Brasil (Masih) Favorit Pengisi Kuota Legiun Asing di Liga 1

Meskipun masih dalam tahap pertimbangan, PSSI mengisyaratkan bahwa kuota pemain asing yang memperkuat tim-tim peserta Liga 1 nanti adalah 2+1. Komposisi tersebut adalah dua pemain asing non-Asia dan satu lagi memiliki paspor asia. Meskipun belakangan kebijakan tersebut mengalami perubahan dengan penambahan satu pemain lagi sehingga komposisi berubah menjadi 3+1 (tiga pemain Non-Asia ditambah satu pemain asal Asia).

Piala Presiden yang akan digelar pada Febuari nanti sebagai ajang pra-musim pun digunakan beberapa klub untuk menyeleksi para pemain mereka termasuk para legiun asing. Karena masih ada yang bahkan slot pemain asingnya belum genap sesuai kuota dari PSSI. Misalnya Perseru Serui, yang baru memasukan nama bek asal Pantai Gading, Boman Aime untuk mengisi kuota pemain asing mereka. Meskipun demikian, adapula beberapa tim sudah memastikan siapa saja pemain asing yang akan memperkuat klub mereka di gelaran Liga 1 nanti.

Apabila dalam beberapa edisi sebelumnya sepak bola Indonesia selalu disesaki oleh para pemain asing asal benua Afrika. Setidaknya, jelang gelaran Liga 1 nanti, klub-klub peserta justru lebih banyak diisi oleh para pemain asal Amerika Selatan. Dan Brasil menjadi negara yang paling banyak menyalurkan pemain. Tercatat ada 15 pemain asal negeri Samba yang akan berlaga di Liga 1 nanti. Jumlah terbanyak dibandingkan legiun asing yang lain. Jumlah pemain asing asal Brasil ini juga belum termasuk pemain asing Arema asal Timor Leste, Felipe Bertoldo yang juga memiliki paspor Brasil.

Alberto ‘Beto’ Goncalves dan Hilton Moreira dipastikan tetap akan membela Sriwijaya FC musim ini. Begitu pula Cassio Jesus dan Marcel Sacramento yang akan tetap bertahan di Semen Padang meskipun santer kabarnya mereka akan meninggalkan ranah Minang. Para pemain bertahan seperti William Pachecho, Otavio Dutra, dan Fabiano Beltrame juga sudah memastikan diri tetap bertahan di tim masing-masing yang mereka bela pada turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) lalu. Gelandang Flavio Beck Junior pun tetap akan berseragam oranye khas Pusamania untuk musim depan.

Sementara pemain asal Brasil yang berganti kostum musim depan adalah Marlon da Silva yang menyebrang dari Mitra Kukar ke Persiba Balikpapan, bergabung dengan Timo Scheuneumman yang akan menukangi Persiba untuk musim depan. Dan bek tangguh Arthur Cunha yang sebelumnya merumput bersama Mitra Kukar, akan memperkuat Arema FC dan sempat tampil gemilang kala mengantar Arema FC menjuarai Trofeo Bhayangkara di Manahan, Solo.

Sementara untuk nama baru yang untuk pertama kalinya merumput di Indonesia adalah Helder Lobato yang sudah menjalin kerjasama dengan Pusamania Borneo FC. Dan juga Dedimar Fereira yang kini tengah diseleksi oleh Persiba.

Sementara Argentina hanya mengirimkan tiga pemain. Benua Afrika sepertinya kehilangan pangsa pasarnya di sepak bola Indonesia menjelang musim baru ini. Hanya ada tujuh pemain asal Afrika yang memperkuat tim Liga 1. Bahkan tiga diantaranya masih berstatus sebagai pemain seleksi. Jumlah ini juga termasuk dua pemain asing yang untuk edisi perdana digunakan oleh PS TNI. Yaitu Mamadou Barry (Guinea) dan Ibrahimm Conteh (Sierra Leonne).

Untuk legiun asing berpaspor Asia. Korea Selatan menjadi favorit para tim peserta Liga 1. Dari 18 tim peserta 9 diantaranya menggunakan pemain asal negeri gingseng tersebut untuk memenuhi kuota pemain asing asal Asia mereka. Terhitung hanya Persib, Arema FC, dan PSM Makassar yang tidak menggunakan pemain asal Korea Selatan. Sementara sisianya belum mendaftarkan legiun asing asal Asia mereka.

Patut ditunggu pergerakan bursa pemain asing yang akan melengkapi skuat peserta Piala Presiden 2017. Turnamen pemanasan ini bisa menjadi ajang yang tepat untuk meraba kualitas pemain asing yang bertahap seleksi, sekaligus menjadi cara yang pas untuk uji coba skema main yang tepat menyambut liga baru yang akan dimulai usai Piala Presiden.

Author: Aun Rahman (@aunrrahman)