Madura, Persela Lamongan, Gresik United, dan Mitra Kukar. Ia juga tercatat pernah menjadi asisten pelatih timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2015.

Selain fenomena pergantian pelatih, komposisi antara pelatih lokal dan pelatih asing untuk Liga 1 pun menjadi sesuatu yang menarik. Dari 18 tim peserta 10 diantaranya merupakan pelatih asal Indonesia. Komposisi ini bisa jadi berubah andai Bali United mengumumkan pelatih baru pengganti Indra Sjafrie, dan pelatih tersebut tidak berkewarganegaraan Indonesia.

Untuk pelatih asing, nama-nama seperti Gomes de Olivera, Dragan Djukanovic, Robert Rene Albert, dan Alfredo Vera  masih diberikan kepercayaan untuk menangani tim besutannya di TSC lalu. Terlebih untuk Rene Albert dan Alfredo Vera, keduanya mampu mengangkat skuat asuhannya bangkit dan menembus papan atas klasemen di akhir kompetisi. Lebih hebatnya lagi, Alfredo Vera yang datang pada pertengahan musim, nyatanya mampu membawa Persipura Jayapura menjadi kampiun meskipun memulai start lebih lambat ketimbang tim lain.

Sementara itu Jacksen F. Tiago, Simon McMenemy, dan Timo Scheunemann kembali menangani tim di sepak bola Indonesia. Jacksen yang dalam kurun waktu dua tahun terakhir menghabiskan waktunya menangani tim peserta Malaysia Super League, Penang FA. Sudah mendatangani kontrak bersama Barito Putera. McMenemy, yang pertama kali mencicipi atmosfer sepak bola Indonesia ketika menangani Mitra Kukar, pada gelaran Liga 1 nanti ia akan mengarsiteki Evan Dimas dan kawan-kawan di Bhayangkara FC.

Khusus untuk Timo Scheunemann, ia terhitung kurang lebih hampir enam tahun tidak menangani sebuah tim sepak bola secara langsung. Selepas dari Persema Malang pada tahun 2011, Timo lebih banyak menghabiskan waktunya di belakang layar. Termasuk menjadi direktur pembinaan usia muda PSSI. Patut dinantikan bagaimana racikan Timo yang sudah lama menjauh dari hingar bingar level tertinggi sepak bola Indonesia. Juga menantikan apakah Timo akan mengorbitkan pemain-pemain muda yang ada di Persiba.

Satu nama pelatih asing lain yang menarik perhatian adalah Stefano Cugurra Rodrigues atau yang akrab dipanggil Teco. Teco yang sebelumnya melatih tim Royal Thai Navy di Liga Primer Thailand ini ditunjuk oleh manajemen Persija Jakarta untuk menangani tim mereka di Liga 1 mendatang.

Dengan setiap tim sudah menentukan pelatih kepalanya, minus Bali United, yang belum menemukan calon pengganti Indra Sjafrie, kita patut menantikan akan seperti apa peta persaingan dan corak permainan tim-tim tersebut nantinya di Liga 1. Beberapa nama asing yang ada, dipercaya memiliki kapabilitas taktik yang bagus, seperti Rene Albert di PSM dan Alfredo Vera di Persipura. Dan semuanya, bisa kita nikmati terlebih dahulu di pagelaran Piala Presiden 2017 yang akan dimulai akhir pekan (4/2) nanti.

Author: Aun Rahman (@aunrrahman)