Other Editions

Tak Terhentinya Laju Manchester United dan Romelu Lukaku

Laju Manchester United (MU) di Liga Primer Inggris masih tidak bisa dihentikan. Kali ini, Southampton-lah yang menjadi korban, walaupun Virgil van Dijk dan kolega memberikan perlawanan yang sengit. Seiring dengan laju timnya, keganasan Romelu Lukaku di depan gawang juga tak terhentikan.

Rekrutan baru MU ini mencetak gol keenamnya dari enam laga yang ia lakoni bersama MU musim ini. Penyerang asal Belgia tersebut menjadi pencetak gol satu-satunya yang terjadi di laga melawan Southampton ini.

Lukaku mencetak golnya di menit 20, memanfaatkan bola muntah hasil sundulannya yang berhasil ditepis oleh kiper Soton, Fraser Forster. Sebelumnya, Lukaku berhasil menyambut umpan Ashley Young, yang berperan sebagai inverted fullback, dari sisi kiri lapangan. Pengambilan posisi yang sempurna dari mantan pemain Chelsea ini membuatnya tinggal menyontek bola dengan mudah, tanpa bisa dihadang oleh Forster yang masih belum siap.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Soton memberikan perlawanan yang sama sekali tidak sedikit. Buktinya, tembakan yang dilepaskan The Saints lebih banyak dari yang MU lakukan (14 berbanding 9). Soton juga menguasai bola sepanjang pertandingan, 61 persen berbanding MU dengan angka 39 persen.

Walaupun begitu, kredit harus diberikan kepada pertahanan MU, terutama kiper David de Gea dan bek asal Inggris, Phil Jones. Kedua pemain ini bahu-membahu menggalang pertahanan si Setan Merah, hingga mampu mencatatkan clean sheet di akhir laga. Hingga pekan keenam ini, MU sudah mencatatkan lima clean sheet dan baru kebobolan sebanyak dua kali.

MU hanya memiliki satu borok besar di pertandingan ini. Menjelang pertandingan berakhir, Jose Mourinho diusir oleh wasit Craig Pawson ke tribun. Mengenai hal ini, Mourinho juga menyatakan bahwa ia tidak mengetahui alasan sang wasit.

“Tanyakan saja padanya, aku tak tahu mengapa dia melakukan itu” ujar Mourinho dikutip dari BBC.

Bagi Lukaku, sejauh ini ia berhasil menunjukkan bahwa keputusan MU untuk menghamburkan uang lebih dari 75 juta paun di bursa transfer kemarin. Enam golnya sejauh ini berhasil membawa namanya ke puncak daftar pencetak gol Liga Primer Inggris musim ini bersama Sergio Aguero dan debutan Liga Primer Inggris, Alvaro Morata. Dari enam laga, Lukaku hanya gagal mencetak angka ketika MU menjamu Leicester City, yang mana tendangan penalti mantan pemain Everton ini ditepis oleh Kasper Schmeichel.

Sejauh ini, MU menunjukkan bahwa mereka adalah calon kuat juara Liga Primer Inggris. Jose Mourinho menunjukkan bahwa ia masih salah satu yang terbaik, dan taji Romelu Lukaku masih sulit dihentikan lawan-lawannya.

Walaupun begitu, sejauh ini, lawan yang dihadapi MU masih relatif mudah. The Red Devils akan menghadapi ujian pertamanya di pekan kedelapan Liga Primer Inggris tanggal 14 Oktober melawan rival abadi, Liverpool. Apabila tim asuhan Jürgen Klopp itu juga tidak mampu mengadang laju MU dan menetralisir Lukaku, maka sah sudah menganggap MU sebagai penantang terkuat dalam perebutan gelar juara Liga Primer Inggris.

Author: Ganesha Arif Lesmana (@ganesharif)
Penggemar sepak bola dan basket