Dunia Asia

Menyongsong Vietnam, Lawan Terkuat dan Terbaik di Grup B SEA Games 2017

Selama liputan SEA Games 2017 di Malaysia, saya tinggal satu tempat bersama dua kawan media Football Tribe dari dua edisi di Asia Tenggara, yakni Thailand dan Vietnam. Bersama mereka, kami punya humor tersendiri tentang kawan jurnalis dari Football Tribe Vietnam. Namanya Chu Tran Tien, perawakannya sedang saja, seperti normalnya orang Indonesia. Kulitnya putih, ia fasih berbahasa Mandarin, dan bila mengenakan jersey Jeonbuk Hyundai Motors FC andalannya, ia sangat mirip seperti orang Korea Selatan.

Tran, demikian kami menyapanya, memang punya mobilitas tinggi. Bila Football Tribe Indonesia dan Thailand hanya melakukan cover berita untuk cabang olahraga (cabor) sepak bola saja, Tran justru berkeliling dari satu venue ke venue yang lain untuk meliput berbagai berita SEA Games 2017 mulai dari tenis, sepak bola perempuan, futsal, basket hingga yang terbaru, ia meliput polo air dan panahan! Karena determinasi dan mobilitasnya yang tinggi, kami memberi label ‘unbreakable Vietnamese spirits’ kepadanya.

Dan berangkat dengan label tersebut, saya menyebut laga keempat timnas Indonesia U-22 di Grup B SEA Games 2017 melawan timnas Vietnam U-22 akan terasa berat, panas, dan penuh tantangan. Tiga pelatih dari tiga negara yang sudah meladeni Vietnam, ketiganya sepakat menyebut bahwa negara ini adalah tim terkuat di Grup B. Bukan Thailand atau Indonesia, tapi Vietnam. Tentu ini bukan pujian kosong belaka.

Ancaman dari semua lini dan kekayaan kualitas teknik pemain Vietnam

Bila tak ada perubahan berarti, Vietnam hampir dipastikan bisa menurunkan sebelas pemain terbaiknya karena 6-7 pemain mereka simpan di laga sebelumnya (20/8) kala meladeni perlawanan Filipina di laga ketiga.

Selain itu, sebelas pemain terbaik Vietnam ini tak ada satu pun yang terancam akumulasi kartu kuning. Hal yang saya yakini membuat mereka bermain tanpa ragu meladeni Indonesia, karena andai mendapat kartu kuning pun, mereka tidak akan absen di laga terakhir Grup B melawan Thailand

Yang berwarna merah merupakan pemain kunci Vietnam

Ada beberapa pemain dengan spesifikasi tertentu dimiliki Vietnam dan mereka akan sangat membahayakan lini pertahanan Indonesia. Dari pos bek kanan, ada nama Vu Van Thanh, pemain yang bisa ditempatkan di berbagai posisi di lapangan kecuali menjadi penjaga gawang. Beberapa kawan media Vietnam melabeli Van Thanh sebagai Phillip Lahm-nya Vietnam. Terkesan berlebihan memang, tapi Van Thanh memang sangat bagus baik sebagai bek kanan, sayap kanan, gelandang tengah maupun bek tengah.

Di lini tengah, ada nama Luong Xuan Truong dan Nguyen Tuan Anh, pemain nomor 6 dan 8 Vietnam. Bila Tuan Anh menawarkan daya jelajah tinggi dan okupansi lini tengah yang baik dan dominan, sebaliknya, Xuan Truong menjadi pengatur serangan Vietnam dari bawah sebagai deep-playmaker. Kamu akan menemukan sosok Xabi Alonso pada diri Xuan Truong lewat umpan panjang dan terukur dari pemain yang merumput di Gangwon FC di K-League ini.

Nguyen Cong Phuong

Lini serang juga terbukti memberi bahaya yang tak kalah besar. 12 gol sudah dicetak Vietnam dan menjadikannya tim tersubur di SEA Games 2017 bersama Myanmar. Ada dua pemain, nomor 9, Nguyen Van Toan, dan pemain nomor 10, Nguyen Cong Phuong, yang memiliki daya ledak cukup mumpuni untuk merepotkan Hansamu Yama Pranata dan kolega di lini belakang Garuda Muda.

Previous
Page 1 / 2